Anda di halaman 1dari 20

By dr.

Silvy A, SPA
Cp ditetapkan komdis,
komkep , farmasi dan
profesi lain

Untu menetapakan cp
dipengaruhi oleh:
High Volume
High Risk
Problem Prone
Rumah Sakit Islam” Sultan Hadlirin” Jepara menetapkan
5 Area CP Yaitu:

Hernia Inguinalis untuk kasus Bedah


Demam Berdarah untuk kasus Anak
Pre Eklamsia Berat untuk kasus Kandungan
Akut Miokard Infark untuk kasus Dalam
Stroke Infark untuk kasus Syaraf
A. Hernia Inguinalis
a. Jumlah Kasus HI

Analisis: Dari Triwulan jumlah kasus HI yang paling banyak adalah di bulan
September 2017 yaitu sebesar 10 kasus
b.Angka Kepatuhan CP

N=PERSE
N

Analisis: Di lihat dari hari angka kepatuhan sudah cukup bagus , namun pada bulan
November 2017 ada penurunan angka ,karena kasus HI di bulan tsb merupakan
kasus komplikasi.
c.Lamanya Hari Perawatan

Analisis:Di lihat dari hari perawatan dengan kasus HI , sebelum dilakukan CP sekitar 6-
7 hari dan setelah ada pelaksaan CP terjadi penurunan hari sekitar 4-5 hari.
B.Demam Berdarah
a.Jumlah Kasus Demam Berdarah

Analisis: Dari Triwulan jumlah kasus DHF yang paling banyak adalah di bulan
November 2017 yaitu sebesar 5 kasus.
b.Angka Kepatuhan CP

N=PERSEN

Analisis:Di lihat dari hari angka kepatuhan CP DHF sudah cukup bagus , dan
puncaknya pada bulan November 2017 yaitu sebesar 87%.
c.Lamanya Hari Perawatan

N=HAR
I

Analisis:Di lihat dari hari perawatan dengan kasus DHF , sebelum dilakukan CP
sekitar 8-9 hari dan setelah ada pelaksaan CP terjadi penurunan hari sekitar 6-5
hari.
C.Pre Eklamsia Berat
a.Jumlah Kasus Pre Eklamsia Berat

Analisis: Dari Triwulan jumlah kasus PEB yang paling banyak adalah di bulan
September 2017 yaitu sebesar 8 kasus.
b.Angka Kepatuhan CP

Analisis:Di lihat dari hari angka kepatuhan CP PEB menunjukan trend naik,
namun memang pada bulan september 2017 angaka kepatuhan sebesar 0% ,
karena jumlah kasus yang ada merupakan kasus komplikasi
c.Lamanya Hari Perawatan

Analisis:Di lihat dari hari perawatan dengan kasus PEB , sebelum dilakukan CP
sekitar 6-7 hari dan setelah ada pelaksaan CP terjadi penurunan hari sekitar 4-5
hari.
D.Akut Miokard Infark
a.Jumlah Kasus AMI

Analisis: Dari Triwulan jumlah kasus AMI yang paling banyak adalah di bulan
September 2017 yaitu sebesar 3 kasus.
b.Angka Kepatuhan CP

Analisis:Di lihat dari hari angka kepatuhan CP AMI menunjukan turun naik
turun, yaitu bulan september dan november 2017 mengalami angka 0% , karena
jumlah kasus yang ada merupakan kasus komplikasi
c.Lamanya Hari Perawatan

Analisis:Di lihat dari hari perawatan dengan kasus AMI , sebelum dilakukan CP sekitar 10-
11 hari dan setelah ada pelaksaan CP terjadi penurunan hari sekitar 5-6 hari.
E.Stroke Infark
a.Jumlah Kasus SI

Analisis: Dari Triwulan jumlah kasus AMI yang paling banyak adalah di bulan
oktober 2017 yaitu sebesar 15 kasus.
b.Angka Kepatuhan CP

Analisis:Di lihat dari hari angka kepatuhan CP SI menunjukan turun naik turun,
yaitu bulan september dan november 2017 mengalami angka 0% , karena jumlah
kasus yang ada merupakan kasus komplikasi
c.Lamanya Hari Perawatan

Analisis:Di lihat dari hari perawatan dengan kasus SI , sebelum dilakukan CP sekitar 8-
9 hari dan setelah ada pelaksaan CP terjadi penurunan hari sekitar 5-6 hari.