Anda di halaman 1dari 14

K3L

PENGELOLAAN LIMBAH KIMIA

331 17 023
Apa
pengertian
dari Limbah???

 Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses


produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang
lebih dikenal dengan sebutan sampah,) yang kehadirannya pada
suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan
karena tidak lagi berguna bagi peruntukannya, tidak mempunyai
nilai ekonomis dan kemungkinan berbahaya.
JENIS-JENIS LIMBAH INDUSTRI

Berdasarkan nilai ekonominya :


1. Limbah nilai ekonomis yaitu limbah dengan proses lanjut
akan memberikan nilai tambah. Contohnya limbah plastik
menjadi tas dan benda hiasan lainnya.

diolah
Berdasarkan Wujud
1. Limbah cair
 Bersumber dari dari pabrik, biasanya banyak
menggunakan air dalam system system prosesnya .
Pada proses pengolahan di industry, air secara umum
di gunakan sebagai pelarut bahan kimia tertentu
kemudian diproses dan setelah itu di buang sehingga
limbah yang dihasilkan berupa cairan mengandung air
cukup banyak.
 Contohnya : sisa pewarna tekstil industry pakaian
2. Limbah Gas Dan Partikel

Udara adalah media pencemar untuk limbah gas atau asap yang
diproduksi pabrik melalui cerobong yang mencemari
lingkunagan apabila melebihi ambang batas standar dari
lingkungan hidup.
Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua, yakni
partikel dan gas. Partikel adalah butiran halus dan masih
mungkin untuk terlihat denagn mata telanjang seperti uap air,
debu, asap, kabut dan fume. Sedangkan pencemar berupa gas
hanya dapat dirasakan melalui penciuman untuk gas tertentu
maupun akibat langsung.
Contohnya asap yang di hasilkan dari mesin pabrik mengandung
CO2 dan SO2
3. Limbah padat

Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan, lumpur,


bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan dan juga merupakan
hasil samping.
Contohnya : plastik botol minuman
Berdasarkan sifat - sifat limbah berbahaya,
dibagi atas:

1. Limbah mudah meledak


artinya limbah yang melalui
reaksi kimia menghasilkan
gas dengan suhu dan tekanan
tinggi dengan cepat dapat
merusak lingkungan.
2. Limbah mudah terbakar adalah
limbah yang bila berdekatan dengan
api, percikan api, gesekan atau sumber
nyala lain yang bersifat mudah menyala
atau terbakar dan bila telah menyala
akan terus membakar dalam waktu
yang lama.
3. Limbah reaktif adalah
limbah yang menyebakan
kebakaran karena
melepaskan atau menerima
oksigen atau limbah organik
peroksida yang tidak stabil
pada suhu tinggi.
4.Pengolahan Limbah Industri
•Mengidentifikasi limbah dan bahayanya
•Mengumpulkan dan menyimpan limbah dengan cara
yang tepat
•Mempertimbangkan pengurangan bahaya
•Membuang limbah dengan baik

Contoh pengolahan
limbah padat
Penanganan Limbah

PENANGANAN LIMBAH CAIR PENANGANAN LIMBAH PENANGANAN LIMBAH


• Pengolahan Primer PADAT GAS
berupa proses pengolahan secara fisika.
Penimbunan Mengontrol Emisi Gas Buang
• Pengolahan Sekunder (Secondary
Terdapat dua cara penimbunan Gas-gas buang seperti sulfur
Treatment)
sampah yang umum dikenal, yaitu oksida, nitrogen oksida, karbon
proses pengolahan secara biologis, yaitu
metode penimbunan terbuka monoksida, dan hidrokarbon dapat
dengan melibatkan mikroorganisme yang
(open dumping) dan metode dikontrol pengeluarannya melalui
dapat mengurai/mendegradasi bahan
sanitary landfill. beberapa metode.
organik.
 Inseinerasi  Menghilangkan Materi Partikulat
• Pengolahan Sekunder (Secondary
Insinerasi adalah pembakaran dari Udara Pembuangan
Treatment)
sampah/Iimbah padat Filter udara
proses pengolahan secara biologis, yaitu
menggunakan suatu alat yang Filter udara adalah alat untuk
dengan melibatkan mikroorganisme yang
disebut insinerator. menghilangkan materi partikulat
dapat mengurai/mendegradasi bahan
 Pembuatan Kompos padat, seperti debu, serbuk sari,
organik.
Kompos adalah pupuk yang dan spora, dari udara.
• Desinfeksi (Desinfection)
dibuat dari sampah organik,
bertujuan untuk membunuh atau
seperti sayuran, daun dan ranting,
mengurangi mikroorganisme patogen
serta kotoran hewan, melalui
(penyebab penyakit) yang ada dalam
proses degradasi/penguraian oleh
limbah cair/air limbah.
mikroorganisme tertentu.
• Pengolahan Lumpur (Sludge Treatment)
Setiap tahap pengolahan limbah cair, baik
primer, sekunder, maupun tersier, akan
menghasilkan endapan polutan berupa
lumpur.