Anda di halaman 1dari 14

K3L

331 17 023
Kebakaran ialah nyala
Apakah api baik kecil maupun
besar pada tempat,
definisi dari situasi dan waktu yang
tidak dikehendaki yang
kebakaran ?? bersifat merugikan dan
pada umumnya sulit
untuk dikendalikan.
Jenis – Jenis Kebakaran

1. Kebakaran Klas A
Adalah kebakaran yang
menyangkut benda-benda padat
kecuali logam. Contoh : Kebakaran
kayu, kertas, kain, plastik, dsb.
Alat/media pemadam yang tepat
untuk memadamkan kebakaran klas
ini adalah dengan : pasir,
tanah/lumpur, tepung pemadam,
foam (busa) dan air
2. Kebakaran Klas B
Kebakaran bahan bakar cair atau
gas yang mudah terbakar.
Contoh : Kerosine, solar, premium
(bensin), LPG/LNG, minyak goreng.
Alat pemadam yang dapat
dipergunakan pada kebakaran
tersebut adalah Tepung pemadam
(dry powder), busa (foam), air dalam
bentuk spray/kabut yang halus
3. Kebakaran Klas C
Kebakaran instalasi listrik bertegangan.
Seperti : Breaker listrik dan alat rumah
tangga lainnya yang menggunakan listrik.
Alat Pemadam yang dipergunakan adalah :
Carbondioxyda (CO2), tepung kering (dry
chemical). Dalam pemadaman ini dilarang
menggunakan media air.
4. Kebakaran Klas D
Kebakaran pada benda-benda logam
padat seperti : magnesum, alumunium,
natrium, kalium, dsb.
Alat pemadam yang dipergunakan
adalah : pasir halus dan kering, dry
powder khusus.
5. Kebakaran kelas E
Kebakaran yang disebabkan oleh adanya hubungan arus pendek pada
peralatan elektronik. Alat pemadam yang bisa digunakan untuk memadamkan
kebakaran jenis ini dapat juga menggunakan tepung kimia kering (dry powder),
akan tetapi memiliki resiko kerusakan peralatan elektronik, karena dry powder
mempunyai sifat lengket. Lebih cocok menggunakan pemadam api berbahan
clean agent
6. Kebakaran Klas K
kebakaran yang disebabkan
oleh bahan akibat konsentrasi
lemak yang tinggi.
Kebakaran jenis ini banyak
terjadi di dapur. Api yang
timbul didapur dapat
dikategorikan pada api Klas
B.
Jenis Alat Pemadam Kebakaran
Berdasarkan Kelas

1. APAR atau Alat Pemadam Api Ringan merupakan alat


pemadam kebakaran yang mudah untuk dibawa dan dapat
dioperasikan satu orang yang dilengkapi Alat Pengukur
Tekanan (Pressure Gauge) yang berfungsi untuk
menunjukkan tekanan pada tabung. Hal tersebut dapat
membantu memudahkan kita untuk dapat mengontrol
kinerja dari tabung pemadam. Untuk ukurannya Alat
Pemadam Api Ringan memiliki berat dari 1-9Kg. Khusus
untuk Tabung Pemadam Api berisi Carbon Dioxide
memiliki berat 2-7Kg (Standar).
2. Alat Pemadam Api
Portable merupakan alat pemadam
api dapat dengan mudah dibawa
dan dapat dioperasikan oleh satu
orang saja. Salah satu contohnya
adalah Fire Stop – Alat Pemadam
Api Mini Portable. Alat Pemadam
Api Fire Stop dapat digunakan
untuk memadamkan api kecil.
Umumnya Alat Pemadam Api
Portable memiliki berat 1-2kg dan
hanya dapat digunakan sekali
pakai atau tidak dapat di isi ulang
kembali.
3. Thermatic System (System Sprinkler) atau Alat Pemadam Api Thermatic merupakan Alat Pemadam Api
Otomatis. Untuk Thermatic System terpasang secara modulair yang terdapat di plafon. Pemasangan dan
banyaknya modul dapat disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan ruangan yang akan dilindungi. Alat Pemadam
Api Otomatis ini akan berfungsi jika ada asap atau adanya api yang menyala dan terdeteksi oleh sensor.
Alat Pemadam Api Otomatis yang terpasang dalam satu ruangan akan berfungsi secara bersamaan dikarenakan
pada ujung sprinkler untuk alat ini sudah dilengkapi dengan Actuator yang merupakan sistem elektronik. Alat ini
memiliki fungsi sebagai Thermatic yang artinya bila adanya kegagalan fungsi elektronik, maka akan tetap bekerja
dari panas temperatur ± 68°C.
4. Trolley merupakan Alat
Pemadam Api Berat (APAB) yang
memiliki Roda. Alat Pemadam Api
ini dilengkapi Regulator yang
berfungsi untuk mengatur tekanan
dari gas CO2/N2. Alat Pemadam Api
ini umumnya ditempatkan di area
pengisian bahan bakar. Untuk Tabung
Pemadam Api ini memiliki berat dari
20-80 Kg dan harus dioperasikan
oleh 2 orang atau lebih. Khusus bagi
Alat Pemadam Api yang memiliki isi
Carbon Dioxide memiliki ukuran
berat dari 9-45Kg (Standar).
5. Hydrant merupakan
Alat Pemadam Api yang
berfungsi sebagai sumber
air untuk memadamkan
api saat terjadinya
kebakaran. Umumnya
Hydrant terletak di area
tertentu di trotoar. Hydrant
memiliki bentuk standar
dan memiliki tanda khusus
untuk setiap Hydrant.