Anda di halaman 1dari 22

Sosialisasi

penanggulangan
TUBERkULOSIS (TB)
di keL. Parit Antang

OLEh
Dr.Hj.Yenny .S
Puskesmas Tigo Baleh
Latar Belakang
Telah Lama diketahui bahwa pemberantasan penyakit
Tuberkulosis (TB) sudah dilaksanakan sejak puluhan
tahun yang lalu, tetapi penyakit TB ini tak kunjung
habis.

Oleh karena itu perlu peran aktif dari semua pihak,


agar penanggulangan penyakit ini dapat terus
ditingkatkan.
Hasil Survei (WHO 1996)
50% penderita TB meninggal dalam
5 tahun tanpa pengobatan

25% penderita TB akan sembuh dengan


daya tahan tubuh yang tinggi

25% sisanya tidak jelas dan akan menjadi


resiko penular yang cukup membahayakan orang lain.
Apa itu TB ?

TB adalah penyakit menular lansung


yang disebabkan oleh kuman dan
menahun

TB bisa disembuhkan tuntas


TB bukan penyakit keturunan
TB bukan penyakit karena kutukan
atau guna – guna

TB umumnya menyerang paru – paru,


tetapi dapat menyerang organ lain
(tulang, kelenjer getah bening, kulit
dll)
4
Apa penyebab TB ?
TB atau tuberkulosis adalah penyakit menular
langsung yang disebabkan oleh kuman
Mycobacterium Tuberculosis yang hanya dapat
dilihat oleh mikroskop.
Bagaimana Sifat Kuman TB ?
• Jika hidup di luar tubuh manusia, terutama di tempat
yang lembab. Kuman bertahan selama beberapa jam
dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari dan
lembab, bahkan dapat hidup bertahun-tahun
lamanya. Akan mati bila :
- Terkena sinar matahari
- Terkena panas, api atau air mendidih
- Terkena sabun, lisol, karbol atau
sejenisnya
Bagaimana cara penularan Tb paru ?
 Penularan terjadi melalui percikan dahak
waktu penderita TB bersin/batuk, kuman
menyebar ke udara,
• Saat bicara  0 - 200 kuman
• Sekali batuk  0 - 3.500 kuman
• Sekali bersin  4.500-1.000.000 kuman
 Semakin banyak kuman di dalam tubuh,
semakin besar kemungkinan penularan kpd
orang lain
 Jika udara yg mengandung kuman terhirup org
sehat, kuman akan masuk ke tubuh org sehat
Penularan TB
Kuman TB

Masuk Ke saluran nafas

Masuk ke paru-paru (alveolus)


dan menetap disana

Imunitas Rendah Imunitas Baik (infeksi TB)


(sakit TB) Kuman tidak mati (tertidur)
bisa aktif kembali kalau
kekebalan tubuh rendah
Ketika Infeksi Dimulai
Kuman Menetap di Alveolus
Mulai aktif Kembali

Membelah Diri

dst

Paru-paru penuh dan tidak bisa menjalankan fungsinya

Penderita TB Bisa Meninggal


GEJALA-GEJALA UMUM TB
GEJALA UTAMA : Batuk terus menerus dan
berdahak > 2 minggu
GEJALA LAINNYA :
• Batuk bercampur darah
• Demam atau meriang lebih dari 1 bulan
• Nafsu makan menurun
• Berat badan turun, lemah
• Rasa kurang enak badan
• Berkeringat di malam hari walaupun tanpa
melakukan kegiatan
• Nyeri dada dan sesak nafas
Tapi, gejala tadi belum tentu merupakan tanda pasti TB.
Untuk mengetahui pasti TB atau bukan perlu melakukan
pemeriksaan di laboratorium.
Jika menemukan penderita suspect TB sebaiknya segera
dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat untuk kemudian
akan diperiksa di laboratorium.
Suspect tuberkulosis tersebut harus di periksa dahaknya
sebanyak 3 kali (diambil 3 spesimen) dalam waktu 2 hari
berturut-turut yaitu dikenal dengan SPS:

Sewaktu  Pagi  Sewaktu


Orang Yang Beresiko Terkena TB
DAPAT MENYERANG SEMUA ORANG
1. Orang-orang yang kontak fisik secara dekat dengan
penderita
2. Orang-orang tua
3. Anak-anak yg tidak dapat imunisasi BCG
4. Pengguna psikotropika
5. Orang-orang bertaraf hidup rendah dan memiliki akses
rendah terhadap fasilitas kesehatan
6. Pengidap HIV
7. Orang-orang yang berada di negara yang terkena
epidemi TB
8. Orang-orang yang sedang sakit dan turun daya tahan
kekebalan tubuhnya
Diagnosis TB
Pada pemeriksaan di laboratorium, hasil dari pemeriksaan
akan menunjukkan apakah terdapat kuman Batang Tahan
Asam (BTA). Akan diambil 3 sampel. Jika 2 dari 3 sampel
positif, maka panderita positif TB

Jika tidak ditemukan TB maka akan diberikan obat antibiotik


spektrum luas, dan kemudian menunggu 1 - 2 minggu untuk
pemeriksaan selanjutnya. Jika setelah diberi obat masih timbul
gejala maka sebaiknya melakukan pemeriksaan kembali.

Jika hasil pemeriksaan yang kedua tidak yakin, maka dilakukan


rontgen. Kalau rontgen tidak berhasil ditemukan, maka dilakukan
pemeriksaan kembali.
Pengobatan TB
* Datangi puskesmas dan nanti akan
mendapatkan obat anti TB
secara GRATIS!
* Lama pengobatan dengan obat ini berkisar 6 - 8 bulan
* Perlu dilakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan
Kesembuhannya
* Adanya pengawas minum obat.

OBAT ANTI TUBERKULOSIS


Saat ini obat anti tuberkulosis yang banyak beredar
adalah Kombipak
Akibat Jika Penderita Tidak Teratur Minum Obat

* Penderita tidak akan sembuh dan berpotensi menularkan


penyakitnya ke orang lain.

* Penyakitnya akan semakin parah jika tidak diobati (timbul


resisten obat)

* Penyembuhannya makin lama

* Biaya untuk penyembuhan lebih banyak

* Kehilangan pendapatan karena tak dapat bekerja


Pencegahan TB
Satu-satunya cara adalah dengan menerapkan
“POLA HIDUP SEHAT” antara lain :

* Imunisasi BCG

* Menutup mulut pada waktu batuk atau bersin


(untuk penderita dan orang lain)

* Tidak meludah disembarang tempat.

* Ventilasi rumah harus baik (cahaya, udara, kelembaban)

* Tidak merokok dan minum alkohol

* Meningkatkan daya tahan tubuh dengan baik (makan, minum,


istirahat, olah raga teratur )
BEBERAPA CARA UNTUK MENJALANKAN
POLA HIDUP SEHAT
• Makan dengan gizi seimbang.
• Istirahat cukup, jangan tidur larut malam
• Jangan merokok.
• Menjemur kasur atau tikar secara teratur agar tak
lembab.
• Membuka jendela pada pagi hari hingga sore hari,
agar rumah mendapat cahaya dan udara yang cukup
Hambatan Dalam Penanggulangan TB
• Tersangka penderita dan penderita merasa malu untuk
berobat.
• Persepsi yang ada dimasyarakat bahwa penyakit TB adalah
penyakit yang memalukan,tidak bisa sembuh dan tidak bisa
diobati.
• Penderita dan tersangka penderita sering dikucilkan dalam
masyarakat.
• Bila telah menjalani pengobatan,penderita sering merasa
jenuh karena harus minum obat yang jumlahnya banyak
dalam jangka waktu yang lama.
• Kadang muncul efek samping obat yang tidak mengenakkan.
• Penderita yang merasa sdh membaik, sering malas
melanjutkan pengobatan karena merasa sdh sembuh atau
malas minum obat.
Peran Kader dan Tokoh Masyarakat

1 .Memberikan penyuluhan dan dorongan ttg


pentingnya berobat teratur sampai sembuh.

2.Memberi penyuluhan ttg penanggulangan


penyakit TBC.

3.Membantu menemukan tersangka penderita


dan merujuk ke petugas kesehatan setempat
Peran Kader dan Tokoh masyarakat
4. Berperan sebagai PMO dengan tugas :
- Mengawasi penderita agar minum obat
teratur.
- Mau memeriksakan dahak ulang ke Puskesmas
agar diketahui hasil pengobatannya.
- Memberi motivasi kepada penderita dan
keluarganya.

5. Merubah stigma dalam masyarakat bahwa TB suatu penyakit


yang memalukan dan tidak dapat disembuhkan “ menjadi
suatu penyakit yang berbahaya bila dibiarkan, tetapi dapat
disembuhkan”.
• Bagaimana cara mendeteksi seseorang yang
dicurigai Tb?
• Orang yang batuk terus menerus sementara
badan nya gemuk apakah dicurigai TB?
• Untuk imunisasi pada anak apakah perlu
dipertimbangkan BB si anak?
• Apakah kita sebagai orang yang sehat bisa kuman
TB berkembang dalam tubuh Kita?
• Apakah sebab anak yang pusar nya menumbung?
• Bagaimana cara mensupport ibu –ibu yang
mempunyai bayi/balita untuk imunisasi?
• Apakah penggunaan Hand soap efektif untuk cuci
tangan?
• Pesrta puas dengan penyampaian materi yang
telah disampaikan