Anda di halaman 1dari 14

• Proses menghilangnya secara perlahan

kemampuan jaringan untuk memperbaiki &


mempertahankan struktur & fungsi
normalnya

• Tahap subklinik • Tahap transisi • Tahap klinik (usia


(25–35 tahun) (usia 35 – 45 45 tahun keatas)
tahun)
LANSIA...?
seseorang
World Health
yang telah akhir dari fase
Organisation
memasuki usia 60 kehidupan
(WHO)
tahun
Klasifikasi (WHO) lansia meliputi :
PERUBAHAN pada LANSIA

SISTEM SARAF MATA &TELINGA MUSKULOSKELETAL


PUSAT

CARDIOVASCULAR GASTROINTESTINAL
GINJAL &
PERKEMIHAN
PENYAKIT PADA LANSIA

HIPERTENSI

STROKE DIABETES

JANTUNG LANSIA ARTRITIS


KORONER

PPOK INSOMNIA

MALNUTRISI OSTEOPOROSIS
Klasifikasi Tekanan Tekanan Darah Tekanan Darah
Darah Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)
Normal <120 dan <80
Prehipertensi 120 – 139 atau 80 – 89

HT Hipertensi derajat 1
Hipertensi derajat 2
140 – 159
≥160
atau 90 – 99
atau ≥100

• GEJALA KLASIK DM + glukosa darah sewaktu ≥


200 mg/ dl ATAU
DM • glukosa darah puasa ≥ 126 mg/ dl ATAU
• glukosa darah 2 jam PP ≥ 200 mg/ dl

• Sekumpulan kondisi yang menyebabkan


kerusakan pada satu atau beberapa sendi
Artritis dengan atau tanpa radang.
• gangguan fungsi saraf akut gangguan
peredaran darah otak hingga timbul gejala
Stroke dan tanda yang sesuai dengan daerah fokal di
otak yang terganggu

• Primer dan Sekunder


• Early insomnia
Insomnia • Middle insomnia
• Late insomnia

• Malnutrisi umum : diet tidak mengandung


beberapa jenis makanan dalam jumlah yang memadai
Malnutrisi • Defisiensi nutrien : kelompok makanan
tertentu tidak ada dalam diet.
• gg ventilasi : ostruksi saluran pernapasan yang
progresif dan tidak sepenuhnya reversible akibat
PPOK paaparan zat tertentu

• keadaan dimana terjadi penyempitan, penyumbatan,


Jantung atau kelainan pembuluh darah koroner
koroner

• penyakit tulang dengan karakteristik massa tulang


yang rendah
• Kerusakan mikro-arsitektur jaringan tulang
Osteoporosis • Karakteristik osteoporosis ditandai dengan adanya
penurunan kekuatan tulang
Diet usia lanjut
• Makan bervariasi
• Menjaga makanan sehat
• Pilih rendah lemak, saturasi &
cholesterol
• Pilih buah, sayuran dan kacang-
kacangan
• Pilih gula dan garam secukupnya
• Minum 2000- 3000cc/ hari
Istirahat dan tidur
 Tidur : waktu untuk pertumbuhan dan repair sel
 Usia lanjut : 5-7 jam semalam

Pentingnya istirahat dan tidur


1) Perbaikan energi
2) Memberikan jeda organ (istirahat)
3) Mengembalikan kewaspadaan mental & efisiensi
neurologis
4) meredakan ketegangan
5) perasaan kesejahteraan
Agar bisa tidur:
1. Hindari olahraga 3-4 jam sebelum tidur
2. Luangkan waktu di bawah sinar matahari setiap hari
tetapi hindari paparan sinar matahari antara jam 12 -
15
3. santai mendekati waktu tidur.
4. Hindari rokok pada waktu tidur
5. Hindari minum minuman berkafein saat sore hari.
6. Batasi asupan cairan setelah jam makan malam ada
nokturia
7. Batasi tidur siang 30 menit atau kurang.
8. Hindari menggunakan tempat tidur untuk menonton
TV, menulis tagihan, dan membaca.
Pemeriksaan kesehatan secara
periodik

Pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala:


1. Kaji tingkat kesehatan lansia
2. Mendeteksi tanda-tanda awal penyakit
3. Mendidik klien bagaimana
mempromosikan kesehatannya
4. Memperkuat, mempromosikan &
melindungi perilaku
5. Jika pemeriksaan dilakukan di rumah, itu
memungkinkan evaluasi lingkungan
(bahaya care giver ...)
Perilaku merugikan
perilaku yang merusak kesehatan fisik.
Pengobatan berlebih (beberapa obat)
merokok
kafein