Anda di halaman 1dari 26

Sherly Novita Mamoribo, SKM., M.

Kes
 Pemasaran sebagai analisis, perencanaan,
penerapan, dan pengendalian terhadap
program yang dirumuskan dengan cermat
yang didasarkan pada riset konsumen guna
menimbulkan pertukaran nilai tanpa paksaan
dg pasar target utk mencapai tujuan dan
sasaran organisasi.
 Pemasaran merupakan proses yang memang
direncanakan, diarahkan, dan diterapkan
untuk memberikan pertukaran yang sama-
sama memuaskan.
 Pemasaran tidak akan berhasil jika konsumen
yang potensial tidak memiliki ketertarikan
yang lebih besar terhadap apa yang
ditawarkan sebuah perusahaan dibandingkan
dengan apa yang sudah mereka miliki atau
perbuat.
 Daya tarik dan keberhasilan pemasaran mulai
menyebar dari usaha produk berkemasan ke
perusahaan perorangan yang memproduksi
barang yang dapat bertahan cukup lama
(perabotan, kendaraan) sampai perusahaan
yang memproduksi peralatan industri.
 Usaha jasa : maskapai penerbangan, bank,
perusahaan asuransi, perusahaan broker
saham, akademi dan universitas juga rumah
sakit.
 Bisnis profesi : pengacara, akuntan, dan dokter
ikut tertarik untuk memasarkan jasa dan
profesi mereka.
 Pemasaran sosial, yang berbeda tetapi berasal
dari pemasaran, merupakan “suatu proses
untuk mempengaruhi perilaku manusia dalam
skala besar, dengan menggunakan prinsip-
prinsip pemasaran demi kesehatan masyarakat
bukan demi keuntungan bisnis.
 Karakteristik utama pemasaran sosial juga
berasal dari pemasaran komersial.
 Pemasaran sosial merupakan sebuah istilah
umum : istilah ini tidak khusus berkaitan
dengan penggunaan teknik pemasaran untuk
mengubah perilaku kesehatan.
 contoh : kampanye pemasaran sosial telah
digunakan untuk mempengaruhi perilaku
yang berkaitan dengan transportasi umum,
energi matahari, upaya perlindungan,
rekrutmen militer, rencana perkotaan,
pendaftaran pemilih dan pengangkatan anak,
juga perilaku kesehatan.
 Pemasaran sosial bukan istilah untuk iklan
media, komunikasi kesehatan, iklan sosial,
kampanye, ataupun komunikasi sosial.
 Iklan media merupakan sebuah strategi yang
biasa dipakai media massa untuk
mengembangkan kebijakan umum dengan cara
memberi tekanan pada masalah kebijakan.
 Komunikasi kesehatan merupakan proses
penyusunan dan penyampaian pesan dan
strategi yang didasarkan atas hasil riset
konsumen guna meningkatkan kesehatan
individu dan masyarakat.
 Kampanye periklanan sosial merupakan sarana
periklanan yang berupaya mempengaruhi
sikap dan perilaku yang berkaitan dengan
penyebab sosial tanpa paksaan dengan
menawarkan produk dan jasa yang dapat
terjangkau baik dari segi harga maupun jarak.
 Proses perencanaan pendidikan kesehatan dan
proses perencanaan pemasaran sosial
 Kegiatan mencakup pelaksanaan pengkajian
calon konsumen dan intervensi pada
organisasi,penetapan tujuan dan sasaran yang
jelas,perencanaan, penerapan, evaluasi dan
tawaran pemodifikasian.
 Perbedaan mencakup pemasarn secara rutin
akan memilah pesan konsumen potensialnya
menjadi beberapa segmen berdasarkan
karakteristik pembelian utama, menganalisis
segmen pasar dari segi nilai/manfaat,
motivasi, sikap, opini, kebiasaan media,
saluran informasi yang lebih disukai dan
keuntungan yg dicari.
 Tujuan dari riset pendahuluan :
pendidikan kesh dapat mengenali dan
memahami dengan baik anggota yang ada
dalam setiap segmen pasar kunci sehingga
pada tahapan selanjutnya mereka mampu
mengembangkan suatu “Marketing Mix”
(campuran pemasaran)
 pengembangan marketing mix pada dasarnya
merupakan proses dua tahap yaitu : desain
awal dan uji pasar.
Pemasaran tradisional spt : orientasi konsumen,
pertukaran, segmentasi pasar & analisis
konsumen, permintaan, kompetisi.
1. Orientasi Konsumen

merupakan suatu konsep dasar perubahan


perilaku yang akan diraih oleh sebuah
organisasi dg cara memenuhi kebutuhan dan
keinginan pasar target.
2. Pertukaran
teori pertukaran, sebagai inti dalam metode
pemasaran, menunjukkan bahwa dengan
menggunakan teknik promosi yg tepat utk
menawarkn produk yg tepat dg harga yg
sesuai mell saluran distribusi yg tepat,
pembeli yg potensial akan menukar atau
meninggalkan apapun yg mrk miliki,
gunakan, atau yakini saat itu demi sesuatu yg
ditawarkan
 inti dari pendidikan kesh yg berorientasi pasar
adalah berpikir.
 perbedaan antara pemasaran komersial adan
pemasaran sosial adalah bahwa pada
pemasaran sosial, tujuan pemasar adlh mell
pertukaran (pengubahan) perilaku, sedangkan
pada pemasaran komersial, tujuannya adalah
keuntungan finansial.
3. Segmentasi pasar dan analisis konsumen
tawaran didesain dan dipromosikan untuk
subklp masy yg akan dijangkau (pasar).
contoh : pasar utk kampanye berhenti
merokok dpt dipilah-pilah berdasarkan :
- karakteristik demografi (usia, gender, tngkt
pddkn, pekerjaan, etnik atau agama)
- perilaku (pengalaman merokok,merokok
demi pergaulan saja,merokok satu pak setiap
hari.
- Sikap (kesehatan saya,urusan saya,saya tidak
akan mell sesuatu yg menyakiti org lain,sy prlu
mnjd cnth yg baik bagi anak saya).
- Opini (merokok tdk berbahaya,merokok dlm
beberapa segi dpt berbahaya,merokok
mematikan)
- Nilai (keluarga,kenikmatan,mjd
profesional,mjd pengendali,mandiri dan
kelihatan hebat).
 Contoh lain : pasar utk program penurunan berat
badan dpt disegmentasikn berdasarkn manfaat yg
diperkirakn misnya : utk daya tarik seksual, tgkt
kebugaran, citra diri, atau hubungan pergaulan.
 Teknik riset pasar mencakup : wawancara dg
perwakilan khalayak sasaran dan para pakar.
Misnya : (wawancara lgsg,pertemuan,klp
panel,curah pendapat,forum masy,proses klp
nominal dan FGD), survei via tlp,survei dan
kuesioner via pos,telaah literatur,telaah laporan
dan observasi.
4. Permintaan
tujuan pemasaran adlh memfasilitasi
pertukaran mell kepuasan kebutuhan klien,
frek terjadinya pertukaran atau transaksi tsb
beragam bergantung pd segmen pasar.
Tuntutan atau Permintaan akan jasa
bervariasi.
setiap org dlm satu pasar ttn tdk menginginkn
jasa,program atau produk khusus ttn dg tgkt
permintaan yg sama.
 Ada delapan (8) kondisi atau tgktn permintaan yg
prlu diketahui, dipahami :
1. permintaan negatif
segmen yg besar pd sebuah pasar tdk menyukai
produk yg ditawarkn dan bahkan rela
membayar utk menghindarinya (alasan
penolakan dan merencanakn strategi
penanggulangannya).
2. Tdk ada permintaan
pelanggan tdk termotivasi atau merasaasing dg
suatu produk. (peran pemasar disini adlh
menghubungkn manfaat yg ditawarkn produk
tsb dg kebutuhan dan minat calon pembeli)
3. Permintaan laten
pelanggan tdk dpt menemukn produk yg
memenuhi kebutuhan dan kepuasan mrk.
(pemasar prlu mengetahui seberapa besar pasar
yg tdk puas dan memutuskn apakah
ketidakpuasan itu ckp mjd alasan utk
pembentukn produk baru)
4. Permintaan menurun
memperlihatkn adanya penurunan tajam thdp
tgkt permintaan suatu produk. (tgs pemasar adlh
mengidentifikasi penyebab penurunan dan
merencanakn strategi utk membalik tren yg ada)
5. Permintaan tak teratur
adanya fluktuasi penggunaan produk berdasarkan
musim, hari dlm seminggu, atau bahkan berdasarkn
hitungan jam dlm sehari. (pemasar dpt meningktkn
permintaan slma musim,hari atau jam tsb dg
memodifikasi hrga,distribusi,promosi,dan
karakteristik produk).
6. Permintaan melonjak (full demand)
perusahaan menguasai bisnis sepenuhnya. (pemasar
hrs fokus pd kompetisi dan perubahan yg mngkn tjd
berkaitan dg kebutuhn pelanggan utk memastikn
bhw permintaan tdk menurun tajam).
7. Permintaan keseluruhan (overall deman)
permintaan melebihi tawaran yg dpt atau
bersedia ditangani organisasi. (pemasar prlu
menaikan hrga,mengubah ciri
produk,mengurangi akses ke produk,atau
menghentikn kgtn promosi utk menurunkn tgkt
permintaan.
8. Permintaan tak kondusif
produk yg berbahaya atau yg membahayakn yg
didistribusikn oleh pesaing mengharuskn
pemasar pd perusahaan lain utk memikirkn
strategi promosi,distribusi produk, dan hrga utk
membujuk pelanggan agar melepas produk tsb.
5. Kompetisi
mrp alternatif apapun yg tersedia thdp suatu
penawaran. Kompetisi berupa program, atau
produk serupa yg ditawarkn oleh org lain.
misalnya : ada dua spanduk anjuran
penghentian merokok yg ditawarkn oleh dua
perusahaan atau lembaga yg berbeda. Versi
lain yg terlihat lbh menarik dari apa yg
diwarkn.
Rencana

Analisis mslh dan situasi Segmentasi khalayak sasaran Susun strategi

Kembangkan rencana marketing mix sosial utk segmen pasar ttn

4P (Plus) Produk,Price,Place dan Promotion plus

Uji awal (prates) marketing mix

Terapkan rencana marketing mix

Evaluasi