Anda di halaman 1dari 18

PENGANTAR EKOLOGI

Pengertian daur zat hara

Adalah rangkaian proses berulang


ulang antara komponen abiotik dan
biotik dalam ekosistem, yang melibatkan
satu atau sejumlah elemen pokok zat
hara.
Yang termasuk zat hara :
- Air
- Karbon
- Oksigen
- Fosfor
- Nitrogen
- Belerang
1. SIKLUS AIR

Siklus air adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari 


atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfermelalui kondensasi
, presipitasi, evaporasi dan transpirasi.
 Siklus air dibedakan menjadi tiga, yaitu  siklus pendek,
siklus sedang, dan siklus panjang.
   S i k l u s p e n d e k ,  yaitu apabila uap air laut mengalami
kondensasi di atas laut kemudian jatuh sebagai hujan dan
kembali ke laut.
 S i k l u s s e d a n g ,  yaitu apabila uap air laut mengalamai
kondensasi membentuk awan kemudian terbawa angin
menuju daratan dan jatuh sebagai hujan.
 S i k l u s p a n j a n g , yaitu apabila uap air laut dibawa angin
menuju daratan hingga pegunungan tinggi, menjadi kristal-
kristal es atau salju, kemudian jatuh sebagai hujan es atau
salju membentuk gletser, masuk ke sungai dan akhirnya
kembali ke laut.
Aktivitas yang berkaitan dengan siklus air antara lain sebagai berikut.

1. Evaporasi  :
yaitu proses berubahnya zat 2. Transpirasi, 
cair menjadi uap air, misalnya yaitu penguapan air dari
evaporasi dari air tumbuh-tumbuhan melalui
sungai, danau, dan laut. pori-pori daun (stomata).

Faktor-faktor yang Faktor- faktor yang


mempengaruhi mempengaruhi
evaporasi transpirasi
- Faktormeteorologis. terdiri Faktor meteorologis, yaitu
atas suhu air, suhu sinar Matahari karena
udara/atmosfer, kelembapan, - Transpirasi berlangsung
kecepatan angin, tekanan pada siang hari, sedangkan
udara, dan sinar Matahari pada malam hari stomata
(radiasi). akan tertutup.
- Banyaknya air, penguapan - Jenis tumbuh-tumbuhan.
pada permukaan tanah yang - Jeni tanah
jenuh air berbeda dengan
tanah tidak jenuh air
3. Evapotranspirasi,
yaitu kombinasi antara evaporasi dan
4. Kondensasi 
transpirasi.
adalah proses
- Evapotranspirasi potensial
perubahan wujud
adalah evapotrans-pirasi yang terjadi
dari bentuk uap air
apabila tersedia cukup air dari presipitasi
menjadi titik-titik air.
atau irigasi. Evapotranspirasi potensial
5. Sublimasi 
sangat pen ting untuk memperkirakan
adalah perubahan
kebutuhan irigasi.
wujud dari gas
-Evapotranspirasi aktual
menjadi bentuk
adalah evapotranspirasi yang terjadi
padat, contohnya
sesungguhnya, yaitu dengan kondisi
perubahan uap air
pemberian air seadanya. Evapotrans-pirasi
menjadi salju.
aktual akan menjadi kecil apabila jumlah
air yang tersedia untuk tanaman berkurang.

6. Infiltmsi 
adalah peresapan air ke dalam tanah melalui pori-pori
tanah.
7. Presipitasi 
adalah segala materi yang dicurahkan dari atmosfer
ke permukaan bumi dalam bentuk cair (hujan)
maupun padat (salju).
2. KARBON

 Siklus karbon (C) dalam ekosistem adalah proses


pemanfaatan CO2 di udara untuk keperluan fotosintesis
tumbuhan dan pembentukan CO2 kembali sebagai hasil dari
proses respirasi makhluk hidup
b. Fotosintesis
Reaksi fotosintesis memerlukan senyawa karbon yang
terdapat di atmosfer (dalam bentuk karbondioksida)
untuk membentuk senyawa karbon yg kompleks dan
glukosa yang merupakan sumber energi oerganisme
hidup
c. Penguraian
Proses penguraian
a. Respirasi  (perombakan)
Respirasi senyawa karbon
merupakan reaksi tersebut menjadi
pembakaran yang Uraian siklus komponen yang
berlangsung pada karbon paling kecil yang
semua organisme. dilakukan oleh
Proses ini detritivora menjadi
membutuh kan alternatif
senyawa karbon .   pengembalian
senyawa karbon ke
atmosfer.  
d. Pembakaran
Pembakaran kayu serta bahan bakar fosil merupakan
penyumbang senyawa karbondioksida yang paling cepat ke
atmosfer.
3.DAUR OKSIGEN

 Oksigen atau yang dalam rumus kimia diwakili huruf “O”


adalah unsur yang paling penting dalam menunjang
kehidupan di bumi. Molekul gas ini terdiri dari 2 unsur
oksigen yang saling berikatan membentuk O2. Unsur oksigen
dikatakan penting karena ia memiliki fungsi yaitu digunakan
sebagai bahan bakar makanan (sari makanan) dalam
metabolisme tubuh manusia dan hewan untuk menghasilkan
energi.
Contoh gambar
Proses daur oksigen

 Proses fotosintesis tumbuhan dan alga menyerap CO2 dan


menghasilkan O2 yang dilepaskan ke atmosfer.
 Kemudian O2 dihirup oleh manusia dan hewan melalui respirasi atau
pernafasan.
 Oksigen oleh manusia dan hewan kemudian digunakan sebagai
bahan bakar sari makanan melalui proses metabolisme dalam
tubuhnya masing-masing.
 Metabolisme manusia dan hewan menghasilkan CO2 yang kemudian
dilepaskan ke atmosfer.
 Aktivitas industri juga dapat bekerja saat oksigen tersedia dan
membuang CO2 ke atmosfer sebagai limbah industri.
 Senyawa hasil respirasi makhluk hidup dan pembakaran industri
adalah CO2 dan H2O. Kedua senyawa ini kemudian digunakan
kembali oleh tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis.
 Begitu seterusnya sehingga daur oksigen dapat terus berlanjut.
4.SIKLUS FOSFOR

Siklus fosfor didefinisikan sebagai siklus biogeokimia yang


menggambarkan pergerakan fosfor melalui bidang ekosistem
yaitu melalui litosfer, hidrosfer dan biosfer.
5. SIKLUS NITROGEN

 Siklus nitrogen menjelaskan bagaimana nitrogen bergerak


antara tanaman, hewan, bakteri, atmosfer (udara), dan tanah
di bumi. Nitrogen merupakan elemen penting untuk semua
kehidupan di Bumi.
Ammonifikasi
adalah bagian dari proses pembusukan. Ketika
Proses siklus tanaman atau hewan mati, pengurai seperti
nitrogen jamur dan bakteri mengubah nitrogen kembali
menjadi amonium sehingga dapat memasuki
kembali siklus nitrogen.

Asimilasi
adalah bagaimana tanaman
mendapatkan nitrogen
Nitrifikasi
Fiksasi adalah proses
adalah langkah dimana amonium
pertama dalam proses akan diubah
pembuatan nitrogen menjadi nitrat Denitrifikasi
yang digunakan oleh oleh bakteri. nitrogen ekstra
tanaman. Selanjutnya Nitrat adalah yang terdapat
bakteri mengubah unsur yang bisa dalam tanah
nitrogen menjadi diserap oleh akan di
ammonium. tanaman kembalikan ke
udara.
6. SIKLUS SULFUR

 Siklus sulfur adalah perubahan sulfur dari hidrogen sulfida


menjadi sulfur dioksida kemudian menjadi sulfat dan
akhirnya kembali menjadi hidrogen sulfida lagi.
Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang
terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. Hidrogen
sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada
umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati.
Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Perpindahan
sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup
mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. Beberapa
jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain Desulfomaculum dan
Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk
hidrogen sulfida (H2S). Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof
anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. Sulfur
di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus
Thanks youu guyss 