Anda di halaman 1dari 13

JENIS ANGGARAN

Diah Nurlita
Jenis Anggaran :
1. Anggaran Negara / Sektor Publik
2. Anggaran Rumah Sakit
Anggaran Sektor Publik
 Anggaran Sektor Publik adalah anggaran yang
menyatakan besar biaya atas rencana yang
dibuat, dan bagaimana cara memperoleh dana
untuk membiayai rencana tersebut.
Jenis Anggaran Sektor Publik
1. Anggaran Operasional (Recurrent Budget)
Untuk merencanakan kebutuhan sehari-hari dalam
menjalankan pemerintahan => Belanja Rutin

2. Anggaran Modal (Investment Budget)


Rencana jangka panjang dan pembelian aktiva tetap
(Gedung, Peralatan, Kendaraan)
Pendekatan pada
Anggaran Sektor Publik
1. Anggaran Tradisional
 Ciri dalam pendekatan Anggaran Tradisional :
 Incrementalism> Hanya menambah /mengurangi jumlah Rp
pada item anggaran yang sudah ada sebelumnya dengan
data tahun sebelumnya sebagai dasar tanpa dilakukan
kajian mendalam.
 Line-Item > disusun atas dasar penerimaan dan
pengeluaran, bukan atas tujuan yang ingin dicapai.
Kelemahan Pendekatan Anggaran
Tradisional
1. Hubungan yang kurang memadai antara anggaran tahunan dengan
rencana pembangunan jangka panjang.
2. Pendekatan Incremental menyebabkan sejumlah pengeluaran tidak
diketahui efektivitasnya.
3. Lebih berorientasi pada input daripada output, kinerja dinilai dari berapa
dana yang diserap bukan pencapaian tujuan.
4. adanya sekat antar sektor berpeluang adanya overlapping, konflik &
kesenjangan.
5. Proses anggaran terpisah antara pengeluaran rutin dengan Pengeluaran
modal/investasi.
Keunggulan Pendekatan Anggaran
Tradisional
1. Sederhana dan mudah dioperasikan karena tidak memerlukan analisis
yang rumit
2. Backward oriented dapat menjamin kepastian dibandingkan dengan
forward oriented karena keadaan di masa depan sulit untuk diprediksi.
3. Lebih mudah dalam melakukan pengawasan.
Pendekatan pada
Anggaran Sektor Publik
 New Public Management
Sistem manajemen desentral dengan perangkat
Controlling, Benchmarking, lean management. Dengan
pendekatan :
1. Performance Budgeting
2. Zero Based Budgeting (ZBB)
3. Planning, Programming and Budgeting System (PPBS)
1. Performance Budgeting
- Disusun untuk mengatasi kelemahan pada anggaran
tradisional.
- Sangat menekankan pada value for money dan
pengawasan atas kinerja output
Pendekatan lain dalam Anggaran
2. ZERO (Zero Based Budgeting)
 Anggaran diasumsikan mulai dari nol (zero-base). ZBB
tidak berpatokan pada anggaran tahun lalu untuk
menetapkan anggaran tahun ini, namun didasarkan
kebutuhan saat ini.
 Langkah :
 Identifikasi
kebutuhan unit
 Penentuan keputusan kebutuhan
 Buat skala prioritas kebutuhan dan evaluasi keputusan

3. PPBS (Planning, Programing & Budgeting System)


Pendekatan lain dalam Anggaran
 PPBS (Planning, Programing, Budgeting System)
 Orientasi pada output & tujuan
 Tahapan :
 Tentukan tujuan organisasi dan unit dalam organisasi
 Identifikasi program untuk mencapai tujuan
 Evaluasi berbagai alternatif program dengan menghitung cost-
benefit
 Pilih program dengan manfaat besar tapi biaya kecil
 Alokasi sumber daya untuk program yang disetujui
 Program yang tersusun harus terkait dengan tujuan organisasi dan
tersosialisasikan ke seluruh bagian dalam organisasi
Contoh Anggaran Sektor Publik
 ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA
NEGARA/DAERAH (APBN/APBD)
 Dipresentasikan setiap tahun oleh Eksekutif

 Memberi informasi rinci pada DPR/DPRD & masyarakat

Proses penyusunan anggaran punya 4 tujuan :


1. Mencapai tujuan fiskal
2. Menciptakan efisiensi dan keadilan melalui prioritas
3. Meningkatkan transparansi dan pertanggungjaaban
pada DPR/DPRD & masyarakat.
TERIMA KASIH