Anda di halaman 1dari 108

Assalamualaikum

wr.wb.
ISLAM dan KESEHATAN
oleh :
Dra Sri Susanti, MA
ISLAM DAN KESEHATAN
 Healt is a state of complete physical,
mental, social and spiritual being not
merely the absence of disease or
infirmity
 Sehat adalah suatu keadaan
jasmaniyah, ruhaniyah, sosial dan
spiritual yang baik, tidak hanya
berpenyakit atau cacat
KESEHATAN
 Kebersihan adl pangkal
JASMANIYAH kesehatan, dan alat utama
utk kebersihan adl air (QS.
Al anfal : 11)
 Dg air Islam mewajibkan
umatnya utk
membersihkan najis &
hadats kecil (bab-bak) =
wudlu, dan besar (co,
haidh/nifas) = mandi)
 Utk menjaga kesehatan
tubuh wajib menutup
“aurat” dan makan-minum
dg tdk berlebihan (QS. Al
a’raf : 3 )
KESEHATAN RUHANIYAH
 Sehat dan tdk  Ciri jiwa sehat : dpt
sehatnya seseorang mengatasi segala
dpt dilihat dari gangguan, sbb pada
tingkah lakunya (bila dasarnya manusia
tingkah laku normal diciptakan dlam
= jiwa sehat, bila keadaan keluh
tingkah laku tdk kesah (QS. Al
normal/menyimpang ma’arij : 19-22)
= jiwa sakit)
KESEHATAN SOSIAL

Seseorang mempunyai
keadaan sosial yang
baik apabila :
Dihargai sebagai
manusia (QS. Al Isro’ :
70)
Mempunyai pekerjaan
utk kehidupannya
Mempunyai rumah utk
tempat berlindung
Hidup berumah tangga
(QS. Ar rum : 21)
PENYEBAB KEGELISAHAN JIWA/RUHANI
Takut mati
(mati adl urusan Allah,
dan setiap yg bernyawa
pasti akan merasakan
mati : QS. Ali imran :
145)
Takut tdk makan
(Allah menjamin rizki
setiap makhluk-Nya
asalkan mau berusaha
utk mencarinya : QS.
Hud : 6)
Penyebab …………
 Takut terhadap musibah
(penyakit atau bencana
apapun yg menyerang
manusia adl karena salah
satu dari 2 sebab)
1. Karena Allah hendak
mengampuni dosa
kesalahannya, yg tdk
mungkin dpt diampuninya
melainkan dg musibah itu.
Atau :
2. Karena Allah hendak
memberinya suatu
kehormatan/meniggikan
derajatnya (HR. Muslim)
Faktor-2 yg mendorong kegelisahan jiwa ………

Faktor diri sendiri (nafsu : QS.


Yusuf : 53)
Faktor istri dan anak (musuh
/ fitnah : QS. At thaghabun : 14)
Harta dan anak (cobaan /
fitnah : QS. Al anfal : 28)
Manusia / teman dpt mjd
penggoda (QS. Al furqon : 20)
Baik dan buruk, dpt
mengganggu ketenangan jiwa
(ujiian : QS. Al anbiya’ : 35)
CARA MENANGGULANGI KEGELISAHAN JIWA
Sabar menghadapi
cobaan (QS. Luqman :
17)
Ingat kpd Allah (QS. Ar
ra’du : 28)
Introspeksi diri (tiap-2
bencana yg menimpa
seorang muslim sekalipun
satu duri adalah karena
satu dari dua sebab – HR.
Muslim) lihat QS.46:15)
Bertaubat (QS. Tha – ha :
82)
OBAT PENYAKIT JIWA

Al Qur’an
adalah obat /
penawar
penyakit jiwa
/ ruhani (QS.
Al Fushilat :
44)
P.1
Hal-hal yg berkaitan dg kesehatan jiwa

Hikmah puasa bagi


kesehatan jiwa :
pengendalian diri (self
control) :
Pengendalian nafsu
scr fisik (makan –
minum) : bisa mencegah
: obesitas, DM,
hypercolesterol,
hypertension
Pengendalian nafsu
seksual : bisa
mencegah dari
penyelewengan, seks
bebas, perkosaan, dll.
Puasa dpt mencegah
HUBUNGAN
gangguan kejiwaan a.l :
PUASA DENGAN
KESEHATAN JIWA Fobia : rasa takut yg tdk
rasional & tdk realistis,
namun tdk mampu
mencegah dan
mengendalikan diri dari
rasa takutnya
Obsesi : corak pemikiran
yg terpaku & berulang kali
muncul, dan ia tdk mampu
mengalihkan pikirannya
ke hal-2 positif
Kompulsi : sebuah pola
tindakan yg diulang-2,
namun ia tdk mampu
mencegah perbuatannya
sendiri
KEMANDULAN – PEMANDULAN –
ABORSI

I. KEMANDULAN :
adalah ketidak-mampuan
wanita utk hamil atau
ketidak-mampuan laki-2
utk menghamilkan
(kemandulan primer) atau
:
hilangnya fungsi
semacam itu stl
mempunyai seorang anak
atau lebih (kemandulan
sekunder)
Penyebab umum kemandulan

Kegagalan wanita utk


memproduksi telur yg hidup
(krn : kegagalan ovum, ketidak-
imbangan hormon seks dll)
Kegagalan pria utk
memproduksi sperma yg hidup
(bergerak scr spontan & tdk
cacat, dlm kuantitas & kualitas
cukup) : sbb : bawaan
keturunan, ketidak-imbangan
infeksi kantong buah pelir dll
PENYEBAB .....

 Penyumbatan pembuluh rahim


atau pembuluh telur (sbb :
bawaan / infeksi)
 Getah leher rahim yg tebal &
merugikan, yg menghalangi
lewatnya sperma ke dalam rahim
 Kegagalan telur yg telah dibuahi
utk menempel pada dinding
rahim
BENTUK-BENTUK PENGOBATAN MODERN
Terapi hormonal (kimiawi)
Pembedahan
(rekanalisaspembuluh)
Inseminasi buatan, a.l :
1.In vivo (inseminasi
buatan pd istri dg mani
suaminya / donor)
2.In vitro (bayi tabung)
3.Genetic Cross
Engineering
4.Ibu pengganti (ovum yg
tlh dibuahi dimasukkan ke
dlm rahim wanita lain)
KEABSAHAN METODE PENGENDALIAN KEMANDULAN
( berdasarkan fatwa Syekh Jadil Haq, 1980 )

Pengobatan atas penyakit dg prosedur yg sah


adalah WAJIB
Inseminasi pd istri ( in vivo ) dg sperma yg
diambil dari suaminya adalah SAH / boleh
Inseminasi pd istri dg sperma yg diambil dari
donor ( bukan suaminya ) adalah HARAM /
terlarang
Inseminasi buatan in vitro ( bayi tabung ) dg
menggunakan sperma suami adalah SAH /
boleh
KEABSAHAN …………

 Inseminasi buatan in vitro dg


sperma donor atau
tercampur (atr donor dg
suami) adalah HARAM, sbb
akan merusak NASAB
(keturunan) keluarga
 Mencampur ovum dg
sperma bukan suaminya,
kmd memasukkan ovum yg
sudah dibuahi ke dlm rahim
istri adalah HARAM /
terlarang
 Bank sperma bertujuan dg
pembentukan keluarga yg
sah dan dilarang (HARAM)
KEABSAHAN ……………..
GCE : memasukkan ovum yg
telah dibuahi ke dlm rahim hewan
(utk jgk waktu ttt), kmd
mengembalikannya ke rahim istri
adalah HARAM / terlarang

DOKTER yg membantu prosedur


inseminasi dg cara yg tdk sah
adalah melanggar hukum syariat /
DOSA

ANAK yg lahir dari prosedur tdk


sah adalah anak ilegal dan tdk dpt
memakai nama ayahnya; sbg
gantinya ia hrs memakai nama
ibunya sbg hasil ZINA
P.2
 Sterilisasi adalah prosedur yg
II. PEMANDULAN mengakibatkan hilangnya (baik
(STERILISASI) secara permanen atau
sementara) kemampuan laki-
laki utk menghamilkan wanita
atau kemampuan wanita utk
mengandung
 Sterilisasi pd pria dilakukan
melalui pemecahan / pengikatan
vas (saluran mani), dsb :
vasectomy
 Sterilisasi pd wanita
dilakukan dg mengikat pembuluh
/ saluran telur yg terhubung ke
rahim, dsb : tubectomy
BEBERAPA PENDAPAT TTG KEABSAHAN
METODE STERILISASI
Syekh Jadil Haq :
Sterilisasi tdk diizinkan,
baik melalui pembedahan
/ obat-2 an
Sterilisasi boleh / sah
digunakan, apabila tlh
diketahui scr meyakinkan
bhw suatu penyakit
menurun tersalur pd anak
atau menyebabkan sakit
(maka sterilisasi mjd
WAJIB)
Metode sterilisasi ………..
Syekh Mahmud Salthout :
Sterilisasi permanen tdk
diizinkan, kecuali utk alasan-
2 serius menyangkut
penyakit keturunan / menular
Dr. Imam Madkour :
Dilarang menggunakan cara
apa pun yg menyebabkan
hilangnya kapasitas alami utk
berkembang biak
Dewan Fiqih di Saudi
Arabia :
Penggunaan sarana yg
menjurus kpd kemandulan
adalah terlarang
Metode strerilisasi …………..
Syekh M. Syamsudin :
Membolehkan sterilisasi
permanen berdasarkan konferensi
Islam & KB
Syekh Sayid Sabiq :
Sterilisasi dpt diizinkan oleh orang-
orang yg mengizinkan ‘azl
Syekh Ahmad Ibrahim :
Tdk dilarang bagi seseorang utk
menggunakan sarana apa saja yg
ada padanya utk menghancurkan
sperma, atau mencegahnya melalui
saluran rahim wanita atau
membuatnya tdk efektif, dan
hukumnya tdk haram
Aborsi adalah problem yg
III. ABORSI kompleks, mengandung
emosi dan sensitivitas yg
berhubungan dg : janin yg
tdk terlahirkan, ibu dan
masyarakat
Ada 3 tingkatan waktu yg
dijadikan pertimbangan
para ulama ttg aborsi :
Sebelum 40 hari
Sebelum 120 hari, dan
Sesudah 120 hari
Tahap-2 penciptaan manusia (QS. Al-Mukminun : 12,13,14)
adalah sbb :
Pertama : manusia diciptakan dari sari pati tanah
(thin)
Kmd sari pati itu dijadikan air mani (nutfah)
Dari air mani lalu dijadikan segumpal darah
(‘alaqah)
Lalu segumpal darah dijadikan segumpal daging
(mudhghah)
Dan segumpal daging itu dijadikan tulang-belulang
(‘idham)
Lalu tulang-belulang itu dibungkus dg daging/kulit
(lahm)
Kmd dijadikan makhluk yg siap menerima ruh
(khalqan akhar)
Aborsi …………….
Proses penyawaan terjadi pada /
setelah 120 hari yg terbagi ke
dalam 40 – an (HR. Bukhari-
Muslim) :
40 hari pertama adalah air
mani (nutfah)
40 hari kedua adalah
segumpal darah (‘alaqah)
40 hari ketiga adalah
segumpal daging
(mudhghah)
HUKUM ABORSI
dalam perspektif Islam

Dasar larangan dan kebolehan


melakukan aborsi :
QS. An-Nisa : 93 : Dan
barang siapa yg membunuh
seorang mukmin dg
sengaja, maka balasannya
ialah neraka jahanam dan ia
kekal di dalamnya, Allah
murka kepadanya dan
mengutuknya serta
menyediakan adzab yg
besar baginya
Hukum Aborsi …………..
HR. Bukhari – Muslim : kejadian
seseorang itu dikumpulkan dlm perut ibunya
selama 40 hari, stl genap 40 hari kedua
terbentuklah segumpaal darah beku.
Manakala genap 40 hari ketiga berubahlah
mjd segumpal daging. Kmd Allah mengutus
seorang malaikat utk meniupkan ruh serta
memerintahkan supaya menulis 4 perkara,
yaitu : ditentukan rizki, waktu kematian,
amal serta nasibnya (baik mendapat
kecelakaan atau kebahagiaan)
Hukum Aborsi
 Dari dalil-2 di atas tidak ada
satupun yg memberikan
hukum secara langsung ttg
aborsi, maka kejelasan
hukum aborsi dpt dibedakan
dalam :
Pertama : hukum
menggugurkan janin
setelah peniupan ruh
Kedua : hukum
menggugurkan kandungan
sebelum peniupan ruh
HUKUM ABORSI
setelah peniupan ruh
 Para FUQAHA (ahli hukum Islam) sepakat atas
HARAMnya pengguguran janin setelah janin
berusia 4 bulan dlm perut ibunya (krn : pd usia itu
tlh ditiupkan ruh kepadanya)
 Hadits Nabi : seorang janin jika tlh ditiupkan
ruh kpdnya akan mjd manusia dan manusia tdk
boleh dibunuh tanpa sebab syar’I (pd hal tdk
ada satu pun sebab-2 syar’I yg membolehkan
membunuh janin, shg tdk ada pula sebab-2
syar’I yg membolehkan pengguguran janin pd
fase ini).
Aborsi setelah ………..

 Ulama Najib al Hanafi berpendapat : seorang


wanita hamil yg terancam bahaya krn anak yg
ada dlm perutnya; anaknya tdk boleh
digugurkan, tetapi jika anaknya sdh mati dlm
perut ibu tdk apa-2 digugurkan (krn : hukum
dasar membunuh jiwa adalah HARAM dg
alasan apapun)
 QS. Al-Isra’ : 33 : dan janganlah kamu
membunuh jiwa yg diharamkan Allah,
melainkan dg alasan yg benar
 Ijma’ ulama berpendapat :
Aborsi setelah
membunuh krn terpaksa (utk
menyelamatkan dirinya dari
ruh ditiupkan kematian) hrs dihukum qishash
 Tdk diwajibkan qishash bagi asal (ibu)
bila membunuh cabang (janin),
walaupun disengaja / direncanakan
(sbb : asal tlh dijadikan
Allah sbg sbb utk
mewujudkan cabang, maka
tdk layak jika cabang mjd
sbb kematian asalnya)
 Pembunuh janin tdk diqishash
walaupun disengajaa, walaupun
janinnya sdh mati, dan walaupun
pekerjaan itu haram hukumnya
• P.3
HUKUM ABORSI
( Sebelum Peniupan Ruh )
 MADZAB HANAFI :
 Membolehkan pengguguran janin
sbl peniupan ruh; jika mendapat
izin dari pemilik janin (kedua ortu).
Alasan : sebab sbl peniupan ruh
blm terjadi penciptaan apapun pada
janin, baik sebagian atau
keseluruhan
 IBNU ABIDIN :
› Diperbolehkan menggugurkan kandungan
selama janin masih dlm bentuk segumpal
daging / darah dan blm terbentuk anggota
badannya. Alasan : sbb janin masih blm mjd
manusia. Dia juga membolehkan
pengguguran kandungan krn udzur syar’I (
yaitu : terputusnya ASI stl muncul kehamilan
dan kedua ortu-nya tdk mampu
menyusukannya kpd org lain shg takut
anaknya mati
Aborsi sebelum ………..
 Jika istri menggugurkan janin tanpa seizin
suami, maka dia berdosa dan hrs memberi ganti
rugi; krn suami juga mempunyai hak atas janin
tsb walaupun blm ditiupkan ruh kpd-nya. Alasan
pengharaman ini bukan krn membunuh janin
melainkan krn melanggar hak org lain tanpa
seizinnya
 Sebagian ulama Hanafi lainnya berpendapat :
bhw menggugurkan kandungan sbl peniupan ruh
hukumnya boleh tetapi makruh. Krn : stl
zighot menempel pd dinding rahim dia adalah
hidup
Jumhur ulama
MADZAB
MALIKI :
mengharamkan
pengguguran kandungan
setelah air mani berada dlm
rahim
Syekh Ahmad ad Dardiri :
Tdk boleh mengeluarkan
mani yg telah tertanam di
dalam rahim walaupun
sebelum berusia 40 hari
M. Maliki ………..
Syaikh Alaisy :
Jika rahim tlh menangkap
air mani maka tdk boleh
bagi suami-istri ataupun
salah satu dari mereka
menggugurkan janinnya
(baik sbl maupun
sesudah penciptaan),
krn : setiap anak
mempunyi tiga keadaan
: ..........
Syaikh Alaisy …………….
Pertama : keadaan sbl adanya pencampuran atr
sperma dg ovum yg digugurkan dg melepasnya
di luar rahim ketika sperma keluar, dan ini
hukumnya boleh
Kedua : keadaan stl rahim menangkap sperma,
maka pd saat itu tdk boleh seorang-pun utk
menggugurkannya
Ketiga : keadaan stl janin mencapai
kesempurnaan bentuk sbl peniupna ruh, maka ini
lebih tdk diperbolehkan utk digugurkan. Adapun
stl peniupan ruh maka termasuk pembunuhan
M. Maliki ………………
 Sebagian ulama Maliki menghukumkan
MAKRUH thd pengguguran kandungan sbl
berusia 40 hari, dan menghukumkan HARAM
sesudah berusia 40 hari
 Ulama Maliki lainnya memberikan RUKHSHAH
(keringanan) utk menggugurkan kandungan
sbl peniupan ruh jika janin itu hasil dari
perbuatan zina dan hususnya jika wanita
takut akan dibunuh jika ketahuan bahwa
dirinya hamil
MADZAB SYAFI’I :
 Menggugurkan kandungan selama janin
belum ditiupkan ruh kepadanya adalah
BOLEH
 Ar-Ramly berpendapat : menghukumkan
MAKRUH thd penggugurann janin sebelum
peniupan ruh hingga wkt yg tlh mendekati
wkt peniupan ruh, dan meng-HARAM-kannya
stl memasuki wkt yg tlh mendekati peniupan
ruh
 Imam Abu Hamid al-Ghazali : meng-HARAM-
kan pengguguran janin pada semua fase
perkembangan kehamilan
MADZAB HAMBALI
 Mem-BOLEH-kan pengguguran kandungan
pd fase perkembangan pertama sjk
terbentuknya janin ( fase zighot / nutfah ), yg
usia maksimal 40 hari dan stl 40 hari HARAM
hukumnya
 Ibnu Jauzi : HARAM menggugurkan
kandungan sbl peniupan ruh di semua fase
perkembangan janin
 Yusuf bin A. Hadi : BOLEH minum obat utk
menggugurkan janin yg sdh menjadi
segumpal daging
 Sebagian ulama Hambali : mem-BOLEH-kan
pengguguran kandungan sbl peniupan ruh
scr mutlak tanpa mensyaratkan fase-fase
tertentu
Pengertian :

Memindahkan
anggota badan dari
orang yg masih hidup
atau sudah mati, dan
mencangkokkannya
kpd orang lain yg
kehilangan anggota
tubuhnya atau rusak
krn sakit dsb. yg
dapat berfungsi
persis spt anggota
badan itu pd
tempatnya sbl
diamputasi
STATUS HUKUM DONOR

 Menurut fiqih Klasik


 Donor anggota tubuh baik dlm keadaan saat
masih hidup atau sdh mati adalah HARAM, baik
dg cara jual beli maupun cara-2 lainnya
 Al Mughinani : Tdk diperkenankan menjual
rambut manusia ataupun pemanfaatannya (krn
manusia itu terhormat bukan hina, maka tdk
diperbolehkan sebagian dari anggota badannya
utk dihina dn direndahkan)
STATUS …………….

 Al Kasani : tulang manusia dan rambutnya


termasuk susu manusia tdk boleh dijual,
bukan krn najis akan tetapi krn utk
menghormatinya (sbb : menjualnya berarti
merendahkannya)
 Asy Syarbini : di-HARAM-kan menjual
manusia dan seluruh anggota tubuhnya krn
kehormatannya
DONOR ANGGOTA TUBUH
( YANG MASIH HIDUP )
 Maliki, Syafi’I, Hambali :
 Menjual susu yg sudah diperah BOLEH (alasan : susu
adl suci & bermanfaat, shg boleh diperjual-belikan dan
meminumnya sekalipun dlm keadaan tdk terpaksa)
 Hanafi :
 Meng-HARAM-kan menjual susu , krn susu adl bagian
dari anggota badan manusia maka kedudukannya sama
dg anggota badan lainnya
 Ibnu Qudamah :
 Menyusui bayi orang lain dan mengambil upah dari
pekerjaan ini adl BOLEH krn alasan kemanfaatan.
Berbeda dg keringat yg juga merupakan cairan yg
keluar dari tubuh, krn keringat tdk mendatangkan
manfaat shg susu tdk bisa diqiyaskan dg keringat
DONOR ANGGOTA TUBUH
( YANG SUDAH MATI )
 M. Syafi’I :
 Mem-BOLEH-kan memakan badan manusia
mati bila terpaksa, bahkan mewajibkannya krn
bermanfaat baginya (alasan : kehormatan org
hidup lebih besar drpd kehormatan mayat, dan
kerusakan dlm memakan daging mayat
manusia lebih kecil drpd hilangnya kehidupan
manusia)
○ Sebagian ulama Maliki me-LARANG-nya dg
alasan : mematahkan tulang mayit seperti
mematahkannya ketika dia hidup (HR. Ahmad
& Abu Dawud)
 Hanafi, Maliki, dan sebagian Syafi’I :
› Mem-BOLEH-kan membedah perut wanita mati
utk mengeluarkan janin yg masih hidup, utk
mendapatkan kemaslahatan yg lebih besar
› Sebagian fuqaha Syafi’I mem-BOLEH-kan
menyambung tulang manusia hidup dg tulang
mayat jika terpaksa
 Ibnu Qudamah – dari M. Maliki & Hanafi – me-
LARANG-nya dg alasan melanggar kehormatan
manusia ( HR. Ahmad – Abu Dawud di
atas)
DASAR-2 PERTIMBANGAN KEBOLEHAN
TINDAKAN DONOR
 Kemungkinan bahaya yg dpt dicegah
secara pasti (bahaya yg didonori jika tdk
dilakukan pendonoran)
 Kemungkinan bahaya yg terjadi jika
dilakukan (pendonor – yg didonori)
 Perbedaan bahaya yg dpt dicegah &
bahaya yg diakibatkan hrs jelas
 Secara realita, tdk mungkin mencegah
kedua bahaya itu secara bersama-2
Kemampuan para ahli kedokteran
memprediksi kemudharatan yg akan
menimpa pendonor akibat pemotongan
anggota badannya
Kemampuan para ahli kedokteran
memprediksi kemudharatan pd org yg
didonor dg melihat keadaan sakitnya
Kemampuan para ahli kedokteran
memprediksi kemaslahatan yg akan terjadi
pd pendonor stl dilakukan pemindahan
anggota badannya kpd yg didonori
Syarat …………

Hendaknya pendonoran anggota badan mjd satu-


satunya jalan ( kegawat daruratan )
Tdk boleh menghilangkan hak Allah atas anggota
badan pendonor
Org yg didonor hrs orang yg terjaga darahnya
secara syariat
Pendonoran tdk boleh menyebabkan adanya
pelecehan thd kehormatan manusia ( dijual
belikan )
Donor tdk diterima dari anak kecil, org gila &
lumpuh walaupun ada izin dari walinya, demikian
pula donor dari org yg sudah mati tdk boleh jika
tdk ada wasiat sebelumnya
Mendonorkan anggota badan yg bisa pulih kembali, msl : donor
darah adalah BOLEH ( asas manfaat )
Mendonorkan anggota badan yg ada pasangannya ( msl :
jantung, ginjal, mata dsb ), hrs mempertimbangkan 3 keadaan :
Pertama : BOLEH mendonorkan salah satu dari anggota
badan yg berpasangan itu asal tdk menimbulkan bahaya
yg serius dari pihak pendonor
Kedua : TIDAK BOLEH mendonorkan salah satu atau kedua-
2nya apabila menyebabkan kematian pendonor scr
langsung atau tdk langsung, dan pd waktu yg sama pihak
yg didonori juga mengalami bahaya & gangguan
kesehatan
Ketiga : TIDAK SAH mendonorkan anggota badan yg tidak
bisa memberikan manfaat yg lebih besar drpd keadaan
sebelumnya ( msl : mendonorkan mata kpd orang yg
buta ). Alasan : kemaslahatan yg dihasilkan lbh besar
( jika anggota badan itu tetap pd tempat aslinya ) drpd
dipindahkan kpd orang lain yg diakibatkannya lbh fatal
p.4
MENDONORKAN ALAT-ALAT
REPRODUKSI

Pengertian :
Adalah anggota badan
manusia yg berfungsi
untuk proses
menurunkan keturunan,
yaitu : indung telur &
rahim pd wanita serta
dua biji telur & buah pelir
pd laki-laki yg dg alat-alat
itu dipertemukan atr
sperma laki-laki dan sel
telur wanita
STATUS HUKUM DONOR ALAT REPRODUKSI

Hukum mendonorkan alat reproduksi adalah


sbb :
Syariat meng-HARAM-kan setiap tindakan yg
bisa menyebabkan adanya keturunan manusia
yg tdk melalui jalur syari’at yaitu PERNIKAHAN
Mendonorkan rahim wanita yg masih hidup adl
TIDAK BOLEH kecuali : rahim wanita
pendonor sdh rusak indung telurnya shg rahim
itu tdk berguna lagi baginya, kmd dia
mendonorkannya kpd wanita lain yg rusak
rahimnya tetapi masih memiliki indung telur yg
bagus (syarat : pendonor tdk takut diamputasi
dan rahim pendonor tlh steril dari sel sperma
atau sel telur lama)
Mendonorkan batang pelir orang hidup
HARAM hukumnya. Alasan : ia
merupakan satu-satunya anggota
badan yg tdk bisa digantikan fungsinya,
shg mendonorkannya tdk akan
membawa maslahat yg lebih dari
keadaan semula.
Mendonorkan sperma pd laki-laki
ataupun sel telur pd wanita, termasuk
donor indung telur adalah HARAM.
Sebab : ovum yg dihasilkan oleh indung
telur setelah pendonoran adalah milik
pendonor bukan yg didonori
p.5
IMPLIKASI IBADAH
TERHADAP KESEHATAN
1. WUDHU
 Niat.
 Membasuh muka.

 Membasuh 2 tangan sampai siku.

 Menyapu sebagian kepala dg air.

 Membasuh dua kaki sampai


kedua mata kaki.
 Menertibkan semua rukun wudhu.
BERKUMUR
 Berkumur-kumur atau
menggosok gigi menjadi
mediasi pertumbuhan
kuman
 Membersihkan rongga mulut
dari penularan penyakit
 Dapat mencegah dari infeksi
gigi dan mulut.
ISTINSYAQ (MENGHIRUP
AIR KE HIDUNG)
 Berfungsi untuk mensucikan
selaput dan lendir hidung yang
tercemar oleh udara kotor dan
kuman.
 Ddapat mencegah kuman
infeksi saluran pernapasan akut
(ISPA)
 Selaput dan lendir hidung
merupakan basis pertahanan
pertama pernapasan.
MEMBASUH MUKA
 Meremajakan sel-sel kulit muka
dan membantu mencegah
munculnya keriput.
 Mencegah kanker kulit. Jenis
kanker ini lebih banyak
disebabkan oleh bahan-bahan
kimia yang setiap hari
menempel dan terserap oleh
kulit.
MEMBASUH TANGAN

 Membersihkan tangan dari


kotoran, berupa debu, bakteri,
dan lainnya yang merusak kulit.
 Secara Rohani, kedua tangan
ini sering berbuat dosa.
 Dapat mencegah bahaya yang
ditimbulkan oleh tangan itu
(Misalnya : mencuri).
MENGUSAP SEBAGIAN
KEPALA
 Agar kepala dan
rambut bersih dari
kotoran,
 Memberi kesegaran
bagi kepala itu sendiri.
Mengusap Kepala …

 Akal menjadikan manusia


dapat membedakan baik
dan buruk.
 Secara rohaniah diharapkan
akal dapat berupaya
memahami urusan akhirat,
bukan hanya berpikir untuk
dunia semata.
MEMBASUH KAKI
 Membersihkan kaki dari
kotoran, berupa debu,
bakteri, dan lainnya yang
merusak kulit.
 Dari sisi maknawinya kaki
diibaratkan alat transportasi
tubuh, ia dapat melangkah
ke tempat yang baik dan
buruk.
Mambasuh Kaki …

 Saatmencuci kaki ketika


berwudhu, kita diingatkan
kembali agar
melangkahkan kaki
ketempat yang baik saja
(Misalnya : Shalat).
AKUPUNKTUR / GERAKAN
WUDHU
 Para pakar syaraf
(neurologists) telah
membuktikan bahwa
dengan air wudhu dapat
mendinginkan ujung-
ujung syaraf jari-jari
tangan dan jari-jari kaki
Akupunktur …

 Berguna untuk
memantapkan
konsentrasi pikiran,
terlebih lagi secara
keseluruhan dengan
ujung-ujung syaraf
seluruh anggota wudhu.
Akupunktur …

 Sistem metabolisme tubuh


manusia terhubung dengan
jutaan syaraf yang ujungnya
tersebar di sepanjang kulit.
 Guyuran air Wudhu dalam
konsep pengobatan modern
adalah hidromassage alias
pijat dengan memanfaatkan air
sebagai media penyembuhan.
Akupunktur …

 Membasuh area wajah : pijatan


air akan memberi efek positif
pada usus, ginjal, dan sistem
saraf maupun reproduksi.
 Di telinga terdapat ratusan titik
biologis yang akan menurunkan
tekanan darah dan mengurangi
sakit.
Akupunktur …

 Membasuh kaki kiri berefek


positif pada kelenjar pituitari,
otak yang mengatur fungsi-
fungsi kelenjar endokrin
(kelenjar yang bertugas
mengatur pengeluaran
hormon dan mengendalikan
pertumbuhan).
Doa stl Wudhu

 Barang siapa berwudhu


dengan menyempurnakan
wudhu’nya, maka keluarlah
dosa-dosanya dari kulitnya
sampai dari kuku jari-
jemarinya”. (HR. Muslim).
Doa …
 Rasulullah bersabda, “Sungguh
ummatku akan diseru pada hari
kiamat dalam keadaan
bercahaya karena bekas
wudhu’nya, (Abu Hurairah
menambahkan) maka siapa
yang mampu melebihkan
panjang sinar pada tubuhnya,
maka lakukanlah. (HR. Bukhari
dan Muslim).
P.6
SHALAT DAN KESEHATAN
 Dari sudut medis, shalat adalah
gudang obat dari berbagai jenis
penyakit.
 Gerakan2 shalat adalah hal
yang paling proporsional bagi
anatomi tubuh manusia.
 Ibadah shalat merupakan
ibadah yang paling tepat untuk
metabolisme dan tekstur tubuh
manusia.
Manfaat Gerakan Dalam
Shalat
1. Takbiratul Ihram
 Adalah : berdiri tegak, mengangkat
kedua tangan sejajar tlinga, lalu
melipatnya di depan perut atau dada
bagian bawah.
 Gerakan ini bermanfaat untuk
melancarkan aliran darah, getah
bening (limfe), dan kekuatan otot
lengan.
Takbiratul Ihram …..

 Posisi jantung di bawah otak


memungkinkan darah
mengalir lancar ke seluruh
tubuh.
 Saat mengangkat kedua
tangan, otot bahu meregang
sehingga aliran darah kaya
oksigen menjadi lancar.
Takbiratul Ihram …..

 Kedua tangan didekapkan di


atas dada dg posisi tangan
kanan menggenggam
pergelangan tangan kiri
 Sikap ini menghindarkan
dari berbagai gangguan
persendian, khususnya pada
tubuh bagian atas.
2. Ruku’

 Ruku’ yang sempurna


ditandai tulang belakang
yang lurus sehingga bila
diletakkan segelas air di atas
punggung tersebut tak akan
tumpah.
 Posisi kepala lurus dengan
tulang belakang.
Ruku’ …..
 Gerakan ini bermanfaat untuk
menjaga kesempurnaan posisi
serta fungsi tulang belakang
(corpus vertebrae) sebagai
penyangga tubuh dan pusat
saraf.
 Posisi jantung sejajar dengan
otak, maka aliran darah
maksimal pada tubuh bagian
tengah.
Ruku’ …..
 Tangan yang bertumpu di
lutut berfungsi untuk
merelaksasikan otot-otot
bahu hingga ke bawah.
 Selain itu, rukuk adalah
sarana latihan bagi kemih
sehingga gangguan prostate
dapat dicegah.
3. I’tidal

 Adalah bangun dari ruku’,


tubuh kembali tegak setelah
mengangkat kedua tangan
setinggi telinga.
 I’tidal merupakan variasi dari
postur setelah ruku’ dan
sebelum sujud.
I’tidal …..
 Gerakan ini bermanfaat sebagai
latihan yang baik bagi organ-
organ pencernaan.
 Pada saat I’tidal dilakukan,
organ-organ pencernaan di
dalam perut mengalami
pemijatan dan pelonggaran
secara bergantian. Ini memberi
efek melancarkan pencernaan.
4. Sujud

 Adalah gerakan menungging


dengan meletakkan kedua
tangan, lutut, ujung kaki, dan
dahi pada lantai.
 Posisi sujud berguna untuk
memompa getah bening ke
bagian leher dan ketiak.
Sujud …..
 Posis jantung di atas otak
menyebabkan daerah kaya
oksigen bisa mengalir maksimal
ke otak. Aliran ini berpengaruh
pada daya pikir seseorang.
 Oleh karena itu, sebaiknya
lakukan sujud dengan
tuma’ninah, tidak tergesa-gesa
agar darah mencukupi
kapasitasnya di otak.
Sujud …..
 Sujud memiliki falsafah
bahwa manusia
menundukkan diri
serendah-rendahnya,
bahkan lebih rendah dari
pantatnya sendiri.
Sujud …..

 Dari sudut pandang ilmu


psikoneuroimunologi (ilmu
mengenai kekebalan tubuh
dari sudut pandang
psikologis), gerakan ini
mengantarkan manusia
pada derajat setinggi-
tingginya.
Sujud …..

 Dengan melakukan gerakan


sujud secara rutin, pembuluh
darah di otak terlatih untuk
menerima banyak pasokan
oksigen.
 Pada saat sujud, posisi jantung
berada di atas kepala yang
memungkinkan darah mengalir
maksimal ke otak.
Sujud ….

 Sujud yang tuma’ninah dan


kontinu dapat memicu
peningkatan kecerdasan
seseorang.
 Setiap inci otak manusia
memerlukan darah yang
cukup untuk berfungsi
secara normal.
Sujud …..
 gerakan sujud dalam
shalat sekilas mirip
gerakan yoga ataupun
peregangan (stretching).
Intinya, berguna untuk
melenturkan tubuh dan
melancarkan peredaran
darah.
5. Duduk Di antara Sujud
 Duduk setelah sujud terdiri dari
dua macam yaitu IFTIROSY
(tahiyat awal) dan TAWARRU’
(tahiyat akhir).
 Perbedaan terletak pada posisi
telapak kaki. Pada saat iftirosy,
tubuh bertumpu pada pangkal
paha yang terhubung dengan
saraf nervus Ischiadius.
Duduk Di antara Sujud …..
 Posisi ini mampu
menghindarkan nyeri pada
pangkal paha yang sering
menyebabkan penderitanya tak
mampu berjalan.
 Duduk tawarru’ sangat baik
bagi pria sebab tumit menekan
aliran kandung kemih (uretra),
kelenjar kelamin pria (prostate)
dan saluran vas deferens.
Duduk Di antara Sujud …..
 Jika dilakukan dengan
benar, posisi seperti ini
mampu mencegah
impotensi.
 Variasi posisi telapak kaki
pada iftirosy dan tawarru’
menyebabkan seluruh otot
tungkai turut meregang dan
kemudian relaks kembali.
Duduk Di antara Sujud …..

 Gerak dan tekanan


harmonis inilah yang
menjaga kelenturan
dan kekuatan organ-
organ gerak kita.
6. Salam
 Gerakan memutar kepala ke
kanan dan ke kiri secara
maksimal.
 Salam bermanfaat untuk
merelaksasikan otot sekitar
leher dan kepala
menyempurnakan aliran darah
di kepala sehingga mencegah
sakit kepala serta menjaga
kekencangan kulit wajah.
 Pada dasarnya, seluruh
gerakan shalat bertujuan
meremajakan tubuh. Jika
tubuh lentur, kerusakan sel
dan kulit sedikit terjadi.
Apalagi jika dilakukan
secara rutin, maka sel-sel
yang rusak dapat segera
tergantikan. Regenerasi pun
berlangsung dengan lancar
shg tubuh senantiasa bugar.
p.6
MANFAAT PUASA BAGI
KESEHATAN
 20 Keajaiban Puasa :
1. Bermanfaat bagi kesehatan
jantung dan pembuluh darah.
2. Keadaan psikologis yang
tenang, teduh dan tidak dipenuhi
rasa amarah saat puasa ternyata
dapat menurunkan adrenalin
3. Terjadi perubahan dan konversi
yang massif dalam asam amino
yang terakumulasi dari makanan
20 Keajaiban …

4. Menurunkan kadar gula darah,


kolesterol dan mengendalikan
tekanan darah
5. Membersihkan usus-usus,
memperbaiki kerja pencernaan,
membersihkan tubuh dari sisa-
sisa dan endapan makanan,
mengurangi kegemukan dan
kelebihan lemak di perut.
20 Keajaiban …
6. Mematahkan nafsu
7. Meningkatkan konsentrasi urin
dalam ginjal serta
meningkatkan kekuatan
osmosis urin
8. Meningkatkan sistem
kekebalan tubuh
9. Menjauhkan seragan penyakit
jantung dan pembuluh darah.
20 Keajaiban …
10. Membersihkan sel lemak
yang menggumpal di
dalam hati
11. Pengeluaran hormon
sistem pencernaan dan
insulin dalam jumlah besar
merupakan salah satu
rahasia hidup jangka
panjang
20 Keajaiban …
12. Puasa bermanfaat dalam
pembentukan sperma
melalui perubahan hormon
hipotalamus, pituitari
testicular dan pengaruh ke
dua testis
13. Membaiknya penderita
radang persendian (encok)
atau rematoid arthritis.
20 Keajaiban …

14. Penurunan nafsu seksual


tetapi tidak menganggu
jaringan kesuburan
15. Mengurangi resiko
kompilkasi kegemukan,
melindungi tubuh dari batu
ginjal, meredam gejolak
seksual kalangan muda
20 Keajaiban …
16. Pikiran kita yang melambat
ketika lapar, ternyata menjadi
lebih tajam. secara instingtif
17. Mempersempit jalan aliran
darah yang merupakan jalan
setan pada diri anak adam.
18. Sebagai pembersih dan
penyehat otak.
20 Keajaiban …

19. Pengaturan dan pembatasan


asupan kalori akan
meningkatkan kinerja otak.
20. Diet yang tepat seperti
berpuasa, secara signifikan
bisa melindungi otak dari
penyakit de-generatif seperti
alzheimer atau parkinson
HAJI DAN KESEHATAN
 Lima step menjadi haji mabrur
 Niatyang ikhlas
 Bekal yang halal

 Menguasai hukum manasik


(syarat)
 Melaksanakan step by step
proses haji sesuai dengan sunnah
Rasulullah
 Dibuktikan dalam kehidupan
seterusnya
MAKNA SIMBOL DAN
FILOSOFI
 IHROM
 Diingatkan dari mana kita
berasal
 Tidak terikat oleh apapun
kecuali Allah
 Tidak boleh lekat di
tubuhnya dengan simbol
kesombongan
IHROM …
 Tidak boleh punya kesibukan
kecuali untuk mencari
perhatian dari Allah
 Di hadapan Allah semua
manusia sama kecuali
ketaqwaannya
 Seorang haji harus
meninggalkan perbedaan,
keangkuhan dan status sosial
THAWAF
 Dynamic
 Motion / Gerakan

 Always moving and


progressing
 Rule of law

 Regulation / estafet

 Discipline
WUKUF DI ARAFAH

 Berdiam diri untuk


mengenali diri & Tuhan.
 Terhenti sejenak dari
urusan duniawi
 Kenanglah dirimu,
doakan yang lain
 Yoga
LEMPAR JUMRAH
 Gaya melempar seperti tolak
peluru
 Harus tujuh/diulang 4 hari
sbb setan sering
menggodanya
 simbol dari usaha tidak
putus-putus
 hidup itu perjuangan, tidak
selalu mulus
TAHALUL

 Seorang haji hanya


melakukan hal-hal
yang diperbolehkan
oleh Allah dan
RasulNya
 Personal Higiene
p.7
SEKIAN TERIMA KASIH