Anda di halaman 1dari 26

DIAGNOSIS ASUHAN

KEPERAWATAN KELUARGA

BY :
ABD. LATIF

10/10/19 03:26 PM 1
CAPAIAN PEMBELAJARAN
(TUJUAN)
• Mahasiswa dapat menjelaskan konsep
asuhan keperawatan keluarga.

10/10/19 03:26 PM 2
BAHAN KAJIAN
(MATERI AJAR)
• Diagnosa asuhan keperawatan keluarga.

10/10/19 03:26 PM 3
DIAGNOSIS KEPERAWATAN
• Pada tahap ini ada beberapa kegiatan yang
perlu dilakukan perawat sbb :

I. PENGELOMPOKAN DATA
- Kegiatan ini tidak berbeda dengan analisis dan
sintesis pada Askep klinik.
- Perawat mengelompokkan data hasil
pengkajian dalam data subjektif dan data
objektif setiap kelompok diagnosis
keperawatan.
10/10/19 03:26 PM 4
II. PERUMUSAN DIAGNOSIS
KEPERAWATAN

• Perumusan diagnosis keperawatan dapat


diarahkan kepada sasaran individu dan
atau keluarga
• Komponen diagnosis keperawatan
meliputi : masalah (problem), penyebab
(etiologi), dan atau tanda (sign).

10/10/19 03:26 PM 5
PERUMUSANNYA MENGGUNAKAN
ATURAN YANG TELAH DISEPAKATI :
1. MASALAH (Problem,P) = suatu
pernyataan tidak terpenuhinya KDM
yang dialami oleh keluarga atau
anggota (individu) keluarga.
2. PENYEBAB (Etiologi, E) = suatu
pernyataan yang dapat menyebabkan
masalah dengan mengacu kepada lima
tugas keluarga bidang kesehatan.

10/10/19 03:26 PM 6
3. TANDA (Sign, S) = sekumpulan data
subjektif dan objektif yang diperoleh
perawat dari keluarga secara langsung
atau tidak yang mendukung masalah dan
penyebab.

10/10/19 03:26 PM 7
TIPOLOGI DIAGNOSIS KEPERAWATAN
KELUARGA DIBEDAKAN MENJADI TIGA
KELOMPOK :
1. DIAGNOSIS AKTUAL = masalah
keperawatan yang sedang dialami oleh
keluarga dan memerlukan bantuan dari
perawat dengan cepat.
2. DIAGNOSIS RISIKO/RISIKO TINGGI =
masalah keperawatan yang belum terjadi,
tetapi tanda untuk menjadi masalah
keperawatan aktual dapat terjadi dengan
cepat apabila tidak segera mendapat bantuan
perawat.

10/10/19 03:26 PM 8
3. DIAGNOSIS POTENSIAL = suatu
keadaan sejahtera dari keluarga ketika
keluarga telah mampu memenuhi
kebutuhan kesehatannya dan mempunyai
sumber penunjang kesehatan yang
memungkinkan dapat ditingkatkan.

10/10/19 03:26 PM 9
CONTOH PERUMUSAN DIAGNOSIS
KEPERAWATAN :
CONTOH :
1. Ggn pemenuhan kebutuhan istirahat tidur pada
ibu B keluarga bpk Am y.b.d ketidakmampuan
keluarga memodifikasi lingkungan yang
nyaman untuk istirahat dan tidur
2.Perubahan peran menjadi orang tua tunggal
pada bpk P y.b.d ketidakmampuan keluarga
mengenal masalah peran orang tua tunggal
setelah isterinya meninggal.

10/10/19 03:26 PM 10
3. Ggn pemenuhan kebutuhan aktivitas
gerak pada anak Des keluarga bpk Rm
y.b.d ketidakmampuan keluarga
memodifikasi (menata) lingkungan yang
aman untuk latihan berjalan bagi anak
Des.

10/10/19 03:26 PM 11
RISIKO/RISIKO TINGGI
1. Risiko terjadinya serangan ulang yang
berbahaya pada lansia ER keluarga bpk Li
y.b.d ketidakmampuan keluarga
memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan
(puskesmas) yang dekat dengan tempat
tinggal keluarga
2. Risiko tinggi ggn perkembangan balita Yi klg
bpk Na y.b.d ketidakmampuan keluarga
melakukan stimulasi pada balita
3. Risiko tinggi konflik antar orang tua dan anak
remaja keluarga bpk Kar y.b.d
ketidakmampuan keluarga mengenal masalah
komunikasi yang tepat bagi anak remajanya.

10/10/19 03:26 PM 12
POTENSIAL
1. Potensial peningkatan kesejahteraan
ibu Ju yang sedang hamil keluarga bpk
Man
2. Potensial peningkatan status kesehatan
balita keluarga bpk Min
3. Potensial tumbuh kembang yang
optimal bagi anak An keluarga bpk Mun

10/10/19 03:26 PM 13
Masalah keperawatan sampai saat ini masih
menggunakan daftar masalah keperawatan yang dibuat
oleh Asosiasi Perawat Amerika (NANDA), sbb:
• Gangguan proses keluarga
• Gangguan pemeliharaan kesehatan
• Perubahan kebutuhan nutrisi : kurang atau lebih dari
kebutuhan tubuh
• Gangguan peran menjadi orang tua
• Gangguan pola eliminasi
• Kondisi sanitasi yang tidak memenuhi syarat kesehatan
• Gangguan penampilan peran
• Gangguan pola seksual
• Ketidakmampuan antisipasi duka berkepanjangan
• Konflik pengambilan keputusan
10/10/19 03:26 PM 14
• Adaptasi kedukaan yang tidak fungsional
• Potensial berkembangnya koping keluarga
• Koping keluarga tidak efektif
• Gangguan manajemen pemeliharaan rumah
• Hambatan interaksi sosial
• Defisit pengetahuan tentang……..
• Tidak diizinkannya…(contoh: anak remaja keluar rumah)…..
• Konflik peran keluarga
• Risiko perubahan peran orang tua
• Risiko terjadi trauma
• Risiko tinggi perilaku kekerasan
• Ketidakberdayaan
• Terjadinya isolasi sosial
• Dan masih banyak lagi…..!!!!

10/10/19 03:26 PM 15
III. PENILAIAN (SKORING)DIAGNOSIS KEPERAWATAN

• Skoring dilakukan bila


perawat merumuskan
diagnosis keperawatan
lebih dari satu.
• Proses skoring
menggunakan skala
yang telah dirumuskan
oleh Bailon & Maglaya
(1978)
• Proses skoringnya
dilakukan untuk setiap
diagnosis keperawatan :

10/10/19 03:26 PM 16
1. Tentukan skornya sesuai dengan kriteria yang
dibuat perawat
2. Selanjutnya skor dibagi dengan skor tertinggi
dan dikalikan dengan bobot.
skor yang diperoleh
X bobot
skor tertinggi
3. Jumlah skor untuk semua kriteria (skor
maksimum sama dengan jumlah bobot, yaitu
5).

10/10/19 03:26 PM 17
SKORING DIAGNOSIS KEPERAWATAN MENURUT
BAILON & MAGLAYA (1978)
NO KRITERIA SKOR BOBOT
1. SIFAT MASALAH 1
SKALA : Tidak/kurang sehat 3
Ancaman kesehatan 2
Keadaan sejahtera 1
2. KEMUNGKINAN MASALAH DAPAT DIUBAH 2
SKALA : Mudah 2
Sebagian 1
Tidak dapat 0
3. POTENSIAL MASALAH UNTUK DI CEGAH 1
SKALA : Tinggi 3
Cukup 2
Rendah 1
4. MENONJOLNYA MASALAH 1
SKALA : Masalah berat, harus segera ditangani 2
Ada masalah, tetapi tdk perlu ditangani 1
Masalah tidak dirasakan 0
10/10/19 03:26 PM 18
PENENTUAN PRIORITAS SESUAI
DENGAN KRITERIA SKALA :
1. Untuk kriteria
pertama, prioritas
utama diberikan
pada tidak atau
kurang sehat
karena perlu
tindakan segera
dan biasanya
disadari oleh
keluarga.
10/10/19 03:26 PM 19
2. Untuk kriteria kedua perlu
diperhatikan :
- Pengetahuan yang ada
sekarang, teknologi, dan
tindakan untuk menangani
masalah
- Sumber daya keluarga :
fisik, keuangan, tenaga
- Sumber daya perawat :
pengetahuan, keterampilan,
waktu
- Sumber daya lingkungan :
fasilitas, organisasi, dan
dukungan

10/10/19 03:26 PM 20
3. Untuk kriteria ketiga
perlu diperhatikan :
- Kepelikan dari masalah
y.b.d penyakit atau
masalah
- Lamanya masalah y.b.d
jangka waktu
- Tindakan yang sedang
dijalankan atau yang
tepat untuk
memperbaiki masalah
- Adanya kelompok yang
berisiko untuk dicegah
agar tidak aktual dan
menjadi parah

10/10/19 03:26 PM 21
4. Untuk kriteria
keempat, perawat
perlu menilai
persepsi atau
bagaimana keluarga
menilai masalah
keperawatan tersebut

10/10/19 03:26 PM 22
PENYUSUNAN PRIORITAS

• Prioritas didasarkan
pada diagnosis
keperawatan yang
mempunyai skor tertinggi
dan disusun berurutan
sampai yang mempunyai
skor terendah.
• Namun perawat perlu
mempertimbangkan juga
persepsi keluarga
terhadap masalah
keperawatan mana yang
perlu diatasi segera.
10/10/19 03:26 PM 23
CONTOH : DIAGNOSA KEPERAWATAN

• Risiko terjatuh
(terpeleset) pada
lansia yang tinggal di
keluarga bpk An y.b.d
ketidakmampuan
keluarga
menyediakan
lingkungan yang
aman bagi lansia

10/10/19 03:26 PM 24
Langkah selanjutnya, melakukan pemberian skor. Penilaian dilakukan
pada semua diagnosis keperawatan
N Kriteria Skor Pembenaran
o
1. Sifat masalah Bila keadaan tersebut tidak segera
diatasi akan membahayakan lansia
Skala: Ancaman kesehatan ⅔×1= yang tinggal bersama keluarga, karena
⅔ lansia setiap hari dirumah tanpa
pengawasan

2. Kemungkinan masalah dapat Penyediaan sarana yang murah dan


diubah mudah didapat oleh keluarga (misal,
²⁄2 × 2 = 2 sandal karet)
Skala: Mudah
3. Potensial masalah untuk Keluarga mempunyai kesibukan yg
dicegah cukup tinggi, tetapi merawat ortu yg
⅔×1= telah lansia merupakan penghormatan
Skala: Cukup ⅔ dan pengabdian anak yg perlu
dilakukan

4. Menonjolnya masalah Keluarga merasa keadaan tersebut


telah berlangsung lama dan tidak
Skala: Masalah tidak dirasakan ⁄2 × 1 = 0
0
pernah ada kejadian yang
mengakibatkan lansia mengalami
suatu cidera (terjatuh) di rumah akibat
lantai yang licin
10/10/19 03:26 PM 25
Total Skor 3 ⁄3
1
SEKIAN
TERIMA KASIH
ATAS PERHATIANNYA

10/10/19 03:26 PM 26