Anda di halaman 1dari 7

FAKULTAS KEPERAWATAN

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


PROGRAM SARJANA
INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA DELITUA
A. PENGERTIAN DBD

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut


yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis
yang mirip dengan malaria terutama di musim hujan yang
lembap. Penyebarannya virus dengue setelah nyamuk Aedes
Aegypti menghisap darah orang yang telah terinfeksi virus
tersebut. Sesudah masa inkubasi virus di dalam nyamuk selama
8-10 hari, nyamuk yang terinfeksi dapat mentransmisikan virus
dengue tersebut ke manusia sehat yang digigitnya.
Seseorang bisa terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) apabila digigit oleh
nyamuk (terutama) Aedes Aegypti yang mengandung Virus Dengue.
Nyamuk Aedes Aegypti betina melatakkan telurnya dibeberapa sarang
selama satu siklus gonotropik biasanya selesai dalam 48 jam dilingkungan
yang hangat dan lembab. Pada kondisi optimum waktu yang dibutuhkan
mulai dari penetasan sampai kemunculan nyamuk dewasa akan berlangsung
sekitar waktu 7 hari.
Nyamuk dewasa akan kawin dan betina yang sudah dibuahi akan menghisap
darah dalam 24-36 jam. Darah merupakan sumber protein yang esensial
untuk mematangkan telur.
1. Demam tinggi mendadak (380 C -
400 C), disertai nyeri kepala,
2. Ada tanda ruam atau bintaik merah
di kulit
3. Perdarahan pada jaringan lunak
(hidung, mulut, atau gusi).
4. Muntah yang terus menerus,
kadang disertai dengan darah.
5. Kotoran feses yang berwarna
kehitaman, akibat terjadinya
pendarahan di organ dalam.
6. Rasa haus yang berlebihan.
7. Kulit yang pucat & dingin.
8. Penurunan kesadaran &
mengantuk.
Pertolongan Pertama pada
Penderita DBD
• Memberikan minum sebanyak mungkin.
• Kompres agar panasnya turun.
• Memberikan obat penurun panas.
• Jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke rumah
sakit atau puskesmas.
• Jika tidak bisa minum atau muntah terus menerus, kondisi bertambah parah,
kesadaran menurun atau hilang maka harus dirawat di rumah sakit.
PENCEGAHAN DBD

1) Pemberantasan Sarang
Nyamuk dengan cara 3M;
Menguras, Menutup,
Mengubur .
2) Fogging atau pengasapan.
3) Abatisasi.
4) Sistem kewaspadaan dini.
5) Insektisida untuk kelambu
dan korden.