Anda di halaman 1dari 72

DI KABUPATEN

KUPANG

25 – 26 APRIL 2017
DASAR :

PEDOMAN PERENCANAAN
TK. PUSKESMAS
BUKU SERI 1
PEDOMAN MANAJEMEN PUSKESMAS

DITJEN BINKESMAS
DEPKES RI 2006
 Panduan Fasilitasi Penyusunan Renja
Terpadu Bidang Kesehatan Responsif
Gender
Upaya Kesehatan

Upaya Kesehatan Wajib

Upaya Kesehatan Pengembangan

Upaya Kesehatan Penunjang


Upaya Kesehatan Wajib

Promosi Kesehatan

Kesehatan Lingkungan

KIA & KB

Perbaikan Gizi Masyarakat

Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular

Pengobatan
Upaya Kesehatan Pengembangan

Ditetapkan bersama Dinkes + DPRD +


Badan Penyantun Pusk / Konsil Kesh. Kec.

Bila Pusk. Belum mampu melaks. tetapi


Menjadi kebutuhan masy.
Dinkes Kab wajib menyelenggarakan

Contoh :
UKS, Ush. Kesh. Olah Raga,
UKK, UKG & M, Ush. Kesh. Jiwa,
UKM, Kesh. Usila,
Pembinaan Pengobatan Tradisional,
Perawatan Kesehatan Masy, dll.
Serta : Upaya Inovatif lainnya.
Upaya Kesehatan Penunjang

1. Upaya Lab. (medis & Kesh. Masy.)


2. Upaya Pencatatan – Pelaporan

Penunjang
Perencanaan Tk. Puskesmas

1. Mengatasi masalah kesehatan yg ada di wilayah kerjanya.


2. Disusun utk kebutuhan 1 th agar Puskesmas mampu
melaksanakannya sec. efisien, efektif dan dapat
dipertanggung jawabkan.

Tujuan Perencanaan Tk. Puskesmas

Umum :
Meningkatkan kemampuan manajemen di Puskesmas
dlm menyusun perenc. Keg. Tahunan berdasarkan fungsi
& azas penyelenggaraan.
Tujuan Perencanaan Tk. Puskesmas

Khusus :
〉 Tersusunnya RUK Puskesmas untuk Tahun
berikutnya dalam upaya mengatasi masalah
atau sebagai masalah kesehatan
masyarakat.

〉 Tersusunnya Rencana Pelaksanaan


Kegiatan (RPK) setelah diterimanya Alokasi
Sumber Daya utk kegiatan tahun berjalan dr
berbagai sumber.
Manfaat Perencanaan

1. Memberikan petunjuk utk penyelenggaraan


upaya kesehatan secara efektif & efisien
utk mencapai tujuan yg telah ditetapkan.
2. Memudahkan pengawasan & pertanggung
jawaban.
3. Mempertimbangkan hambatan, dukungan
dan potensi yg ada.
PERAN PROVINSI DALAM PENYUSUNAN RUK
SESUAI VISI RENSTRA DINAS KESEHATAN
PROV.
〉 MENGINGATKAN KEMBALI PUSKESMAS DAN
KABUPATEN DALAM MENYUSUN PERENCANAAN
DAN PENGANGGARAN TERPADU SECARA BAIK
DAN BENAR

〉 MENYUSUN PEDOMAN PENYUSUNAN


PERENCANAAN KERJA TERPADU BIDANG
KESEHATAN RESPONSIF GENDER

〉 PELATIHAN FASILITATOR PERENCANAAN


PENGANGGARAN TERPADU TK PROVINSI DAN
KAB/KOTA DI DAERAH.
Kegiatan di Kab/Kota
1. Pertemuan /Workshop di Dinas Kesehatan
2. Fasilitasi Penyusunan RUK oleh Tim Dinkes
3. Penyusunan Ruk Puskesmas
4. Pertemuan perumusan fokus kegiatan di Dinkes
5. Rakorkesda I utk perencanaan
6. Penyempurnaan draft Renja Terpadu Dinkes
7. Mengikuti forum SKPD di masing2 Kab/Kota
8. Mengikuti musrenbang di masing2 kab/Kota
9. Finalisasi Dokumen Renja Terpadu Dinkes
10.Pembahasan anggaran di masing2 Kab/Kota
11.Rakorkesda II (sinkronisasi penganggaran terpadu
12.Finalisasi dokumen anggaran
2. Fasilitasi Penyusunan RUK oleh Tim DiNkes Kab/Kota
a. Tujuan kegiatan:
 Memberikan garis besar/arah kebijakan pembangunan kesehatan di
Kabupaten/Kota sebagai dasar Puskesmas menyusun RUK.
 Membimbing Puskesmas menyusun RUK Puskesmas.
b. Peserta:
Semua staf Puskesmas dan jaringannya.
c. Pelaksana:
Tim Dinas Kesehatan yang terdiri dari berbagai unit dibawah koordinasi unit
yang menangani perencanaan.
d. Waktu:
Pelaksanaan fasilitasi satu hari efektif per Puskesmas.
e. Lokasi:
Di masing-masing Puskesmas
f. Biaya:
DAU dan sumber lainnya.
g. Mekanisme.
 Jumlah tim yang dibentuk agar disesuaikan dengan jumlah Puskesmas
agar fasilitasi/kunjungan ke semua Puskesmas selesai dilaksanakan
maksimal dalam satu minggu.
 Pelaksanaan fasilitasi dilakukan dalam forum minilokakarya
Puskesmas.
h. Output:
Draft Dokumen Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Puskesmas tahun berikutnya.13
FASILITASI PENYUSUNAN RUK
OLEH TIM DINKES
Mekanisme operasional penyusunan RUK
puskesmas
- Pembinaan/fasilitasi oleh Dikes Kab/Kota
- Info kebijakan dari pusat, provinsi, kab/kota

Penyusunan RUK
Dilaksanakan dalam forum minilokakarya awal tahun
Pengumpulan Pengisian format A: Pengisian format B:
data dgn identifikasi masalah -urutkan masalah yg ada
Format 1 – upaya kesehatan di -tentukan penyebab utama
Format 12 puskesmas -susun kegiatan yang sesuai
(pedoman PTP
data umum dan
data khusus) Analisa dan identifikasi masalah dapat menggunakan metode
yang ada
(tergantung puskesmas)

Pengisian format C (RUK Puskesmas) yang memuat usulan


-upaya kesehatan wajib
-upaya kesehatan pengembangan (sesuai kebutuhan)
SESI 1. PRESENTASI KEBIJAKAN
1
Arah Prioritas Nasional Kesehatan 2018 7

Penguatan Kebijakan Nasional pada RPJMN 2015-2019

RKP 2018 merupakan 1 tahun sebelum akhir RPJMN: Perlu percepatan upaya
pencapaian target dan pemenuhan Nawacita Presiden

− Penurunan AKI dan AKB

− Pencapaian target JKN pada 40% penduduk berpendapatan terbawah

− Eliminasi penyakit tropis yang terabaikan (neglected tropical diseases)

− Pencegahan dan pengendalian penyakit menular

− Penurunan faktor risiko penyakit tidak menular

− Lainnya (penguatan sistem kesehatan: sarpras, obat, tenaga kesehatan)

〉 Sebagian prioritas pada tahun 2016 dan 2017 perlu dilanjutkan pada tahun 2018
PERUBAHAN BEBAN PENYAKIT
• Tahun 1990: penyakit menular (ISPA, TB, Diare, dll) menjadi penyebab
kematian dan kesakitan terbesar
• Sejak Tahun 2010: PTM menjadi penyebab terbesar kematian dan
kecacatan (stroke, kecelakaan, jantung, kanker, diabetes)
• Tanpa upaya kuat, tren peningkatan PTM ke depan masih terjadi
Peringk Tahun 1990 Tahun 2010 Tahun 2015
at
1 ISPA 1 Stroke 1 Stroke
2 Tuberkulosis 2 Tuberkulosis 2 Kecelakaan Lalin
3 Diare 3 Kecelakaan 3 Jantung Iskemik
Lalin
4 Stroke 4 Diare 4 Kanker
5 Kecelakaan 5 Jantung 5 Diabetes Melitus
Lalin Iskemik
6 Komplikasi 6 Diabetes 6 Tuberkulosis
Kelahiran Melitus
7 Anemia Gizi 7 Low Back Pain 7 ISPA
Besi
8 Malaria 9 ISPA 8 Depresi
13 Jantung 12 Komplikasi 9 Asfiksia dan
Iskemik Kelahiran Trauma Kelahiran
16 data:Diabetes
Sumber 26dan Malaria
Global burden of diseases (2010) Health Sector Review (2014) 1 Penyakit Paru
Melitus 0 Obstruksi Kronis
PROGRAM INDONESIA SEHAT
RENSTRA
2015-2019

Pilar 1. Pilar 2. Pilar 3. JKN


Paradigma Penguatan
Sehat Yankes
• Peningkatan • Benefit
• Promotif – preventif
sebagai landasan
Akses terutama • Sistem
pembangunan pd FKTP pembiayaan:
kesehatan • Optimalisasi asuransi –
• Pemberdayaan Sistem Rujukan
masyarakat melalui
azas gotong
pendekatan keluarga
•Penerapan
Peningkatan royong
pendekatan
Mutu • Kendali Mutu
• Keterlibatan lintas Penerapan
continuum of care
sektor pendekatan & Kendali
• Gerakan Masyarakat
Sehat
continuum of care
Intervensi berbasis Biaya
resiko kesehatan
Intervensi berbasis • Sasaran: PBI
(health risk)
resiko kesehatan Tanda kepesertaan
& Non PBI
(health risk) KIS

D
T
PENDEKATAN KELUARGA P
KELUARGA SEHAT K

19
1. Pendekatan keluarga bukan program,
PARADIGMA tetapi cara untuk meningkatkan
efektifitas kegiatan promotif dan
SEHAT
preventif dengan mengintegrasian
program dan kunjungan ke rumah.
2. Dengan mengintegrasikan proses
pelaksanaan program kesehatan lebih
murah dan mudah dilaksanakan.
Tenaga kesehatan di Puskesmas harus
tahu banyak program.
3. Dengan Kunjungan ke rumah
Gerakan
Pendekat Masyarakat
cakupannya menjadi total coverage
menggunakan active case finding
an Hidup
Permasalahan yang ada di keluarga
Sehat 4.
Keluarga (GERMAS) diatasi secara tuntas

Program Kesehatan Lintas sektor


SASARAN PEMBANGUNAN KESEHATAN 2015-2019
No Indikator Baseline 2015 2016 2017 2018 2019
1 Meningkatnya Status Kesehatan Ibu, Anak dan Gizi Masyarakat
a. Menurunnya Angka kematian ibu (AKI)*, diukur 305
dengan proksi: 346
(SUPAS, n.a. n.a. n.a. 306
(SP, 2010)
2015)
• Persalinan di fasilitas kesehatan (persen) 70,4
75 77 81,0 87 85
(2013)
• Kunjungan Antenatal (K4) (persen) 70,4
72 74 85,0 86 80
(2013)
b. Menurunnya Angka kematian bayi (AKB)*,
32 (2012) n.a. n.a. n.a. n.a. 24
diukur dengan proksi:
• Kunjungan Neonatal Pertama (KN1) (persen) 71,3
75 78 81 85 90
(2013)
c. Prevalensi stunting (pendek dan sangat
32,9
pendek) pada anak baduta (bawah dua tahun) 31,3 30,5 29,6 28,8 28
(2013)
(persen)
d. Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) 2,6 (2012) 2,37 2,36 2,33 2,31 2,28
e. Angka pemakaian kontrasepsi (CPR) 61,9%
65,2 65,4 65,6 65,8 66,0
(2012)
2 Menurunnya Penyakit Menular dan Tidak Menular
a. Prevalensi HIV (persen) 0,46
<0,5 <0,5 <0,5 <0,5 <0,5
(2014)
b. Prevalensi Tuberkulosis per 100.000 penduduk 297
280 271 262 254 245
(2013)
c. Prevalensi merokok pada usia ≤ 18 tahun
7,2 (2013) 6,9 6,4 5,9 5,6 5,4
(persen) 21

d. Prevalensi tekanan darah tinggi (persen) 25,8


25,0 24,6 24,2 23,8 23,4
(2013)
e. Prevalensi obesitas pada penduduk usia 18+ 15,4
15,4 15,4 15,4 15,4 15,4
tahun (persen) (2013)
SASARAN PEMBANGUNAN KESEHATAN
2015-2019

N Baseli 201
Indikator 2015 2016 2017 2018
o ne 9
3 Meningkatnya Perlindungan Finansial
a. Penduduk yang menjadi 51,8
Min.
peserta BPJS-Kesehatan (Okt, 60 68 77 85
95
(persen) 2014)
4 Meningkatnya Pemerataan dan Mutu Pelayanan Kesehatan dan
Sumber Daya Kesehatan
a. Jumlah Kab/Kota yang
memiliki minimal 1 RSUD yang 10
94 190 287 294 481
tersertifikasi akreditasi (2014)
nasional
b. Persentase kabupaten/kota
yang mencapai 80 persen 71,2
75 80 85 92,5 95
imunisasi dasar lengkap pada (2013)
bayi
c. Jumlah puskesmas yang
1.015 4.20 5.60
minimal memiliki 5 jenis 1.200 2.000 3.000
(2013) 0 0
tenaga kesehatan
d. Persentase puskesmas
dengan ketersediaan obat dan 75,5* 77* 80* 85 2290 95
vaksin esensial
5 Meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan
PRIORITAS NASIONAL YANG TERKAIT DENGAN KESEHATAN

Prioritas Nasional Program Prioritas


2. Kesehatan •Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak
•Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit
•Preventif dan Promotif (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)
3. Perumahan dan •Air Bersih dan Sanitasi
Pemukiman
4. Pengembangan •Pengembangan 3 Kawasan Pariwisata (dari 10)
Dunia Usaha dan
Pariwisata
7. Penanggulangan • Jaminan dan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Kemiskinan • Pemenuhan Kebutuhan Dasar
• Peningkatan Daya Saing UMKM dan Koperasi
9. Pembangunan • Pembangunan Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal
wilayah • Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (a.l Kebakaran
Hutan)
• Percepatan Pembangunan Papua 23
Prioritas Nasional (PN): Kesehatan
RKP 2017 RKP 2018

Penguatan
Promotif 3
Penguatan
dan Promotif
Preventif dan
“Gerakan Preventif
Masyaraka “Gerakan
t Hidup Masyarakat
Sehat” Hidup
Sehat”

Peningkat
Peningkat
an an Derajat Peningkat
Pelayanan Kesehata an Akses Peningkata
KB dan dan Mutu
Kesehatan n dan Gizi Pelayanan n Derajat
Reproduks Masyarak Kesehatan
Kesehatan
i
at dan Gizi
1 Masyarakat 2
Peningkatan Pencegaha
Percepat Kesehatan
dan
an Pengendalia
Ibu dan Anak Penyakit
Perbaika
n Gizi
Masyara
kat

24
2
Prioritas Nasional Kesehatan 5

Peningkatan Kualitas Pelayanan


Kesehatan Ibu dan Anak
PROGRAM Peningkatan
PRIORITA
Kesehatan Ibu Perbaikan Kualitas Gizi Ibu dan
S Anak
dan Anak
Peningkatan Akses Pelayanan
Kesehatan Ibu dan Anak
Lingkungan Sehat

Konsumsi Pangan Sehat

Peningkatan Pemahaman PRIORITAS


Hidup Sehat KESEHAT NASIONAL

AN
Preventif
PencegahanPencegahan dan
dan Promotif
dan Pengendalian Penyakit
(Gerakan
Pengendalia
Menular
Masyarakat
n Penyakit
Hidup Sehat) Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Tidak
KEGIATAN
Menular
PRIORITAS
Surveilans, Imunisasi,
Sistem Informasi Penyakit
dan Karantina Kesehatan
Program Prioritas: Peningkatan Kesehatan Ibu dan
Anak

PROYEK PRIORITAS NASIONAL


Peningkata 1. Penurunan Kematian Ibu
n kualitas di fasilitas pelayanan
pelayanan kesehatan
kesehatan
ibu dan
anak

Peningkatan
Kesehatan
Ibu dan Anak
PROYEK PRIORITAS
NASIONAL Peningkata
1. Pemenuhan JKN/KIS n akses Perbaika
2. Penyediaan fasilitas pelayanan n kualitas
kesehatan yang kesehatan gizi Ibu
berkualitas ibu dan dan Anak
3. Pemenuhan SDM anak
kesehatan
4. Penyediaan dan
peningkatan mutu PROYEK PRIORITAS
sediaan farmasi dan NASIONAL
alat kesehatan 1. Penurunan Stunting
26
Program Prioritas: Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit

PROYEK PRIORITAS
NASIONAL
1. Pencegahan dan
Pengendalian TB dan
Pencegahan HIV/AIDS
dan 2. Pengendalian Malaria
Pengendalian
Penyakit 3. Pengendalian
Menular Penyakit Tropis
Terabaikan/
Neglected Tropical
Diseases

Pencegahan
dan
Pengendalian
Penyakit
Surveilans, Pencegahan
Imunisasi, dan
Sistem Pengendalia
Informasi
Penyakit dan n Penyakit
Karantina Tidak
Menular
PROYEK PRIORITAS Kesehatan
NASIONAL
1. Peningkatan Cakupan PROYEK PRIORITAS NASIONAL
Imunisasi Dasar Lengkap 1. Pengendalian Faktor Risiko
Penyakit Tidak Menular
27
Program Prioritas: Penguatan Preventif Promotif
“Gerakan Masyarakat Hidup Sehat”

PROYEK PRIORITAS
NASIONAL
1. Peningkatan
Lingkunga Kualitas
n Sehat Lingkungan Hidup
Sehat

Penguatan
Preventif
Promotif
“Gerakan
Masyarakat
Hidup Sehat” Peningkata
Konsumsi n
pemahama
Pangan Sehat n Hidup
PROYEK PRIORITAS Sehat
NASIONAL
1. Peningkatan
Konsumsi Pangan PROYEK PRIORITAS
Sehat NASIONAL 28
1. Kampanye Hidup Sehat
Prioritas Nasional : Perumahan dan
Pemukiman

XXX

Air Bersih
dan
Sanitasi
Pengelolaa
n Air
Bersih da
XXX Sanitasi
LingkungaProyek
Prioritas
n
Nasional :
Peningkatan
Pengawasan Kualitas Air
Bersih dan29 Sanitasi
Lingkungan
Prioritas Nasional : Pengembangan Dunia Usaha dan
Pariwisata

Proyek Prioritas Nasional:


Lingkun Peningkatan Kualitas
gan Lingkungan Hidup Sehat
sehat

Pengembang
an 3 Kawasan
Pariwisata (di
Toba,
Borobudur
dan
Mandalika)
Peningkat
an Akses
Pelayanan
Kesehatan
Proyek Prioritas Nasional:
1. Pnyiapan fasilitas
kesehatan yang berkualitas
2. Penyediaan dan
peningkatan mutu sediaan
farmasi dan alkes

30
“ Pembangunan Wilayah Perbatasan dan
Daerah Tertinggal”

Peningka
tan Proyek Prioritas Nasional:
Akses 1. Penyiapan fasilitas kesehatan
Pelayana yang berkualitas
n 2. Penyediaan dan Peningkatan
Kesehata
n Mutu Sediaan Farmasi dan Alat
Jesehatan
3. Pemenuhan SDM Kesehatan
Pembangun
an Wilayah
Perbatasan
dan Daerah
Tertinggal

XXX XXX

31
Prioritas Nasional : Pembangunan wilayah
“Pencegahan dan Penanggulangan Bencana
(a.l Kebakaran Hutan)”

Pencegahan
dan
Penanggulanga
n Bencana (a.l
Kebakaran
Hutan) Pengura
ngan
resikoProyek Prioritas
krisisNasional:
1.Penanggulangan
kesehata
n Krisis Kesehatan
2.Peningkatan
kemampuan
Provinsi dan
Kab/Kota untuk
melaksanakan
upaya pengurangan
risiko krisis
kesehatan
32
INTEGRASI PELAKSANAAN PROGRAM
MELALUI PENDEKATAN KELUARGA
INDIKATOR SPM
1 Pelayanan antenatal 7 Skrining kesehatan usia > 60 th
2 Pelayanan persalinan 8 Pelayanan kesehatan penderita
hipertensi
3 Pelayanan kesehatan BBL
9 Pelayanan kesehatan penderita
4 Pelayanan kesehatan balita DM
1 Pelayanan kesehatan ODGJ
5 0
Skrining kesehatan pd usia pendidikan
dasar 1 Pelayanan TB sesuai standar.
6 Skrining kesehatan usia 15-59 th 1
1 Pemeriksaan HIV utk org
2 berisiko.

MANAJEME
PLAN OF
SPM N
ACTION
PEMBIAYAA
N
UNTUK UPAYA
KESEHATAN SDM
PENDEKA
TAN
KELUARG SARPRAS DAN
A FARMASI
Juknis
LITBANG
Progra
m
ALUR PIKIR PENDEKATAN KELUARGA
dijabarkan identifikasi
MANAJEMEN
DAN
PEMBIAYAAN

SDM
UPAYA
KESEHATAN SARPRAS DAN
FARMASI

LITBANGKES
Rancangan Program Prioritas: 3
Kesehatan 5

PROGRAM PRIORITAS PENINGKATAN KESEHATAN PROGRAM PRIORITAS PENCEGAHAN DAN


IBU DAN ANAK PENGENDALIAN PENYAKIT
Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan
Prioritas Prioritas Prioritas Prioritas Prioritas Prioritas
Peningkatan Perbaikan Peningkatan Pencegahan Pencegahan Surveilans,
Kualitas Kualitas Gizi Akses dan dan Imunisasi,
Pelayanan Ibu dan Anak Pelayanan Pengendalian Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Ibu Kesehatan Ibu Penyakit Penyakit Tidak Karantina
dan Anak dan Anak Menular Menular Kesehatan

Proyek Proyek Proyek


Prioritas Prioritas Prioritas Proyek Proyek Proyek
Penurunan Penurunan Pemenuhan Prioritas Prioritas Prioritas
Kematian Ibu di Stunting JKN/KIS Pencegahan dan Pengendalian Peningkatan
fasilitas pelayanan Penyediaan Pengendalian TB Faktor Risiko Cakupan
kesehatan fasilitas kesehatan dan HIV/AIDS Penyakit Tidak Imunisasi Dasar
yang berkualitas Menular Lengkap
Pengendalian
Pemenuhan SDM Malaria
kesehatan
Pengendalian
Penyakit Tropis
Penyediaan dan Terabaikan/
peningkatan mutu Neglected
sediaan farmasi Tropical Diseases
dan alat
kesehatan

PROGRAM PRIORITAS PENGUATAN PREVENTIF DAN PROMOTIF “GERAKAN


MASYARAKAT HIDUP SEHAT”
Kegiatan Kegiatan Kegiatan
Prioritas Prioritas Prioritas
Peningkatan Peningkatan Peningkatan
lingkungan pemahaman konsumsi
sehat hidup sehat pangan sehat

Proyek Proyek Proyek


Prioritas Prioritas Prioritas
Peningkatan Kampanye Hidup Peningkatan
Kualitas Sehat Konsumsi Pangan
Lingkungan Hidup Sehat
Sehat
NO Rencana
DAK PENUGASANDAK Penugasan
KEGIATAN
1. Peningkatan kualitas SMK  pembangunan/rehabilitasi ruang praktik siswa
(RPS)/ruang pembelajaran/laboratorium/ruang
penunjang pembelajaran
 peralatan praktik utama/peralatan praktik
produksi/peralatan laboratorium/media
pembelajaran 1. DAK Penugasan
2. Peningkatan sarana dan  Penyediaan alat pendidikan vokasi dan balai terkait dengan
prasarana pendidikan vokasi latihan ketenaga kerjaan penekanan RKP
dan latihan ketenagakerjaan  Pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan 2018
vokasi dan balai latihan ketenagakerjaan  Ditentukan
3. Peningkatan kapasitas  Penyediaan farmasi dan alat kesehatan hingga
infrastruktur kesehatan dasar  Pembangunan dan rehabilitasi berat Puskesmas locus/ruas
 Lebih bersifat
4. Pasar  Pembangunan pasar top-down
 Pembangunan gudang
2. Kegiatan DAK
5. Penyediaan sarana prasarana  Pembangunan sarana dan prasarana air minum lainnya menjadi
air minum dan sanitasi  Pembangunan sarana dan prasarana sanitasi bagian kegiatan
6. Irigasi  Rehabilitasi irigasi sekunder dari DAK
 Rehabilitasi irigasi tersier Reguler/Afirmasi
 Menjaga
7. Jalan  Pembangunan dan peningkatan jalan provinsi
kesinambungan
 Pembangunan dan peningkatan jalan
dengan DAK
Kabupaten/Kota
2017
8. Energi Skala Kecil  Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Skala  Lebih bersifat
Kecil : Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kebutuhan
dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro daerah (bottom
(PLTMH)
up)
(PNS)
RUMAH SAKIT DI NTT TAHUN 2016
JUMLAH DOKTER SPESIALIS
NO KAB/ KOTA NAMA RUMAH SAKIT Sp.OG Sp.A Sp.PD Sp.B Sp.R Sp.PK Sp.An Sp.JP Sp.S Sp.M Sp.THT Sp.KK Sp.KJ SP.RM LAINYA JML KETERANGAN
1 Kota Kupang RSUD. PROF.DR.WZ. 7 7 10 4 2 2 3 2 2 2 1 2 2 1 2 49 PNS
JOHANNES KUPANG
RSUD KOTA 3 1 2 2 - 1 - - - 1 1 1 - 1 - 11 PNS /PTT
RS. BHAYANGKARA - - 1 - - - - - - - 2 - - - - 3 POLISI
RS. WIRASAKTI - - - 1 - - - - - - - - - - - 1 TNI

2 Kab. Kupang RSUD. NAIBONAT - 1 1 - 1 1 - - - - - 1 - - - 5 Residen Sp.PK dan Radiologi


3 Kab. Rote Ndao RSUD. BAA - - - - - 1 - - - 1 - - - - - 2
4 Kab. TTS RSUD. SOE 1 - - - 1 - - - - 1 - - - - 1 4 Residen:Obgyn,Anak,Anst
5 Kab. TTU RSUD. KEFAMENANU 1 - - - - - - - - - - - - 1
Residen Sp.B,Sp.A Kontrak
6 Kab. Belu RSUD. ATAMBUA 2 1 1 - 1 1 - - - - - - - - 6 Daerah
Kerja sama dgn RSUD
7 Kab. Malaka RSPP. BETUN - - - - - - - - - - - - - - - 0 Atambua
8 Kab. Alor RSUD. KALABAHI - - - - - - - - - - - - - - - 0
9 Kab. Sabu Raijua RSUD - - - - - - - - - - - - - - - 0
Kab. Flores Sp.OG 1 PNS, 1 WKS,
10 Timur RSUD. LARANTUKA 2 1 1 1 2 - 1 - - - - - - - - 8 Sp.A,Sp.B, Sp.PD, Sp.An
-
11 Kab. Lembata RSUD. LEWOLEBA - 1 - - - - - - - - - - - 1
12 Kab. Ende RSUD. ENDE 1 2 1 - 1 - - - - - - - - - 5
13 Kab. Sikka RSUD. MAUMERE 1 1 1 1 1 1 - - 1 - - - - - - 7
14 Kab. Manggarai RSUD. RUTENG - - 2 1 - 1 - - - - - - - - - 4
Kab. Manggarai
15 Timur RSUD - - - - - - - - - - - - - - - 0
Kab. Manggarai
16 Barat RSUD - - - - - - - - - - - - - - - 0
17 Kab. Ngada RSUD BAJAWA - - - - - - 1 - - - - - - - - 1
18 Kab. Nagekeo RSUD - - - - - - - - - - - - - 0
Kab. Sumba Residen: SpOG,SpB (1),
19 Timur RSUD. WAINGAPU 1 - - 2 - - - - - - - - - - - 3 Wk.Bp
Kab. Sumba
20 Tengah RSUD - - - - - - - - - - - - - - - 0
P3K:SpA.SpPD,SpB.SpAn
21 Kab. S.Barat RSUD. WAIKABUBAK - 1 1 1 - - 1 - - - - - - - - 4
RS.KARITAS
22 Kab. SBD WETABULA - - - - - - - - - - - - - - - 0
Sumber : Bidang PSDMK
18 14Dinkes
21 NTT
16 2014
7 9 7 2 3 5 4 4 2 2 3 115
TOTAL
PERKEMBANGAN KASUS GIZI BURUK DI NTT
TAHUN 2016

Gizi Baik
Normal
(349.570) =
(349.570)= 96.42%
96.42%
BALITA Gizi Kurang
DITIMBAN (10.622) =
G 2.92%
(362.559) Gizi Gizi Buruk
Bermasalah Tanpa Gejala
(12.989) = Klinis (2.360) =
0.65%
3.58 % Gizi Buruk
MENINGGAL dengan Gejala
38
(3 anak) : 0.001%
Klinis
(7) = 0.001%
INDIKATOR PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
NO
INDIKATOR 2012 2013 2014 2015 2016 2017

T C T C T C T C T C T

1 Prosentase RT ber-PHBS 60 38,68 65 54,5 70 55,8 52 54,1 60 61.5


70

2 Prosentase desa 40 54,1 55 52,9 70 57 70 59 75 48,9


80
siaga aktif
3 Jumlah Kebijakan - - - - - - - - 3 2
Publik Berwawasan
3
Kesehatan

4 Jumlah Desa Yg - - - - - - - - 20 20 30
menggunakan Dana
Desa lebih dari 10 %
utk Bidang
Kesehatan
5 Jumlah Ormas/mitra - - - - - - - - 6 9
yg memanfaatkan
dananya utk kes
INDIKATOR PROGRAM
PEN YEHATAN LINGKUNGAN
Indikator TARGE CAPAIAN TARGET
T 2018
Jml desa/kelurahan yang melaksanakan 30.000 876 40.000
STBM
Persentase sarana air minum yang 35 % 52,08% 45 %
dilakukan pengawasan
Persentase tempat tempat umum (TTU) 52 % 79,63% 56 %
yang memenuhi syarat kesehatan
Persentase RS yang melakukan 15 % 40,90% 28 %
pengelolaan limbah medis sesuai standar (9 Kab)
Persentase tempat pengelolaan makanan 14 % 8,36% 26 %
(TPM) yang memenuhi syarat kesehatan
Jumlah kab/kota yang menyelenggarakan 356 0 376
tatanan kawasan sehat.
Persentase kab/kota yg memenuhi kualitas 25 % 0 35 %
kesehatan lingkungan
PENCEGAHAN
DAN
PENGENDALIAN
PENYAKIT
CAPAIAN INDIKATOR UTAMA
PROGRAM PENCEGAHAN & PENGENDALIAN PENYAKIT TAHUN 2016
(1.) surveilans dan imunisasi
No Indikator Utama Satuan Target 2016 Capaian
Program (%) (%)
1 Meningkatnya cakupan % 91,5 67,8
Imunisasi Dasar
Lengkap IDL pada bayi
0-11 bulan
2 % sinyal kewaspadaan % 70 40
dini yang di respon
3 % kab/kota yang % 46 35
mempunyai kebijakan
kesiapsiagaan dalam
penanggulangan
kedaruratan kesehatan
masyarakat yang
berpotensi wabah
LANJUTAN (1)…..CAPAIAN INDIKATOR UTAMA
(2) PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT
BERSUMBER BINATANG TAHUN 2016
No Indikator Utama Program Satuan Target 2016 Capaian 2016

1. % Kab/kota yang mengadakan % 50 13,64


pengendalian vektor terpadu
(PVT)

2. % Kab /Kota dengan API <1 % …… 27


PER 1000 Pdkk
3. Menurunnya Annual Paracite % 15 per 1000 5,02 per 1000 pddk
Incidence (API) Malaria per pddk
1.000 pdkk

4. Jlh kab endemis filariasis % 100 Sedang POPM di


berhasil menurunkan Mf rate 16 Kab.
<1%
5. % kab/kota dg IR DBD < 49 % 62 10,57%
/100.000 pddk

6. % kab/kota yang eliminasi % 9 0


RABIES
LANJUTAN (2)…..CAPAIAN INDIKATOR UTAMA
(3) PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT
MENULAR LANGSUNG
No Indikator Utama Program Satuan Target 2016 Capaian
(%) (%)

1. % CAKUPAN PENEMUAN % 85 92
KASUS BARU KUSTA TANPA
CACAT
2. % Kab/kota dgn angka % 81 72
keberhasilan pengobatan TB
Paru (succes rate) 85%

3. % kab/kota yang 50 % pusk lakukan % 30 11,9


pemeriksaan dan tatalaksanan
pneumonia melalui MTBS

4. % kab/kota yang laksanakan kegiatan % 10 Baru di 1


dini Hepatitis B PADA KELOMPOK
BERESIKO Kota
(Kupang)1
LANJUTAN (3)…..CAPAIAN INDIKATOR UTAMA
(4) PROGRAM PENGENDALIAN PENANGGULANGAN
PENYAKIT TIDAK MENULAR TAHUN 2016

No Indikator Utama Satu Target Capaia


Program an 2016 n
(%) (%)
1. % Puskesmas yang % 20 8,44
melakukan pengendalian
PTM Terpadu
2. % kab./kota yg laksanakan % 20
kebijakan KTR minimal 50%
pada sekolah

3. % desa yang lakukan % 20


POSBINDU
4. % Perempuan 30-50 tahun % 20 0,20
yang lakukan deteksi dini Ca
Cervix dan payudara
SITUASI MALARIA
Milestone dan 17 Bali 9 9 100%
Pencapaian Eliminasi Nusa Tenggara
18 Barat 10 3 30%
Malaria di Indonesia Nusa Tenggara
NO PROVINSI KAB/KOTA ELIMINASI % 19 Timur 22 0 0%
1 Aceh 23 18 78% Kalimantan
Sumatera 20 Barat 14 2 14%
2 Utara 33 18 55% Kalimantan
21 Tengah 14 5 36%
Sumatera
Kalimantan
3 Barat 19 16 84%
22 Selatan 13 4 31%
4 Riau 12 7 58% Kalimantan
5 Jambi 11 3 27% 23 Timur 10 3 30%
Sumatera Kalimantan
6 Selatan 17 7 41% 24 Utara 5 1 20%
7 Bengkulu 10 3 30% 25 Sulawesi Utara 15 3 20%
8 Lampung 15 5 33% 26 Sulawesi Tengah 13 3 23%
Kep Bangka 27 Sulawesi Selatan 24 14 58%
9 Belitung 7 5 71% Sulawesi
28 Tenggara 17 8 47%
10 Kep Riau 7 3 43%
29 Gorontalo 6 2 33%
11 DKI Jakarta 6 6 100%
30 Sulawesi Barat 6 1 17%
12 Jawa Barat 27 23 85%
31 Maluku 11 0 0%
13 Jawa Tengah 35 28 80%
32 Maluku Utara 10 0 0%
14 DI Yogyakarta 5 4 80%
33 Papua Barat 13 0 0%
15 Jawa Timur 38 37 97%
34 Papua 29 0 0%
16 Banten 8 6 75% NASIONAL 514 247 48%
ANGKA NOTIFIKASI KASUS TB TAHUN 2011 S/D 2015 Per Kabupaten Se
Provinsi NTT
CASE NOTIFICATION RATE
No. KAB/KOTA
2011 2012 2013 2014 2015
1 SUMBA BARAT 331 134 493 194 238
2 SUMBA TIMUR 168 219 211 176 181
3 KAB. KUPANG 96 102 108 92 77
4 TTS 106 97 95 79 104
5 TTU 113 98 111 89 88
6 BELU 207 235 209 89 287
7 ALOR 108 112 118 68 116
8 FLOTIM 63 88 108 91 88
9 LEMBATA 250 179 195 168 136
10 SIKKA 129 137 141 128 129
11 ENDE 59 103 110 89 122
12 NGADA 97 80 58 55 97
13 MANGGARAI 49 110 95 90 61
14 ROTE NDAO 150 100 88 46 95
15 MANGGARAI BARAT 66 92 92 87 89
16 SUMBA BARAT DAYA 164 110 198 12
17 SUMBA TENGAH 171 155 166 102 116
18 NAGEKEO 89 110 108 100 103
19 MANGGARAI TIMUR 46 53 48 59 66
20 KOTA KUPANG 179 185 182 156 195
21 MALAKA 145 173
22 SABU RAIJUA 79 110 198 12 46
NTT 122 126 125 98 115
KEBERHASILAN/SUCCSES
RATE PENGOBATAN TB
PROVINSI NTT TAHUN 2014
120

100 Target
85%
80

60

40

20

0
Tim Su
Tim
Ma or Su mb Su Ma Su
Sab or Flor Kot Rot
ngg Nag Le Ten mb a mb ngg mb Ma
u Mal Nga Ten Kup es Sikk a End e Bel NT
arai eke mb gah a Bar a arai a Alor ngg
Rai aka da gah ang Tim a Kup e Nda u T
Bar o ata Sel Tim at Ten Tim Bar arai
Jua Utar ur ang o
at ata ur Day gah ur at
a
n a
SR 100 100 100 100 99 99 98 98 96 95 94 92 92 91 91 86 84 80 78 73 72 41 87
TREND KASUS HIV-AIDS
JUMLAH…

1200

1033
1000

800

600 579
551 589
509

400 401 393

291
236
200
157
96
70
0
SEBARAN KASUS HIV AIDS PER KABUPATEN
DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
TAHUN 2016
120

106
100

80

67
HIV
58
60 AIDS
45 44 45
41
40

18 18 20
20 17
1213
9 99 9
5 6 56 3 4
2 32 11 2 2 12 21 10
0 00 00 00 0
0
SEBARAN KASUS HIV AIDS BERDASARKAN
KELOMPOK UMUR DI PROVINSI NUSA
TENGGARA TIMUR
TAHUN 2016
300
248
250
207
200
HIV
150
AIDS
100
51
50
12 8 6 1 14 16
01 25
0
<1 1-14 15-19 20-24 25-49 >50
Distribusi Penderita Filariasis Kronis
di Indonesia Tahun 2016 (kumulatif)
Cakupan POMP Filariasis di NTT Tahun 2016
(berdasarkan sasaran, target 85%)
Situasi
Imunisasi
SESI 2. ANALISA SITUASI

FORMAT F1 – F12

63
64
Format A : Identifikasi Masalah Kesehatan di
Puskesmas.........

Cakupan Kegiatan
INDIKATOR KEGIATAN TARGET SPM
NO JENIS PELAYANAN Gap/Trend Prioritas Masalah *)
(sesuai SPM) TAHUN…. Tahun…. Tahun….. Tahun….
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Keterangan: *) Penentuan prioritas masalah menggunakan metode yang ada.

65
Format B:
Format Bantu Penyusunan RUK Puskesmas............

No Masalah Penyebab Utama *) Target Tahun Kegiatan

1 2 3 4 5

Keterangan: *) Penyebab masalah dianalisis dari aspek pelayanan kesehatan, perilaku dan
Lingkungan ( Analisis Bloom ).

66
Format C:
Rencana Usulan Kegiatan ( RUK ) Puskesmas ....................
Kab/Kota........ Th………..

Kebutuhan Sumber Daya


Indikator Sumber
No Upaya Puskesmas Kegiatan Tujuan Sasaran Target Dana Alat Tenaga Keberhasilan Pembiayaan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

*) diisi dari format B


kolom 5

68
72