Anda di halaman 1dari 17

SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Kelompok 5:

Uswatun Khasanah 1611031120


Robert Mahendra 1611031122
Anggi Tiara Novira 1611031124
Danu Tio Wijaya 1711031040
Selvia Maya Suci 1711031116
Hendro Fangsawinata 1811031028
Ryan Nursandy 1811031074

http://www.free-powerpoint-templates-design.com
Pengendalian Internal
Pengendalian internal merupakan bagian yang sangat penting
agar tujuan perusahaan dapat tercapai.
Tanpa adanya pengendalian internal, tujuan tujuan perusahaan
tidak dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Semakin besar perusahaan semakin penting pula arti dari


pengendalian internal dalam perusahaan tersebut.
COSO FRAMEWORK
Pengertian pengendalian internal control menurut COSO, dapat dipa
hami bahwa:
Pengendalian internal adalah proses, karena hal tersebut menembus
kegiatan operasional organisasi dan merupakan bagian integral dari
kegiatan manajemen dasar.
Pengendalian internal hanya dapat menyediakan keyakinan memadai
, bukan keinginan mutlak.
COSO Framework
Control Environment (Lingkungan Pengendalian)
01 Lingkungan pengendalian merupakan landasan untuk semua komponen p
engendalian internal yang membentuk disiplin dan struktur.
.

Risk Assessment (Penilaian Resiko)


02 Penilaian resiko merupakan indentifikasi dan analisis risiko yang relevan d
engan pencapaian tujuan,

Control Activities (Aktivitas Pengendalian)


03 Aktivitas pengendalian dilakukan pada semua tingkat entitas, pada b
erbagai tahap dalam proses bisnis, dan atas lingkungan teknologi

04 Information And Communication (Informasi dan Komunikasi)

05 Monitoring Activities (Aktivitas Pemantauan)


Keterbatasan Pengendalian Internal
Kesalahan dalam keputusan (judgment), misalnya karena kurang informasi
, kendala waktu, tekanan, dan lain-lain.

01
Breakdown (macet karena salah memahami instruksi dan prosedur serta lalai)
02

Terdapat kolusi (collusion), misalnya kerja sama antar-karyawan atau antara


03 karyawan dengan pihak luar

Manajemen melanggar pengendalian yang dibuatnya sendiri (management


04 override).
05
Pengendalian ditetapkan secara berlebihan sehingga biaya pembuatan pengendalian
lebih besar dari manfaatnya (cost versus benefits).
Penyebab Kegagalan
02
01 Terdapat kejenuhan atau kebosanan.
03
Adanya pengendalian internal tidak Pengendalian internal yang dijalankan terlalu
dihiraukan. kompleks atau rumit.

04 05 06
Terlalu banyak/sering diubah atau di
Terdapat komunikasi internal yang modifikasi. Terdapat penolakan secara frontal.
buruk.
Pelaporan Efektivitas Pengendalian Internal

01 Melaporkan tingkat efektivitas

85%
02 Menyusun mekanisme untuk mengung
kapkan dan melaporkan audit
60%
55%
03 Menyusun SOP pelaporan
40%

Menyusun mekanisme dan SOP tindak lanjut


04 untuk meyakini.
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
BUMN & PERUSAHAAN PUBLIK
BUMN
Berdasarkan peraturan Menteri Negara di BUMN No.
PER-01 / MBU / 2011 tanggal 1 Agustus 2011:

Pasal 26 ayat 1
direksi harus menetapkan suatu sistem pengendalian inter
nal yang efektif untuk mengamankan investasi dan aset pe
rusahaan.
.

Pasal 26 ayat 2
menyatakan bahwa sistem pengendalian internal mencakup
beberapa hal.

Pasal 27
direksi menyusun ketentuan yang mengatur mekanisme
pelaporan atas dugaan penyimpangan pada BUMN yang
bersangkutan.
PERUSAHAAN PUBLIK
Praktik bisnis yang terbaik di dunia internasion
al mengharuskan perusahaan yang go public
atau terdaftar di pasar modal untuk
menerapkan kerangka sistem pengendalian
internal dan mengevaluasi serta melaporkan p
engendalian internal secara tersendiri. Semua
hal tersebut dilakukan oleh chief executive offi
cer (CEO) dari perusahaan yang bersangkuta
n.
Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan efe
ktivitas pengendalian internal dan transparasi,
serta akuntanbilitas perusahaan kepada publik
.
AUDITOR INTERNAL (SATUAN PENGAWASAN
INTERNAL)
Auditor Internal (Satuan Pengawasan Internal)

01 02 03 04 05 06
Paradigma Baru Internal Audit Internal Audit di Internal Audit Audit Internal Peran Auditor
Auditor internal (Pengawasan Perusahaan di Perusahaan Bernilai Internal dalam
Intern) pada Publik Publik Tambah Kecurangan
BUMN
Auditor Internal (Satuan Pengawasan Internal)

07 08 09 10
Pencegahan Pendeteksian Penginvestigasian Peran Auditor
Kecurangan Kecurangan Kecurangan Internal
dalam
Mewujudkan GCG
Contoh Kasus
PT Kimia Farma
Timeline
01 dan
03
PT Kimia Farma (Persero), Tbk.,
Febuari 31
melalui direktur produksinya, Desember
2001
menerbitkan dua buah daftar harga 2001 Melaporkan adanya laba bersih sebesar
persediaan (master price), dan Rp 132 Milyar, dan laporan tersebut
dijadikan dasar penilaian diaudit oleh Sdr. Ludovicus Sensi W,
persediaan 31 Desember 2001 rekan KAP Hans Tuanakota dan
Mustofa (HTM). Namun BUMN dan
BAPEPAM menilai bahwa laba
tersebut terlalu besar

03
Oktober
2002 Laporan Keuangan Kimia
Farma 2001 di sajikan kembali
(reastated), setelah dilakukan
audit ulang karena telah
ditemukan kesalahan yang
cukup mendasar.
• Creative Fiction of Revenue
 Overstatement atas penyajian akun penjualan
C
• Overstatement : ada laporan keuangan yang baru, keuntungan yang disajikan hanya sebesar
Rp 99,56 miliar, atau lebih rendah sebesar Rp 32,6 milyar, atau 24,7% dari laba awal yang R
dilaporkan, Rp 132 Milyar. Dengan rincian sebagai berikut:
E A
 Overstated penjualan sebesar Rp 2,7 miliar
A C
 Pada unit Logistik Sentral berupa overstated persediaan barang sebesar Rp 23,9 miliar

 Pada unit Pedagang Besar Farmasi berupa overstated persediaan sebesar Rp 8,1 miliar, dan T C
 Overstated penjualan sebesar Rp 10,7 miliar.
I O
Ket:
V U
 Kesalahan penyajian yang berkaitan dengan persediaan timbul karena nilai yang ada dalam
daftar harga persediaan digelembungkan. E N
 kesalahan penyajian berkaitan dengan penjualan adalah dengan dilakukannya pencatatan T
ganda atas penjualan. Pencatatan ganda tersebut dilakukan pada unit-unit yang tidak
disampling oleh akuntan, sehingga tidak berhasil dideteksi. I
Berdasarkan penyelidikan Bapepam, disebutkan bahwa KAP yang mengaudit laporan keuangan
PT Kimia Farma telah mengikuti standar audit yang berlaku, namun gagal mendeteksi kecurangan
N
tersebut. Selain itu, KAP tersebut juga tidak terbukti membantu manajemen melakukan
kecurangan tersebut. G
https://davidparsaoran.wordpress.com/2009/11/04/skandal-manipulasi-laporan-keuangan-pt-kimia-farma-tbk/
THANK YOU