Anda di halaman 1dari 81

Oleh: Pembimbing:

Fitriani Rahmawati 03014072 dr. Adhi Wibowo, Sp.KJ(K), MPH

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kedokteran Jiwa


RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan
Narkotika Psikotropika Bahan Adiktif Lain

•Zat atau obat yang •Zat atau obat, baik •Bahan lain bukan
berasal dari tanaman atau alamiah maupun sintetis narkotika atau
bukan tanaman baik bukan narkotika, yang psikotropika yang
sintetis maupun semi berkhasiat psikoaktif penggunaannya dapat
sintetis yang dapat melalui pengaruh selektif menimbulkan
menyebabkan penurunan pada susunan syaraf ketergantungan
atau perubahan pusat yang menyebabkan
kesadaran, hilangnya perubahan khas pada
rasa, mengurangi sampai aktivitas mental dan
menghilangkan rasa nyeri perilaku.
dan dapat menimbulkan
ketergantungan
UUD PSIKOTROPICA
NO 5 TAHUN 1997

Psikotropika adalah zat atau obat, baik


PSIKOTROPICA alamiah maupun sintetis bukan
narkotika, yang berkhasiat psikoaktif
melalui pengaruh selektif pada susunan
saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktivitas mental
dan prilaku

Gol I : LSD, Katinona masuk gol I


• PSIKOTROPICA 1 narkotik menurt UU 35 th 2009
• PSIKOTROPICA 2 Gol II : ekstasi, shabu masuk gol I
narkotik (UU no. 35 th 2009)
• PSIKOTROPICA 3 GOL III : amobarbital, pentobarbital
• PSIKOTROPICA 4 Gol IV : alprazolam, diazepam,
fenobarbital
Narkotika

Golongan 1 Golongan 2 Golongan 3

Heroin, Morfin,
Codein
Kokain, Ganja Petidin
 Golongan I
 Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu
pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat
tinggi mengakibatkan ketergantungan.

 Golongan II
 Narkotika berkhasiat pengobatan digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat
digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan
serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan.

 Golongan III
 Narkotika berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam
terapi dan atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta
mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.
Depresan

Depresan meningkatkan aktivitas gamma-


aminobutyric acid (GABA)  suatu kimiawi
yang meng inhibisi aktivitas otak
Contoh

• Alkohol
• Benzodiazepi
n
• Opioid
• Solven
Pemakai merasa tenang, bahkan bisa
membuat pemakai tidur serta tidak
• Barbiturat
sadarkan diri • Kanabis
Central nervous system depressant
Depresan sistem saraf
pusat (SSP) terutama
digunakan sebagai obat
yang menekan,
menghambat atau
mengurangi otak
aktivitas.
Central nervous system depressant
Jenis jenis Depresan
sistem saraf
Gamma hydroxy pusat (SSP)
Benzodiazepin Barbiturat butyric acid terutama
digunakan
sebagai obat
yang
menekan,
menghambat
atau
mengurangi
Sebagai anti kejang, anti Sebagai obat hipnotik
dan sedaive
Sedasi dan anestesi otak
psikotik, sedative,
muscle relaxant aktivitas.
Efek Efek tidak
diinginkan diinginkan

• Meredakan
• Nyeri kepala
ketegangan,
• Insomia
mental
• Tremor
stres dan
• Cemas
kecemasan
• Tekanan darah
• Perasaan positif
rendah
kesenangan,
ketenangan,
relaksasi
Halusinogen

Zat yang mengubah


kesadaran seseorang
Contoh
terhadap sekitarnya,
termasuk pikiran dan
• LSD, DMT
perasaannya sendiri.
• Meskalin
• PCP
• Ketamin
Halusinogen bekerja
dengan mengganggu
• Kanabis (dosis
komunikasi antara sistem tinggi)
kimiawi di seluruh otak • Magic
dan medulla spinalis.
mushrooms
• MDMA
 Halusinogen adalah kelompok beragam obat yang
mengubah persepsi (kesadaran akan objek
dan kondisi di sekitarnya), pikiran, dan
perasaan

Psilocybin(4-

LSD
phosphoryloxy-N,N- magic
dimethyltryptamine
mushroom

tumbuhan
Peyote DMT
(Dimethyltry
ayahuasca
ptamine)
 Halusinogen
PCP (Phencyclidine)
K, Special K,
or cat Valium
KETAMINE
ozone, rocket fuel, love boat, hog,
embalming fluid, or superweed

DXM Obat batuk


Salvia (Dextrometh
divinorum orphan) Skittles/red devil

sage, Maria
Pastora,
Sally-D, or
magic mint
 Efek samping

Takikardi
Meningkatkan
mood

Sexual
behavior
Paranoid/ps
ycosis
Stimulan

Merangsang fungsi
Contoh
tubuh dan
meningkatkan
• Amfetamin
kegairahan kerja
• Metamfetami
n
• Kokain

Menjadi aktif, segar


• Nikotin
dan bersemangat. • Khat
• Kafein
istilah inhalan mengacu pada berbagai
INHALAN/NGELEM zat yang digunakan dengan cara
menghirup

Cara
sniffing,” “snorting,” “bagging,” “huffing”
menggunakan

• Cairan pelarut : lem, pengencer cat, bensin


produk
• Aerosol : semprotan rambut, deodorant
• Gas : nitride oxide dan chlorofrom, cairan
butan (korek api), whipped cream
• Nitrat : pengharum ruangan,
Mempengaruhi sistem Efek jangka pendek : Efek organ lain :
saraf • Bicara tidak jelas • Kidney & liver damage
pusat dan • Euforia • Hearing loss
memperlambat kerja • pusing • Loss of coordination
otak • Brain damage
Gangguan Pengguna NAPZA

Penyalahgunaan Ketergantungan

• Mempunyai harmfull • Mengalami toleransi,


effects terhadap putus zat, tidak mampu
kehidupan orang menghentikan kebiasaan
• menimbulkan problem menggunakan,
kerja menggunakan dosis
• mengganggu hubungan NAPZA lebih dari yang
dengan orang lain diinginkan
(relationship)
Intoksikasi

•Suatu kondisi peralihan yang timbul


akibat penggunaan alkohol atau zat
psikoaktif lain sehingga terjadi
gangguan kesadaran, fungsi
kognitif, persepsi, afek atau
perilaku, atau fungsi dan respons
Sindrom Ketergantungan
Diagnosis ketergantungan apabila ditemukan 3 /
lebih gejala lebih dari 1 tahun :
Adanya keinginan yang kuat/ dorongan yang memaksa
untuk menggunakan zat psikoaktif

Kesulitan dalam mengendalikan perilaku menggunakan zat

Keadaan putus zat secara fisiologis

Terbukti adanya toleransi ( peningkatan dosis zat


psikoaktif )

Secara progresif mengabaikan menikmati kesenangan atau


minat lain disebabkan penggunaan zat psikoaktif

Tetap menggunakan zat meskipun ia menyadari adanya


akibat yang merugikan kesehatannya
 Efek ketergantungan

Adanya keinginan
menggunakan zat
psikoaktif. Mengabaikan
minat lain
Kesulitan untuk
menendalikan dan Tetap menggunakan
penghentian walaupun tau
merugikan
Keadaan putus zat akan
timbul gejala psikologis Peningkatan dosis
seperti cema depresi
psikoaktif
Withdrawal / Keadaan Putus
Zat

Gejala fisik bervariasi sesuai dengan zat yang


digunakan

Gangguan psikologis ( anxietas, depresi,


gangguan tidur)

Khas : pasien akan melaporkan bahwa gejala


putus zat akan mereda dengan meneruskan
penggunaan zat
Happy
Pills

Hillbill
y
Heroin

OC

Oxy

Percs

 Opioid
Vikes.
Opioida
Potensi ketergantungan sangat kuat 
Horror drug

Golongan:
• Opioid alami  Morfin, opium, kodein
• Opioid semisintetik  Heroin/ putaw, hidromorfin
• Opioid sintetik  Meperidin, propoksipen, metadon
Opioida
Dokter meresepkan opioid untuk orang-orang sakit
dengan nyeri sangat serius seperti operasi gigi, cedera
olahraga, atau kanker.

Opioid dapat membantu menghilangkan rasa sakit.

Contoh opioid adalah OxyContin®, Percocet®, dan


Vicodin®.

Nama lain opioid seperti Happy Pills, Hillbilly Heroin, OC,


Oxy, Percs, atau Vikes.
Cara Kerja Opioida
Berikatan dengan reseptor opioid pada
sel-sel yang terletak di banyak daerah,
terutama yang terlibat dalam perasaan
sakit dan senang dan dalam
mengendalikan detak jantung, tidur,
dan bernapas.
Opium Didapat dari tanaman
Opioid adalah analog opium
sintetik dapat berupa semi poppy "berarti tanaman dari
atau sepenuhnya sintetik, spesies Papaver somniferum L.
dengan efek kerja yang
mirip dengan morfin.

 Opioid

Fentanyl Morfin Heroin


efek Efek tidak Efek kronik
diinginkan diinginkan

• Depresi
• Euforia pernapaan • Cardiac arrest
• Relaks • Muntah/pusing • Cemas
• anelgesia • Edema periferal • Keram perut
• konstipasi
Heroin
Jenis opioid lain yang tidak digunakan sebagai obat.

Opioid yang terbuat dari morfin (zat alami yang diambil dari biji
polong dari berbagai tanaman opium yang ditanam di Asia
Tenggara dan Barat Daya, Meksiko, dan Kolombia.)

Berupa bubuk putih atau coklat, atau zat lengket hitam yang
disebut black tar heroin.

Obat ilegal yang digunakan orang untuk mendapatkan High. Nama


lain heroin : big H, horse, brown sugar, hell dust, and smack.

Opioid dan heroin dapat menyebabkan kecanduan, overdosis, atau


bahkan kematian.
Short-Term Effects Long-Term Effects

•Perasaan tenang, mengantuk, •Kecanduan


kebingungan •Infeksi jantung
•Memperlambat atau berhenti •Infeksi paru
bernapas (dapat •Nyeri otot
menyebabkan overdosis)
•Insomnia
•Mual, muntah
•Collapsed vein pemakaian IV
•Mulut kering
•Mental disorder
•Gatal-gatal
•Disfungsi seksual pada pria
•konstipasi
•Irreguler menstruasi pada
wanita
Merokok heroin
Suntik IV/IM Diendus / sniffing
/chasing the dragon

Beberapa orang mencampurkan heroin


dengan crack kokain, yang disebut
speedballing.
Alkohol
 “Minuman keras yang mengandung berbagai
kadar ethanol di dalamnya.”

Miras golongan A: kadar alkohol 1 – 5 % Bir

Miras golongan B: kadar alkohol 5 – 20 % Anggur Malaga/wine, AO dll.

Miras golongan C: kadar alkohol 20 – 50 % Brandy, Wisky, Jenever, Vodca


Alkohol
Bersosialiasi, merayakan sesuatu, bersantai

Efek alkohol bervariasi dari orang ke orang,


tergantung dari berbagai factor :
• Berapa banyak minum ?
• Seberapa sering minum ?
• Usia ?
• Status kesehatan ?
Gangguan Mental dan Perilaku
Akibat Penggunaan Alkohol
TANDA / GEJALA
ZAT
INTOKSIKASI PUTUS ZAT
•Ringan : Euforia, cadel, kantuk, • Halusinasi, ilusi
Ataksia • Kejang
• Berat : Stupor, Koma, Bradikardia, • Gemetar
Hipotensi, Hipotermia, Kejang • Mual / Muntah
• Sangat Berat : Reflek negatif • Muka Merah
• Conjunctiva Merah
ALKOHOL  G. Kesadaran • Kelemahan umum
 G. Kognitif • Insomnia
 G. Afektif dan Perilaku • Lemas, marah (Iritabel)
• Berkeringat
• Hipertensi
• Rindu dengan minuman
alkohol
 Whisky,
liquor,
rum,vodka,
 Beer dan lainnya
 Wine
Marijuana / Ganja
Marijuana/ganja  daun ,bunga, batang
dan biji yang dikeringkan dari cannabis
sativa atau cannabis indica plant

Ganja mengandung senyawa kimia (THC)


maupun senyawa yang sama

Merokok dan vape THT-rich dari tanaman


ganja ( dabbing) sangat popular
Cara Penggunaan Ganja

Merokok Vaporizers

Makan Minum
Efek Ganja pada Tubuh
THC mengaktifkan reseptor sel otak tertentu secara berlebihan, menghasilkan
efek seperti:
• Altered senses
• Perubahan mood
• Gerakan tubuh yang terganggu
• Kesulitan untuk berpikir dan memecahkan masalah
• Gangguan memori dan pembelajaran
Halusinasi dan paranoid

Masalah pernapasan

Memungkinkan terjadinya kerusakan otak janin pada wanita hamil


Blow

Coke

Crac
k

Rock

 Cocaine
Snow
 Kokain merupakan zat stimulan adiktif yang berasal dari tumbuhan koka.

 Secara medis bisa digunakan sebagai anestesi lokal pada operasi.

Bubuk
warna
putih

Free-base
cocaine
TUMBUHAN KOKA
 Snort  Konsumsi
dengan
 Smoke mulut/digoso
k di gusi
 “ Crack “
 Injeksi
↑ kadar
dopamin di
kokain menghentikan
jaras otak yang dopamin
mencegah komunikasi
berkaitan banyak di
pendauran saraf yang
dengan kontrol synaptic cleft
ulang dopamin normal
motorik dan
reward

Memperkuat perilaku konsumsi


Mesolimbik narkoba pemakai  membutuhkan
Reward
Mesokortek dosis yang lebih kuat dan lebih banyak
untuk mendapatkan efek yang sama,
s dan lega dari withdrawal.
Kebahagiaan dan energi yang ekstrim Snorting
• Epistaksis, pilek terus-
Kewaspadaan mental
menerus, sinusitis
Hipersensitifitas terhadap penglihatan, bunyi dan
Suntikan
sentuhan.
• Infeksi lokal pada kulit, abses,
Iritabilitas hepatitis, HIV/AIDS
Inhalasi
Paranoia
• Radang tenggorokan,
bronkhitis kronia, pneumonia
Efek jangka pendek Efek jangka panjang
Cannabis

sintetik Plant base

A B

Marijuana atau ganja terdapat


pada daun kering, bunga,
batang, dan biji dari tanaman
rami, Cannabis sativa.
EFEK OBAT
Metamfetamin adalah

Amfetamin
stimulan kuat dan sangat
adiktif yang
memengaruhi sistem
saraf pusat.

• extreme weight loss


•addiction
•severe dental problems ("meth
mouth")
•intense itching, leading to skin
sores from scratching
•anxiety
•confusion
•memory loss
•sleeping problems
•paranoia—extreme and
unreasonable distrust of others
•hallucinations—sensations and
images that seem real though
they aren't
Ecstasy

Molly

 MDMA
Mandy
 3,4-methylenedioxy-
methamphetamine (MDMA) adalah
suatu obat sintetik yang
mempengaruhi mood dan persepsi
(kesadaran akan objek dan kondisi
sekitar).

Efek MDMA : 3 - 6 jam


 Tablet
 Kapsul  Serbuk
 Liquid
↑ energi/aktifitas,
Dopamine
perilaku berulang

↑ frekuensi nadi dan


Peningkatan Norepinephrine
tekanan darah

mempengaruhi mood,
Serotonin napsu makan, tidur,
dan fungsi lainnya.
Sabu-
sabu

Blue

Ice

Meth

 Methamphetamine Crysta
l
 Metamfetamin adalah suatu stimulan
kuat dan sangat adiktif yang
mempengaruhi sistem saraf pusat.

 Bentuk  kristal metamfetamin

 Onset : > dari MDMA


 Masa kerja : 12 jam
 Efek halusinasi > kuat dari MDMA
 Tablet
 Via konsumsi oral

 Kristal  Serbuk
Via konsumsi
Liquid

 Smoked injested 
oral/inhalasi
Jangka pendek
> Terjaga

↑ Aktivitas

meningkatkan kadar ↓ Napsu makan


Metamfetamin
dopamin di otak.
Denyut jantung cepat atau ireguler
•Gerak tubuh
•Motivasi Tekanan darah dan suhu tubuh
•Perilaku rewarding

Jangka panjang
adiksi

"meth mouth"

Hilang memori

>> berat badan


 Narkoba jenis baru
 New psychoactive substances (NPS)
EMCDDA (European Monitoring Centre for Drugs
and Drug Addiction):

Narkotik atau psikotropika dalam bentuk murni


atau campuran yang tidak berada di bawah
Konvensi Tunggal Narkotika PBB 1961 maupun
Konvensi Psikotropika 1971.
Golongan NPS:

Synthetics
cathinones /
Katinona sintetis
Ketamin dan
Synthetic phencyclidine-
cannabinoids / type substances
Ganja sintesis

Benzylpiperazine
dan obat piperazin
lainnya

Berbasis tanaman Triptamin


Aminoindanes

Fenetilamin

Substansi lain
 campuran zat kimia di laboratorium
hingga menghasilkan produk yang
bentuk dan aromanya mirip ganja,
tapi memiliki sifat adiktif yang lebih
dahsyat.
 Lintingan rokok

 E-Cig  Shisha
 Seduh dengan teh
Elevasi mood

Relaksasi
Gejala psikosis (ansietas
hebat, bingung, paranoia,
halusinasi)
Peralihan persepsi
  Flakka beredar luas di Asia Timur,
Asia Tenggara, dan Oceania.
 Dibuat dari zat-zat kimia di
laboratorium, turunan katinona.
 Katinona: zat aktif yang berasal dari
tanaman Khat (teh arab)

 Penggunaan : sama seperti Kokain


Paranoia
Peningkatan sosiabilitas
Peningkatan hasrat
seksual
Halusinasi
Serangan panik
 “K” / “Vitamin K”
 Bentuk beredar: bubuk putih dan
cairan.
 Bidang kedokteran: sebagai obat
bius
 Terkadang digunakan untuk
minuman untuk memperkosa
seseorang.
Halusinasi
Paralisis sementara
Penurunan sensasi
fisik
Euphoria
 BZP merupakan stimultan sistem saraf
pusat.
 Menstimulasi pelepasan dan inhibisi
reuptake dopamin, serotonin, dan
adrenalin.
 Efeknya mirip dengan penggunaan
amphetamine (potensinya hanya 10%).
 Bentuk: tablet, kapsul, bubuk.
 Khat
 NPS berbasis tumbuhan (Catha edulis)
mengandung zat katinona. Di arab sering di
kunyah.

 Salvia divinorum
 Tumbuhan halusinogenik yang digunakan secara
tradisional di Mexico untuk kandungan
psikoaktifnya.

 Kratom
  Biak / ketum
 Dedauan pohon Mitragyna speciosa yang
mengandung zat psikotropik.
Aminoindane
s Fenetila
min Triptamin

 Aminoindanes  Phenethylamines  Triptamin


 Pada awalnya  Bisa sebagai • Halusinogen
Aminoindanes stimultan atau • Sekelompok
merupakan obat
halusinogen. substansi, terkait
anti Parkinson yang
bisa digunakan dengan LSD dan
dalam psikoterapi, psilosibin (struktur
tetapi dan aksi)
disalahgunakan
secara luas sebagai
pengganti ekstasi.
adalah alat yang berfungsi mengubah zat-zat
Rokok elektrik kimia menjadi bentuk uap dan mengalirkannya ke
paru dengan menggunakan tenaga listrik.

 Rokok Elektronik mengandung


• Nikotin
• Bahan karsinogen seperti propylene glycol,
glycerol, formaldehid, nitrosamine, dll
• Bahan toksik lain seperti logam berat/ heavy
metal, silikat, nanopartikel dan particulate
matter
Cara kerja
• cartridge atau reservoir, yang menampung larutan
cair (e-liquid atau e-juice) yang mengandung
berbagai nikotin, perasa, dan bahan kimia lainnya
• elemen pemanas (alat penyemprot)
• sumber daya (biasanya baterai)
• corong yang digunakan orang untuk menghirup
Rokok elektrik dengan jantung

Efek akut meliputi peningkatan denyut jantung, peningkatan tekanan


darah, oksidatif stres,kerusakan fungsi pembuluh darah (disfungsi
endotel,agregasi platelet)
E-cig menjadi kanker

Derivative
merusak sel-sel SEL
nicotine
tumbuh
Nitrosamine DNA sel KANKER
abnormal
ketone
 Rokok elektrik mengandung
lebih sedikit zat kimia Hubungan rokok
dibandingkan rokok tradisional, elektronik dengan
tuberculosis?
namun tetap memiliki
kandungan zat berbahaya Rokok elektrik (dengan
nikotin) juga mengubah
seperti formaldehid, ekspresi beberapa gen,
nitrosamine,
Terdapat 7x1011
logam, dan Memiliki efek salah satunya adalah
zat radikal per Meningkatkan ICAM4 yang
lainnya.
perubah imun
hirup rokok
2 stress oksidatif yang mirip dengan meningkatkan
elektrik rokok reguler penempelan bakteri TB 3

Sussan TE, Gajghate S, Thimmulappa RK. Risiko infeksi TB


Exposure to Electronic Cigarettes Impairs
Pulmonary Anti-Bacterial and Anti-Viral meningkat
Defenses in a Mouse Mode. PLoS One.
2015; 10(2): e0116861.
DAMPAK ROKOK ELEKTRONIK
PADA KESEHATAN PARU

Penelitian-penelitian di laboratorium
menunjukkan dampak rokok elektrik pada
sistem paru dan pernapasan seperti :
1. Meningkatkan peradangan/inflamasi
2. Kerusakan epitel
3. Kerusakan sel
4. Menurunkan sistem imunitas lokal paru
dan saluran napas
5. Peningkatan hipersensitif saluran napas
6. Meningkatkan tahanan jalan napas
7. Risiko asma dan emfisema.
8. Risiko kanker paru
JUUL
JUUL adalah merek rokok elektronik
(rokok elektronik) atau alat vaping
berbentuk flash disk

Juul memiliki konsentrasi


nikotin yang lebih tinggi
daripada banyak e-rokok
lainnya. Bentuk nikotin
disebut sebagai garam
nikotin
Merangsang
. kelenjar andrenal untuk
mengeluarkan epinefrin
Efek samping
Mudah Peningkatan
tersinggung Susah tidur Tidak fokus
nafsu makan
Iqos mempunyai
IQOS menunjukkan
sitotoksisitas yang efek
secara signifikan lebih Yang sama dengan
tinggi daripada e- e-cig
rokok, tetapi kurang yaitu efek
dari rokok Merusak paru-paru
traditional

Adalah adalah sistem pemanas


tembakau.
gabungan dari rokok traditional dan
elektronik cigarette, dilengkapi dengan
Alat memanaskan produk,
tanpa membakar untuk menghasilkan
aerosol dan produk yang dipanaskan
bukanlah
cairan tetapi tembakau asli.