Anda di halaman 1dari 27

BAB 1

Perspektif Metode
Penelitian Bisnis
Perspektif Metode Penelitian
dan istilah-istilah dalam penelitian
Pengertian Metode Penelitian Bisnis
 Metode Penelitian Bisnis sebagai cara ilmiah untuk
mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.
 Cara ilmiah-> penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan,
yaitu rasional, empiris, dan sistematis.
 Rasional-> berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan
cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh
penalaran manusia.
 Empiris-> cara-cara yang dilakukan dapat diamati oleh indera
manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan
mengetahui cara-cara yang digunakan.
 Sistematis-> proses yang digunakan dalam penelitian itu
menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.
 Data yang diperoleh melalui penelitian itu adalah data empiris
(teramati) yang mempunyai kriteria valid.
 Valid: menunjukkan derajad ketepatan antara data yang
sesungguhnya terjadi pada obyek dengan data yang dikumpulkan
oleh peneliti.
 Data yang terkumpul sebelum diketahui validitasnya dapat diuji
reliabilitas dan obyektivitas. Pada umumnya kalau data itu reliabel
dan obyektif, maka terdapat kecenderungan data itu akan valid.
 Data yang valid pasti reliabel dan obyektif.
 Reliabel-> berkenaan dengan derajad konsistensi/keajegan data
dalam interval waktu tertentu.
 Obyektivitas -> berkenaan dengan interpersonal agreement
(kesepakatan banyak orang).
 Data yang reliabel belum tentu valid.
 Data yang obyektif juga belum tentu valid.
Penemuan

Tujuan Pelitian Pembuktian

Pengembangan
Macam-macam metode penelitian
berdasarkan tujuan dan tingkat
kealamiahan tempat penelitian
Penelitian
Dasar

Berdasarkan Penelitian
tujuan Pengembangan
penelitian (R & D)

Penelitian
Macam Metode Terapan
Penelitian

Penelitian
Eksperimen
Berdasarkan
tingkat
kealamiahan
Penelitian
Naturalistik
 Penelitian dasar atau murni adalah penelitian yang
bertujuan menemukan pengetahuan baru yang
sebelumnya belum pernah diketahui.
 Penelitian terapan adalah bertujuan untuk
memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis.
Penelitian dan Pengembangan
merupakan “Jembatan antar
basic research dan applied
research
Research & Applied
Basic Research
Development Research

Penemuan,
Penemuan Pengembangan Menerapkan
Ilmu Baru dan Pengujian Ilmu /Produk
Produk
Kedudukan metode penelitian
Eksperimen, Survey dan
Naturalistik

Metode Metode
Eksperimen Metode Survey Natualistik

Tempat alamiah Tempat alamiah


Tempat Lab.
(tidak di lab) tidak ada
Ada perlakuan
ada perlakuan perlakuan
Metode kuantitatif dan
kualitatif

 Metode penelitian kuantitatif


dapat diartikan sebagai metode penelitian yang
berlandaskan pada dilsafat positivisme, digunakan untuk
meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik
pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara
random, pengumpulan data menggunakan instrumen
penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik
dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah
ditetapkan.
Proses penelitiannya bersifat deduktif, di mana untuk
menjawab rumusan masalah digunakan konsep atau teori
sehingga dapat dirumuskan hipotesis. Hipotesis tersebut
selanjutnya diuji melalui pengumpulan data di lapangan,
yang mana untuk pengumpulan datanya memerlukan
instrumen penelitian. Data yang telah terkumpul
selanjutnya dianalisis secara kuantitatif dengan
menggunakan statistik deskriptif atau inferensial sehingga
dapat disimpulkan hipotesis yang dirumuskan terbukti atau
tidak.
Metode kualitatif

 Metode penelitian kualitatif


adalah metode penelitian yang berlandaskan pada
filsafat postpositivismen, digunakan untuk meneliti
pada kondisi objek yang alamiah, (sebagai lawannya
adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai
instruktur kunci, pengambilan sampel sumber data
dilakukan secara purposive dan snowbaal, teknik
dengan trianggulasi (gabungan) analisis data bersifat
induktif/kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih
menekankan makna dari pada generalisasi.
Analisis data yang dilakukan di metode kualitatif bersifat
induktif yaitu berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan
dilapangan dan kemudian dikonstruksikan menjadi hipotesis
atau teori.
Perbedaan penelitian
kualitatif dan kuantitatif

Perbedaan Aksioma
dasar tentang sifat
realitas
Perbedaan
metode Perbedaan dalam proses
kualitatif dan penelitian
kuantitatif

Perbedaan dalam
karakteristik penelitian
PERBEDAAN AKSIOMA ANTARA METODE
KUANTITATIF DAN KUALITATIF
Aksioma Dasar Metode Kuantitatif Metode
kualitatif
Sifat realitas Dapat Ganda, holistik,
diklasifikasikan, dinamis, hasil
konkrit, teramati, konstruksi dan
terukur pemahaman
Hubungan peneliti Independen, supaya Interaktif dengan
dengan yang diteliti terbangun sumber data supaya
obyektivitas memperoleh makna
Hubungan variabel Sebab-akibat Timbal
(kausal) balik/interaktif

Kemungkinan Cenderung membuat Transferability


generalisasi generalisasi (dapat diterapkan di
tempat lain bila
kondisinya hampir
sama)
Peran nilai Cenderung bebas Terikat nilai-nilai
nilai yang dibawa peneliti
dan sumber data
Generalisasi model penelitian
kuantitatif

Populasi Reduksi

Generalisasi.
Hasil
penelitian
Sampel
sampel dapat
diberlakukan
ke populasi
Generalisasi model penelitian kualitatif.
Hasil penelitian dapat ditransferkan pada
tempat lain yang konteksnya tidak jauh
berbeda dengan tempat penelitian

Tranferability

Kasus
Transferability
 Generalisasi model penelitian kuantitatif.
 Generalisasi: hasil penelitian sampel dapat diberlakukan
ke populasi.
 Penelitian kualitatif tidak bertujuan melakukan
generalisasi tetapi lebih menekankan kedalaman
informasi sehingga sampai pada tingkat makna.
Walaupun demikian, tidak berarti hasil penelitian
kualitatif tidak dapat diterapkan ditempat lain.
 Generalisasi dalam penelitian kualitatif disebut dengan
transferability, maksudnya bahwa, hasil penelitian
kualitatif dapat ditransferkan atau diterapkan di tempat
lain, manakal kondisi tempat lain tersebut tidak jauh
berbeda dengan tempat penelitian,
Proses penelitian

1. Proses Penelitian kuantitatif


Proses penelitian kuantitatif mempunyai langkah-langkah
yang jelas yaitu dimulai dari merumuskan masalah,
berteori, berhipotesis, mengumpulkan data, analisis data,
dan membuat kesimpulan dan saran.
2. Proses penelitian kualitatif
Tahapan dalam proses penelitian kualitatif: tahap pertama
adalah tahap orientasi atau deskripsi. Pada tahap ini
peneliti mendeskripsikan apa yang dilihat, didengar,
dirasakan dan dinyatakan. Tahap kedua yaitu tahap
reduksi/fokus pada tahap ini peneliti mereduksi segala
informasi yang telah diperoleh pada tahap pertama. Tahap
ketiga adalah selection, setelah peneliti melakukan analisis
yang mendalam terhadap data dan informasiyang
diperoleh, maka peneliti dapat menemukan tema dengan
cara mengkonstruksikan data yang diperoleh menjadi suatu
bangunan pengetahuan, hipotesis, atau ilmu yang baru.
Karakteristik penelitian
kuantitatif dan kualitatif
Sumber:

 Sugiyono, 2017, Metode Penelitian Bisnis, Bandung:


Alfabeta.