Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK 4

• Nurrul Hikmah (117040094)


• Ferdi Yanto K. (117040095)
• Sinta Pandiwinata (117040096)
• Selvi Levina L.C (117040106)
• Ahmad Fairuzi (117040107)
Kelas : 2 D - Akuntansi
LAPORAN KEUANGAN SEKTOR
PUBLIK
SEKTOR PUBLIK
Sektor publik merupakan organisasi yang
kompleks dan heterogen, yang menyebabkan
kebutuhan informasi untuk perencanaan dan
pengendalian manajemen lebih bervariasi. Tidak
sebatas informasi finansial saja tetapi juga
informasi non finansial.
LAPORAN KEUANGAN SEKTOR PUBLIK
• Laporan keuangan sektor publik merupakan
komponen penting untuk menciptakan
akuntabilitas sektor publik.
Beberapa alasan pembuatan laporan keuangan,
yaitu :
1. Dari sisi internal
2. Dari sisi eksternal
3. Tujuan informasi diberikan.
TUJUAN DAN FUNGSI LAPORAN
KEUANGAN SEKTOR PUBLIK
1. Kepatuhan dan pengelolaan
2. Akuntabilitas dan pelaporan restrospektif
3. Perencanaan dan informasi otorisasi
4. Kelangsungan organisasi
5. Hubungan masyarakat
6. Sumber fakta dan gambaran
Bagi organisasi pemerintah, tujuan umum
akuntansi dan laporan keuangan adalah :
1. Memberikan informasi yang digunakan untuk
pembuatan keputusan ekonomi, sosial dan
politik serta sebagai bukti pertanggung
jawaban dan pengelolaan.
2. Untuk memberikan informasi yang digunakan
untuk mengevaluasi kinerja manajerial dan
organisasional.
Menurut Anthony, mengklasifikasikan bahwa
pemakai laporan keuangan sektor publik menjadi 5
(lima) kelompok, yaitu :
1. Lembaga pemerintah (governing bodies).
2. Investor dan kreditor.
3. Pemberi sumber daya (resource providers).
4. Badan pengawas (oversight bodies).
5. Konstituen.
PEMAKAI LAPORAN KEUANGAN SEKTOR
PUBLIK DAN KEPENTINGANNYA
Drebin et al. (1981) mengidentifikasikan bahwa terdapat
10 (sepuluh) kelompok pemakai laporan keuangan, yaitu :
1. Pembayar pajak (taxpayers).
2. Pemberi dana bantuan (grantors).
3. Investor.
4. Pengguna jasa (fee-paying service recipients).
5. Karyawan/pegawai.
6. Pemasok (vendor).
7. Dewan legislatif.
8. Manajemen.
9. Pemilih (voters).
10. Badan pengawas.
HAK DAN KEBUTUHAN PEMAKAI
LAPORAN KEUANGAN
Pada dasarnya masyarakat (publik) memiliki hak dasar
terhadap pemerintah, yaitu :
1. Hak untuk mengetahui
2. Hak untuk didengar aspirasinya.
3. Hak untuk diberi informasi
Kebutuhan informasi pemakai laporan keuangan pemerintah :
1. Masyarakat pengguna pelayanan publik membutuhkan informasi atas
biaya, harga dan kualitas pelayanan yang diberikan.
2. Masyarakat pembayar pajak dan pemberi bantuan ingin mengetahui
penggunaan dana yang telah diberikan.
3. Kreditor dan investor membutuhkan informasi untuk menghitung tingkat
risiko, likuiditas, dan solvabilitas.
4. Parlemen dan kelompok politik memerlukan informasi keuangan untuk
melakukan fungsi Pengawasan, mencegah terjadinya laporan yang bias
dan penyelewengan
5. Manajer publik membutuhkan informasi akuntansi sebagai komponen
sistem informasi manajemen untuk pengukuran kinerja organisasi
6. Pegawai membutuhkan informasi atas gaji dan manajemen kompensasi.
PERBEDAAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH
DENGAN SEKTOR SWASTA
Laporan Keuangan Pemerintah Laporan Keuangan Sektor Swasta
• Kinerja di ukur secara • Sebagian besar kinerja di
finansial & nonfinansial ukur secara finansial
• Pertanggungjawaban kepada • Pertanggung jawaban
parlemen & masyarakat luas kepada pemegang saham &
kreditur
• Berfokus pada bagian
organisasi • Berfokus pada organisasi
secara keseluruhan
• Melihat ke masa depan • Tidak dapat melihat masa
secara detail depan secara detail
• Aturan pelaporan ditentukan • Aturan pelaporan ditentukan
oleh departemen keuangan oleh undang-undang standar
• Laporan diperiksa oleh akuntansi, pasar modal, &
treasury praktik akuntansi
• Laporan keuangan diperiksa
oleh auditor independen
Elemen-elemen dalam laporan keuangan

1. Neraca atau laporan posisi keuangan


2. Laporan Operasi atau laporan aktivitas atau
laporan realisasi anggran
3. Laporan arus kas
4. Laporan perubahan ekuitas
5. Catatan atas laporan akuntansi
Di indonesia ,acuan penyususnan
laporan keuangan sektor publik yaitu
1. Pernyataan standar akuntansi keuangan
(PSAK) Nomor 45 tentang laporan keuangan
organisasi nirlaba.
2. Standar auntansi pemerintah (SAP) YANG
DITUANGKAN DALAM Peraturan Pemerintah
(PP) Nomor24 Tahun 2005.