Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK 9

DANDY TRIYANTORO (09)


EKA SULISTIANA (10)

PINGKY CHANDRA (29)


BIOTEKNOLOGI

• Bioteknologi bio (hidup)


teknos (teknologi)
logos (ilmu)
Bioteknologi dapat didefinisikan sebagai teknologi yang memanfaatkan organisme/
bagian-bagiannya untuk mendapatkan barang dan jasa dalam skala industri untuk
memenuhi kehidupan manusia.
PRINSIP DASAR BIOTEKNOLOGI

• Bioteknologi dikembangkan dari segala bidang yang memanfaatkan kemampuan dari


mikroorganisme atau bagian-bagiannya. Objek kajiannya yang luas dengan perkembangan
bertahap sesuai perkembangan ilmu dan teknologi serta meningkatkan kebutuhan
manusia.
JENIS- JENIS BIOTEKNOLOGI
-Bioteknologi Konvensional / Tradisional
-Bioteknologi Modern
BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL/ TRADISIONAL

• Bioteknologi tradisional adalah bioteknologi yang sifatnya sederhana dengan


memanfaatkan mikroorganisme, proses biokimia, dan proses genetik alami di awal
penggunaannya dengan bersifat kemungkinan tanpa berdasar ilmiah. Prinsip dasarnya yaitu
melibatkan reaksi fermentasi dalam menghasillkan produk.
• KELEBIHAN
• 1. Biaya produksi murah
• 2. Menggunakan peralatan sederhana
• 3. Pengaruh jangka panjang sudah diketahui
KELEMAHAN

• 1. Perbaikan genetik tak terarah


• 2. Waktu relatif lama
• 3. belum ada pengkajian prinsip-prinsip ilmiah
• 4. Hasil tidak dapat diperkirakan sebelumnya
• 5. Tidak dapat mengatasi ketidaksesuaian genetik
• 6. Produksi dalam skala kecil
• 7. Proses relatif belum steril
• Contoh: pembuatan tempe, keju, yoghurt, tape, kecap, nata de coco, oncom, roti dll
BIOTEKNOLOGI MODERN

• Bioteknologi modern adalah bioteknologi organisme dengan hasil rekayasa genetika


melalui perlakukan dengan mengubah tatanan gen dalam kromosom yang menentukan
sifat spesifik dari suatu organisme, sehingga berlangsung dengan efisien dan efektif. Prinsip
dasarnya yaitu melibatkan rekayasa genetika dalam menghasillkan produk.
• KELEBIHAN
• 1. Hasil dapat diperhitungkan
• 2. Mengatasi ketidaksesuaian genetik
• 3. Menghasilkan organisme yang sifat barunya tidak ada pada sifat alaminya
KELEMAHAN

• 1. Biaya produksi relatif lebih mahal


• 2. Memerlukan teknologi canggih
• 3. Pengaruh jangka panjang belum diketahui
• Contoh: kultur jaringan, bayi tabung, kloning, tanaman unggul, hewan transgenik,
inseminasi buatan, produksi antibiotikjenis baru melalui rekayasa genetik galur
mikroorganisme dll
KULTUR JARINGAN

• Kultur Jaringan adalah membudidayakan jaringan tanaman menjadi tanaman baru yang
mempunyai sifat sama dengan induknya pada kondisi aseptik.
• Tujuan dilakukannya kultur jaringan adalah:
• Memeroleh bibit tanaman baru yang lebih baik
• Lebih cepat dan lebih banyak, dalam waktu tidak terlalu lama dengan anakan yang seragam
• Memperbanyak tanaman dengan sifat seperti induknya
• Tanaman bebas dari penyakit karena dilakukan secara aseptik
• Sangat ekonomis dan komersial
KLONING

• Kloning/ transplantasi merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam
dan dialami oleh banyak bakteria, serangga, atau tumbuhan. Dalam bioteknologi, kloning
merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan
berkas DNA atau gen, sel, atau organisme. Proses kloning dilakukan dengan cara
memasukkan inti sel donor ke sel telur yang telah dihilangkan inti selnya.
BAYI TABUNG

• Bayi tabung atau pembuahan in vitro adalah sebuah taknik pembuahan atau
reproduksi dimana sel telur di buahi diluar tubuh wanita . Bayi tabung adalah suatu
metode untuk mengatasi masalah kesuburan dimana akan dilakukan bila metode lainnya
sudah tidak berhasil . Adapun proses dari bayi tabung itu sendiri adalah mengendalikan
proses ovulasi secara hormonal, yaitu pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan
oleh sperma dilakukan dalam sebuah medium cair.
TERIMAKASIH