Anda di halaman 1dari 13

PENYAKIT GANGGUAN

HORMONAL SISTEMIK YANG


BERKAITAN DENGAN
KEHAMILAN (DAMPAK PADA
PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN JANIN)

D E W I N U R H I D AYA H
N A D YA F K U S T E J A
W I L D A N U R U L FA D I L A H
W I TA N S E K A R S O T YA
Hormon Tiroid

Diabetes
Mellitus
HIPOTIROID
Hipotiroidisme merupakan suatu kelainan pada
kelenjar tiroid yang mengakibatkan kelenjar
tersebut tidak dapat menghasilkan hormon dalam
jumlah yang cukup. Kelenjar tiroid merupakan
kelenjar yang terletak di bagian depan
tenggorokan.
ETIOLOGI
• Efek samping pengobatan hipertiroidisme.
• Pembedahan tiroid
• Efek samping obat-obatan
• Radioterapi
• Penyakit autoimun.
PATOGENESIS DAN PATOFISIOLOGI
• Hipotiroidisme Sentral (HS) Yaitu gangguan faal
tiroid yang terjadi karena ada kegagalan
hipofisis.
• Hipotiroidisme Primer yaitu Hipogenesis atau
agenesis kelenjar tiroid, hormon yg berkurang
karena kerusakan anatomi kelenjar.
• Hipotiroidisme sepintas adalah keadaan
hipotiroidisme yang cepat menghilang (mis.
Pasca pengobatan RAI, pascatiroidectomi
subtotalis
DAMPAK PADA PERTUMBUHAN
DAN PERKEMBANGAN JANIN
• Berpengaruh pada kecerdasan anak
• Selama kehamilan dapat menyebabkan
keterlambatan fungsi kognitif verbal dan
nonverbal pada masa awal kanak-kanak,
• Retardasi mental
• defek psikomotorik
HIPERTIROID
Hipertiroidisme adalah kondisi ketika kadar
hormon tiroksin di dalam tubuh sangat tinggi.
Hormon tiroksin dihasilkan oleh kelenjar tiroid,
dan berperan dalam berbagai proses
metabolisme. Oleh sebab itu, gangguan pada
hormon ini akan menyebabkan gangguan
metabolisme tubuh.
ETIOLOGI
Kelenjar tiroid memproduksi dua jenis hormon, yaitu
triiodotiroin (T3) dan tiroksin (T4). Setiap hormon berfungsi
untuk mengatur sel dan cara kerja tubuh. Umumnya,
kelenjar tiroid akan memproduksi hormon dalam jumlah
yang tepat. Namun dalam kondisi tertentu, produksi hormon
dapat dilakukan secara berlebih, terutama tiroksin (T4). Saat
hamil, wanita mengalami peningkatan kadar
hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon
ini dapat memicu terjadinya hipertiroidisme.
PATOGENESIS DAN PATOFISIOLOGI
Hipotalamus akan menghasilkan TRH
(Tirotropin Releasing Hormone). TRH akan
merangsang sel tirotropin di hipofisis anterior
untuk menghasilkan TSH (Thyroid Stimulating
Hormone). TSH akan merangsang sel folikel di
kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormone
thyroid yang dapat berupa tri-iodothyronine (T3)
dan tetra-iodothyronine/thyroxine (T4).
LANJUTAN..
Dalam hal ini tubuh memiliki sistem
homeostasis yang baik dengan mekanisme
umpan balik negative. Hormon tiroid yang
dilepaskan akan memberikan umpan balik
negative ke hipotalamus dan hipofisis anterior
untuk mengurangi pelepasan TRH dan TSH
sehingga produksi hormon tiroid tidak menjadi
berlebihan dalam darah.
DAMPAK PADA PERTUMBUHAN
DAN PERKEMBANGAN JANIN

• Kelahiran prematur
• IUGR
• Berat badan lahir rendah
• IUFD