Anda di halaman 1dari 21

PERTEMUAN KE-5

‫اإلسالمية العقيدة‬
Pengertian Aqidah
) secara lughah adalah ‫العقيدة‬Aqidah ( •
IKATAN YANG KUAT.
Secara istilahy, •
aqidah diartikan sebagai Tashdiq
(Pembenaran) Terhadap Sesuatu
Dan Diyakini Tanpa Ada Keraguan
Keyword:
- Keyakinan akan sesuatu  perbuatan hati
- Keyakinan yang teguh
AQIDAH  PONDASI
AKHLAQ

IBADAH

AQIDAH

Agama Islam POLNEP-part 3-


KEPENTINGAN AKIDAH

Suatu amal akan mardud jika tidak


berdasarkan akidah yang benar

َ ‫س َرابَ أ َ ْع َمالُ ُه َْم َكفَ ُروا َوالَّ ِذ‬


َ‫ين‬ َ ‫سبُ َهُ ِب ِقيعَةَ َك‬ َّ ‫َماءَ ال‬
َُ ‫ظ ْم‬
َ ‫آن يَ ْح‬
‫ش ْيئا يَ ِج ْد َُه لَ َْم َجا َء َُه ِإذَا َحتَّى‬
َ
Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah
laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang
disangka air oleh orang-orang yang dahaga,
tetapi bila didatanginya air itu dia tidak
mendapatinya sesuatu apapun.
(Qs. An-Nur (24):39)
Akidah yang batil akan menyebabkan semua
amal perbuatan yang pernah diperbuat menjadi hangus

َ‫ي َولَقَ ْد‬


ََ ‫وح‬ ِ ُ‫ك أ‬ ََ ‫ين َو ِإلَى ِإلَ ْي‬ ََ ‫ن الَّ ِذ‬
َْ ‫ك ِم‬ َْ ‫أَش َْر ْكتََ لَ ِئ‬
ََ ‫ن قَ ْب ِل‬
َ َ‫ك لَيَ ْحب‬
ََّ ‫ط‬
‫ن‬ ََ ُ‫ع َمل‬
َ ‫ن‬ ََّ َ‫ن َولَتَكُون‬ ََ ‫ين ِم‬ََ ‫س ِر‬ ِ ‫ا ْل َخا‬

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu


dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika
kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya
akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu
termasuk orang-orang yang merugi.
(Qs. Az-Zumar (39): 65)
KEPENTINGAN AKIDAH

Inti dakwah setiap Nabi dan Utusan

َ‫سولَ أ ُ َّمةَ ك َُِل فِي بَعَثْنَا َولَقَ ْد‬ ُ ‫ن َر‬ َِ َ ‫ّللا ا ْعبُدُوا أ‬
َََّ ‫اجتَنِبُوا‬ ْ ‫َو‬
ََ‫غوت‬ُ ‫ن فَ ِم ْن ُه َْم ال َّطا‬َْ ‫ّللاُ َهدَى َم‬ََّ ‫ن َو ِم ْن ُه َْم‬ َ ُ‫ض َاللَ َة‬
َْ ‫علَ ْي َِه َحقَّتَْ َم‬ َّ ‫ال‬
‫يروا‬ ُ ‫س‬ ِ َ‫ض فِي ف‬ َ ِ ‫ظ ُروا ْاْل َ ْر‬ ُ ‫ف فَا ْن‬ََ ‫ان َك ْي‬ََ ‫ين عَاقِبَ َةُ َك‬ ََ ‫ا ْل ُم َك ِذ ِب‬
Kami telah mengutus rasul pada tiap-
Dan sungguhnya
tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah
(saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu
ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya
orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya[826]. Maka berjalanlah kamu
dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang
mendustakan (rasul-rasul). (Qs:16:36)
Agama Islam POLNEP-part 3-
Diskusi 1 !!

Perkara apa saja yang m


enyebabkan lemahnya
Akidah dan Keyakinan !
Diskusi 2 !!

Perkara apa saja yang me


ngokohkan Akidah dan K
eyakinan !
Diskusi 3 !!

Apa dampak Kekuatan Aqi


dah bagi diri pribadi dan
masyarakat ??
Penyebab Penyimpangan Akidah
Jahalah (Kebodohan karena tidak ada kemauan •
untuk mempelajari sehingga tidak bisa mengenal
mana yang benar dan mana yang salah menurut
aqidah Islam.
Ta’ashshub (Fanatik kepada suatu tradisi warisan •
nenek moyang kita.
Taqlid (mengikuti sesuatu pendapat secara buta) •
Ghuluw (berlebihan dalam mencintai mahluk) •
Ghaflah (lalai dalam merenungi Ayat Kauniyah dan •
Ayat Qur’aniyah).
Usrah Fasidah (keluarga yang hampa dari ajaran •
Islam
Biah Sayyiah (Godaan lingkungan) •
Faktor Pengokoh Akidah
ILMU  Pengetahuan dan pemahaman akan •
petunjuk-petunjuk Allah dan Rasul-Nya.
ITTIBA’ (Mengikuti al Haq (Kebenaran berdasarkan •
alquran dan al hadits sebagaimana yang telah
diajarkan oleh salafussaleh)
TAWASSUT (sikap objektif dan berimbang) •
DZIKIR ( Banyak mengingat dan merenungkan Ayat •
Kauniyah dan Ayat Qur’aniyah).
BIAH HASANAH (Lingkungan yang baik) •
DAMPAK AQIDAH
BENAR

BAGI INDIVIDU
1. Menanamkan rasa izzah (kebanggaan) dalam
jiwa akan nilai dan kedudukannya dalam pentas
kehidupan ini.

Sebab ia adalah makhluk pengelola bumi •


dengan amal dan ibadahnya, yang Allah
istimewakan atas seluruh makhluq-Nya,
bahkan diatas malaikat yang tidak pernah
berbuat dosa.
Kedudukan yang sedemikian istimewa ini •
sudah tentu, akan melahirkan rasa tanggung
jawab yang tinggi untuk memainkan
peranannya sebagai penebar kebaikan dan
petunjuk atas seluruh alam.
2. Melahirkan jiwa yang tenang dan perasaan
yang seimbang.

Seorang mukmin, apapun keadaannya akan selalu •


menakjubkan urusannya. Demikian sabda Nabi SAW.
disaat ujian datang, tidak ada rasa marah, celaan atau •
laknat, ia ridha dan yakin, bahwa kesulitan adalah
bagian dari ujian kejujuran iman, maka ia berharap
mendapat pahala dan balasan orang yang bersabar.
Jika ini keadaan saat ujian, apatah lagi, jika Allah •
rasakan kenikmatan, seorang mukmin akan tetap
terjaga sehingga tidak melampui batas yang tidak
diridhai Allah SWT.
3. Mendorong seorang mukmin menghiasi diri
dengan akhlak yang terpuji.

Seperti kejujuran, amanah, siap berkorban, empati, •


mendahulukan saudaranya atas dirinya sendiri dll.
Oleh karena, iman akan mendidik jiwa seorang •
mukmin diatas landasan takwa dan sikap selalu
merasa diawasi Allah SWT, maka ia tidak akan berkata
kecuali yang benar, dan tidak akan berbuat kecuali
yang membawa manfaat dan maslahat.
Secara kejiwaan, seorang mukmin akan memiliki •
kelembutan hati dan perasaan yang halus, maka ia
tidak akan berbuat dzalim dan aniaya, akan tetapi
selalu berbuat baik dan berkasih sayang.
4. Membebaskan manusia dari perasaan takut dan
cemas akan rizki dan ajal.

Oleh sebab, iman akan menanamkan sejak •


awal keyakinan total akan jaminan rizki, bahwa
tidak ada satupun makhluk bahkan binatang
melata kecuali telah Allah tetapkan bagian
daripada rizkinya.
Dan oleh karena, setiap makhluq juga telah •
tetap batas ajal yang telah ditentukan, tidak
akan berkurang oleh karena keberanian di
medan perang, dan juga tidak akan bertambah
dengan sikap pengecut dan jiwa pecundang.
Menjadi benteng yang kokoh .5
untuk menolak berbagai godaan
dunia, penyimpangan paham,
bid’ah (ajaran baru) dan aliran
sesat dari Islam
Menumbuh-suburkan secara .6
efektif mahabbah (Rasa Cinta),
raja (harapan) dan khauf (rasa
takut)
DAMPAK AQIDAH
BENAR

BAGI MASYARAKAT
Melahirkan masyarakat yang bervisi dan misi .1
agung yang mulia dalam kehidupan
Membebaskan masyarakat dari ikatan .2
pemikiran yang sesat dan akidah yang palsu.
Masyarakat akan tegak diatas pijakan nilai .3
yang kokoh, saling menyempurnakan dan
tolong menolong
Membina masyarakat yang bermartabat dan .4
menjunjung tinggi nilai-nilai kemuliaan.
Membebaskan masyarakat dari belenggu .5
fanatisme dan egoisme kelompok.