Anda di halaman 1dari 26

VISUM ET REPERTUM KLINIK

ANJU NATORAS HASAN S 1608320181


ANNISA UL HUSNI 1608320191
MELIVA OTARANI BARUS 17010038
RIKA RAHMA WATI 71160891880

Pembimbing :
dr. Dessy Darmayani Harianja, Sp.F
 Visum et Repertum berisi tentang laporan
peradilan yang dibuat oleh dokter berdasarkan
sumpah / janji yang diucapkan pada waktu
menerima jabatan dokter, memuat pemberian
tentang segala hal (dalam hal ini berupa fakta)
yang dlihat dan ditemukan pada benda bukti
berupa tubuh manusia ( baik hidup maupun mati)
atau benda yang berasal dari manusia yang
diperiksa dengan pengetahuan dan keterampilan
yang sebaik-baiknya dan pendapat mengenai apa
yang ditemukan sepanjang pemeriksaan tersebut.
VISUM ET REPERTUM TERBAGI
3 YAITU :
 Ver hidup
 Ver jenazah
 Ekspertise
Dasar hukum
Dasar hukum penganiayaan
Pasal 351 KUHP:
 Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama
dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak
empat ribu lima ratus rupiah.
 Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah
diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.
 Jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara
paling lama tujuh tahun.
 Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak
kesehatan.
 Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana.
Pasal 352 KUHP:
 Kecualiyang tersebut dalam pasal 353
dan 356, maka penganiayaan yang tidak
menimbulkan penyakit atau halangan
untuk menjalankan pekerjaan jabatan
atau pencarian, diancam, sebagai
penganiayaan ringan, dengan pidana
penjara paling lama tiga bulan atau
pidana denda paling banyak empat ribu
lima ratus rupiah. Pidana dapat
ditambah sepertiga bagi orang yang
Dasar hukum kasus perkosaan
Pasal 285 KUHP
 Barangsiapayang dengan kekerasan atau
dengan ancaman kekerasan memaksa
perempuan yang bukan istrinya bersetubuh
dengan dia karena perkosaan, dihukum
dengan hukuman penjara selama-lamanya
12 tahun.
Pasal 286 KUHP
 Barangsiapa bersetubuh dengan
perempuan yang bukan istrinya padahal
diketahuinya perempuan itu dalam
keadaan pingsan atau tidak berdaya,
dihukum dengan hukuman selama-lamanya
sembilan tahun.
Pasal 287 KUHP
 Barangsiapa bersetubuh dengan perempuan yang
bukan istrinya dalam hal diketahuinya atau patut
disangkanya bahwa perempuan itu belum cukup
15 tahun atau tidak terang berapa umurnya bahwa
perempuan itu belum pantas buat dikawini
dihukum dengan hukuman penjara selama-
lamanya sembilan tahun.
 Penuntutan dilakukan bila ada pengaduan,
kecuali perempuan itu belum sampai 12 tahun
jika ada salah satu hal tersebut pada pasal 291
dan pasal 29.
KLASIFIKASI

VISUM
VISUM SEKETIKA VISUM LANJUTAN
SEMENTARA
Korban Perlukaan
• Menentukan jenis luka

• Menentukan jenis kekerasan yang


menyebabkan luka

• Menentukan kwalifikasi luka

• Menentukan umur luka


Teknik pemeriksaan

Anamnesa

Pengobatan Pemeriksaan
/perawatan tanda vital

Deskripsi luka
Luka
lecet

Pada lengan kanan bawah sisi depan, 3


sentimeter di bawah lipat siku terdapat luka
lecet berwarna kemerahan, seluas empat
sentimeter kali dua sentimeter.
Pada daerah tungkai kanan bawah sisi depan,
mulai dari tiga sentimeter di bawah lutut
terdapat luka lecet geser dengan arah dari atas
ke bawah, seluas lima sentimeter kali sebelas
sentimeter.
LUKA
MEMAR

Pada lengan kiri bawah sisi depan enam


sentimeter dari pergelangan tangan,terdapat
memar berwarna keunguan seluas lima
sentimeter kali tiga sentimeter.
VULNUS
LACERATUM

Pada kepala bagian belakang kiri, enam sentimeter di atas batas


tumbuh rambut bawah, terdapat luka terbuka, tepi tidak rata, dasar
tulang kepala, terdapat jembatan jaringan, bila dirapatkan berbentuk
garis sepanjang sebelas sentimeter.
VULNUS
SCISSUM

Pada perut bagian kanan bawah, lima sentimeter dari garis


pertengahan depan, dua sentimeter di bawah lengkung iga,
terdapat luka terbuka, tepi rata, kedua sudut tajam, dasar
rongga perut, bila dirapatkan berbentuk garis sepanjang tiga
sentimeter. Dari luka tampak keluar tirai penggantung usus
dan usus besar.
LUKA BAKAR

Pada lengan kiri bawah sisi depan, lima


sentimeter dari pergelangan tangan, terdapat
kulit yang berwarna kemerahan dengan
gelembung berisi cairan seluas satu sentimeter
kali dua sentimeter.
Korban Kejahatan Sexual
Menentukan adanya tanda-tanda persetubuhan

Menentukan adanya tanda-tanda kekerasan

Memperkirakan umur

Menentukan pantas atau tidaknya korban untuk


kawin
Teknik Pemeriksaan

Anamnesis

Pemeriksaan fisik
penatalaksanaan
secara umum

Pemeriksaan status
Pemeriksaan mental
ginekologis
Alat kelamin luar:
tidak ada kelainan.

Selaput dara: utuh,


diameter selaput
dara 0,5 cm.

Liang senggama:
tidak ada kelainan.

Mulut rahim: tidak


diperiksa.
Selaput dara utuh pada anak
Rahim: tidak
diperiksa.
Alat kelamin luar: tidak
ada kelainan.

Selaput dara: terdapat


robekan lama tidak
sampai dasar pada arah
jam 1 dan 4 sesuai
dengan arah putaran
jarum jam dan robekan
lama sampai dasar pada
arah jam 7 dan 9 sesuai
dengan arah putaran
jarum jam.

Liang senggama: dapat


dinilai satu jari longgar.
Pemeriksaan korban perkosaan
Mulut rahim: tidak
diperiksa.

Rahim: tidak diperiksa.


Korban Kekerasan Terhadap Anak

Pada kasus kekerasan seksual, perlu memperhatikan:


1. Adanya tanda-tanda perlawanan atau kekerasan seperti
pakaian yang robek, bercak darah pada pakaian dalam,
gigitan, cakaran, ekimosis, hematoma dan perhatikan
kesesuaian tanda kekerasan dengan urutan kejadian
kekerasan.
2. Pemeriksaan ginekologik pada anak perempuan (hanya
dilakukan pemeriksaan luar
Pemeriksaan status mental

Kekerasan berdampak pada berbagai aspek


kehidupan korban yang membutuhkan daya
adaptasi yang luar biasa dan menimbulkan
distres serta gejala-gejala paska trauma.
Visum Psikiatri
Pemeriksaan Kesehatan Jiwa untuk kepentingan
penegakan hukum perkara pidana sebagaimana
dimaksud diatas bertujuan menilai unsur-unsur:
 Kemampuan Terperiksa dalam mempertanggung
jawabkan tindak pidana yang telah dilakukannya;
 Dampak psikologis pada Terperiksa yang menjadi
korban tindak pidana; dan/atau
 Kecakapan mental Terperiksa untuk menjalani
proses peradilan pidana.
Prosedur pemeriksaan
Wawancara klinis psikiatri

Pemeriksaan dan observasi


psikiatri

Pemeriksaan psikometrik

Pemeriksaan fisik dan penunjang


yang sesuai indikasi

Analisis medikolegal