Anda di halaman 1dari 48

VITAMIN

VITAMIN
• Vitamin adalah komponen esensial pada koenzim
dan merupakan gugus prostetik enzim

• Vitamin dapat dikelompokkan ke dalam dua


kelas
1. Vitamin larut di dalam air
2. Vitamin larut di dalam lemak
Vitamin dan Peranan pada Fungsi Enzim
Vitamin Bentuk koenzim Jenis reaksi yang
dilangsungkan
Larut di dalam air
Tiamin Tiamin pirofosfat Dekarboksilasi asam alfa
keto
Riboflavin FMN dan FAD Reaksi oksidasi-reduksi

Asam nikotinat NAD dan NADP Reaksi oksidasi-reduksi

Asam pantothenat Koenzim A Transfer gugus asil


Piridoksin Piridoksal fosfat Transfer gugus amino
Biotin Biositin Transfer CO2
Asam folat Asam tetrahidrofolat Transfer gugus 1-karbon

Vitamin B12 Deoksi adenosil Pemindahan 1,2


kobalamin hidrogen
Asam askorbat Tidak diketahui Kofaktor pada reaksi
hidroksilasi
STRUKTUR NAD+ / NADH
STRUKTUR NADPH
REAKSI OKSIDASI REDUKSI

• Banyak reaksi di couple oleh pasangan


koenzim
– NAD+ / NADH
– NADP+ / NADPH
– FAD / FADH2
KOENZIM NAD+ / NADH
• Digunakan dalam reaksi redoks
• Turunan dari ADP dan vitamin nikotinamida
• Sisi reaksi terletak pada bagian nikotinamida dari
NAD+
– NAD+ ▬▬►bentuk teroksidasi
– NADH ▬▬►bentuk tereduksi
CONTOH REAKSI NAD+

• Reaksi umum dan reaksi spesifik (etanol)


Asam Piruvat
(P)

Terjadi reduksi asam piruvat menjadi asam laktat


menghasilkan NAD+ dan menggunakan NADH
NAD+ dapat dipakai oleh enzim gliseraldehid 3P
dehidrogenase, sehingga glikolisis dapat berjalan
biarpun tidak ada oksigen.
STRUKTUR FAD
KOENZIM FAD (FLAVIN ADENIN
DINUKLEOTIDA)
• Pembawa elektron lain yang digunakan
dalam metabolisme ▬▬►substratnya
beda dengan NAD+

• FAD ▬▬►transfer 2 elektron


CONTOH REAKSI FAD
• FAD sering digunakan dalam reaksi ▬▬►
-CH2- CH2- dioksidasi menjadi ikatan
ganda
STRUKTUR KOENZIM A
CONTOH REAKSI CoA-SH
• Tahap pertama adalah konversi asam lemak
menjadi fattyacyl CoA
• Proses aktivasi memerlukan energi
• Fattyacyl CoA kemudian masuk ke dalam
mitokondria untuk proses degradasi lebih
lanjut
TRANSFER GUGUS ASIL
• Koenzim A (CoASH) akan membentuk
ikatan tioester pada gugus asil ▬▬►lebih
aktif
REAKSI PIRUVAT DEHIDROGENASE
KOMPLEKS
-Reaksi yg dikatalisis: oksidatif dekarboksilasi
-Bersifat irreversibel
-Menghilangkan gugus karboksi piruvat
-Memerlukan 3 ensim dan 5 koensim
-Dihasilkan NADH  3 ATP
Overview of the reactions of the pyruvate dehydrogenase complex.

-Reaksi yg dikatalisis: oksidatif


dekarboksilasi
-Bersifat irreversibel. Menghilangkan
gugus karboksi piruvat
-Memerlukan 3 ensim dan 5 koensim
-Dihasilkan NADH2  3 ATP

Asupan
vitamin B
Ensim piruvat dehidrogenase kompleks terdiri dari 3
ensim yi
1. Pyruvate dehidrogenase (E1)
2. Dihidrolipoil transasetilase (E2)
3. Dihidrolipoil dehidrogenase (E3)
CONTOH REAKSI ASAM FOLAT
• Membantu keadaan anemia
• Nama lain: asam pteroilglutamat
• Asam Folat setelah tereduksi secara enzimatik
menjadi asam tetrahidrofolat (FH4)
merupakan bentuk koenzim
• Fungsi sebagai pembawa sementara gugus 1-
karbon, misal gugus metil (CH3), formil (-
CHO), metilen (-CH2), metinil (-CH=), formino
(-CH=NH) dipndahkan dari satu molekul ke
molekul lainnya
CONTOH REAKSI FOLAT
VITAMIN LARUT LEMAK
Vitamin Bentuk koenzim Jenis reaksi yang
dilangsungkan
Larut di dalam lemak
Vitamin A Retinal Siklus penglihatan
Vitamin D 1,25- Regulasi metabolisme Ca2+
dihidroksikolekalsiferol
Vitamin E Tidak diketahui Perlindungan lipida
membran
Vitamin K Tidak diketahui Kofaktor pada reaksi
karbosilasi
VITAMIN LARUT LEMAK
VITAMIN A
VITAMIN A
VITAMIN D
VITAMIN E
VITAMIN K
MINERAL
• Sekitar 25 unsur alami penting untuk kehidupan

• Karbon (C), oksigen (O), hidrogen (H) dan


nitrogen (N) adalah unsur penyusun 96% materi
hidup

• Fosfor (P), sulfur (S), kalsium (Ca), kalium (K) dan


beberapa unsur lain merupakan bagian terbesar
dari 4% unsur tersisa dalam berat organisme
Unsur Kelumit dan Fungsi Biologi
Unsur Fungsi Biologi
Besi Gugus prostetik enzim heme (katalase,
oksidase sitokrom
Iodium Diperlukan pada struktur hormon tiroid
Tembaga Gugus prostetik pada oksidase sitokrom
Mangan Kofaktor arginase dan enzim lain
Seng Kofaktor pada dehidroginase, polimerse
DNA, anhidrase karbonik
Cobalt Komponen vitamin B12
Molibdenum Kofaktor oksidase xanthin
Selenium Kofaktor peroksidase glutation dan
enzim lain
Nikel Kofaktor urease
Vanadium Kofaktor reduktase nitrat
Unsur kelumit yang dibutuhkan,
peranan biokimia belum diketahui
Unsur Peranan
Kromium Pemanfaatan glukosa darah yang baik
Timah Pembentukan tulang
Flour Pembentukan tulang
Silikon Pembentukan jaringan pengikat dan
tulang
Unsur Makro
• Kalium (K), Natrium (Na), Klorin (Cl)
– Kadar dalam tubuh :
• Kalium 5%
• Natrium 2%
• Klor 3%
– Tersebar di seluruh cairan tubuh dan jaringan
– Kalium merupakan unsur intra sel
– Natrium dan klor terdapat di luar sel
– Fungsi :
• Mengatur keseimbangan air dan distribusinya
• Menjaga keseimbangan asam basa agar tetap normal
• Menjaga keseimbangan osmotik normal
Unsur Makro
• Kalsium (Ca)
– Dalam tubuh, berkaitan erat dengan fosfor
– Mencapai 39% dari seluruh mineral tubuh
– 99% terdapat dalam jaringan keras, tulang dan gigi
– 1% berada dalam darah, cairan di luar sel dan dalam sel jaringan lunak
– Memiliki peran penting dalam proses kontraksi otot, menjaga
normalitas kerja jantung dan merupakan aktivator enzim tertentu
– Absorpsi dibantu oleh vitamin D, vitamin C dan laktosa
– Keberadaan asam oksalat dan asam fitat mengganggu absorpsi
kalsium
– Penggunaan kalsium diatur oleh hormon paratiroid
Unsur Makro
• Fosfor (P)
– 22% dari seluruh mineral tubuh
– 80% berada dalam bentuk kristal kalsium fosfat yang memberikan
kekuatan pada gigi
– 20% didistribusi dalam tiap sel dan cairan di luar sel bersama dengan
karbohidrat, lipid serta protein
– Fungsi :
• Pembentuk struktur tulang dan gigi
• Penyusun ATP, kreatin fosfat, koenzim dari golongan vitamin B,
protein konjugasi dan fosfolipid
– Absorpsi dibantu oleh vitamin D
– Diekskresi melalui urin
Unsur Makro
• Sulfur (S)
– Terutama terdapat sebagai konstituen asam amino sistein dan
metionin
– Terdapat pada semua protein, terutama pada keratin kulit dan rambut
serta pada hormon insulin yang mengontrol metabolisme karbohidrat
– Terdapat juga dalam karbohidrat heparin, suatu antikoagulan yang
terdapat dalam hati
– Vitamin yang mengandung sulfur adalah tiamin dan biotin
Unsur Mikro
• Kobalt (Co)
– Komponen dari vitamin B12 (sianokobalamin) yang penting untuk
maturasi sel darah merah dan menjaga normalitas kerja semua sel
– Defisiensi menyebabkan anemia pernisiosa yang disebabkan oleh
gangguan penyerapan vitamin B12 akibat ketidakmampuan mukosa
lambung memproduksi mukoprotein yang penting untuk penyerapan
vitamin vitamin B12
– Hanya sedikit sekali yang diserap melalui dinding usus
– Terdapat dalam limpa, hati, ginjal dan pankreas
– Tumbuhan tidak membutuhkan kobalt, sehingga sumber utama bagi
manusia adalah sumber hewani
– Diet yang terlalu banyak mengandung kobalt organik menyebabkan
polisitemia (produksi berlebihan sel darah merah)
Unsur Mikro
• Iodium (I)
– Bagian dari hormon kelenjar tiroid, yaitu tirosin dan triiodotirosin
– 60% berada dalam kelenjar tiroid, sisanya tersebar di jaringan tubuh,
terutama di ovarium, otot dan darah
– Dalam bentuk ion iodida mudah diserap melalui dinding usus dan
diekskresi terutama melalui urin
– Hasil serapan dibawa oleh darah ke kelenjar tiroid untuk pembentukan
hormon
Tahap 1.
• Fosforilasi glukosa
• Reaksi yang irreversibel
• Heksokinase : tranfer gugus fosfat pada molekul heksosa
• Memerlukan Mg
• Terdapat di semua jenis sel
• Sel hepatocyt mengandung glukokinase, sejenis heksosa tp lebih spesifik
untuk g
Ringkasan