Anda di halaman 1dari 17

Arinri misnangin(1601011011)

Artha putri(1601011012)
Artika mentari(1601011013)
Diki rahman (1601011045)
Dila andni(1601011048)
Diyah nur novitasari(1601011047)
Dwi ajeng ayu(1601011048)
Eliana fitri (1601011051)
Elisabeth napitupulu(1601011052)
Elvira rozahidayat (1601011053)
 antibodi
adalah suatu protein ( imunoglobulin) yang
dihasilkan oleh sel limposit B sebagai respon
terhadap adanyaanti gen.
 Setiap antibodi mempunyai sedikitnya dua
situs identik yang dapat berikatan dengan
determinan antigenik yang disebut antigen-
binding sites.
 Struktur antibodi
karena antibodi bivalen merupakan struktur
antibodi yang paling sederhana maka antibodi
bivalen ini disebut dengan monomer.
 Struktur dasar antibodi memiliki 4 rantai
protein yaitu: dua rantai ringan (light chain=L)
dan dua rantai berat (heavy chain=H) yang
identik.
 Molekul imunoglobin G (igG)dapat dipecah oleh
enzim papain yang menjadi 3 pragmen yaitu
2pragmen yang mempunya susunan yang sama
terdiri dari rantai berat (H) dan rantai ringan (L)
disebut Fab dan satu pragmen yang hanya terdiri
dari rantai berat (H)saja sebut Fc.
 Fragmen Fab ( Fragment antigen binding)
berfungsi mengikat antigen. Tapi pada Fc
(fragmen crystalable) merupakan fragmen yang
konstan tidak mengikat antigen tetapi dapat
bersifat sebagai determinan antigen.
 Imunoglobulin terdiri dari 5 kelas utama yaitu:
igG,igM,igA,igD, dan igE.
1. Imunoglobulin G (igG)
igG merupakan antibodi utama yang dibentuk
atas adanya rangsangan antigen. Dalam serum
orang dewasa normal igG merupakan 80% dari
total antibodi yang terdapat dalam serum.
Karena igG dapat menembus jaringan plasenta
dan masuk kedalam peredaran darah fetus.
2. imunoglobulin M (igM)
igM merupakan 5-7% dari total antibodi dalam
serum. igM adalah imunoglobin yang pertama
dibentuk karna adanya rangsangan antigen,
sedangkan paparan yang kedua rangsangan
antigen, sedangkan paparan yang kedua
dengan antigen yang sama dapt meningkatkan
igG.
 3. imunoglobulin A (igA) .
 igA merupakan 10-15% dari total antibodi
dalam serum, akan tetapi igA juga terdapat
dalam cairan sekresi yang diproduksi dalam
jumlah besar oleh sel plasma dan jaringan
limfoid yang terdapat di saluran pencernaan.
 Imunoglobulin ini di jumpai baik dalam darah
maupun dalam cairan ekskresi .dalam serum
manusia normal terdapat 2 subkelas yaitu
igA1 dan igA2 dan perbedaan antara keduanya
terdapat pada daerah engsel.
 Imunoglobulin D (igD)
 Imunoglobulin ini terdapat sekitar 0,2% dari
total antibodi terdapat dalm serum, akan
tetapi konsentrasinya dalam darah tali pusat
cukup tinggi.
 Fungsinya masih belum jelas , tapi tidak
mengikat komplomen , lewat tembuni atau
pun terikat pada sel lewat keping Fc-
nya.imuglobulin ini terdapat pada pemukaan
limfosit terutama pada bayi baru lahir.
 Imunoglobulin E (igE)
 Mempunya berat molekul sedikit lebih berat
daripada igG, akan tetapi hanya terdapat
sekitar 0,002% dari total antibodi yang terdapat
dalam serum.
 Berperan sebagai perantara dalam reaksi alergi
(hipersensitivitas segera).
 Imunodifusi
 Teknik ini untuk mendeteksi reaksi antigen
antibodi dengan reaksi presipitasi. Disini
antibodi atau molekul imunogobulin dibiarkan
bertemu dengan antigen dengan difusi saja.
 Teknik ini dibagi menjadi 2 yaitu imunodifusi
dobel dan imunodifusitungal (radial)
 Fahey Kinetik  Macini Endpoint
Diffusion: Diffusion:
 Diameter cincin  Ag dibiarkan
presipitasi diukur berdifusi mencapai
setekah 8 jam presipitasi mask
 Grafik  Ig A ; inkubasi 48 jam
semilogaritmik:  Grafik:
 Sumbu y:kadar yang  Sumbu y :kadar Ag
dianalisa  Sumbu x: cincin
 Sumbu x: diamtere presitipasi
cincin presipitasi
1. Ukuran molekul
2. Berat molekul Ag
3. Temperatur
4. Viskositas dan reaksi gel
5. Interaksi matriks gel dan reaktan
 Mengisi sumuran terlalu sedikit atau banyak
 Menumpahkan serum gel pasien kedalam
agarosa
 Melubangi samping sumuran
 Waktu dan suhu inkubasi tidak tepat
o hasil tidak akurat dan perlu diulang