Anda di halaman 1dari 26

RS.

HERMINA SUKABUMI
Oleh: dr. Yohanes Santoso, Sp. A
• Selalu tumbuh &
berkembang sejak saat
konsepsi sampai
berakhirnya masa remaja
• Anak tidak bisa
diidentikkan dengan
dewasa dalam bentuk kecil
• Bertambahnya ukuran dan jumlah sel
serta jaringan interseluler,
Berarti bertambahnya:
 Ukuran fisik

 Struktur tubuh sebagian atau keseluruhan


 dapat diukur dengan satuan berat atau
panjang
 Bersifat kuntitatif
• Perkembangan adalah bertambahnya
kemampuan struktur dan fungsi tubuh
yang lebih kompleks
• Bersifat kualitatif
• Pengukurannya jauh lebih sulit daripada
pengukuran pertumbuhan
Masa prenatal/Masa Intra Uterine (Embrio &
Fetus Dini-Akhir)

Masa postnatal/Masa setelah lahir (Neonatal


& Bayi Dini-Akhir)

Masa Prasekolah/ Masa Anak Awal

Masa Sekolah/Masa Pubertas/Masa Anak


Akhir

Masa Adolesensi/Masa Remaja


 Embrio
 Fetus
 Dini
 Akhir
1. Masa
Embrio : sejak
konsepsi – usia
kehamilan 8
minggu
Masa Fetus Dini : Masa Fetus Lanjut :
usia 9 minggu – trimester II trimester akhir
 Masa Bayi Dini (1-12 bulan)
◦ Pertumbuhan yang pesat dan proses
pematangan berlangsung secara kontinyu
terutama meningkatnya fungsi sistem saraf
 Masa Bayi Akhir (1-2 tahun)
◦ Kecepatan pertumbuhan mulai menurun
dan terdapat kemajuan dalam
perkembangan motorik dan fungsi
ekskresi
♀: 10 – 18 tahun dan
♂: 12 – 20 tahun
 Transisi dari periode anak ke
dewasa  Terjadi
percepatan pertumbuhan
berat badan dan tinggi
badan yang sangat pesat
yang disebut “Adolescent
Growth Spurt” 
Pertumbuhan dan
perkembangan pesat dari
alat kelamin dan mulai
timbulnya tandja-tanda
kelamin sekunder
 ♀ : 6–10 tahun,
 ♂ : 6–12 tahun
 Pertumbuhan lebih cepat
dibandingkan dengan
masa prasekolah
 Keterampilan dan
intelektual makin
berkembang
Masa Prasekolah : 2 – 6 tahun
 Pertumbuhan berlangsung dengan stabil, terjadi
perkembangan tubuh dengan aktifitas jasmani
yang bertambah
 Meningkatnya keterampilan dan proses berpikir
Perubahan Ukuran

Perubahan Proporsi

Hilangnya ciri-ciri lama

Timbulnya ciri-ciri baru


I. Kecepatan Pertumbuhan tidak teratur
• melibatkan perubahan
• menentukan perkembangan selanjutnya
• mempunyai pola yang tetap
- Pola sefalokaudal
- Pola proksimodistal
• mempunyai tahap-tahap yang berurutan
• mempunyai kecepatan yang berbeda
• berkorelasi dengan pertumbuhan
FAKTOR INTERNAL
◦ Perbedaan ras / etnik / bangsa
◦ Keluarga
◦ Umur
◦ Jenis kelamin
◦ Kelainan genetik
◦ Kelainan kromosom
◦ Faktor Pranatal
 Gizi ibu selama hamil
 Mekanis / posisi dalam rahimibu
 Kelainan imunologi
 Toksin/zat kimia
 Endokrin
 Radiasi
 Infeksi
 Anoksia embrio
 Psikologis ibu
- Faktor Persalinan
• Komplikasi saat persalinan seperti trauma kepala,
asfiksia.
- Faktor Pasca Natal
• Gizi

• Penyakit kronis/kelainan kongenital

• Lingkungan fisis dan kimia

• Psikologis

• Endokrin

• Sosio-ekonomi

• Lingkungan pengasuhan

• Stimulasi

• Obat-obatan
 Kebutuhan fisis-biomedis (asuh)
 Kebutuhan akan kasih sayang/emosi (asih)
 Kebutuhan latihan/rangsangan/bermain (asah)
– Nutrisi adekuat dan seimbang
– Perawatan kesehatan dasar :
 imunisasi
 pengobatan
– Pakaian
– Perumahan
– Hygiene diri dan sanitasi lingkungan
– Kesegaran jasmani: olahraga, rekreasi
– Kasih sayang orang tua
– Rasa aman
– Harga diri
– Kebutuhan akan sukses
– Mandiri
– Dorongan
– Kebutuhan mendapatkan
kesempatan dan pengalaman
– Rasa memiliki.
– Pendidikan
 Pendidikan informal (di rumah, dalam keluarga)

 Pendidikan formal : SD, SLTP, SLTA, PT, dan sebagainya

 Pendidikan non formal. Pendidikan ketiga; di masyarakat:


kelompok pengajian anak, sekolah minggu, pramuka,
palang merah remaja, dan sebagainya.

– Pelatihan
dr. Yohenes Santoso, Sp. A
Praktek Senin sd. Jumat jam 09.00 – 16.00 WIB
Sabtu jam 09.00 — 14.00 WIB