Anda di halaman 1dari 30

TINDAKAN KEPERAWATAN

KELUARGA
By
Abd. Latif
TUJUAN PEMBELAJARAN
• Tujuan Instruksional Umum (TIU):
Mahasiswa mampu menjelaskan dan
melaksanakan tindakan keperawatan keluarga
Lanjutan…
• Tujuan Instruksional Khusus (TIK):
Mahasiswa mampu menjelaskan dan
melaksanakan tindakan keperawatan keluarga:
1. Terapi modalitas pada keluarga,
2. Pendidikan kesehatan pada keluarga,
3. Merawat anggota keluarga yang sakit.
IMPLEMENTASI/TINDAKAN
KEPERAWATAN
• Merupakan langkah yang dilakukan setelah
perencanaan program.
• Program dibuat untuk menciptakan keinginan
berubah dari keluarga, dan memandirikan
keluarga.
• Perencanaan program yang baik harus diikuti
dengan implementasi/tindakan yang baik.
1. TERAPI MODALITAS
A. Pengertian
Terapi modalitas merupakan metode
pemberian terapi yang menggunakan
kemampuan fisik atau elektrik. Terapi
modalitas bertujuan untuk membantu proses
penyembuhan dan mengurangi keluhan yang
dialami oleh klien. (Lundry & Jenes, 2009
dalam Setyoadi & Kushariyadi, 2011).
Lanjutan…
• Terapi modalitas, suatu kegiatan dalam memberikan
askep baik di institusi maupun di masyarakat yg
bermanfaat dan berdampak terapeutik.
• Terapi modalitas, adalah suatu sarana penyembuhan
yang diterapkan dengan tanpa disadari dapat
menimbulkan respons tubuh berupa energi sehingga
mendapatkan efek penyembuhan (Starkey, 2004).
• Terapi modalitas diterapkan pada, yaitu: manajemen
nyeri, perawatan gangren, perawatan luka baru,
perawatan luka kronis, latihan peregangan, range of
motion, dan terapi hiperbarik.
Lanjutan…
• Terapi modalitas, terapi yang dilakukan
perawat secara mandiri sbg alternatif
pengobatan pada klien dan keluarga.
• Terapi komplementer, terapi alternatif yg
dipakai oleh tenaga praktisi lain dlm
pengobatan sbg terapi pelengkap tindakan
perawat.
Lanjutan…
• Terapi modalitas (modality therapies), seperti :
o Thermal therapy (kompres hangat),
o Relaksasi progresis,
o Imagery guidance (teknik relaksasi utk
mengurangi stres dan meningkatkan perasaan
tenang).
• Terapi komplementer/terapi pelengkap, seperti:
o Senam haid,
o Yoga,
o Meditasi.
B. Jenis-jenis terapi modalitas
1. Terapi Individual,
2. Terapi Lingkungan,
3. Terapi Biologis,
4. Terapi Kognitif,
5. Terapi Keluarga,
6. Terapi Kelompok,
7. Terapi Prilaku,
8. Terapi Bermain.
TERAPI KELUARGA
• Terapi keluarga, terapi yang diberikan kepada
seluruh anggota keluarga sebagai unit
penanganan (treatment unit).
• Tujuan terapi keluarga adalah agar keluarga
mampu melaksanakan fungsinya.
• Sasaran utama adalah keluarga yang
mengalami disfungsi; tidak bisa melaksanakan
fungsi-fungsi yang dituntut oleh anggotanya.
Lanjutan…
• Dalam terapi keluarga semua masalah keluarga yang
dirasakan diidentifikasi dan kontribusi dari masing-
masing anggota keluarga terhadap munculnya masalah
tersebut digali.
• Terlebih dahulu masing-masing anggota keluarga
mawas diri:
o apa masalah yang terjadi di keluarga,
o apa kontribusi masing-masing terhadap
timbulnya masalah,
o kemudian mencari solusi untuk
mempertahankan keutuhan keluarga dan
meningkatkan atau mengembalikan fungsi
keluarga seperti yang seharusnya.
Lanjutan…
• Proses terapi keluarga meliputi tiga tahapan
yaitu:
1. fase 1 (perjanjian),
2. fase 2 (kerja),
3. fase 3 (terminasi).
Lanjutan…
• Di fase 1, perawat dan klien mengembangkan
hubungan saling percaya, isu-isu keluarga
diidentifikasi, dan tujuan terapi ditetapkan
bersama.
• Kegiatan di fase 2, atau fase kerja adalah keluarga
dengan dibantu oleh perawat sebagai terapis
berusaha mengubah pola interaksi di antara
anggota keluarga, meningkatkan kompetensi
masing-masing individual anggota keluarga,
eksplorasi batasan-batasan dalam keluarga,
peraturan-peraturan yang selama ini ada.
Lanjutan…
• Terapi keluarga diakhiri di fase terminasi di
mana keluarga akan melihat lagi proses yang
selama ini dijalani untuk mencapai tujuan
terapi, dan cara-cara mengatasi isu yang
timbul. Keluarga juga diharapkan dapat
mempertahankan perawatan yang
berkesinambungan.
2. PENDIDKAN KESEHATAN PADA
KELUARGA
• Merupakan upaya terencana utk perubahan
perilaku masyarakat sesuai norma-norma
kesehatan,
• Merupakan upaya persuasi/pembelajaran kepada
masyarakat,
• Meruapakan strategi penting dlm askep
komunitas,
• Upaya transformasi pengetahuan tertentu dari
perawat ke masyarakat
• Diberikan agar masyarakat menjadi tahu, mau
dan mampu dlm menyelesaikan masalah.
Lanjutan…
• Dilakukan dalam berbagai upaya pelayanan
kesehatan, yaitu: upaya promotif, preventif,
kuratif dan rehabilitatif.
• Merupakan proses utk meningkatkan
kemampuan masyarakat dlm memelihara dan
meningkatkan kesehatannya.
• Merupakan salah satu bentuk kegiatan
promosi kesehatan (health promotion).
Lanjutan…
• Promosi kesehatan ditujukan utk
meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik
kesehatan,
• Untuk meningkatkan/memperbaiki lingkungan
fisik dan non fisik dlm memelihara dan
meningkatkan kesehatan keluarga.
Lanjutan…
• Pendidikan kesehatan diperlukan pada 5 tingkatan
pencegahan:
1. Health promotion: peningkatan gizi, PHBS,
hygiens dan perbaikan sanitasi lingkungan,
2. Specific protection : program imunisasi,
3. Early diagnosis and prompt treatment: ditujukan
pada keluarga yg sulit mendeteksi penyakit yg
terjadi di keluarga,
4. Disability limitation: ditujukan pd keluarga yg
tidak melakukan pemeriksaan dan pengobatan
lengkap,
5. Rehabilitation: pemulihan cacat dengan latihan.
3. PEMBERDAYAAN KELUARGA
(EMPOWERING)
• Merupakan proses pemberian kekuatan atau
dorongan shg membentuk interaksi transformatif
kpd keluarga.
• Merupakan upaya mobilisasi keluarga agar
mampu berperan dlm pengambilan keputusan
dan tindakan,
• Merupakan upaya fasilitasi agar keluarga
mengenal masalah yg dihadapi, merencanakan
dan melakukan pemecahan masalah dg
memanfaatkan potensi keluarga.
Lanjutan…
• Ditujukan utk meningkatkan partisipasi
keluarga menuju kualitas kehidupan yg lebih
baik,
• Membantu keluarga agar mampu membantu
dirinya sendiri, mandiri, berswadaya dan
mampu mengadopsi inovasi,
Lanjutan…
• Perawat komunitas perlu mengetahui
karakteristik keluarga.
• Keberhasilan pemberdayaan keluarga dpt
dipengaruhi oleh lingkungan, situasi politik yg
mendukung dan pengalaman keluarga.
• Strategi yg dpt dilakukan upaya
pemberdayaan keluarga adalah
menumbuhkembangkan potensi yg ada di
keluarga seoptimal mungkin.
Contoh format catatan Implementasi:
Tanggal & No. Dx. Implementasi
Waktu Kep.
18 Sept 2017 1 Pendidikan kesehatan
08.00-09.00 tentang……………,…………, dan
dengan keluarga bpk An yang
dihadiri…………………
Kontrak selanjutnya
tanggal………..jam……..untuk
kegiatan………….
Contoh rencana kegiatan
implementasi:
1. Sasaran : ………………………………………...
2. Hari, tanggal : …………………………………………
3. Waktu : …………………………………………
4. Dx. Kep. : …………………………………………
5. Intervensi : No…………………………………….
6. Kunjungan ke : …………………………………………
7. Latar belakang :………………………………………….
…………………………………………………………………..
Lanjutan….
8. Tujuan : …………………………………..
9. Tahapan kegiatan :

Tahap & Waktu Kegiatan Kegiatan


perawat keluarga
Pendahuluan ………………………… ………………………………
(10 menit) ………………………… ………………………………
Pelaksanaan ………………………… ………………………………
(40 menit) ………………………… ……………………………..
Penutup ………………………… ………………………………
(10 menit) ………………………… ………………………………
Lanjutan…
10. Materi : sesuai tujuan yang diharapkan
11. Media : brosur (leaflet), buku tentang….,
poster tentang……., rekaman
kaset dsb.
EVALUASI ASUHAN KEPERAWATAN
KELUARGA
• Evaluasi merupakan kegiatan yang
membandingkan antara hasil implementasi
dengan kriteria dan standar yang telah
ditetapkan.
• Bila hasil evaluasi tidak atau berhasil sebagian,
perlu disusun rencana perawatan yang baru.
Lanjutan…
• Evaluasi disusun dengan menggunakan SOAP
yang operasional dengan pengertian:
S: ungkapan perasaan dan keluhan yang
dirasakan secara subjektif oleh
keluarga setelah diberikan
implementasi keperawatan
O: keadaan objektif yang dapat diidentifikasi
oleh perawat dengan menggunakan
pengamatan yang objektif setelah
implementasi keperawatan
Lanjutan…
A: merupakan analisis perawat setelah
mengetahui respon subjektif & objektif
keluarga yang dibandingkan dengan
kriteria dan standar yang telah ditentukan
mengacu pada tujuan pada rencana
keperawatan keluarga.
P: perencanaan selanjutnya setelah perawat
melakukan analisis.
Contoh format evaluasi
formatif/sumatif

Tanggal & No. Dx. Evaluasi


Waktu Kep.
………………………… 1 S : ………………………………………………
…………………………
O : ………………………………………………

A : ………………………………………………

P : ………………………………………………
TERIMA KASIH