Anda di halaman 1dari 9

P e n e l i t i a n Ti n d a k a n K e l a s

Lecturer : Srinahyanti,S.Pd.,M.Pd.

Tutorial S1 PGPAUD Universitas Terbuka


2014.1
Pengertian

Karakteristik

Manfaat

Keterbatasan

Persyaratan
Pengertian PTK pertamakali diperkenalkan oleh Kurt Lewinth
1946 (AhliSosialAmerika) di Indonesia baru dikenal
tahun 1980
Item 2
Salah satu refleksi diri yang dilakukan oleh parapartisipan(guru,
Carr and siswa, atau kepala sekolah) dalam situasi-situasi sosial untuk
memperbaiki rasionalitas dan kebenaran praktik-praktik sosial atau
Kemmiss pendidikan yang dilakukan sendiri,

Systematic inquiry yang dilakukan kepala sekolah,guru atau


Mills konselor untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai praktek
yang dilakukannya.

Kegiatan untuk memperbaiki kualitas kinerja melalui refleksi untuk


meningkatkan prestasi siswa atau mengembangkan kemampuan
Shernu (kompetensi) anak didik.
Karakteristik

An inquiry of practise from within Item 2


(muncul dari kesadaran diri)

Self-reflective inquiry
(penelitian melalui refleksi diri)

Fokus Penelitian : Kegiatan Pembelajaran


Perilaku guru dan siswa dalam melakukan interaksi

Tujuan : Memperbaiki pembelajaran


Dilakukan bertahap dan berkelanjutan (Siklus pelaksanaan: perencanaan-observasi-
refleksi-revisi) sampai mendapatkan hasil yang terbaik
Komparasi PTK dan Non-PTK
No Aspek PTK Non-PTK

1 Peneliti Guru Pihak Luar

2 Rencana Penelitian Guru (mungkin dibantu Oleh Peneliti


pihak luar)
3 Muncul Masalah Dirasakan oleh guru Dirasakan oleh pihak luar

4 Ciri Utama Tindakan perbaikan yang Belum tentu ada perbaikan


berulang
5 Peran Guru Sebagai guru dan peneliti Sebagai objek penelitian

6 Tempat Penelitian Kelas Kelas

7 Proses Oleh guru/ bisa dibantu Oleh peneliti (pihak luar)


Pengumpulan Data pihak luar
8 Hasil Penelitian Dimanfaatkan langsung Menjadi milik peneliti, belum
oleh guru tentu dimanfaatkan guru
 Memperbaiki  Meningkatkan  Meningkatkan
kualitas hasil belajar kualitas/mutu
pembelajaran siswa / pendidikan bagi
 Mengembangkan perkembangan siswa atau anak
profesionalitas kemampuan diri didiknya
 Guru menjadi anak didik “there is a little school
lebih percaya diri development without
 Sesuai dengan teacher development,
 Berperan aktif kebutuhan there is little teacher
mengembangkan siswa/anak didik development without
pengetahuan dan school development”
keterampilan Hopkins
• Metodologi agak longgar
• kaidah-kaidah penelitian
Validitas kurang dapat dijaga
(pengumpulandata)
• rentan manipulasi

• Hanya terkait siswa


yang ada di dalam kelas
Generalisasi tertentu maka tidak
dapat di generalisasikan
1. Sekolah memberi kebebasan pada guru untuk
melaksanakan PTK
2. Birokrasi & hierarki organisasi sekolah diminimalkan
3. Selalu mempertanyakan apa yang diinginkan bagi
sekolahnya
4. Keterbukaan dari semua staf sekolah untuk membahas
masalah tanpa rasa khawatir untuk dicemoohkan.
5. Sikap kepala sekolah harus menunjang terjadinya
pembaharuan
6. Guru dan siswa harus mempunyai rasa percaya diri yang
tinggi bahwa mereka sedang melakukan pembaharuan.
7. Guru harus siap menghadapi konflik karena sesuatu yang
baru biasanya menghadapi berbagai tantangan