Anda di halaman 1dari 20

Integrasi Nasional

[Sistem Sosial Budaya Indonesia]

Likha Sari A., M.Soc.Sc


Prodi Ilmu Komuniksi, FISIP, UNS
 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi
nasional mempunyai arti dua macam, yaitu:
 Secara politis, integrasi nasional adalah proses
penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke
dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu
identitas nasional.
 Secara antropologis, integrasi nasional adalah proses
penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang
berbeda, sehingga mencapai suatu keserasian fungsi
dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
 Dalam proses integrasi dituntut adanya
kesepakatan terhadap nilai-nilai umum dalam
masyarakat yang dijadikan patokan utama. Tidak
hanya disepakati oleh sebagian besar orang
(etnik), akan tetapi lebih daripada itu nilai-nilai
umum tersebut harus dihayati melalui proses
sosialisasi, akulturasi, asimilasi, dan enkulturasi.
Faktor yg mendorong Integrasi Nasional di
Indonesia
 Menurut Christine Drake:
1. Dimensi historis-politis
2. Dimensi sosiokultural
3. Dimensi interaktif
4. Dimensi ekonomi
Wujud Integrasi Nasional
 Pembangunan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di
Jakarta oleh Pemerintah Republik Indonesia yang
diresmikan pada tahun 1976. Di kompleks Taman Mini
Indonesia Indah terdapat anjungan dari semua propinsi
di Indonesia (waktu itu ada 27 provinsi). Setiap
anjungan menampilkan rumah adat beserta aneka
macam hasil budaya di provinsi itu, misalnya adat, tarian
daerah, alat musik khas daerah, dan sebagainya.
 Sikap toleransi antarumat beragama, walaupun agama
kita berbeda dengan teman, tetangga atau saudara, kita
harus saling menghormati.
 Sikap menghargai dan merasa ikut memiliki kebudayan daerah
lain, bahkan mau mempelajari budaya daerah lain, misalnya
masyarakat Jawa atau Sumatra, belajar menari legong yang
merupakan salah satu tarian adat Bali. Selain anjungan dari semua
propinsi di Indonesia, di dalam komplek Taman Mini Indonesia
Indah juga terdapat bangunan tempat ibadah dari agama-agama
yang resmi di Indonesia, yaitu masjid (untuk agama Islam), gereja
(untuk agama Kristen dan Katolik), pura (untuk agama Hindu)
dan wihara (untuk agama Buddha). Perlu diketahui, bahwa waktu
itu agama resmi di Indonesia baru 5 macam.
 Diadakan Pekan Olahraga Nasional (PON), yaitu
perlombaan bidang olahraga tingkat nasional yang
diselenggarakan setiap 4 (empat) tahun sekali. Melalui
Pekan Olahraga Nasional akan terpupuk persatuan
Indonesia dan menggali potensi para atlet daerah untuk
dapat berkembang mewakili negara di tingkat
internasional.
Ancaman, Tantangan, Hambatan,
dan Gangguan Integrasi Nasional
Ancaman Integrasi Nasional
 Ancaman merupakan usaha yang dilaksanakan secara
konsepsional melalui tindak politik dan atau kejahatan yang
diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta
kepentingan negara dan bangsa. Faktor faktor yang
menggangu ketahanan nasional adalah berbagai macam
bentuk tindakan maupun pemikiran yang mengancam
ketahanan nasional suatu negara
 Berdasarkan asal datangnya ancaman
Ancaman dari luar
Ancaman dari dalam
 Berdasarkan bentuk ancaman
Ancaman fisik
Ancaman ideologis
Tantangan Integrasi Nasional
 Tantangan adalah suatu hal atau upaya yang
bersifat atau bertujuan menggungah
kemampuan. adapun wujudnya berbentuk
tindakan fisik maupun non fisik yang dilakukan
baik secara manifest ataupun latent.
 Tantangan dalam membangun integrasi nasional:
1. Percobaan Invasi asing
2. Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
3. Kriminalitas
Gangguan Integrasi Nasional
1. Geografi
2. Demografi
3. Kekayaan Alam
4. Ideologi
5. Politik
6. Ekonomi
7. Sosial Budaya
8. Pertahanan Keamanan
Hambatan Integrasi Nasional
 Ada beberapa Faktor yang menjadi Penghambat
Integrasi Nasional di Indonesia adalah sebagai berikut:
 Masyarakat Indonesia yang sangat beraneka ragam
(heterogen) dalm faktor-faktor kesukubangsaan dengan
masing-masing kebudayaan daerahnya,bahasa daerah,agama
yang dianut ras,dan sebagainya.
 Wilayah yang begitu luas, terdiri dari ribuan kepulauan yang
dikelilingi oleh lautan luas.
 Besarnya ancaman, tantangan, halangan dan gangguan yang
menrongrong keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa,baik
yang berasal dari luar maupun dalam negeri.
 Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan
pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan
keputusasaan di kalangan masyarakat.dampaknya akan
timbul dalam berbagai gejalah seperti SARA, gerakan
separatisme dan kedaerahan,atau demontrasi dan unjuk rasa.
 Adanya paham "etnosentrisme" di antara beberapa suku
bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya
dan sebaliknya menganggap rendah budaya suku bangsa
yang lainnya.
 Lemahnya nila-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh
budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa,baik
melewati kontak langsung maupun tak langsung. Kontak
langsung antara lain melalui unsur-unsur pariwisata,sedangkan
kontak tak langsung antara lain melalui media cetak (majalah
dan tabloid) atau media elektronik (televisi,tape
recorder,film,radio).hal itu akan berdampak adanya westernisasi
atau gaya hidup kebarat-baratan,pergaulan bebas,
penyalahgunaan narkotika dan lain sebagainya.
Contoh kasus Integrasi Nasional di
Indonesia
 Gerakan 30 S/PKI yang terjadi pada tahun 1965
 Gerakan Aceh Merdeka (GAM)
 Organisasi Papua Merdeka (OPM)
Pentingnya membangun Integrasi Nasional
 Enam faktor yang perlu diperhatikan untuk membangun integrasi
nasional yang mantap dan kokoh di Indonesia, sebagai berikut:
1. Adanya kemampuan dan kesadaran bangsa dalam mengelola
perbedaan sara dan keanekaragaman budaya dan adat istiadat
yang tumbuh dan berkembang diwilayah nusantara.
perbedaan tersebut hendaknya dimaknai sebagai kekayaan
dan potensi bangsa bukan dipertentangkan.
2. Adanya kemampuan untuk mereaksi penyebaran ideologi
asing.
3. Adanya kemampuan untuk mereaksi dan mencegah dominasi
ekonomi asing.
4. Mampu berperan aktif dalam percaturan dunia di
era globalisasi dalam berbagai aspeknya.
5. Bertekad untuk membangun sistem budaya sesuai
dengan ideologi nasional (pancasila) dan UUD 1945.
6. Menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya dengan
cara melakukan pengkajian kritis dan sosialisasi
terhadap identitas nasional seperti bahasa Indonesia,
lagi Indonesia Raya, bendera Merah Putih dan
Garuda Pancasila.
Diskusi
 Buatlah kelompok menjadi 6
 Diskusikan Integrasi Nasional yang sudah pernah terjadi di
Indonesia
 Tentukan elemen2 yang terjadi pada peristiwa tersebut,
meliputi:
 Penyebab
 Ancaman
 Tantangan
 Solusi yg harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat
 Tuliskan laporan tersebut dalam format word, font Times
New Roman 12, Spasi 1,5, dan dalam format infografis
(untuk presentasi)
Terimakasih