Anda di halaman 1dari 13

4.

Pemeriksaan kimia klinik dan


cairan tubuh
• Pemeriksaan Laboratorium yang dilakukan
berdasarkan reaksi kimia.

• Pemeriksaan harus berdasarkan indikasi


 Pemilihan parameter pemeriksaan
berdasarkan indikasi
PERSIAPAN PASIEN
• Informasi yang diperlukan pasien mengenai:
– tindakan apa yang akan dilakukan &
manfaat tindakan.

– persyaratan yang perlu diketahui


(yang harus dilakukan / yang tidak boleh
dilakukan pasien sebelum pemeriksaan).
PERSYARATAN YANG HARUS DIKETAHUI
PASIEN
• Pemeriksaan tertentu memerlukan puasa
pemeriksaan glukosa darah (10-12 jam)
pemeriksaan trigliserida (12-14 jam)

• Konsumsi obat-obatan yang mempengaruhi hasil


 hentikan konsumsi obat 24 jam sebelum
pemeriksaan

• Jika konsumsi obat tidak mungkin untuk dihentikan


informasikan kepada petugas laboratorium
SPESIMEN KIMIA KLINIK
Darah lengkap (Whole blood):
mengandung semua komponen darah
(plasma dan sel darah)
 darah vena
 darah kapiler
 darah arteri
2. Serum : komponen darah yang berbentuk
cairan yang tidak mengandung sel
darah, tidak mengandung faktor
pembekuan

– Darah dibiarkan membeku (20-30 mnt)


– Sentrifus dengan kec. 3000 rpm (5-15
menit)
– Pisahkan serum dari sel darah
3. Plasma : komponen darah yang berbentuk
cairan
yang tidak mengandung sel darah
dan
masih mengandung faktor
pembekuan

– Darah + antikoagulansia (EDTA, Heparin, NaF)


– Sentrifus (kec. 3000 rpm , 5-15 menit)
– Pisahkan plasma dari sel darah
Plasma vs Serum
PENYIMPANAN SPESIMEN
• Spesimen stabil selama 2 jam (suhu kamar)
• Jika tidak langsung diperiksa  disimpan
tergantung jenis pemeriksaan yang akan
dilakukan.
– Penyimpanan spesimen darah sebaiknya dalam
bentuk serum/plasma
– Disimpan pada almari es suhu 2 – 8 °C
– Dibekukan pada suhu -20°C, -70°C atau -120°C
– Dapat diberikan bahan pengawet, mis: NaF
TRANSPORTASI SPESIMEN
• Spesimen harus segera dikirim ke
laboratorium karena stabilitasnya dapat
berubah
 perubahan fisik dan kimiawi
 sumber kesalahan pemeriksaan lab.

• Spesimen tidak terkena matahari langsung


• Suhu pengiriman harus memenuhi syarat
• PENGIRIMAN SPESIMEN DISERTAI FORMULIR
PERMINTAAN YANG DIISI DATA YANG LENGKAP
– Data Pasien (nama, jenis kelamin)
– Jenis spesimen
– Tanggal pengambilan
– Parameter pemeriksaan yang diperlukan

• KEMASAN MEMENUHI STANDAR KEAMANAN KERJA


LABORATORIUM.
DIBERI LABEL “BAHAN PEMERIKSAAN INFEKSIUS
(HIGH RISK)”
PEMERIKSAAN CAIRAN TUBUH
CAIRAN TUBUH : Cairan yang berada di rongga
serosa

• CAIRAN ASITES (1-10 ml)


• CAIRAN PLEURA (1-10 ml)
• CAIRAN OTAK (120-150 ml)
• CAIRAN SENDI (1-3 ml)
Indikasi pemeriksaan
• Meningkatnya volume cairan
• Gejala klinik yang mengarah kepada organ
yang terkait

Peningkatan volume cairan disebabkan oleh:


1. Proses eksudasi : karena proses inflamasi
2. Proses transudasi: perubahan tekanan
hidrostatik dan tekanan koloid