Anda di halaman 1dari 17

SENAM NIFAS

OLEH :
KELOMPOK IV
 ARINI EKA LESTARI
 ARIFIYANTI
 DWI HENDRIANI
 DWI JENNY SUCIANI
 MARDIANI
 MAS EMI
 MIRYA ASTANTI
 NURYANTI
 SUJIAH
Poltekkes Kemenkes Kaltim
D-IV Kebidanan alih jenjang  YULI ASTUTI
Tahun 2018
Pengertian Senam Nifas

Senam nifas adalah latihan


gerak yang dilakukan
secepat mungkin setelah
melahirkan, supaya otot-
otot yang mengalami
peregangan selama
kehamilan dan persalinan
dapat kembali kepada
kondisi normal seperti
semula (Ervinasby, 2008).
Tujuan Senam Nifas

 Memperlancar terjadinya proses involusi uteri (kembalinya rahim ke bentuk


semula).

 Mempercepat pemulihan kondisi tubuh ibu setelah melahirkan pada kondisi


semula.

 Mencegah komplikasi yang mungkin timbul selama menjalani masa nifas.

 Memelihara dan memperkuat kekuatan otot perut, otot dasar panggul,


serta otot pergerakan.

 Memperbaiki sirkulasi darah, sikap tubuh setelah hamil dan melahirkan,


tonus otot pelvis, regangan otot tungkai bawah.

 Menghindaripembengkakan pada pergelangan kaki dan mencegah


timbulnya varises.
Manfaat Senam Nifas

 Membantu penyembuhan rahim, perut, dan otot pinggul yang


mengalami trauma serta mempercepat kembalinya bagian-
bagian tersebut kebentuk normal.

 Membantu menormalkan sendi-sendi yang menjadi longgar


diakibatkan kehamilan.

 Menghasilkan manfaat psikologis menambah kemampuan


menghadapi stress dan bersantai sehingga mengurangi depresi
pasca persalinan.
Syarat Senam Nifas

 Untuk ibu melahirkan yang sehat dan tidak ada kelainan.

 Senam ini dilakukan setelah 6 jam persalinan dan dilakukan

di rumah sakit atau rumah bersalin, dan diulang terus di

rumah
Kerugian Bila Tidak Melakukan
Senam Nifas

 Infeksi karena involusi uterus yang tidak baik sehingga sisa darah

tidak dapat dikeluarkan.

 Perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik sehingga resiko

perdarahan yang abnormal dapat dihindarkan.

 Trombosis vena (sumbatan vena oleh bekuan darah).

 Timbul varises.
Cara melakukan Senam Nifas

1. Pernafasan Perut

 Berbaring dengan lutut diteku dan tangan disamping badan, tarik nafas
dalam-dalam lewat hidung, jaga tulang rusuk agar tetap tak bergerak
dan biarkan perut mengembang ke atas. Tahan selama 3 – 5 detik.

 Keluarkan nafas perlahan – lahan melalui mulut


2. Pernafasan Dada
 Berbaring dengan lutut ditekuk dan tangan di samping badan,
bernafas perlahan – lahan untuk menggeser tulang iga ke samping
membentuk seperti huruf “V” terbalik, tahan selama 3-5 detik
3. Membuat lingkaran dengan ujung jari
 Tumit ditekankan pada tempat tidur, gerakan ujung kaki secara teratur
seperti lingkaran dari luar ke dalam dan dari dalam ke luar

 Lakukan gerakan ini selama setengah menit


4. Berguling dengan satu lutut
 Berbaring dengan lutut ditekuk dan tangan di samping badan, jaga agar
bahu tetap rata dan kaki tidak bergerak, perlahan-lahan gulingkan lutut
sampai menyentuh tempat tidur

 Lakukan hal sama untuk lutut sebelahnya, kembali ke posisi semula dan
rileks.
 5. Berguling dengan dua lutut

 Berbaring dengan lutut ditekuk dan tangan di samping badan, jaga


agar bahu tetap rata dan kaki tidak bergerak, perlahan-lahan
gulingkan kedua lutut ke sebelah kanan sampai menyentuh tempat
tidur.

 Lakukan hal sama ke sebelah kiri, kembali ke posisi semula dan rileks.
 6. Menggulingkan Kaki

 Berbaring dengan kaki lurus dan tangan disamping badan, juga


agar bahu tetap rata dan kaki lurus, perlahan-lahan angkat kaki
kanan dan gulingkan sampai menyentuh sebelah kiri tempat tidur
dan kembali ke posisi semula.

 Lakukan hal yang sama untuk kaki sebelumnyam kembali ke


posisi semula dan rileks.
7. Kombinasi pernapasan perut dan berbaring dengan tumpuan pada
panggul

 Berbaring dengan lutut ditekuk dan tangan disamping badan, ketika


mengambil nafas dalam-dalam, angkat panggul dengan meratakan
punggung ke tempat tidur, tahan selama 3-5 detik.

 Keluarkan nafas perlahan-lahan melalui mulut.


8. Kontraksi Vagina
 Berbaring dengan kaki lurus dan tangan disamping badan,
kencangkan otot vagina, tahan sebentar kemudian rileks.

 Lakukan berulang-ulang.
 9. Mengangkat lengan

 Berbaring dengan lengan direntangkan membentuk sudut 90


derajat dari tubuh.

 Angkat tangan sehingga membentuk garis tegak lurus dan


sentuhkan kedua tangan, kemudian turunkan perlahan-lahan
10. Relaksasi
 A. Tungkai
 Berbaring terlentang dengan tumit ditekankan ke tempat tidur, tekuk kedua
pergelangan kaki ke atas dan ke bawah, lakukan berulang-ulang.
 Luruskan lutut kemudian dibengkokkan sedikit lalu rileks, lakukan hal yang
sama untuk lutut sebelahnya.
 B. Lengan
 Regangkan jari-jari pada kedua tangan.
 Tekuk siku lalu luruskan, lakukan berulang-ulang dan lakukan hal yang sama
untuk lengan sebelahnya.
 Kencangkan otot bahu kemudian rileks, lakukan hal yang sama untuk bahu
sebelahnya.
 C. Wajah
 Kendurkan semua otot-otot wajah dan leher (mata, mulut, hidung, dan dahi).
 D. Duduk
 Duduk di atas tempat tidur dengan satu bantal di bawah kepala, satu bantal di
bawah lutut, satu bantal menyokong kaki, lengan ditekuk pada siku dan
beristirahat di atasa bantal