Anda di halaman 1dari 18

Oleh :

Yuni indriani
Selama kehamilan saat besi perlu meningkat 
perlkembangan janin dan adaptasi ibu
terhadap kehamilannya.
Hormoon hepcidine  mengatur produksi zat
besi  menekan produksi zat besi
Konsentrasi zat besi : ditekan pada tri.1 dan 2
Mekanisme penekanan hepcidin ibu dalam
kehamilan tidak diketahuiyaitu, zat besi,
aktivitas eritropoietik, dan peradangan
Kata kunci : anemia, hepcidin, regulasi zat besi,
placenta, kehamilan.
 Trimester 1 : 0,8 mg/hr
 Trimester 2 dan 3 : 3,0-7,5 mg/hr
Banyak wanita hamil dengan simpanan besi
yang tidak memenuhi kebutuhan zat besi
saat hamil
Di amerika serikat, prevalensi ID 12 % dengan
tingkatlebih tinggi pada wanita yang
berkulit hitam.
ID dan IDA  kerugian ibu dan anak,
peningkatan kematian ibu, bayi prematur,
bblr, gg. Perkembangan saraf dan bayi
Percobaan yang dilakukan pada tikus,, yaitu
padaa janin yang diekspres berlebihan
mengalami ID dan mengalami penurunan
viabilitas. Sejauh ini penelitian pada hewan
 konsentrasi hepcidin janin sangat rendah
selama kehamilan normal.
Meskipun pentingnya zat besi untuk kesehatan ibu dan
perkembangan janin selama kehamilan sangat perhatikan,
ada kesenjangan besar dalam pemahaman kita tentang
regulasi zat besi selama kehamilan. Arah masa depan
termasuk mendefinisikan peran dan regulasi hepcidin ibu dan
janin, menjelaskan mekanisme regulasi transfor zat besi ke
placenta dan tahu bagaimana interaksi suplementasi zat
besi dengan prosesnya dalam kesehatan dan komplikasi
selama kehamilan. Study korelasi deskriptif pada kehamilan
manusia dengan studi mekanistik dan molekuler terperinci
dalam model hewan diperlukan untuk membuat kemajuan
pada pertanyan penting ini.
Terima kasih 