Anda di halaman 1dari 38

Dr.

BHAKTI - SAMPANG
Tubuh kita terdiri
dari:
206 tulang
230 sendi

Sendi penopang
tubuh dan non
penopang tubuh
 Kerusakan persendian
yang kronik
 Terdapat perlunakan
cartilago sendi yang
progresif dan mudah
rusak.
 Pertumbuhan cartilago
dan tulang baru pada tepi
persendian (osteofit) dan
capsula fibrosa
Radiology : Arthrosis deforman
Internal medicine : Arthrosis
Orthopaedic : Degenerative
Osteoarthritis

Indonesia: “encok” and “perkapuran”


Penyebab penyakit ini belum
diketahui dengan pasti.

Ada beberapa faktor resiko yang


berhubungan dengan penyakit ini:
 Usia lebih dari 40
 Jenis kelamin. Wanita lebih sering
dibanding dengan laki-laki.
 suku bangsa
 Genetik
 Kegemukan dan penyakit metabolic
 Cedera sendi (pekerjaan, aktivitas, dan
olah raga)
 kelainan pertumbuhan
 Kepadatan tulang, dan lain-lain
 Bisa terjadi hampir semua
sendi.
 Biasa terjadi pada  sendi
berbeban berat dan sering
digunakan:
◦ lutut, pinggul, punggung
/ tulang belakang, tangan
dan kaki.
 Kebanyakan pasien yang datang relatif gemuk
 Gejala utama adalah adanya nyeri sendi :
Sifatnya kronis, hilang timbul
terutama waktu mulai bergerak.
hilang waktu istirahat
 Kesulitan naik dan turun tangga
 Sulit berdiri setelah lama duduk atau jongkok
 Pembengkakan sendi :
Sendi terasa hangat pada perabaan
Terdapat hambatan pada pergerakan sendi
Kaku pagi
Krepitasi
Pembesaran sendi
Perubahan gaya berjalan.
Lebih lanjut lagi nyeri bertambah, krepitasi yang
jelas, pembengkakkan sendi dan perubahan bentuk
sendi
 Padapemeriksaan laboratorium darah tepi, imunologi,
dan cairan sendi umumnya tidak ada kelainan kecuali
osteoarthritis yang disertai peradangan.
 Gambaran radiografi sendi yang menyokong
diagnosis OA ialah:
◦ Penyempitan celah sendi yang sering asimetris (lebih berat
pada bagian yang menanggung beban)
◦ Peningkatan densitas (sclerosis) tulang subchondral.
◦ Kista tulang
◦ Osteofit pada pinggir sendi
TUJUAN PENATALAKSANA :
 Mengontrol rasa nyeri
 Meningkatkan fungsi sendi
 Mempertahankan berat badan normal
 Mencapai gaya hidup yang sehat
 Meringankan kerja sendi
◦ Bila gemuk  BB di 
 Senammenggerakkan
semua sendi

 Tidakdipengaruhi
gravitasi bumi

 Aerobik
◦ Berjalan pakai tongkat.
◦ Penggunaan brace
Medikamentosa
 Nyeri : NSAID
 Suplemen : Glucosamine dan chondroitin
 Suntikan hyaluronate ke dalam sendi
 Fisioterapi:
Thermoterapi
Program latihan
 Dukungan psikososial
 Operasi
Operasi dipertimbangkan pada pasien dengan
kerusakan sendi yang nyata, dengan nyeri
yang menetap, dan kelemahan fungsi.
I. Arthroscopy
II. Osteotomy
III. Arthroplasty
IV. Arthrodesis
Minimal invasive
Diagnostik
Pencucian sendi
Pengeluaran benda asing
Melicinkan permukaan sendi
 Mengkoreksititik
tumpu pada sendi
 Mengganti bagian yang rusak dengan implan
BAHAN MAKANAN YANG BOLEH MAKANAN YANG TIDAK
MAKANAN DIBERIKAN BOLEH DIBERIKAN

KARBOHIDRAT Semua --

PROTEIN HEWANI Daging atau ayam, ikan tongkol, Sardin, kerang, jantung, hati,
bandeng 50 gr/hari, telur, susu, usus, limpa, paru-paru, otak,
keju ekstrak daging/ kaldu, bebek,
angsa, burung.
PROTEIN NABATI Kacang-kacangan kering 25 gr --
atau tahu, tempe, oncom

LEMAK Minyak dalam jumlah terbatas. --

SAYURAN Semua sayuran sekehendak Asparagus, kacang polong,


kecuali: asparagus, kacang kacang buncis, kembang kol,
polong, kacang buncis, bayam, jamur maksimum 50 gr
kembang kol, bayam, jamur sehari
maksimum 50 gr sehari

BUAH-BUAHAN Semua macam buah --

MINUMAN Teh, kopi, minuman yang Alkohol


mengandung soda

BUMBU, DLL Semua macam bumbu Ragi