Anda di halaman 1dari 6

Morning Report

Jumat, 10 November 2017


Tannia Rizkyka Irawan
Identitas
 Nama : By. Ny Leni
 Usia : 1 hari
 Tanggal Foto : 09 November 2017

- Anamnesis:
Pasien rujukan RS Awet Muda Narmada dengan diagnosis NCB + BBLR (2350
gr) + KMK dengan RD ec susp.pneumonia neonatal. Pasien lahir pervaginam,
langsung menangis, AS: 7-9. Pada +/- 20 jam setelah lahir pasien tampak
retraksi dinding dada. Pasien sesak (+), sianosis (+), demam (-).

- Pemeriksaan Fisik:
N: 135x/m, RR: 65x/m, T: 37,5’C SpO2: 96% dengan O2 nasal kanul 2 lpm.
 Proyeksi: AP
 Posisi: supine
Hasil Babygram  Asimetris
 Penilaian dari luar ke dalam :
 Jaringan lunak: tak tampak
kelainan seperti emfisema
subkutis, dll.
 Tulang: costae sinistra tampak
mendatar
 Pleura: tak tampak penebalan
pleura
 Pulmo: hiperlusen pulmo dekstra,
gambaran streaky (+). Tampak
lesi opas di lobus superior pulmo
sinistra.
 Sinus costophrenicus: lancip pada
pulmo dextra, sinistra tumpul
 Diafragma: mendatar bilateral,
terutama dekstra
 Hilus: perihiler haze (-),
 Trachea: ditengah
 Cor:dbn
 Usus: Udara usus halus
meningkat
Kesan: Sugestif Meconium
Aspiration Syndrome dan
meteorismus
Identitas
 Nama : By. Rumini
 Usia : 9 hari
 Tanggal Foto : 09 November 2017

Anamnesis
Pasien post SC dengan indikasi PEB UK 30
(KMK) minggu, lahir dengan BBL 1100 gr
(BBLSR), AS: 7-9. Pasien sesak napas sejak 8
hari yang lalu, saat ini pasien terpasang CPAP.

N 160x/m, RR 62x/m, T 37,5’C


Hasil Babygram  Proyeksi: AP
 Posisi: supine
 Simetris
 Penilaian dari luar ke dalam :
 Jaringan lunak: tak tampak
kelainan seperti emfisema
subkutis, dll.
 Tulang: intak
 Pleura: tak tampak penebalan
pleura
 Pulmo:opasitas di kedua pulmo,
dan air bronchogram (+)
 Sinus costophrenicus: lancip pada
pulmo dextra dan sinistra
 Diafragma: dome shaped pada
sinistra, dekstra sulit dinilai
 Hilus: perihiler haze (-),
 Trachea: ditengah
 Cor: CTR 72%
 Gaster: Gaster tampak distensi,
udara usus distal minimal.
Kesimpulan:
 Sugestif Hyaline Membrane Disease
 Cardiomegaly,
 Distensi gaster curiga stenosis
intestinal.
Terimakasih