Anda di halaman 1dari 18

*

PERTEMUAN I
*
Tujuan Pendidikan Wawasan Kebangsaan
Tujuan pendidikan mata kuliah wawasan
kebangsaan adalah menumbuh kembangkan
pemahaman dan penghayatan semangat / jiwa
kebangsaan untuk melaksanakan jiwa dwi
warna merah putih dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang
berdasarkan pancasila dan UUD 1945
* Atau wawasan
: nusantara bertujuan
mewujudkan nasionalisme yang tinggi
disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia
yang lebih mementingkan kepentingan
nasional dari pada kepentingan induvidu,
kelompok, golongan, suku bangsa, atau
darah,. Hal tersebut bukan berarti
menghilangakan kepentingan-kepentingan
induvidu, kelompok, suku bangsa dan atau
daerahnya.
Landasan dan
Dasar Hukum

1. UUD 1945
3. UU No, 3 Tahun 2002
Pancasila 4. PUU lainnya yang
terkain dengan
Wawasan Kebangsaan
*
1. Beriman dan bertaqwa/bersikap religious dan berideologi Pancasila.
2. Sikap membela Negara, jujur, benar dan adil.
3. Kesadaran atas hak dan kewajiban sebagai WNI yang bertanggung
jawab, taat hukum dan disiplin.
4. Bersemangat persatuan dan kesatuan.
5. Rasa kebangsaan yang humanis dan nasionalis
6.Karakter ilmuwan yang professional aktif/kreatif
7. Demokratis, berbudi luhur, dalam mencari solusi masalah dalam
masyarakat berbangsa dan bernegara.
8. Berpikir kritis, etis, estetis dan dinamis
9. Beretos kerja yang tinggi dan percaya diri
10. Berani berkata yang benar adalah benar dan yang salah adalah
salah.
11. Cinta tanah air, menghormati dan menjunjung tinggi lambang
Negara.
WAWASAN KEBANGSAAN ADALAH CARA PANDANG
SUATU BANGSA MENGENAI DIRI DAN IDEOLOGINYA,
SERTA CITA-CITANYA; YANG DIORIENTASIKAN
UNTUK MEMPERKOKOH DAN MENJAGA PERSATUAN
BANGSA DAN KETAHANAN BANGSA

AKHLAK & MORAL PROFESIONALISM

IPTEK

KETAHANAN BANGSA
WASBANG

IDEOLOGI, BELA NEGARA,


PEMBAURAN,
KEWASPADAAN
KETAHANAN BANGSA
KONDISI DINAMIK BANGSA YG BERISI
KETANGGUHAN, KEULETAN,& KEHANDALAN YG
DIBANGUN AGAR MAMPU MENGHADAPI
TANTANGAN, DARI DALAM DAN LUAR NEGERI

KONSEPSI UNTUK MEMBANGUN KESEJAHTERAAN &


KEHORMATAN BANGSA

GIZI: AKHLAK, MORAL, IPTEK, WASBANG,


PROFESIONALISME

ASPEK: IPOLEKSOSBUDHANKAM, TERMASUK


KEWASPADAAN
*
* BANGSA YG KUAT, RUKUN BERSATU,
BERDAYA SAING TINGGI, SEJAHTERA
* TERJAGANYA SEJARAH KEBANGSAAN
INDONESIA & CINTA NKRI;
* REVITALISASI-REAKTUALISASI NILAI-
NILAI PANCASILA
* SCR KHUSUS MEREDAM
BERKEMBANGNYA PENONJOLAN
PRIMORDIALISME SEMPIT, KESUKUAN,
KEDAERAHAN, & MENCEGAH
DISINTEGRASI BANGSA
* MENINGKATKAN KUALITAS PENANGKAL
MAYA DEMI LESTARINYA BANGSA
KEBIJAKAN NASIONAL / LOKAL YG TDK ADIL &
MENYUBURKAN POTENSI PERPECAHAN (social injustice)

ELIT YG MENONJOLKAN KEPENTINGAN DIRI /


KELOMPOKNYA - MELUPAKAN KEPENTINGAN BANGSA
LANGKANYA KETELADANAN - KKN
HILANGNYA RASA BANGGA SBG ANAK BANGSA
- GEJALA MENGUATNYA ETHNO NATIONALISM
KABURNYA BATAS2 KEDAULATAN NEGARA
- GLOBALISASI, KEMAJUAN TEKNOLOGI TRANS/KOM

TDK MENGHARGAI PLURALITAS – TOLERANSI


KEBERADAAN ANAK-ANAK/ANGGOTA BANGSA

PEMARGINALAN THERAPI MENTAL – PENANGKAL MAYA


* NILAI-NILAI WASBANG

* PENGORBANAN; KESEDIAAN MEREDUKSI


KEPENTINGAN PRIBADI-DAERAH-GOLONGAN DEMI
KEPENTINGAN BANGSA

* KESEDERAJATAN; KESEMPATAN YG SAMA UNTUK


BERPERAN DEMI BANGSA

* KEKELUARGAAN; KESEDIAAN UNTUK MENJALIN


HUBUNGAN HARMONIS DIANTARA SESAMA ANAK
BANGSA

KITA PATUT BERBANGGA, KRN KITA DI INDONESIA SCR GEMILANG


BERHASIL MEMPERSATUKAN ANAK-ANAK BANGSA YG PLURALISTIK
MENJADI SATU BANGSA, SATU BAHASA, DAN SATU TANAH AIR
Wawasan Kebangsaan Indonesia tercetus/ diikrarkan pada
sumpah pemuda tanggal 28 oktober 1928 sebagai tekat
perjuangan dan merupakan konvensi Nasional.

Aspek wawasan kebangsaan:


1. Aspek moral
2. Aspek intelektual
*
Penghargaan terhadap harkat dan martabat
sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa
Tekat bersama untuk berkehidupan yang bebas,
merdeka, dan bersatu
Cinta tanah air dan bangsa
Demokrasi dan kedaulatan rakyat
Kesetiakawanan sosial
Masyarakat adil dan makmur
*

Mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar


menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan
dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan
pribadi dan golongan.
Pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan
konstelasi Indonesia, sejarah dan kondisi sosial budaya
untuk mengejahwantahkan segala dorongan dan
rangsangan di dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi
bangsa dan tujuan nasional

*
*

1. Kesatuan Politik
2. Kesatuan Sosial Budaya
3. Kesatuan Ekonomi
4. Kesatuan Pertahanan Keamanan Negara
*
Suatu proses penyatuan atau pembauran berbagai
aspek sosial budaya ke dalam kesatuan wilayah dan
pembentukan indentitas nasional atau bangsa.

Integrasi Nasional dapat menjamin terwujudanya:


a. Keselarasan: suasana tertib, teratur, aman dan damai
b. Keserasian: unsur yang terlibat dlm kehidupan bersama
c. Keseimbangan: unsur secara berhubungan bersama
diperlakukan dengan sewajarnya
*
Adalah konsep yang berkenaan dengan sifat, mutu,
keadaan yang berguna bagi manusia dan kemanusiaan
yang menyangkut perihal perang, kelahi, lawan dan
laga.

Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia nilai


kejuangan dimaksudkan untuk menggambarkan:
a. Daya pendorong
b. Daya pelawan dan
c. Daya pendobrak yang mampu membawa bangsa ini
untuk membebaskan dirinya dan penjajahan dan bebas
merdeka.
* HAKEKAT UNTUK MEMPELAJARI PERJUANGAN BANGSA

Untuk membangkitkan kesadaran nasional yang mengandung:

1. Peristiwa Nasional di masa lampau


2. Situasi Nasional masa kini
3. Aspirasi Nasional di masa mendatang