Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK

FOSFOR (P)
DIAN NITA UTAMI (P17433212028)
TARAEGI EVANI (P17433212053)
DEFINISI FOSFOR

• Definisi fosfor adalah unsur kimia dengan nomor atom 15 dan


massa atom 30,9738, berwarna putih kekuningan. Unsur ini
mempunyai titik lebur 44,1° C dan titik didih 280° C.
• Fosfor berupa nonlogam, bervalensi banyak,
termasuk golongan nitrogen
• Ditemukan pada tahun 1669 oleh H. Brand.
• Fosfor tidak terdapat bebas, banyak sekali di kerak bumi
dalam kombinasi dengan unsur lain dan juga terdapat dalam
mineral. Di lingkungan fosfor tidak dapat ditemukan dalam
bentuk bebas melainkan dalam bentuk senyawa yang disebut
fosfat.
• Fosfor merupakan salah satu bahan kimia yang sangat penting
bagi mahluk hidup. Fosfor terdapat di alam dalam dua bentuk
yaitu senyawa fosfat organik dan senyawa fosfat anorganik.
• Senyawa fosfat organik terdapat pada tumbuhan dan hewan,
sedangkan senyawa fosfat anorganik terdapat pada air dan
tanah dimana fosfat ini terlarut dia air tanah maupun air laut
yang terkikis dan mengendap di sedimen
SUMBER FOSFOR
• Senyawa fosfat dalam perairan berasal dari sumber alami seperti erosi
tanah, buangan dari hewan dan pelapukan tumbuhan, dan dari laut sendiri.
Fosfor diperoleh melalui reaksi batuan fosfat dengan batu bara dan pasir
dalam pembakaran listrik. Fosfor didistilasi dan terkondensasi di bawah air
sebagai P4.
• Sumber fosfor yang terdapat dibumi yaitu dari bebatuan, tanaman, tanah
dan bahan organik. Daur fosfor yang berberupa hasil pelapukan bebatuan
dinamakan input, sedangkan outputnya yaitu berupa fiksasi mineral dan
pelindikan yang dapat dihasilkan oleh output fosfor.
• Fosfor dibagi menjadi dua senyawa yaitu fosfat organik antara lain
tumbuhan dan hewan, dan senyawa fosfat anorganik yaitu air dan tanah.
• Unsur P di dalam tanah berasal dari :
a. Bahan organik (pupuk kandang, sisa-sisa tanaman)
b. Pupuk buatan (TPS, DS).
c. Mineral-mineral di dalam tanah (apatit).
RANTAI PENCEMARAN FOSFOR
• Fosfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat (fosfor yang berikatan
dengan oksigen : H2PO4- dan HPO42-).
• Ion fosfat banyak terdapat dalam bebatuan
• Pengikisan dan pelapukan batuan membuat fosfat larut dan terbawa menuju
sungai sampai laut sehingga membentuk sedimen
• Sedimen ini muncul kembali ke permukaan karena adanya pergerakan
dasar bumi
• Ion fosfat dapat memasuki air tanah sehingga tumbuhan dapat mengambil
fosfat yang terlarut melalui absorbsi yang dilakukan oleh akar
• Herbivora mendapatkan fosfat dari tumbuhan yang dimakannya
• Selanjutnya karnivora mendapatkan fosfat dari herbivora yang dimakannya
• Fosfat dikeluarkan dari organisme melalui urin dan feses
• para detrivor (bakteri dan jamur) mengurai bahan-bahan anorganik di
dalam tanah lalu melepaskan fosfor kemudian diambil oleh tumbuhan atau
mengendap.
SIKLUS/DAUR FOSFOR
• Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati
diuraikan oleh decomposer (pengurai) menjadi fosfat
anorganik
• Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut
akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. Oleh
karena itu, fosfat banyak terdapat di batu karang dan
fosil.
• Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat
anorganik terlarut di air tanah dan laut.
• Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar
tumbuhan lagi. Siklus ini berulang terus menerus.
• Daur fosfor terlihat akibat aliran air pada batu-batuan
akan melarutkan bagian permukaan mineral termasuk
fosfor akan terbawa sebagai sedimentasi ke dasar laut
dan akan dikembalikan ke daratan.
DAMPAK FOSFOR (PHOSPAT)
TERHADAP TANAH
• Menyebabkan perubahan kimiawi tanah yang ekstrim.
• Menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme
endemik dan antropoda yang hidup di lingkungan tersebut.
• Dapat memusnahkan beberapa spesies primer dari rantai
makanan yang dapat memberi akibat yang besar terhadap
predator atautingkatan lain dari rantai makanan tersebut.
• Merusak kualitas tanah pada lingkungan tersebut.
• Merusak struktur tanah yang menyebabkan kesuburan
berkurang.
DAMPAK FOSFOR (FOSFAT)
TERHADAP TANAMAN
Apabila kelebihan P akan menyebabkan :
• Menurunkan respon tanaman terhadap pemupukan fosfat.
• Mempengaruhi ketersediaan hara lain bagi tanaman.

Apabila kekurangan P akan menyebabkan :


• Terhambatnya pertumbuhan vegetatif tanaman.
• Daun terliaht menyempit, kecil, sangat kaku dan berwarna
hijau gelap.
• Batang kurus dan sering timbul warna keunguan.
• Tanaman kerdil (pembelahan sel terganggu).
• Pembentukan buah tidak sempurna.
DAMPAK FOSFOR BAGI MANUSIA
• Pengunaan fosfor mempunyai sifat utama membakar dan
biasanya akan menempel di kulit, paru-paru dan usus selama
bertahun tahun terus memebakar dan menghanguska serta
menyebabkan nyeri berkepanjangan.
• Apabila kadar fosfor darah terlalu tinggi, ion fosfat akan
mengikat kalsium sehingga dapat menimbulkan kejang dan
menghambat penyerapan kalsium.
Apabila kekurangan fosfor dapat menyebabkan :
• Tulang lemah dan ketidaknyamanan pada berbagai sendi
tubuh yang paling signifikan.
• Kelemahan, kerusakan gigi, rakhitis, dan lainnya yang
berhubungan dengan masalah tulang.
• Kehilangan nafsu makan dan stamina tubuh terdegradasi untuk
melakukan aktivitas rutin.
• Mati rasa, gelisah, tremor, kehilangan berat badan dan
pertumbuhan yang terbatas.
MANFAAT FOSFOR TERHADAP TANAH
• Menyuburkan tanah untuk pertanian.
• Menambah unsur hara bagi tanah.
• Menambah nutrisi dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman.
MANFAAT FOSFOR TERHADAP
TUMBUHAN
• Pembelahan sel.
• Pembentukan albumin.
• Pembentukan bunga, buah, dan biji.
• Mempercepat pematangan.
• Memperkuat batang tidah mudah roboh.
• Perkembangan akar.
• Memperbaiki kualitas tanaman terutama sayur mayur dan makanan
ternak.
• Tahan terhadap penyakit.
• Membentuk nucleoprotein (DNA dan RNA).
• Metabolisme karbohidrat.
• Menyimpan dan memindahkan energi, misalnya ATP , ADP.
MANFAAT FOSFOR TERHADAP
MANUSIA
• Klasifikasi tulang dan gigi.
• Mengatur pengalihan energi.
• Absorpsi dan transportasi zat gizi.
• Membantu Pembentukan tulang
• Membantu Pencernaan
• Ekskresi
• Membantu menjaga fungsi otak
• Pembentukan protein
• Hormon balance
• Ekstraksi energi
• Perbaikan sel
• Reaksi kimia dalam tubuh