Anda di halaman 1dari 19

PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN

INDONESIA VS MALAYSIA
2015
KELOMPOK 7

Dian Kasamira S.P. 140421166


Monica Devi E.S. 140421411
Petricia Graca D.K. 140421422
Dewi Permatasari 140421745
ANALISIS & PENJELASAN
PROFIL NEGARA
✘INDONESIA ✘MALAYSIA
Kebijakan Akuntansi
Indonesia Malaysia
• Laporan Realisasi APBN disusun ✘Laporan Keuangan Pemerintah
dengan menggunakan basis kas Federal disusun sesuai dengan Bagian
16 (1) dari Undang-Undang Prosedur
• Penyajian aset, kewajiban, dan Keuangan 1957 [Act 61], Standar
ekuitas dana dalam Neraca adalah Akuntansi Pemerintahan dan Standar
berdasarkan basis akrual Akuntansi Sektor Publik Internasional
(IPSAS)
• LKPP Tahun 2013 berbasis Kas
✘Laporan Keuangan disusu dengan
Menuju Akrual, lampiran II PP
menggunakan akuntansi basis kas
Nomor 71 Tahun 2010 atau SAP
Berbasis Kas Menuju Akrual.
MALAYSIA VS INDONESIA
MALAYSIA INDONESIA
• GDP : 5.6 • GDP : 4.7

• INFLASI : 2.8% • INFLASI : 6.5%


• NILAI TUKAR (USD) : 3.5705 RM • NILAI TUKAR (USD) : RP 11900
PENDAPATAN
✘INDONESIA ✘MALAYSIA

Pajak : 75,51 %

Pajak : 82,22% Non Pajak : 23,49 %


Non Pajak : 17,78% Non Revenue Receipt : 0,59%
Revenue from Federal Teritories : 0,41%
PENDAPATAN PAJAK
✘INDONESIA ✘MALAYSIA

Income Tax : 63%


Goods & Services Taxes Import : 8%

Pajak Penghasilan : 49% Excise Duties : 5%

Pajak Pertambahan Nilai : 34% Other Direct : 5%


Cukai : 12% Excise Duties on Imported Goods : 2%
Perdagangan Internasional : 3% Services Tax : 2%
Pajak Bumi dan Bangunan : 2% Sales Tax on Locally Manufactur Goods :
Pajak Lainnya 0,..% 2%
PENDAPATAN NON PAJAK
✘INDONESIA ✘MALAYSIA

Interest & Return on Investment : 64%


License, Registration fees & Permit : 24%
Penerimaan SDA : 60% Exploration of Oil & Gas MTJA : 4%
Lainnya : 22% Services & Services fees : 3%
Bagian Pemerintah atas Laba BUMN : 10% Fines & Penalties : 2%
Badan Layanan Umum : 7% Return from Sales of Goods : 2%
Hibah : 1%
Beban
MALAYSIA Indonesia
Beban Gaji dan Upah Beban Gaji dan Upah
Beban Barang dan Jasa Beban Barang dan Jasa
Beban aset Beban Bunga
beban grants & fixed chagers Beban Subsidi
beban lain-lain Beban Penyusutan dan Amortisasi
0%
33% 13%
34%
49% 19%
1% 17%
19% 15%
SURPLUS / DEFISIT
RM196,510
1821 RM200,000 RM177,864
2000
1577.68
1500 RM150,000

1000 RM100,000

500 -243.28 RM50,000


-RM18,646

0 RM0

-500 -RM50,000

Indonesia Malaysia
realisasi
Quick Ratio atau Acid Test Ratio
mengukur kemampuan perusahaan
dalam membayar kewajiban finansial
jangka pendek dengan menggunakan
aktiva lancar yang lebih likuid

RASIO LIKUIDITAS
MALAYSIA INDONESIA
80.00
60.00 69.64
40.00 48.39
20.00
4.52 1.57 25.67 1.59
0.00
1 2 3
Analisis Rasio Laporan Keuangan Perusahaan

2. Rasio Aktivitas a. Total Assets Turnover


 Penjualan/Total aktiva x 100%
mengukur seberapa b. Working Capital Turnover
efektif perusahaan  Penjualan/Modal kerja bersih x 100%
dalam memanfaatkan c. Fix Asset Turnover
sumber daya yang  Penjualan/Aktiva tetap x 100%
dimilikinya. d. Inventory Turnover
 Penjualan/Persediaan x 100%
e. Receivable Turnover
 Penjualan/Piutang rata2 x 100%
RASIO AKTIVITAS
MALAYSIA INDONESIA

40

30

20

10

0
1 2 3 4 5

-10

-20
Analisis Rasio Laporan Keuangan Perusahaan

3. Rasio Profitabilitas
mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan untuk memperoleh
laba dalam hubungannya dengan nilai penjualan, aktiva, dan modal sendiri.

RASIO PROFITABILITAS

0.0593901

0.0176908 0.0000037 0.0000115

1 2

MALAYSIA INDONESIA
RASIO PROFITABILITAS 1. Gross Profit Margin
mengukur kemampuan
MALAYSIA INDONESIA

16
perusahaan dalam mendapatkan
14
laba kotor dari penjualan
12
2. Operating Income Ratio
10
mengukur kemampuan
8
perusahaan dalam
mendapatkan laba operasi
6

4
sebelum bunga dan pajak dari
2
penjualan
0
1 2 3
3. Net Profit Margin
mengukur kemampuan
perusahaan dalam
mendapatkan laba bersih
dari penjualan
4. Rasio solvabilitas
mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua
kewajiban finansial jangka panjang

• Total Debt to Assets Ratio • Total Debt to Equity Ratio


mengukur kemampuan perusahaan mengukur seberapa besar
dalam menjamin hutang2nya dengan perusahaan dibiayai oleh pihak
aktiva yang dimilikinya kreditur dibandingkan dengan equity
 Rumus: Total hutang/total aktiva x 100%  Rumus: Total hutang/modal sendiri x 100%

67,66% VS 70,21% 209,22% VS 235,71%


(IND) (MALAY) (IND) (MALAY)
DEFISIT / SURPLUS

Indonesia malaysia
✘-136580525 ✘-90291
(dalam JUTAAN RUPIAH) (DALAM JUTAAN RINGGIT MALAYSIA)
✘JUMLAH BELANJA PEMBANGUNAN
✘Jumlah beban operasional SEKTOR AWAM SANGAT BESAR (-
lebih besar dibandingkan 138597) DENGAN LEBIHAN SEKTOR
dengan pendapatan AWAM YANG TELAH DIKURANG
DENGAN KERAJAAN HANYA SEBESAR
operasional pada tahun 48306 SAJA
tersebut.