Anda di halaman 1dari 13

DISUSUN OLEH

TUGAS PRESENTASI KELOMPOK 5


Nicolas Tampubolon
Dwi Rahman
Muharji
Ilias
Fahrul

Kelas :K3/E Manajemen Pagi


Dosen :Rahkmawati, SE ,MM
Mata kuliah:Pengantar Manajemen

PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) BINA KARYA
TEBING TINGGI
2018
Apakah Komunikasi Itu

Komunikasi adalah penyampaian dan pemahaman suatu maksud. Hal pertama yang
harus diperhatikan tentang defenisi itu adalah penekanan pada penyampaian maksud. Itu
artinya bahwa jika tidak ada infomasi atau ide yang disampaikan, komunikasi tidak terjadi.
Pembicara yang tidak didengar atau penulis yang tidak dibaca belumlah berkomunikasi. Akan
tetapi, yang lebih penting lagi, komunikasi mencakup pemahaman maksud. Agar komunikasi
berhasil, maksud harus ditanamkan dan dipahami.

Fungsi Komunikasi
Komunikasi terdiri dari empat fungsi utama yaitu: kontrol, motivasi, ekspresi
emosional, dan informasi. Komunikasi bertindak sebagai control perilaku anggota dalam
berbagai cara komunikasi mendorong motivasi dengan menjelaskan pada karyawan apa yang
harus diselesaikan, seberapa baik mereka melakukannya, dan apa yang dilakukan untuk
meningkatkan kinerja jika tidak sejajar.Komunikasi yang terjadi di dalam kelompok adalah
mekanisme fundamental dimana anggotanya berbagi rasa frustasi dan perasaan puas.
Pengertian komunikasi internasional menurut para ahli

1. Menurut Robert O. Angell, meskipun menganggap Komunikasi Internasional itu


adalah komunikasi politik yang dilaksanakan oleh setiap bangsa/negara. Ia juga
menganggap bahwa kunjungan atau perpindahan penduduk suatu negara ke negara
lain misal seperti turis asing, bisnis internasional, sekolah, tugas belajar pada
hakikatnya juga termasuk (bentuk) pelaksanaan Komunikasi Internasional.
2. Menurut Wilbur Schramm dalam pengantarnya di buku karangan W. Philips
Davison dan Alexander L. George berjudul The Process and Effects of Massa
Communication menyebut juga sebagai Komunikasi Internasional, walaupun
beberapa kali menyebut dengan Komunikasi Politik Internasional. Hanya saja
kedua pengarang tersebut menyebut secara jelas sebagai International Political
Communication.
B. Pengertian hubungan internasional menurut para ahli

1. Hubungan Internasional menurut J.C. Johari


Hubungan internasional merupakan sebuah studi tentang interaksi yang berlansung diantara
negara-negara berdaulat disamping itu juga studi tentang pelaku-pelaku non negara (non
states actors) yang prilakunya memiliki dampak terhadap tugas-tugas Negara.
2. Hubungan International menurut Couloumbis dan Wolfe
Hubungan internasional adalah studi yang sistematis mengenai fenomena-fenomena yang bisa
diamati dan mencoba menemukan variabel-variabel dasar untuk menjelaskan prilaku serta
mengungkapkan karakteristik-Karakteristik atau tipe-tipe hubungan antar unit-unit social
3. Hubungan Internasional menurut Mochtar Mas’oed (1990)
Hubungan internasional merupakan hubungan yang sangat kompleksitas karena didalamnya
terdapat atau terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat sehingga memerlukan
mekanisme yang lebih rumit dari pada hubungan antar kelompok.
Komunikasi organisasi merupakan semua pola, jaringan, sistem komunikasi dalam suatu
organisasi. Komunikasi organisasi mencakup komunikasi formal dan informal, pola arus
komunikasi, serta jaringan komunikasi formal dan informal.
Komunikasi Formal Versus Informal
Komunikasi formal:

komunikasi yang mengikuti rantai komando resmi atau bagian dari komunikasi yang
dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Sebagai contoh, ketika seorang manajer
meminta
karyawannya untuk menyelesaikan suatu tugas, ia berkomunikasi secara formal. Demikian
pula karyawan yang menyampaikan masalah ke manajernya.
Komunikasi informal:
komunikasi yang tidak didefenisikan oleh hierarki struktur organisasi. Ketika karyawan
berbicara satu sama lain dirunag makan, ketika mereka berpapasan di lorong, atau ketika
mereka bersenam di fasilitas olah raga perusahaan, itu adalah komunikasi informal. Para
karyawan membentuk persahabatan dan berkomunikasi satu sama lain. System komunikasi
informal tersebut memenuhi dua tujuan dalam organisasi:
Komunikasi itu member kesempatan para karyawan untuk memuaskan kebutuhan mereka
akan intraksi social.
Dapat meningkatkan kinerja organisasi dengan menciptakan saluran komunikasi alternative
yang sering lebih cepat dan efisien.
Arah Arus Komunikasi
a. Komunikasi ke bawah
komunikasi yang mengalir ke bawah dari manajer ke para karyawan. Komunikasi ke bawah
digunakan untuk memberitahu, mengarahkan, mengoordinasikan, dan mengevaluasi
karyawan. Ketika para manajer membebankan sasaran kepada para karywannya, mereka
menggunakan komunikasi ke bawah. Para manajer juga menggunakan komunikasi kebawah
dengan memberikan kepada karyawannya deskripsi pekerjaan, memberitahu mereka tentang
kebijakan dan prosedur organisasi, menekankan masalah yang paling memerlukan perhatian,
atau menevaluasi kinerja meraka.
b. Komunikasi ke atas
komunikasi yang mengalir ke atas dari karyawan ke manajer. Para manajer juga bergantung pada komunikasi cara
memperbaiki sesuatu. Beberapa contoh komunikasi ke atas mencakup laporan kinerja yang disiapkan oleh karyawan, kotak
saran, survey sikap karyawan, prosedur keluhan, diskusi manajer-karyawan, dan sesi grup informal di mana karyawan
mempunyai peluang untuk mengindentifikasi dan membahas masalah dengan manajernya atau bahkan perwakilan dari
manajemen tingkat atas.

c. Komunikasi lateral
komunikasi yang terjadi antara semua karyawan ditingkatan organisasi yang sama. Dalam lingkungan sekarang yang kacau
dan cepar berubah, komunikasi horizontal sering diperlukan untuk menghemat waktu dan memudahkan koordinasi.

d. Komunikasi diagonal
komunikasi yang memotong bidang kerja dan tingkatan organisasi. Untuk kepentingan efisiensi dan kecepatan, komunikasi
diagonal dapat menguntungkan. Dan peningkatan penggunaan e-mail memudahkan komunikasi diagonal. Dalam banyak
organisasi, semua karyawan dapat berkomunikasi melalui e-mail dengan semua karyawan lainnya, tanpa melihat bidang
kerja atau tingkatan organisasi.
Jaringan Komunikasi Organisasi
Jenis jaringan komunikasi:
Jaringan rantai, komunikasi mengalir sesuai dengan rantai komando formal, baik ke bawah maupun ke atas.
Jaringan roda, mencerminkan komunikasi yang mengalir antara pemimpin yang kuat dan mudah dikenal dengan orang lain
dalam kelompok atau tim
kerja. Pemimpin tersebut berlaku sebagai pusat jaringan yang semua komunikasi akan
melalui dia.
Jaringan semua saluran, komunikasi mengalir dengan bebas di antara semua anggota tim
kerja.

Grapevine

Merupakan jaringan informal komunikasi organisasi. Dengan berkomunikasi secara terbuka,


sepenuhnya, dan sejujurnya dengan para kryawan, khususnya dalam situasi di mana para
karyawan tidak menyukai keputusan atau tindakan manajerial yang aktual atau diusulkan
Para manajer tertantang untuk membuat organisasi mereka berfungsi dengan lancer sambil
secara terus menerus mengembangkan operasi kerja dan tetap bersaing walaupun organisasi
dan lingkungan beruabah dengan cepatnya. Perubahan teknologi membuat manajer mampu
mengoordinasikan usaha kerja karyawan melalui cara yang dapat menghasilkan peningkatan
efisiensi dan efektifitas. Dua perkembangan teknologi informasi yang akan berdampak paling
berarti dalam komunikasi manajerial terkini:

Sistem komputer jaringan


Kemampuan nirkabel

Sistem Komputer Jaringan

Dalam sistem komputer jaringan, organisasi menghubungkan sejumlah komputernya menjadi


satu melalui hardware dan software yang kompatibel, sehingga menciptakan jaringan
organisasi. Sehingga anggota arganisasi dapat berkomunikasi dimanapun mereka berada.
Beberapa aplikasi di bidang komunikasi:
 e-mail: pengiriman pesan tertulis secara instan di sejumlah computer yang terhubung bersama.
 Instant messaging (IM): komunikasi interaktif seketika ynag terjadi di antara pengguna computer
yang me-login di jaringan computer pada waktu yang sama.
 Voice mail: system komunikasi yang mendigitalkan pesan lisan, mengirimkannya melalui jaringan,
dan menyimpan pesan itu ke dalam disket sehingga penerima dapat membuka pesan itu.
 Faks: komunikasi melalui mesin yang memampukan pengirim dokumen yang mengandung baik teks
maupun grafik melalui saluran telepon biasa.
 Electronic data interchange (EDI): cara organisasi untuk bertukar dokumen transaksi bisnis standar,
seperti faktur atau pesanan pembelian, dengan menggunakan jaringan computer ke computer secara
langsung.
 Teleconferencing: system komunikasi yang member kesempatan sekelompok orang untuk bertukar
pikiran secara simultan dengan menggunakan tlepon atau software komunikasi e-mail.
 Videoconferencing: konferensi komunikasi yang simultan di mana para peserta dapat melihat satu
sama lain.
 Intranet: jaringan komunikasi organisasi yang menggunakan teknologi internet dan dapat diakses
hanya oleh para karyawan organisasi
 Ekstranet: jaringan komunikasi organisasi yang menggunakan teknologi internet dan member
kesempatan para pengguna yang berwenang di dalam organisasi untuk berkomunikasi dengan pihak
luar tertentu.
Kemampuan Nirkabel

Komunikasi nirkabel tergantung pada sinyal yang dikirim melalui udaran dan ruang tanpa
penghubung fisik apapun yang menggunakan hal, seperti sinyal mocrowave, satelit,
gelombang radio dan antena radio, atau sinar infra merah. Penemuan terbaru dalam kemapuan
nirkabel adalah akses internet yang dimungkinkan oleh “titik panas” yg merupakan lokasi
dimana pengguna memperoleh akses nirkabel pada internet.

Bagaimana teknologi informasi memengaruhi organisasi


Dengan teknologi komunikasi dan pertukaran informasi di antara anggota organisasi tidak
lagi terkendala oleh waktu dan kendala geografi. Usaha kerja yang bekerja sama untuk
menyelesaikan tugas tertentu di antara individu dan tim yang tersebar luas, berbagai
informasi, dan integrasi keputusan dan pekerjaan di seluruh organisasi mempunyai potensi
meningkatkan efisiensi dan keefektifan organisasi.
Hal-hal mengenai komunikasi dalam organisasi kini
Mengelola situs keluhan di internet
Mengelola sumber daya pengetahuan organisasi
Peran komunikasi dalam layanan konsumen
Di masa-masa pesatnya perkembangan teknologi komunikasi saat ini, dapat kita lihat dan juga
rasakan bahwa isu-isu yang menerpa atau isu-isu yang berkaitan dengan perkembangan
teknologi juga semakin berkembang. Ada banyak hal terkait isu-isu politik, ekonomi, sosial,
dan budaya yang berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Jika kita sedikit melihat ke
belakang pada saat awal penemuan media cetak yang membuat masyarakat dapat membaca
dan mendapat pengetahuan dengan bebas. Pada awalnya, media cetak hanya boleh digunakan
untuk kepentingan politik dan para petinggi agama saja. Mereka yang dapat mengakses buku-
buku pun hanya orang-orang tertentu. Hingga akhirnya muncul First Amendment di Amerika
merupakan perwujudan dari freedom of speech bagi media atau pers. First Amendment
muncul karena pers merasa perlu adanya kebebasan baik bagi individu maupun media dalam
sistem politik dan masyarakat Amerika untuk membangun masyarakat yang lebih terbuka
tanpa adanya intervensi atau kepentingan dari pihak mana pun.
Isu ekonomi yang terkait dengan perkembangan teknologi komunikasi yang tidak
kalah penting lainnya adalaha bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara
masyarakat bertransaksi. Hal ini terlihat dengan semakin maraknya e-commerce yang
berkaitan dengan adanya layanan e-banking, e-mall, dan fasilitas yang menunjang
perekonomian lainnya. Toko-toko “maya” atau online shop pun berkembang dengan sangat
pesat dan seiring dengan berbagai kasus penipuan terkait dengan hal tersebut.