Anda di halaman 1dari 15

ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN KEBIJAKAN DEVIDEN

DALAM MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA SUB


SEKTOR KONSTRUKSI DAN BANGUNAN YANG TERDAFTAR
DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2014-2018

DI SUSUN OLEH :
DEA OLIVIA
NIM. 1561201974
LATAR BELAKANG

Aktiva Lancar
PERTUMBUHAN LABA % 𝐶𝑢𝑟𝑟𝑒𝑛𝑡 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜 = 𝑥 100%
Hutang Lancar

No. Kode Emiten 2014 2015 2016 2017 2018 Penjualan


𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡 𝑇𝑢𝑟𝑛𝑜𝑣𝑒𝑟 = 𝑥 100%
ACST Total Aktiva
1 4.62 -59.32 60.00 127.65 -86.07
ADHI
2 -20.02 42.36 -32.24 64.09 24.75
PTPP Total Hutang
3 26.81 58.49 36.17 49.71 13.64 𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝐸𝑞𝑢𝑖𝑡𝑦 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜 = 𝑥 100%
WIKA
Modal
4 20.25 -6.37 63.18 18.22 52.89
WSKT
5 36.21 109.01 73.07 131.74 9.95
𝑅𝑒𝑡𝑢𝑟𝑛 𝑜𝑛 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡𝑠
TOTL
6 -23.18 16.82 15.68 4.51 -11.61 Laba Setelah Pajak
= 𝑥 100%
7
SSIA
-31.21 -25.40 -73.68 1130.84 -92.76 Total Aktiva
NRCA
8 47.96 -28.63 -49.02 51.79 -23.12
𝐷𝑖𝑣𝑖𝑑𝑒𝑛𝑑 𝑃𝑎𝑦𝑜𝑢𝑡 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜
𝐷𝑖𝑣𝑖𝑑𝑒𝑛𝑑 𝑃𝑒𝑟 𝑆ℎ𝑎𝑟𝑒
= 𝑥 100%
𝐸𝑎𝑟𝑛𝑖𝑛𝑔 𝑃𝑒𝑟 𝑆ℎ𝑎𝑟𝑒
Rumusan Masalah

1 Apakah terdapat pengaruh analisis rasio keuangan dan kebijakan deviden secara bersama – sama (simultan) terhadap
pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2018 ?

2 Apakah terdapat pengaruh Current Ratio terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang
terdaftar di BEI tahun 2014-2018 ?

Apakah terdapat pengaruh Total Asset Turnover terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang
3
terdaftar di BEI tahun 2014-2018 ?

4 Apakah terdapat pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang
terdaftar di BEI tahun 2014-2018 ?

5 Apakah terdapat pengaruh Return on Assets terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang
terdaftar di BEI tahun 2014-2018 ?

6 Apakah terdapat pengaruh kebijakan deviden terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang
terdaftar di BEI tahun 2014-2018 ?
Tujuan Penelitian

1) Untuk mengetahui secara empiris pengaruh analisis 2) Untuk mengetahui secara empiris pengaruh Current
rasio keuangan dan kebijakan deviden secara simultan Ratio terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor
terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi konstruksi dan bangunan yang terdaftar di BEI tahun
dan bangunan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2018. 2014-2018.

3) Untuk mengetahui secara empiris pengaruh Total 4) Untuk mengetahui secara empiris pengaruh Debt to
Asset Turnover terhadap pertumbuhan laba pada sub Equity Ratio pertumbuhan laba pada sub sektor
sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di BEI konstruksi dan bangunan yang terdaftar di BEI tahun
tahun 2014-2018. 2014-2018.

5) Untuk mengetahui secara empiris pengaruh Return 6) Untuk mengetahui secara empisis pengaruh
on Assets pertumbuhan laba pada sub sektor konstruksi kebijakan deviden terhadap pertumbuhan laba pada sub
dan bangunan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2018. sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di BEI
tahun 2014-2018.
Landasan Teori

Manajemen

Manajemen
Keuangan
Laporan Keuangan

Analisis Laporan
Keuangan
Analisi Rasio Keuangan

Pertumbuhan
Laba
Kebijakan Deviden
Desain Penelitian & Perumusan Hipotesis

Terdapat pengaruh current ratio


H1 terhadap pertumbuhan laba
Current Ratio (X1)
H1
H2 Terdapat pengaruh Total Asset
Total Asset Turnover (X2) H2 Turnover terhadap pertumbuhan laba

H3
Debt to Equity Ratio (X3)
Pertumbuhan H3 Terdapat pengaruh debt to equity
H4 Laba (Y) ratio terhadap pertumbuhan laba

Return on Assets (X4) H5


H4 Terdapat pengaruh return on
assets terhadap pertumbuhan laba
Devidend Payout Ratio (X5)
Terdapat pengaruh devidend pauout
H5 ratio terhadap pertumbuhan laba

Current Ratio (CR), Total Asset Turnover (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), Return on
H6 Assets (ROA) dan kebjakan deviden secara bersama-sama berpengaruh terhadap
pertumbuhan laba
Populasi : Sampel :

Perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan yang No. Kode Emiten Nama Perusahaan
menerbitkan laporan keuangan serta dipublikasikan di 1 ACST Acset Indonusa Tbk
Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2018
2 ADHI Adhi karya (persero) Tbk
3 PTPP Pembangunan Perumahan (persero) Tbk
4 WIKA Wijaya Karya (persero) Tbk
5 WSKT Waskita Karya (persero) Tbk
6 TOTL Total Bangunan Tbk
7 SSIA Surya Semesta InternusaTbk
8 NRCA Nusa Raya Cipta Tbk
Metode Analisis Data Jumlah Sampel
Analisis Statistik Deskriptif
Jenis Penelitian Jenis Data
8 x 5 = 40
Analisis Regresi Data Panel
Uji Asumsi Klasik Penelitian Kuantitatif Data Sekunder
Uji Adjusted (R²)
Uji Hipotesis
Statistik Deskriptif
PL CR TATO DER ROA DPR

Mean
43.19450 147.10830 72.31050 223.81680 4.74775 32.64850

Median
17.52000 139.78500 69.90000 212.67500 3.72000 20.42500

Maximum
1130.84000 207.09000 180.47000 526.33000 15.06000 86.42000
Minimum -92.76000 100.23000 36.99000 68.85000 0.24000 2.29000

Std. Dev.
183.99020 26.87179 31.69554 118.49700 3.10104 22.36455
Skewness 5.32505 0.47200 1.94144 0.91014 1.60734 0.97054
Kurtosis 32.14461 2.28440 7.37051 3.44681 5.92895 2.57644

Jarque-Bera
1604.72100 2.33868 56.96347 5.85511 31.52145 6.57871
Probability 0.00000 0.31057 0.00000 0.05353 0.00000 0.03728

Sum 1727.78 5884.33 2892.42 8952.67 189.91 1305.94

Sum Sq. Dev.


1320244 28161.63 39179.69 547620.2 375.0417 19506.74

Observations 40 40 40 40 40 40
Pemilihan Model Regresi Data Panel

Uji Chow Uji Lagrange Multiplier

Effects Test Statistic d.f. Prob. Test Hypothesis


Cross-section Time Both
Cross-section F 0.667314 (7,27) 0.6975
Cross-section Chi-square 6.382833 7 0.4958 Breusch-
Pagan 1.764030 1.008951 2.772981
(0.1841) (0.3152) (0.0959)

Uji Hausman
Kesimpulan Model
Chi-Sq. No Metode Pengujian Hasil
Test Summary Statistic Chi-Sq. d.f. Prob. 1 Uji Chow CEM vs FEM CEM
2 Uji Hausman REM vs FEM REM
Cross-section random 4.145550 5 0.5287 3 Uji Lagrange Multiplier CEM vs REM CEM
Uji Asumsi Klasik

Uji Multikolineritas
PL CR TATO DER ROA DPR
PL 1.000000 0.177120 -0.222561 -0.126725 0.480713 -0.266058
CR 0.177120 1.000000 0.416551 -0.681145 0.371778 0.170406
TATO -0.222561 0.416551 1.000000 -0.331249 0.606611 0.208282
DER -0.126725 -0.681145 -0.331249 1.000000 -0.469093 -0.261055
ROA 0.480713 0.371778 0.606611 -0.469093 1.000000 0.005739
DPR -0.266058 0.170406 0.208282 -0.261055 0.005739 1.000000

Uji Heteroskedastisitas

Test Statistic d.f. Prob.

Breusch-Pagan LM 29.08455 28 0.4082


Pesaran scaled LM -0.924116 0.3554
Pesaran CD 1.524422 0.1274
Regresi Data Panel

Hasil Uji Common Effect Model

Variable Coefficient Std. Error t-statistic Prob.

C -341.9325 163.7402 -2.088263 0.0443


CR 2.629428 0.865739 3.037205 0.0046
TATO -5.126268 0.697311 -7.351478 0.0000
DER 0.463119 0.206887 2.238513 0.0318
ROA 60.16124 7.336104 8.200707 0.0000
DPR -0.621316 0.787575 -0.788897 0.4356

Y = - 341.9325 + 2.629482 CR – 5.126268 TATO + 0.463119 DER + 60.16124 ROA – 0.621316 DPR + e
Pengujian Hipotesis

F tabel = Uji Koefisien Determinasi (Adjusted R-Squared)


2.49
Uji F
Adjusted R-squared 0.695215 S.D. dependent var 183.9902

F-statistic 18.79177 Durbin-Watson stat 1.494012


Prob(F-statistic) 0.000000

Uji T
Variable Coefficient Std. Error t-statistic Prob.

C -341.9325 163.7402 -2.088263 0.0443


CR 2.629428 0.865739 3.037205 0.0046
TATO -5.126268 0.697311 -7.351478 0.0000
T tabel =
DER 0.463119 0.206887 2.238513 0.0318 2.03224
ROA 60.16124 7.336104 8.200707 0.0000
DPR -0.621316 0.787575 -0.788897 0.4356
Kesimpulan

1) Current Ratio (CR) secara parsial berpengaruh positif 2) Total Asset Turnover (TATO) secara parsial
terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan pada berpengaruh negatif terhadap Pertumbuhan Laba pada
perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan yang perusahaan pada perusahaan sub sektor konstruksi dan
terdaftar di BEI tahun 2014 – 2018,maka H1 terbukti bangunan yang terdaftar di BEI tahun 2014 – 2018, maka
(diterima). H2 terbukti (diterima).

3) Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial berpengaruh 4) Return on Asset (ROA) secara parsial berpengaruh
positif terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan positif terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan
pada perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan pada perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan
yang terdaftar di BEI tahun 2014 – 2018, maka H3 terbukti yang terdaftar di BEI tahun 2014 – 2018, maka H4 terbukti
(diterima). (diterima).

5) Devidend Payout Ratio (DPR) secara parsial tidak


6) Rasio Keuangan (Current Ratio, Total Asset Turnover,
Debt to Equity Ratio, Return on Assets) dan Kebijakan
berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba pada Deviden (dividend payout ratio) secara simultan
perusahaan pada perusahaan sub sektor konstruksi dan berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba pada
bangunan yang terdaftar di BEI tahun 2014 – 2018, maka perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan yang
H5 tidak terbukti (ditolak). terdaftar di BEI tahun 2014 – 2018, maka H6 terbukti
(diterima).
SEKIAN
&
TERIMA KASIH