Anda di halaman 1dari 14

ANALISIS BIAYA-VOLUME-

LABA (COST-VOLUME-
PROFIT ANALYSIS)
Dr. Yoosita Aulia, MM., Ak., CA
 merupakan tiga elemen pokok  dalam menyusun laporan
laba-rugi sebuah perusahaan.
 Studi ttg hub ant pendptn, biaya dan laba  analisis biaya-
volume-laba

BIAYA, VOLUME DAN LABA


 tingkat akvitas dimana suatu organisasi tdk dpt laba dan tdk rugi  LABA = NOL
METH PENGHITUNGAN TITIK IMPAS
1. Persamaan matematika
2. Contribution margin per unit
3. Contribution margin ratio
4. Pendekatan grafik
CONTOH DENGAN PERSAMAAN MATEMATIKA
PT. Pamuncak memproduksi meja komputer sebanyak 10.000 unit per tahun. Setiap
unit meja dijual dengan harga Rp. 750.000 per unit. Untuk memproduksi seluruh
meja tersebut dibutuhkan biaya tetap sebesar Rp. 900.000.000, sedangkan biaya
variabel setiap unit produk adalah Rp. 300.000.
Berapa unit yang harus dijual dalam BEP?
Jwb: BEP  laba = 0

BREAK-EVEN POINT (TITIK IMPAS)


 TR-TC = 0, misal unit = X
 (P jual/u. X) – {(30.000.X + TFC)} = 0
 750.000X – (30.000X + 900.000.000)= 0
 750.000X -30.000X -900.000.000 = 0
 720.000X – 900.000.000 = 0
 720.000X = 900.000.000  X = 900.000.000/720.000
 X = 1.250 unit
Pembuktian: BEP  laba = 0
TR – TC = 0
(Pjual/u) – {(VC/u.X) + TFC)} = 0
750.000X – (30.000X – 900.000.000) = 0
750.000 (1.250) – {(30.000 (1.250) + 900.000.000} = 0
937.500.000 – (37.500.000 + 900.000.000) = 0
937.500.000 - 937.500.000 = 0 terbukti
 Adl selisih antara nilai penjualan dengan biaya variabelnya.  utk
menutup biaya tetap dan menghasilkan laba periode tersebut.  CM
= S – VC. Cmu = SPu – Vcu.
 Smkn besar marjin kontribusi dari setiap unit produk yang
dijualnya  smkn cepat perush menutup FC nya dan
mencapai laba yang diinginkan.
 Rasio marjin kontribusi (%) = marjin kontribusi per unit dibagi
harga jual  CMR = CMu ÷ SP

MARJIN KONTRIBUSI
PT. Pamuncak memproduksi meja komputer sebanyak 10.000 unit per tahun.
Setiap unit meja dijual dengan harga Rp. 750.000 per unit. Untuk memproduksi
seluruh meja tersebut dibutuhkan biaya tetap sebesar Rp. 900.000.000,
sedangkan biaya variabel setiap unit produk adalah Rp. 300.000. Hitunglah CM
dan L/R yg diperoleh!
Jwb:
Sales (10.000 X 750.000) 7.500.000.000
VC (10.000 X 300.000) (3.000.000.000)
CM 4.500.000.000
FC 900.000.000
Laba 3.600.000.000
setiap perub vol penjualan  akan diikuti dg perub besarnya TVC  perub
perolehan marjin kontribusi.
Perubahan marjin kontribusi akan berdampak langsung pada perubahan
perolehan laba usaha perusahaan.

CONTOH
 Titik Impas (Rp) = Total Biaya Tetap
1- Biaya Variabel/u
 Penjualan/u

 Titik impas (unit) = Titik Impas dalam nilai uang


Harga Jual Per Unit Produk

PT. Warna-warni adalah produsen zat pewarna kain. Kapasitas produksi perusahaan ini
dalam satu tahun adalah 1.200 ton zat pewarna. Untuk menghasilkan produk dengan
volume tersebut, dikeluarkan biaya tetap sebesar Rp. 360.000.000. sedangkan biaya
variabel total yang dibutuhkan adalah Rp. 1.080.000.000. Harga jual zat pewarna
tersebut adalah Rp. 1.500.000 per ton. Hitung BEP dlm Rp dan unit!

TITIK IMPAS
 Jawab: Titik Impas (Rp) = Total Biaya Tetap
1- Biaya Variabel/u
 Penjualan/u

 = 360.000.000
 1– 900.000
 1.500.000
 = Rp 900.000.000
 Titik impas (unit) = Titik Impas dalam nilai uang
Harga Jual Per Unit Produk
 = 900.000.000/1.500.000 = 600 ton
 Rumus yang dinyatakan sampai titik ini mengasumsikan
produk tunggal diproduksi dan dijual
 Skenario yang lebih realistik melibatkan banyak produk dijual,
dalam berbagai volume, dengan berbagai biaya
 Agar sederhana, hanya dua produk akan dinyatakan, tapi ini
dapat dengan mudah diperluas ke lebih banyak produk
 Marjin kontribusi per unit (CMu) rata-rata tertimbang harus
dihitung (dalam kasus ini, untuk dua produk)

 CM baru ini akan digunakan dalam persamaan CVP


PT. Pelangi Indonesia memproduksi empat jenis barang yang
diberi kode A1 dan B2. Produk tersebut rencananya akan
diproduksi dan dijual dengan komposisi volume 20.000 unit dan
15.000 unit. Sedangkan masing-masing produk dijual dengan
harga per unit sebesar Rp. 11.000 dan Rp. 16.000. Untuk
membuat seluruh produk tersebut komposisi volume seperti itu
dan dalam kapasitas produksi perusahaan, dibutuhkan biaya
tetap sebesar Rp. 144.000.000. Sedangkan biaya variabel per
unit yang harus dikeluarkan untuk masing-masing produk adalah
sebesar Rp. 7.000 untuk A1 dan Rp. 8.000 untuk B2. Agar
perusahaan tidak mengalami kerugian, minimal berapa unitkah
A1 dan B2 yang harus dijual?

ILUSTRASI TITIK IMPAS MULTI PRODUK


Keterangan A1 B2

Harga Jual Per Unit 11.000 16.000


Biaya Variabel per Unit 7.000 8.000

Titik impas dalam unit akan tercapai dengan


membagi nilai titik impas dalam rupiah dengan
harga jual gabungan dari kedua jenis produk, yaitu
(20.000 x 11.000) + (15.000 X 16.000) =
220.000.000 + 240.000.000 = 460.000.000
Titik impas dalam Rp adalah 144.000.000/1-
260.000.000/460.000.000 = 334.883.721
Titik impas dlm unit =
334.883.721/460.000.000 = 7,3 paket
Itu berarti titik impas perusahaan akan tercapai jika masing-
masing produk dijual dengan komposisi volume penjualan
sebesar:
A1 = 20.000 x 7.3 = 146.000 Unit
B2 = 15.000 x 7.3 = 109.500 unit
1. PT. Pelangi Indonesia memproduksi empat jenis barang yang diberi kode A1, B2, V3 dan D4.
Produk tersebut rencananya akan diproduksi dan dijual dengan komposisi volume 20.000 unit,
15.000 unit, 10.000 unit dan 5.000 unit. Sedangkan masing-masing produk dijual dengan harga
per unit sebesar Rp. 11.000, Rp. 16.000, Rp. 21.000 dan Rp. 26.000. Untuk membuat seluruh
produk tersebut komposisi volume seperti itu dan dalam kapasitas produksi perusahaan,
dibutuhkan biaya tetap sebesar Rp. 144.000.000. Sedangkan biaya variabel per unit yang harus
dikeluarkan untuk masing-masing produk adalah sebesar Rp. 7.000 untuk A1, Rp. 8.000 untuk
B2, Rp. 11.000 untuk C3 dan Rp. 14.000 untuk D4.
Agar perusahaan tidak mengalami kerugian, minimal berapa unitkah A1, B2, C3 dan D4 yang
harus dijual?
2. a. jika perusahaan berencana menaikkan harga dari Rp 2.000 per unit menjadi Rp 2.500 jika volume
penjualan tetap yaitu 140 unit,total biaya tetap Rp.40.000, biaya variabel perunit Rp.1.500 maka akan
mempengaruhi laba menjadi berapa?
b. jika perusahaan menetapkan penjualan sebanyak 175 unit dengan harga jual tetap Rp 2.000 per unit,total
biaya tetap Rp. 40.000, biaya varaiabel perunit Rp.1500 maka akan mempengaruhi laba menjadi berapa?