Anda di halaman 1dari 11

Definisi Ilmu Ekonomi:

“Sebuah studi yang mempelajari


perilaku individu dan masyarakat
dalam membuat pilihan untuk
menggunakan sumber daya-sumber
daya yang langka dalam rangka
memenuhi kebutuhan hidupnya yang
relatif tidak terbatas”
KEBUTUHAN PRIMER/UTAMA
(Kebutuhan Dasar: Makan, minum,
pakaian, rumah, kesehatan dan
pendidikan)
KEBUTUHAN SEKUNDER
(Sepeda motor, mobil, televisi, telepon
dsbnya)
KEBUTUHAN TERSIER
(Kebutuhan terhadap barang-barang
mewah untuk tujuan prestise)
Scarcity (Kelangkaan)

Aspek Ilmu Choice (Pilihan)


Ekonomi
Opportunity Cost
(Biaya Kesempatan)
What (Apa barang yg harus
dihasilkan dan berapa harus
dihasilkan)
Masalah Utama
Ekonomi How (Bagaimana cara
menghasilkannya)

Who (Untuk siapa barang


tersebut dihasilkan)
PEREKONOMIAN
SUBSISTEN/BARTER

PEREKONOMIAN UANG

PEREKONOMIAN KREDIT

PEREKONOMIAN DIGITAL
A. TEORI EKONOMI MIKRO  Bagian atau cabang
ilmu ekonomi yang mempelajari atau
menganalisis bagian-bagian kecil dari
keseluruhan kegiatan perekonomian.
B. TEORI EKONOMI MAKRO  Bagian atau cabang
ilmu ekonomi yang mempelajari atau
menganalisis kegiatan perekonomian secara
keseluruhan (agregat).
TEORI

MODEL

METODE DEDUKTIF
DAN INDUKTIF
ASUMSI

EKONOMI POSITIF DAN EKONOMI


NORMATIF
TEORI:
 “Sebuah sistem konsep yang abstrak dan
hubungan-hubungan konsep tersebut yang
membantu kita untuk memahami sebuah
fenomena” (Little John & Karen Foss).
 “Teori adalah konsep-konsep yang berhubungan
satu sama lainnya yang mengandung suatu
pandangan sistematis dari suatu fenomena”
(Kerlinger).

MODEL:
Model adalah abstraksi dari realitas/fenomena
dengan hanya memusatkan perhatian pada
beberapa sifat dari realitas/fenomena sebenarnya.
ASUMSI:
“Anggapan-anggapan untuk menyederhanakan
suatu permasalahan atau fenomena”.

METODE DEDUKTIF:
“Metode pengambilan kesimpulan untuk hal-hal
yang bersifat khusus berdasarkan kesimpulan yang
bersifat umum”.

METODE INDUKTIF:
“Metode pengambilan kesimpulan untuk hal-hal
yang bersifat umum berdasarkan kesimpulan dari
hal yang bersifat khusus”.
EKONOMI POSITIF:
Menjelaskan tentang hal-hal apa yang akan
terjadi. Contoh pernyataan: Apabila tingkat suku
bunga dinaikkan, maka jumlah investasi akan
turun.

EKONOMI NORMATIF:
Menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan atau
bagaimana masalah ekonomi yang dihadapi
masyarakat seharusnya diselesaikan. Contoh
pernyataan: Untuk mengatasi inflasi maka jumlah
uang yang beredar harus dikurangi.
KAPITALIS/LIBERAL
(MEKANISME PASAR)
SISTEM
EKONOMI SOSIALIS/TERPUSAT

CAMPURAN (MIXED)
(MEKANISME PASAR DAN
KEBIJAKAN PEMERINTAH)