Anda di halaman 1dari 39

REFERAT

TORSI DAN
RUPTUR KISTA
Want bitg impact?
Nama : Tiurma Sari Aritonang
Use
Nim : big image.
0130840236

Pembimbing : Dr. Yusri Bija Sp.OG


1
Pendahuluan Pembesaran ovarium, kistik maupun
padat/solid, dapat mengenai semua
umur pada perempuan.
Kista adalah kantung yang berisi
cairan atau jaringan lainnya

Torsio & ruptur kista  3% dari Neoplasma kista Kista ovarium


ovarium fungsional
kasus kegawat daruratan
ginekologi.
Ditemukan pada ovarium dan tuba
falopi :
Komplikasi dari kista ovarium 
-Torsi ovarium
torsio dan ruptur kista kasus
-Torsi ovarium dengan torsi tuba
kegawatdaruratan pada ginekologi
-Isolated fallopian tube torsion
fokus pembahasan
KISTA Ovarium merupakan
Terletak antara rahim
dan dinding panggul,
dan digantung ke

OVARIUM sumber hormonal


wanita dan pengatur
proses menstruasi
rahim oleh
ligamentum ovari
propium dan
ligamentum
Kista Ovarium : infudibulo-pelvikum
Tumor ovarium
yang bersifat
neoplastik dan non
neoplastik Fungsinya sebagai
tempat folikel,
Fungsi ovarium dapat
terganggu oleh
menghasilkan dan penyakit akut dan
mensekresi estrogen kronis. Termasuk kista
dan progesteron ovarium
ANATOMI
Sistim Reproduksi Perempuan
Mons veneris : menonjol ke bagian depan
menutup tulang kemaluan. Setelah pubertas
akan ditutupin oleh rambut

ORGAN GENETILIA EKSTERNA Labia Mayora : Bagian luar terdiri dari kulit
berambut, kelenjar lemak, dan kelenjar
keringat, bagian didalamnya tidak berambut
dan mengandung kelenjar lemak, dan ujung
saraf.

Labia Minora : Merupakan lipatan kecil


dibagian dalam labia mayora, labia ini
mempunyai pembuluh darah

Klitoris : Merupakan bagian yang erektil,


mengandung banyak pembuluh darah dan
serat saraf.
Orifisium Uretra : Pada garis tengah
vestibulum, 1 sampai 1,5 cm,terletak di dua
pertiga bagian bawah uretra terletak tepat di
atas dinding anterior vagina
4
ANATOMI
Sistim Reproduksi Perempuan
Vestibulum : Bagian kelamin yang dibasahi
oleh kedua labia kanan – kiri dan bagian
atas oleh klitoris serta bagian belakang
pertemuan labia minora.
ORGAN GENETALIA EKSTERNA
Orifisium Vagina : Terletak dibagian
bawah vestibulum. Pada gadis (virgo)
tertutup lapisan tipis bermukosa yaitu
selaput dara / hymen, utuh tanpa robekan

Vagina : Merupakan suatu tabung yang


dilapisi membran dari jenis epithelium
bergaris khusus, dialiri banyak pembuluh
darah dan serabut saraf.
Hymen : Merupakan selaput yang menutupi
bagian lubang vagina luar

Perineum : Perineum terletak diantara


vulva dan anus, panjang perineum kurang
lebih 4 cm

5
ANATOMI
Sistim Reproduksi Perempuan
UTERUS
 Bentuk rahim seperti buah pir, dengan
berat sekitar 30 gr.

ORGAN GENETILIA INTERNA Terletak di panggul kecil diantara rectum
dan kandung kemih
 Ruangan rahim berbentuk segitiga,
dengan bagian besarnya di atas.
 Dari fundus terdapat ligament menuju
kanalis inguinalis, sehingga kedudukan
rahim menjadi kearah depan

FUNDUS UTERI Korpus uteri/Kavum Uteri/Rongga Rahim


Terletak antara pangkal Bagian uterus yang terbesar pada kehamilan, bagian ini
saluran telur. Pada berfungsi sebagai tempat janin berkembang.
pemeriksaan kehamilan,
perabaan fundus uteri Serviks Uteri
dapat memperkirakan Ujung serviks yang menuju puncak vagina disebut
usia kehamilan. porsio, hubungan antara kavum uteri dan kanalis
servikalis disebut ostium uteri internum
6
ANATOMI
Sistim Reproduksi Perempuan
Tuba Fallopi
 Berasal dari ujung ligamentum latum
berjalan kearah lateral, dengan panjang
ORGAN GENETILIA INTERNA sekitar 12cm.
 Tuba fallopi merupakan bagian yang
mudah infeksi dan menjadi penyebab
utama infertilitas
 Fungsi Tuba Fallopi :
Menjadi saluran spermatozoa dan
ovum
Mempunyai fungsi penangkap ovum,
Tempat terjadinya pembuahan
(fertilitas),
Menjadi tempat pertumbuhan hasil
pembuahan sebelum mampu
menanamkan diri pada lapisan dalam
rahim.

7
ANATOMI
Sistim Reproduksi Perempuan
OVARIUM
 Terletak antara rahim dan dinding
ORGAN GENETILIA INTERNA panggul, dan digantung ke rahim oleh
ligamentum ovari proprium dan
ligamentum infundibulopelvicum
 Merupakan sumber hormonal wanita
yang paling utama  pengatur proses
menstruasi
 Mengeluarkan telur (ovum) setiap bulan
berganti kanan dan kiri.

PARAMETRIUM
Merupakan lipatan peritoneum dengan berbagai
penebalan, yang menghubungkan rahim
dengan tulang panggul, lipatan atasnya
mengandung tuba fallopi dan ikut serta
menyangga indung telur.
8
KISTA
Etiologi
FOLIKEL
Cystadenoma
Kista ini berasal dari Mucinosum
folikel yang menjadi
besar semasa proses
atresia foliculi Jenis ini dapat mencapai
Non-neoplastik ukuran yang besar. Tumor
Neoplastik
(fungsional) berbentuk bulat, ovoid atau
KISTA bentuk tidak teratur, dengan
LUTEIN permukaan rata dan berwarna
putih atau putih kebiru-biruan.
Kista lutein ini berasal
dari corpus luteum
haematoma

9
Non-
Etiologi
neoplastik
(fungsional) Kista
Neoplastik
Dermoid/
Teratoma

Tumor ini bersifat kistik,


jinak dan elemen yang
Cystadenoma menonjol ialah eksodermal
Serosum
FAKTOR RESIKO
1. Faktor genetik
Dinding luarnya dapat menyerupai 2. Faktor lingkungan (polutan zat radio aktif)
kista mucinosum. Pada 3. Gaya hidup yang tidak sehat
umumnya kista ini berasal dari 4. Ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron
epitel permukaan ovarium
(germinal ephitelium).

10
Non-
Etiologi
neoplastik
(fungsional)
Neoplastik

Kista Polikistik
Ovarium

Karena kista tidak dapat pecah


dan melepaskan sel telur secara
kontinyu. Besarnya terjadi setiap
bulan, ovarium akan membesar
karena bertumbuknya kista ini.
11
PATOFISIOLOGI
Tumor ovarium tidak mengubah
pola haid kecuali jika tumor itu
sendiri mengeluarkan hormon. Akibat
Aktivitas
Hormonal
Tumor yang membesar
menyebabkan penekanan Akibat Akibat
organ. Disekitarnya. Pertumbuhan Komplikasi
Menyebabkan : Penonjolan
keluar, tumor mendesak
kandung kemih
gangguan miksi dan edema Kista
tungkai. Ovarium

12
Kista
Ovarium
Patofisiologi
Akibat Terjadi sumber kuman Pemeriksaan mikros-
Komplikasi pathogen. Kista dermoid kopis untuk menilai
mengalami peradangan keganasan.
 penanahan. Asites  curiga ganas

Perdarahan Ke Robek Dinding Perubahan


Putaran Tangkai Infeksi Pada Tumor
Dalam Kista Kista Keganasan

Terjadi perdarahan Pada tumor Sering terjadi pada torsio


sedikitbanyak bertangkai diameter tangkai akibat trauma 
nyeri > 5 cm. Putaran robekan kista disertai
tangkai  tarikan hemoragi  rasa nyeri dan
ligamen infundibulo- tanda – tanda abdomen
pelvikum terhadap akut.
peritoneum parietal
 rasa sakit
13
Kista
Ovarium
Patofisiologi
Akibat Terjadi sumber kuman Pemeriksaan mikros-
Komplikasi pathogen. Kista dermoid kopis untuk menilai
mengalami peradangan keganasan.
 penanahan. Asites  curiga ganas

Perdarahan Ke Robek Dinding Perubahan


Putaran Tangkai Infeksi Pada Tumor
Dalam Kista Kista Keganasan

Terjadi perdarahan Pada tumor Sering terjadi pada torsio


sedikitbanyak bertangkai diameter tangkai akibat trauma 
nyeri > 5 cm. Putaran robekan kista disertai
tangkai  tarikan hemoragi  rasa nyeri dan
ligamen infundibulo- tanda – tanda abdomen
pelvikum terhadap akut.
peritoneum parietal
 rasa sakit
14
MANIFESTASI KLINIS
Bermasalah Nyeri selama Teraba Massa Di
dalam hubungan perut
pengeluaran urin seksual
secara komplit

Nyeri hebat saat Wanita post monopouse : nyeri pada


menstruasi dan daerah pelvik, disuria, konstipasi atau
gangguan siklus diare, obstruksi usus dan asietas.
menstruasi

15
TORSI KISTA OVARIUM
Kondisi terputarnya ligamen yang menyokong
dan memvaskularisasi ovarium atau tuba falopi
atau keduanya.

70% kasus torsi terjadi


20-25% terjadi saat
pada wanita usia 20-39
masa kehamilan
tahun

 Massa adneksa dengan mobilitas dan pembesaran


patologis ovarium dengan diameter >6 cm
meningkatkan kemungkinan Torsio
 Torsi adneksa kanan lebih sering karena ligamentum
uteroovari lebih panjang dan kedua karena mobilitas
dari ovarium kiri terbatas
16
Ada dua poin kunci yang membantu
Hasilnya aliran darah tetap mengalir
dalam mempertahankan awal dari aliran tetapi tersumbat, adneksa menjadi
darah : kongesti dan edem tetapi tidak infark

Kedua, meski vena


Pertama adneksa adneksa yang
mendapatkan bertekanan rendah Karena hal tersebut, penanganan awal
suplai darah dari terkompresi oleh pada kasus torsi dapat dilakukan secara
masing-masing pedikel yang konservatif
cabang dari terpluntir, arteri
pembuluh darah bertekanan tinggi
uterus dan ovarium dapat menahan
kompresi tersebut

stroma yang terus menerus edem dapat


menyebabkan arteri terkompresi yang
menyebabkan infark dan nekrosis yang
membutuhkan adneksatomi

17
Foto intraoperatif dari torsio adneksa. A. Terpluntirnya
ligamentum infudibulopelvikum mengakibatkan Torsi adneksa kanan dengan tiga
strangulasi pembuluh darah ovarium. B. Sianotik ovarium setengah putaran.
dan tuba falopi.
18
Faktor risiko yang berhubungan
dengan torsi ovarium
Polikistik ovarium
Stimulasi ovarium
Kista folikular
1 Faktor Ovarium
Kista dermoid
Endometrioma
Kista adenoma serosa/musin
Ligasi tuba
2 Faktor Tuba Falopi
Kista paratuba
Kehamilan
3 Lain-Lain
Operasi abdomen sebelumnya
ANAMNESIS
Karakteristik nyeri
(lokasi, onset, migrasi, Keluhan demam
radiasi, kualitas, tingkat yang tidak begitu
Keluhan utama : Gejala-gejala refleks
keparahan, serta faktor tinggi yang
autonom seperti
Nyeri akut abdomen yang memperberat atau menandakan sudah
mual dan muntah
memperingan nyeri) terjadinya proses
harus dapat digali dalam nekrosisa
anamnesis.

Onset nyeri terjadi mendadak dan mengalami perburukan secara


intermitten dalam beberapa jam.
Nyeri berat dapat berhubungan dengan kasus torsio yang telah
mengalami iskemia.
Suatu torsio yang menyebabkan obstruksi tuba falopii juga dapat
menghasilkan nyeri kolik
20
PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan ginekologi
PF abdomen ditemukan Dapat ditemukan tanda-
Tanda-tanda demam jikaNyeri sangat hebat ditemukan adanya
abdomen sangat lembut Ditemukan massa di tanda rangsang
sudah terjadi proses syok neurogenik massa dan rasa nyeri di
pada daerah kista dinding abdomen peritoneal, seperti nyeri
nekrosis (takikardia dan hipotensi) daerah ovarium yang
ovarium tekan dan nyeri lepas
mengalami torsio.

21
Pemeriksaan
Penunjang
Beberapa gambaran spesifik kasus
torsio ovarium ditemukannya
ULTRASONOGRAFI (USG) gambaran folikel multipel mengelilingi
sebuah ovarium yang mengalami
Memiliki peranan penting dalam evaluasi pembesarantingkat keakuratan
pasien dengan persangkaan torsio diagnosa sampai 64%

Tanda yang ditemukan pada pemeriksaan Pedikulum yang terpelintir


sonografi dapat sangat bervariasi tergantung kemungkinan juga akan memberikan
pada derajat gangguan vaskuler, gambaran berupa sebuah struktur
karakterisitik massa, serta ada atau tidaknya bulat hiperekhoik dengan cincin
perdarahan adneksa hipoekhoik multipel yang tersusun
secara konsentrik ke bagian dalam

22
Perkembangan Ovarium

(A) Ovarium bayi baru (B) Ovarium pada (C) Setelah pubertas,
lahir akan prominen masa prepubertas terdapat pembesaran
dengan makrosit (<9 dengan ukuran yang stimulasi dengan
mm) untuk stimulasi akan meningkat berbagai gamabaran
hormonal uterus. setelah usia 6 hormon selama
tahun. menstruasi
23
SETELAH DILAKUKAN TRANSABDOMINAL PELVIC ULTRASONOGRAFI

(A) Potongan transversal dan (B) potongan longitudinal dari ovarium kiri
yang membesar dan edema (tanda bintang) dengan multipel folikel
perifer (tanda panah putih). Pada pencitraan longitudinal didapatkan
tuba falopi kiri berdilatasi (tanda panah terputus) yang tampak pada
inferior ovarium. (C) Pemeriksaan Color Doppler menunjukkan ovarium
kiri membesar tanpa adanya vaskularisasi.
24
Perempuan usia 14 tahun dengan keluhan nyeri panggul akut.
Transabdominal ultrasonografi dilakukan.

(A)Didapatkan pem- (B) Color Doppler ovarium (C) Pada adneksa


besaran adneksa kiri kiri didapatkan aliran darah kanan, ovarium kanan
heterogen ovarium menrun/ vaskularisasi (tanda bintang)
kiri dengan folikel minimal yang menandakan normal ukuran dan
perifer (tanda adanya torsi ovarium. echogenisitasnya
panah). 25
Perempuan usia 11 tahun dengan torsi ovarium kiri, pada rumah sakit
sebelumnya telah dilakukan CECT abdomen dan pelvis

(A) Pencitraan koronal menunjukkan pembesaran ovarium kiri (tanda


bintang) dengan multipel folikel perifer (tanda panah putih). (B)
Ovarium kiri (tanda bintang) pada garis tengah, posterior, superior, dan
mengarah ke kanan uterus (tanda panah terputus). Cairan mengisi tuba
falopi (panah berkurva) juga tampak sampai pembesaran ovarium kiri.
CECT, contrast-enhanced computed tomography
26
Seorang perempuan usia 11 tahun dengan nyeri panggul kanan akut ke
torsi ovarium kanan sekunder menjadi kista paratubal

(A) CT Scan abdomen dan pelvis dilakukan karena kecurigaan terhadap


apendisitis. Potongan koronal didapatkan massa kista lobular (kepala
panah) dari adneksa. Hal ini berhubungan dengan massa uterus (tanda
panah) dan vesika urinaria (tanda bintang). Apendiks normal (tidak
tampak). (B) Pada adneksa kanan didapatkan kista (tanda panah) dan
massa solid (tanda kepala panah). Ovarium kiri normal dan tervisualsiasi
(tidak tampak).Foto intraoperatif membuktikan kista paratubal kanan (tanda
bintang) dengan tuba falopi dan fimbriae yang nekrotik (tanda kepala
panah) dan torsi ovarium kanan (tanda panah)

27
Pemeriksaan
Penunjang Lainnya
Pemeriksaan laboratorium: Rutin, Pemeriksaan CT-Scan atau
Urinalisa, Kultur Discharge Dari MRI kemungkinan juga dapat
Serviks atau Vagina (Untuk membantu untuk kasus-kasus
Menyingkirkan Diagnosis Pelvic torsio inkomplit dan kronik
Inflamatory Disease). serta pada kasus-kasus yang
memiliki presentasi klinis yang
Penanda serum Interleukin-6 (IL-6) ambigu
juga dihubungkan dengan kejadian
torsi ovarium, penanda tumor Transvaginal Color Doppler
CA125, serum alpha-fetoprotein Sonography (TV-CDS) bisa
(AFP), carcinoembryonic antigen menambahkan informasi
(CEA) untuk mengetahui tumor penting dalam evaluasi klinis
mengarah keganasan kasus torsio.

28
Penatalaksanaan
Observasi
Pada perempuan pasca
menopaue diobservasi
Pada perempan apabila yang ditemukan:
prepubertas dan usia kista unilokular, berdinding
reproduktif sering kista tipis dengan sonografi,
ovarium fungsional dan Diameter kista <5 cm,
akan mengecil perlahan- tidak ada pembesaran
lahan dalam waktu 6 bulan kista yang signifikan, dan
kadar serum CA125
normal.

29
Penatalaksanaan
Pembedahan
Pada kista ovarium Penanganan khusus pada perempuan hamil
asimptomatik:
Pada torsi kista
ovarium yang disertai Bila kista berukuran
nyeri perut dilakukan >10 cm: dilakukan
laparotomi. laparotomi pada
trimester kedua
kehamilan

Jika dicurigai
keganasan, pasien
dirujuk ke rumah sakit
yang lebih lengkap
dan dilakukan
pengangkatan tumor
(tanpa menghiraukan
usia kehamilan)

30
Penatalaksanaan
Pembedahan
Penanganan pada perempuan tidak hamil
Manajemen
Baku emas
konservatif termasuk
penanganan torsi kista
detorsi dengan atau
ovarium ialah
tanpa kistektomi
laparoskopi
merupakan alternatif

Reseksi total
tuba/ovari/keduanya
dilakukan ketika
jaringan telah gangren
atau curiga keganasan
atau wanita yang telah
cukup anak

31
RUPTUR
KISTA OVARIUM
Ruptur kista termasuk
dalam salah satu
komplikasi dari kista
ovarium, yakni terjadinya
peristiwa pecahnya
kantung kista yang
berisi cairan atau darah
ANAMNESIS
Gejala lain :
Riwayat menstruasi : Gejala pertumbuhan
Mual dan muntah
Nyeri abdomen Perubahan Pola Tumor :
Sinkope atau syok
dapat timbul Haid  mungkin Gangguan miksi 
mendadak ataupun Sering miksi dan defekasi perdarahan tumor menekan VU
berkembang menunjukkan iritasi
Ruptur Dapat juga edema,
perlahan-lahan peritoneum.
Endometrioma sesak akibat massa
Nyeri pundak memberi kesan dismeorrhea tumor yg besar
iritasi diafragma

Tergantung pada jenis kelainan, perdarahan


bertahap/ perdarahan akut, ruptur meendadak
nyeri dapat terlokalisir pada salah satu kuadran
atau menyeluruh pada abdomen bagian bawah

33
PEMERIKSAAN FISIK
TTV :
Pemeriksaan pelvis.
Suhu : normal/meningkat Pemeriksaan abdomen
Nyeri tekan Nyeri goyang serviks
HR : takikardi
Rigiditas Adeneksa cenderung lunak
TD/RR : DBN (kecuali Syok)
Bising usus normal Ditemukan massa

Perdarahan yang lebih ekstensif Sering pasien mengalami nyeri tekan yang
menyebabkan peritonitis abdominalis sangat hebat sehingga pemeriksaan
rigiditas, nyeri lepas, bising usus menurun bimanual yang adekuat. Penonjolan dalam
atau negatif, dan distensi abdomen. Jarang kavum Douglasi memberi kesan perdarahan
teraba massa lunak pada palpasi abdomen. intraperitoneum yang ekstensif.
34
Pemeriksaan
Penunjang
Pemeriksaan penunjang lainnya :
Foto Roentgen
ULTRASONOGRAFI (USG) Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan
adanya hidrotoraks. Foto abdomen tegak,
Dengan pemeriksaan ini dapat ditentukan terlentang, atau dekubitus lateral dapat
letak dan batas tumor menunjukkan adanya cairan bebas
intraperitoneum

Parasintesis
Pungsi pada ascites berguna untuk menentukan
sebab ascites. Hati-hati bisa memecahkan kista
yang belum pecah

35
Penatalaksanaan
Berikan Siapkan alur
Bebaskan Pantau Periksa
obat-obatan transportasi
jalan napas pernafasan sirkulasi
simptomatik rujukan

Pembedahan
Reseksi total
Baku emas penanganan tuba/ovari/keduanya dilakukan
ruptur kista ovarium ialah ketika jaringan telah gangren
laparoskopi atau curiga keganasan atau
wanita yang telah cukup anak

36
Terima Kasih
Ada Pertanyaan ?

37
SlidesCarnival icons are editable shapes.

This means that you can:


● Resize them without losing
quality.
● Change fill color and opacity.
● Change line color, width and
style.

Isn’t that nice? :)

Examples:

38
😉
Now you can use any emoji as an icon!
And of course it resizes without losing quality and you can change the color.

How? Follow Google instructions


https://twitter.com/googledocs/status/730087240156643328

✋👆👉👍👤👦👧👨👩👪💃🏃💑❤😂
😉😋😒😭👶😸🐟🍒🍔💣📌📖🔨🎃🎈
🎨🏈🏰🌏🔌🔑 and many more...

39

Anda mungkin juga menyukai