Anda di halaman 1dari 7

MEDITATION

Meditasi
Meditasi adalah praktik relaksasi
yang melibatkan pelepasan pikiran
dari semua hal yang menarik,
membebani, maupun
mencemaskan dalam hidup kita
sehari-hari.

2
Konsep Meditasi
Semakin mendalam konsentrasi, maka jiwa meditator semakin stabil, dan faktor-
faktor tidak sehat dapat ditekan. Adapun faktor-faktor yang mempercepat
konsentrasi adalah:

a. Vicra dan vitakka, artinya perhatian yang diterapkan dan dipertahankan,


memusatkan perhatian hanya pada satu objek terus-menerus.

b. Piti: perasaan-perasaan terpesona.

c. Viriya: energi, tenaga.

d. Uphekka: ketenangan hati.

3

Tujuan setiap orang dalam melakukan meditasi pasti berbeda-beda, namun
secara psikologis menurut Walsh (dalam Fudyartanto) ada dua tujuan akhir
dari meditasi, yaitu:

1. Agar seseorang dapat memiliki perkembangan insight yang paling


dalam tentang proses mental di dalam dirinya. Insight tentang
kesadaran, identitas, dan realitas.

2. Agar seseorang memperoleh perkembangan kesejahteran psikologis


dan kesadaran optimal.

4
Dalam Fudyartanto (2003) membagi dua tingkatan, tingkatan tersebut adalah :

╺ Konsentrasi
Pada tingkat ini membangun ketenangan hati yang disebut sebagai “jalan masuk”. Dengn konsentrasi terus-
menerus pada satu objek, fluktuasi akan berubah menjadi stabilitas dan meditator akan mengalami
pemutusan total dengan keadaan normal duniawinya. Lalu sampailah pada tingkat Jhana.

╺ Jhana

Keadaan diluar kesadaran. Dalam tradisi Budha atau Hindu disebut Samadi. Dalam jhana persepsi dan pikiran
normal berhenti sama sekali. Tingkatan jhana ada beberapa macam yang menggambarkan bahwa tingkat
samadi semakin dalam.

a. Jhana pertama, meditator secara total terarah pada satu objek, sehingga jiwa seperti melebur didalamnya.
b. Jhana semakin tinggi, perasaan bahagia akan digantikan oleh ketenangan batin yang kuat, dimana faktor
tidak sehat akan terhambat dan faktor sehat berkuasa.

c. Jhana semakin dalam, faktor jiwa tidak sehat semakin efisien. Jika pengaruh-pengaruh dari jhana
menghlang, maka faktor-faktor tidak sehat kembali menguasai meditator sehingga jiwana akan kembali ke
kebiasaan-kebiasaan lama.

Your audience will listen to you or read the content, but won’t do both.
Efek Meditasi

Fisiologis Psikologis

Menurut penelitian Orang yang melakukan


adalah pada gelombang meditasi lebih rendah
otak yang direkam taraf kecemasannya,
dengan EEG (Electro kontrol diri lebih internal
Encapahlo Graph) dan aktualisasi dirinya
menunjukkan banyak tinggi, meningkatkan
muncul gelombang percaya diri, kontrol diri,
alpha, yaitu gelombang harga diri, empati.
otak yang terdapat pada
kondisi tubuh rileks.

6
THANKS!
Any questions?