Anda di halaman 1dari 9

“ MENYELESAIKAN PENGUJIAN

DALAM”
SIKLUS PENJUALAN DAN
PENAGIHAN :
PIUTANG USAHA
KELOMPOK 3 :
FATHINA ROZALINDA ( 1702114638)
MUHAMMAD DICKY ALQADRI ( 1702121819)
RENI SONIA ( 1702121883)
SUKMA SEWAKOTAMA ( 1702122521)
UNTUK MENDESAIN PENGUJIAN
PERINCIAN SALDO PIUTANG
Auditor harus memenuhi 8 tujuan
perincian saldo, yang disebut dengan tujuan
audit yang terkait dengan saldo piutang usaha.
2. Existence / 3. Completeness/
1. Detail- tie in
keberadaan kelengkapan

4. Accuracy/ 5. Classification/
6. Cutoff /pisah batas
keakuratan klasifikasi

7. Realizable value/
8. Right/hak
nilai realisasi
Metodologi untuk Merancang Pengujian
atas Rincian Saldo Bagi Piutang Usaha

 Mengindentifikasi risiko bisnis klien yang


mempengaruhi piutang usaha. ( tahap 1)

 Menetapkan materialitas kinerja dan menilai risiko


inheren untuk Piutang usaha. (tahap 1)
 Menilai risiko pengendalian untuk siklus penjualan
dan penagihan. (tahap1).

 Merancang dan melaksanakan pengujian


pengendalian dan pengujian substantif dan transaksi
untuk siklus penjualan dan penagihan (tahap 2).
 Merancang dan melaksanakan prosedur analitis untuk
piutang usaha (tahap 3).

 Merancang pengujian atas rincian saldo piutang usaha


untuk memenuhi tujuan audit yang berkaitan dengan
saldo (tahap 3).
Merancang Pengujian atas
Rincian Saldo

1. Piutang usaha ditambahkan dengan


benar dan sama dengan file induk serta
buku besar umum

2. Piutang usaha yang dicatat


memang ada

3. Piutang usaha yang ada telah


dicantumkan
4. Piutang usaha sudah akurat

5. Piutang usaha diklasifikasikan dengan


benar

6. Pisah batas piutang sudah benar


7. Piutang usaha dinyatakan pada nilai
realisiasi

8. Klien memiliki hak atas piutang usaha

9. Penyajian dan pengungkapan piutang


usaha
KONFIRMASI PIUTANG
USAHA
1. PERSYARATAN STANDAR
4. KEPUTUSAN SAMPLING
AUDITING

5. VERIFIKASI ATAS ALAMAT


2. JENIS KONFIRMASI DAN MEMELIHARA
PENGENDALIAN

6. MENINDAK LANJUTI NON


3. PENETAPAN WAKTU
RESPON

7. ANALISIS PERBEDAAN