Anda di halaman 1dari 70

ATMOSFER

Pendahuluan
Pd ketinggian, manusia tdk dpt hidup tanpa alat bantu.
Utk itu perlu alat bela hidup.

Pd awalnya pnrbngan militer mggunakan helikopter dan terbang


pd low altitudes krn msh memandang altitude sbg problem utama.

Saat itu kasus hipoksia, hiperventilasi , problem trapped-gas


serta evolved gas sering terjadi.
Dengan mengetahui sifat-sifat atmosfer awak pswt lbh bagus dlm
mpersiapan terbang , utamanya utk mengantisipasi
perubahan ketinggian
Penelitian atmosfer :
1643 ahli fisika Itali Evangelista Torricelli temukan
Penomena tekanan atmosfer.
1646 Pascal ( Perancis ) tek atm trn bila alt naik.
1783 penelitian gnkn baloon udara.
1903 ditemukan power air craf
1940 pnbngan gnkn roket capai hight alt.
1950 an manned airospace flight
1961 Rusia berhasil ke ruang angkasa (327 km)
1969 Apolo 11 Mendarat di bulan

Dng mengetahui lbh banyak rahasia atmosfer


Makin disadari banyak bahaya mengancam thd
Pnbngn.
Materi yg akan diberikan :

Physical Characteristics of the


Atmosphere
Structure of the Atmosphere
Composition of the Atmosphere
Atmospheric Pressure
Physiological Zones of the
Atmosphere
Tujuan pembelajaran :
a. Umum : menjelaskan sifat fisik atmosfer bumi
sebagai lingkungan kerja semua pener
bangan dan ruang angkasa.

b. Khusus :
1. Menjelaskan atmosfer dan pengembangannya.
2. Menguraikan komposisi atmosfer.
3. Mengetahui pembagian atmosfer dan sifatnya.
4. Alat perlindungan utk hidup di lingk pnbgn.
5. Konsep tekanan barometer.
6. Pengaruh fisiologi prbhn tek dan gas.
7. Sifat gas dlm atmosfer dan HK gas yg brhbhng
dng efef pnbngn thd faal tubuh.
PHYSICAL CHARACTERISTICS OF THE
ATMOSPHERE
Atmosfer spt lautan udara yang menyeliputi permukaan
bumi.
Atmosfer mrpk campuran uap air dan gas serta partikel
padat.
Terbentang dari permukaan bumi s.d 1200 mil di ruang
angkasa.
Grafitasilah yg menyebabkan atmosfer tetap berada
pada tempatnya.
Atm punyai bbrp sifat fisik, dan mampu melindungi
Bumi dari radiasi ultra violet dan bahaya lain dari
angkasa luar.
Tanpa atmosfer bumi akan tandus seperti bulan.
STRUKTUR ATMOSFER
Atmosfer terdiri dari beberapa lapisan

Masing-2 lapisan memiliki sifat sendiri-2

Tiap lapisan dikenal sebagi “sphere “

Variasi temperatur pada tiap lapisan atmosfer


ikut berpengaruh dalam pembagian atmosfer
dan mrpk kemudahan personel penerbangan
dalam mewaspadai kondisi tiap area atmosfer.

Antara satu lapisan dengan lapisan lain


ada perbatasan yg dikenal “pause “
Pembagian atmosfer:
Dari penelitian telah dinyataan bahwa atmosfer
Dibagi menjadi lapisan lapisan atau daerah dengan
Sifat yang berbeda luas yg menghasilkan beberapa
Macam pembagian atmosfer.
Salah satu pembagian yg banyak digunakan dalam
Penerbangan adalah sbb :

- Troposfer
- Stratosfer
- Ionosfer
- Exosfer.
TROPOSFER

Diatas kutub terbentang dari sea level s.d 26.405 ft/80 km


diatas katulistiwa dari sea level s.d 52.810 ft./ 16000
Temperatur makin keatas makin turun.
Mengandung uap air .
Terdapat perubahan cuaca.
Suhu udara panas permukaan bumi, mkn keatas mkn
dingin .
Perubahan temperatur rata-2 1.98 ° C tiap 1.000 ft.
Suhu terus turun s.d naiknya massa udara mencapai
ketinggian dimana suhu seimbang dengan sekitarnya
Sifat suhu pd lapisan troposfer :
a. Radiasi matahari : langsung ke bumi sebabkan
suhu pmkaan bumi meningkat, shg udara diatasnya
mjd hangat, shg udara naik keatas tekanan mjd turun
dan udara mengembang shg dingin, jadi mkn keatas
mkn dingin sesuai naiknya udara.
b. Kehilangan suhu : akibat naiknya udara hangat
akibat panas pmkan bumi diikuti pengembangan
udara dan pendinginan. Standard atmosfer adlh
3.6 0 F ( 2 0 C) tiap altitude naik 1.000 ft ( 304.8 m )
Suhu trs turun s.d massa udr mencapai ketinggian
dimana sdh stabil dng atmosfer sekelilingnya.
Ini sesuai dng batas troposfer.
Suhu troposfer bervariasi tgtng pd grs lintang dan
Musim.
Sebagai contoh diatas San Diego California pd FL 400
Range suhu - 40 0 C s.d - 80 0 C.
Pd lower level troposfer tdpt juga variasi lokal.
Prbhn suhu juga tjd atr siang dan malam tapi biasanya
Tdk pd alt diatas 3.000 ft ( 914.4 m )

Inversi temperatur disebabkan oleh radiasi:


Perubahan temperatur akibat inversi radiasi
Biasanya tjd malam hari. Udara malam relatif tetap.
Dlm kondisi spt ini bumi melepas panas melalui radiasi.
Hslnya tdk hanya pmkn bumi yg hangat tapi juga udara
sekelilingnya. Ketika suhu atmfr bag bawah lbh rendah
Dari bag atas maka inversi suhu terjadi.
Contoh pd msm winter suhu pmkan tanah malam
- 40 0 C sementara area diatasnya pd alt 8.000 ft tercatat
- 5 0C
Inversi suhu akibat turbulence:
Terjadi ketika masa udara mengembang dan naik
Dng cepat dan dingin cepat tjd dari pada penurunan
Suhu akibat naiknya altitude. Ini menyebabkan pd alt
Tsb lebh dingin dr sekitarnya akibat turbulensi.
Tpt juga berubahan suhu teratur siang dan malam s.d
Alt 3.000 ft, artinya bhw kira-kira 4.000 ft suhu keduanya
Siang dan malam sekitar 7 0 C pd 40 0 lintang utara, pd
Standard suhu 15 0 sea level.
Suhu dingin ekstrem dibawah – 40 0 biasa terjadi pd
Tanah tapi tdk pd 10.000 ft dimana suhu – 5 0 C.
Pergerakan massa udara srng tjd siang dibanding malam
Ini dpt menerangkan bhw terbang malam pd alt relatif
Rendah lebih halus dari pada siang hari.
Standard Pressure and Temperature Values at 40
Degrees Latitude for Specific Altitudes

Menunjukkan rata-2 penurunan suhu dan tekanan udara pada


penambahan altitude.
Tropospause.
Daerah dng suhu stabil tdpt pd perbatasan atr
Upper troposfer dan stratosfer menguntungkan dlm
Pnbngn. Rata-rata ketinggian tropopause pd 40 0
Lintang utara adalah FL 350.

Stratosfer :
Adalah lapisan diatas troposfer s.d 50 mil
( 92.5 km ).
Sifat-sifatnya : tdk ada uap air dan turbulensi, suhu
Konstan – 55 0 C . Sinar ultra violet langsung mengenai
Oksigen di atmosfer trtm alt FL 500 s.d FL 1400 dan
Menghasilkan ozon.
Ozon ini yg bertanggung jawab thd inversi suhu shg
Suhu pd lapisan ini mkn keatas makin naik.
Tdpt juga jet strem yaitu angin barat kec tinggi, pd
Bag bwh stratosfr.
Sifat-sifat stratosfer :
1. Angin dan turbulensi, ada pd bag bwh lapsn
gerakan horisontal dari udara ditemukan pd semua
lapisan. Kecepatan atr 10 s.d 80 mph ( 4.5 s.d 35.8
m/s ) dekat tropopause 51.4 s.d 77.2 m/s kadang s.d
102.9 m/s.
2. Isotermal layer tdpt pd bag bawah yaitu
– 55 0 C
3. Temperatur inversion layer tjd pd lpsn atas.
peningkatan suhu akibat radiasi uv matahari.
Ozon dibtk dan dihancurkan uv shg timbul inversi
suhu.
Ionosfer :
dari 50 mil ( 92.5 km ) s.d 600 mil ( 1110 km )
pd 30 mil ( 55.5 km ) dan diatasnya radiasi
uv lngsng ke molekul gas akibatkan tjdnya ben
tuk atom dan ion. Tbtk jmlh yg sama partkl po
sitif dan negatif.
lapisan ini memantulkan gelombang radio ke
bumi, yg akibatkan tranmisi gel radio mjd jauh.

Exosfer :
Terbentang dari 600 mil ( 966 km ) s.d 1200 mil
( 2000 km ) dan secara bertahap menjadi hampa
yaitu ruang angkasa. Pd lapisan ini hanya ada
sedikit partikel dan saling bertabrakan satu
sama lain.
Pembagian lain ada yg menganut sbb :

- Troposfer
- Stratosfer
- Mesofer
- Termosfer
STRATOSFER
Terbentang dari tropopause s.d 158.430 ft ( 30 mil )
Dibagi dalam 2 lapisan berdasar sifat suhu yg ditemukan
Walau 2 lapisan tsb berbeda suhunya namun kandungan
Uap air pd kedua lapisan tdk berpengaruh.
1. Isothermal layer :
Suhu konstan pd -55°C ( - 67° F )
Tdpt turbulency yg menybbkn pergerakan jet cepat.
2. Ozonosfer layer :
Suhu makin keatas makin naik.
Menyerap radiasi ultra violet matahari secara kuat.
Sedang panas matahari tdk terpengaruh.
Memantulkan panas dari pengembangan massa udara
kembali ke permukaan bumi, membuat lapisan dibawah
nya hangat terjadi malam ketika aktifitas matahari tdk
ada.
MESOSFER

Membentang dari Stratosfer s.d 264.050 ft ( 50 mil )


Suhu turun mulai –3 º C pd stratosfer s.d – 113 º C
pd mesopause.

Ditemukan awan “noctilucent “ yg terbentuk dari debu


meteor atau uap air dan bersinar hanya pd malam hari,
pembentukan awan ini mungkin disebabkan adanya pan
tulan sinar matahari.
THERMOSFER
Terbentang dari ketinggian 264.050 ft ( 50 mil ) s.d 435 mil.
Lapisan teratas atmosfer.
Suhu meningkat berhubungan langsung dengan aktivitas mata
hari.
Range suhu antara 113 º C pd mesosfer s.d 1500 º C pd waktu
aktifitas matahari ekstrem.

Sifat lain yaitu adanya partikel ion bermuatan listrik, dihasil


kan oleh partikel subatom kecepatan tinggi yang berasal dari
Matahari.
Partikel-2 ini bertubrukan dng atom gas di atmosfer dan menye
barkan bagian-2nya sng menghasilkan jumlah besar partikel
bermuatan listrik. ( ion )
KOMPOSISI ATMOSFER

Atmosfer bumi adalah campuran beberapa gas.

Meskipun tdr dr banyak gas, hanya bbrp yang penting


utk hidup.

Gas yg diperlukan utk hidup manusia adalah : nitrogen,


Oksigen dan carbon dioksida.

Tabel dibawah ini menunjukkan prosentasi konsentrasi


gas yg ada di atmosfer.
Percentages of Atmospheric Gases
Komposisi atmosfer dng perbandingan N2 ( 79 % )
dan O2 ( 21 % ) tetap sampai ketinggian 110 km ( 60 mil )
NITROGEN

Atmosfer bumi terutama terdiri dari nitrogen.

Meskipun nitrogen merupakan bahan kehidupan yg


menyusun rantai polipeptida, nitrogen yg diudara tdk
siap digunakan oleh tubuh manusia.

Namun demikian nitrogen larut sampai jenuh pd


cairan dan jaringan tubuh sbg hasil pernafasan.

Awak pesawat hrs waspada pd kemungkinan tjdnya


penguapan gas pd rongga tbh yg disebabkan olh
penurunan kelarutan nitrogen ketika ada penambah
an altitude.
OXYGEN

Gas kedua yg banyak di atmosfer adalah oksigen .

Pada respirasi tubuh memerlukan oksigen dan glucosa


utk menghasilkan tenaga.

Kekurangan oksigen pd tubuh akibat berada di


ketinggian akan menyebabkan perubahan fisiologi
secara drastis yg dpt menyebabkan kematian.

Oleh sebab itu oksigen sangat perlu bagi awak pesawat


CARBON DIOXIDE

Carbon dioksida adalah produk respirasi sel makluk


Hidup.

Walaupun prosentase di atmosfer kecil namun pegang


peran penting utk mempertahankan supply oksigen
di bumi.

Melalui photosynthesa tumbuhan gunakan CO 2 dan


mnghslkn energi dan melepas O 2 sbg produk.

Akibat metabolisme binatang dan photosyntesa


tumbuhan, penyediaan CO 2 dan O 2 yg ada di
atmosfer konstan.
OTHER GASES

Argon, Xenon, Krypton dan Helium tdpt sedikit di


Atmosfer.
Gas-gas tersebut tidak merupakan materi yang sangat
Diperlukan untuk hidup seperti nitrogen, oksigen
Dan karbon dioksida.
ATMOSPHERIC PRESSURE

Tekanan atmosfer atau tekanan barometer


adalah penggabungan berat seluruh gas atmosfer
Yg menimbulkan tekanan pd diatas permukaan bumi.

Gaya ini disebabkan olh grafitasi bumi thd molekul gas


Dan dapat diukur pada suatu titik.

Tekanan atmosfer dpt ditunjukkan pd tinggi kolom air


Raksa atau barometer aneroid Pascal dng satuan :
- Pound per square foot
- Pound per square inch
- inchi /Hg
- mm/Hg.
Satuan tek atmosfer lain adalah torr:
- 760 torr = 760 mm/Hg = 106 Pascal.

Tekanan atmosfer bervariasi tgtng bbrp faktor spt


Perubahan suhu permukaan bumi, keadaan cuaca dll
Namun perbedaan ini tdk significan utk itu sebagai
Referensi Bireu cuaca dan Bireu standarisasi US
Membuat standard pengukuran tekanan atmosfer utk
Menera alat ukur tek barometer di dunia yg dikenal
Dengan “ US Standard atmosfer “
Digunakan sejak 1924, observasi dilakukan pd grs
Lintang 40 0 United State, dimana suhu udara turun
Berbanding lurus dng kenaikan altitude.
US Standard atmosfer diasumsikan sbb :

- Udara kering
- Udara sepenuhnya gas
- Grafitasi bumi dianggap konstan pd semua
ketinggian.
- Suhu udara menurun berbanding lurus dng
peningkatan altitude sampai ketinggian
isothermal tercapai.
- Suhu isothermal altitude adalah – 67 0 F
atau -55 0 C

US Standard Atmosphere utk Sea level :

- Temperatur 59 0 F atau 15 0 C
- Tekanan : 760 mm/ Hg, 29.92 in /Hg atau
14.7 psi.
Tekanan atmosfer standard diukur pada 59 o F
(15 o C) pd permukaan laut.
DALTON’S LAW OF PARTIAL PRESSURES

Tdpt hub tertutup atr tek atm dan jumlah bbrp gas
di atmosfer didasarkan pd HK Dalton .
Dinyatakan bahwa tekanan yg disbbkn olh campuran
Gas ideal adalah sama dengan jumlah tekanan masing2
gas yg mengisi ruangan .
Tekanan tiap-2 gas dng campuran gas adalah tdk ter
Gantung pd tekanan gas lainnya dlm campuran.
Ketidak tergantungan tekanan tiap gas disebut
Tekanan gas parsial.
Rumus HK Dalton

Pt = PN + PO2 + PCO2 + … (constant volume


and temperature)

Pt adalah tekanan total gas campuran.


PN, PO 2, P CO 2 adalah tekanan parsial masing-2 individu gas
V adalah volume, T adalah temperatur
HK Dalton menyatakan bahwa tekanan yg diberikan
olh campuran gas ideal sama dengan jumlah
tekanan masing-2 gas dalam campuran tersebut.

Bagi awak pesawat hukum Dalton menggambarkan


bahwa mkn bertambah altitude makin turun tekanan
parsial gas yg ada dalam atmosfer secara
proporsional.

Meskipun prosentase gas stabil dng tambahnya


Altitude, namun masing-2 tekanan parsial turun
secara proporsional .
Dalton's Law of Partial Pressures as Related
to the Atmosphere of the Earth
Perubahan tekanan parsial oksigen berpengaruh
Terhadap fungsi respirasi tubuh manusia.
Penurunan parsial oksigen cepat menghasilkan
Gangguan fisiologi. Meski gangguan ini tdk terasa
Pada low alt tapi efek ini akumulasi dan secara pro
gresif memburuk seiring peningkatan altitude.

Penurunan tekanan parsial nitrogen terutama pd


Hight altitude dpt menurunkan kelarutan N2 pd
tubuh.

Penurunan kelarutan N2 ini dpt menyebabkan


dekompresion sickness.
SPACE
1250 MIL
( 2220 KM )
EXOSFER
600 MIL
( 1110 KM )
IONOSFER
50 MIL
( 92.5 KM )
STRATOSFER
FL 300 s.d 600 TROPO PAUSE

TROPO SFER

SEA LEVEL
Sifat lain atmosfer :

1. Radiasi energi :
- Tdk semua energi yg smpai ke atm ditrskn ke
pmkn bumi, sbgn diserap, sbgn di pantulkn.
- Saat cuaca bersih 66 % radiasi enrg ditrskn.
- 87 – 90 % dtrskn pd FL 200.
- 95 % pd FL 500.
- Pd cuaca biasa dtrskn ke bumi 20 %
- 25 – 75 % pd FL 500 .

UV diserap olh debu, uap air, dan ozon


Mkn tinggi alt sinar UV mkn besar
Pd FL 500 intesitas UV 5-8 kali sea level.
Radiasi Cosmik :
- Partkl utama yg tmblk rad cosmik yi proton,
neutron, partkl alpha, inti atom berat.
- Datang dr angksa luar dng kec. Tinggi.
- Bl msk atmfr bisa menmbs Pb tbl 94 cm.
- Jmlh partikle pd rad cosmik : 4000 proton,
1000 partkl alpha, 20 inti carbon, 1 inti besi / cm2
/ jam.
- Tabrakan dng molkl udara produksi : meson,
elektron, positron dan sinar Gama.
- Intstas dpt diukur dng satuan Ro” unit.
- Variasi intensts dipngrhi grs lintang geomag
netik disbbkn olh lap magnit yg terfokus di kutub.
- Effek biologis pd tbh dlm intsts yg sama sinar
cosmik 5 kali lbh kuat dibanding sinar rontgen
- Tapi efek mutasi lbh kecil.
Brightness ( kecerahan ) :

Adanya pantulan cahaya akibat molekul udara,


debu, dan uap air mnybbkn sepanjang horizon
terlihat kabut putih.
Pd wktu pswt naik mkn banyak molekul udara
debu dan uap air ditabrak antara pswt dan bu
mi shg menimblk brightness pd pmkn bumi
dan ini menyebabkn penglihatan kontras ke
pmkn bumi turun sehgga untuk memantau
pmkaan bumi secara detail dari ketinggian
menjdi sulit.
Penomena listrik :

Menjadi problem utk penerbang spt sambaran


petir dan kilat dapat menyebabkan
interferensi pd transmisi gelombng radio.
Sambaran petir dpt dihindari dng mengambil
route yg tdk ada awan komulus.
Pd troposfer kilat disebabkan olh medan listrk
pd awan komulus dan oleh efek frictional parti
kel hujan, hujan es, salju dan debu yg tertabrak
pesawat.
Mengukur ketinggian :
Ada 3 metode pengukuran ketnggian yi :

- Pressure altitude
- Absolut altitude
- True altitude.

Pressure Altitude :
Pada sea level tek pmkn digunkan US standard
atmosfer.
18.800 ft
( 5730.2 m )

380 mm Hg
14.95 in Hg
18.000 ft
( 5486.4 m )
18.000 ft true altitude
380 mm Hg
( 5486.4 m )
14.95 in Hg 17.200 ft
( 5242.6 m )

380 mm Hg
14.95 in Hg

High Pressure
Standard day Low Pressure
Day
Day

760 mm Hg 747 mm Hg
773 mm Hg
Mean sea level
29.92 in Hg 29.41 in Hg
30.43 in Hg
Absolut altitude :
Jarak dari pesawat ke permukaan bumi
dibawahnya
Jadi ketinggian berubah sesuai terrain.
Indikatornya Radio / radar altimeter.
Dpt juga diperoleh dari pembacaan alt pd pswt
di sesuaikan dng survey terrain.

AGL alt above ground level adlh minimum ketnggian


Pswt yg dgnkn crew mengdkn bail out.
True altitude :
Ketinggian obyek diatas mean sea level.
Diatas 18.000 ft pressure alt dinyatakan dlm
FL ( Flight Level ).
contoh : 25. 000 ft ( 7.620 m ) = FL 25.

Utk myknkan keslamt terbang sblm terbang


pilot check terrain yg akan dilewati dan mengeset
“ true alt “ . Check terrain melalui peta dan enroute
charts.

True alt tdk terkoreksi utk kondisi barometer


non standard .
Oleh krn itu altimeter hrs di set setiap waktu.
Physiological division of atmosphere.

a. Physiological zone :

- Sea level s.d 10.000 ft ( 3.048 m )


- Manusia bisa beradaptasi.
- Gg telinga tengah dan sinus sering terjadi
saat ascending/desending pd zone ini.
- Pernfsn mjd pendek, pusing, sakit kepala
dan mual srng tjd bagi yg blm aclimatisasi.
- Diatas zone ini bagi manusia mrpk lkngn
asing, tek barometer trn drastis sampai
523 mm Hg
Physiological defisient Zone.

- 10.000 ft s.d FL 500.


- Saat ascend defisiensi oksigen menjadi problem.
- Problem trapped gas di intestinal, dan evolved gas
sering timbul.
- Barometer turun dari 533 mm Hg pd 10.000 ft
menjadi 87 mm Hg pada FL 500.

Space Equivalent Zone.

- FL 500 – 120 mil ( 222 km )


- Problem diatas FL 500 sama dng terbang di luar
Angkasa.
-Perlu pressure suit atau sealed cabin.
-Terdapat Amstrong line dmn pd 63.000 ft, dimana
-Cairan tbh menddh pd suhu 37 0 C
THE DEFFICIENT ZONE

Dari 10.000 ft s.d 50.000 ft


Misi pd deficient zone beresiko tinggi bl tanpa supply O2
Atau tanpa cabin pressurization.
Karena tek barometer s.d. mencapai 87 mm Hg maka gggn
trapped gas sering terjadi.

THE SPACE EQUIVALENT ZONE


Dari 50.000 ft s.d. luar angkasa.
Terbang di daerah ini hrs gunakan lingkungan atmosfer
buatan komplit ( Pressures Suit )
Pada 63.000 ft ( Armstrong’s line ) altitude dng tek bar
47 mm Hg sama dng tek parsial uap air maka tubuh akn
“mendidih” yaitu cairan dlm tbh akan menguap semua.
Hukum Charles:

-Tekanan udara bervariasi ssi temperatur, dgn volume


konstan
-Volume gas bervariasi ssi temperatur, dgn tekanan
konstan
-Volume gas konstan dan menurunkan temperatur akan
mengurangi tekanan

P1 = T1 atau P1T2 = P2T1 (vol kons)


P2 T2

V1 = T1 atau V1T2 = V2T1 (tek kons)


V2 T2
Hukum Henry

Jumlah gas yang larut pd larutan


berbanding lurus dengan tekanan gas
diatas larutan.
Nitrogen Elimination
BOYLE'S LAW

Boyle’s Law states that the volume of a gas in


inversely proportional to the pressure exerted
upon it, temperature remaining constant.
Differences in gas expansion are found under
conditions of dry gas and wet gas.
Dry-Gas Conditions
Under dry-gas conditions, the atmosphere is not
saturated with moisture. Under conditions of constant
temperature and increased altitude, the volume of a
gas expands as the pressure decreases.

Wet-Gas Conditions
Gases within the body are saturated with water vapor.
Under constant temperature and at the same altitude
and barometric pressure, the volume of wet gas is
greater than the volume of dry gas
Rumus matematika :

P1 V2
= or P1V1 = P2 V2
P2 V1
PEMBAGIAN BERDASAR SIFAT FISIOLOGIS

1. Daerah fisiologis: Sea Level s.d 10.000 ft, belum


perlu O2

2. Daerah kurang fisiologis: diatas 10.000 ft s.d 50.000 ft


perlu oksigen.

3. Daerah ekivalen ruang angkasa:


- Perlu pressure suits
- Pada FL 6.30 Amstrongline
- Boiling effect
- > 700 Km micro gravity
PENGARUH KETINGGIAN

P.Bar P.O2 PA O2 PA CO2


(mm Hg) (mm Hg) (mm Hg) (mm Hg)
Sea 760 159 103 40
Level
5.000 ft 632 132 81 37

8.000 565 118 69 36