Anda di halaman 1dari 17

SALEP ICHTYOL

Kelompok 9 :
Anggi Bagas S. (1600023008)
Caesar Bagus R. (1600023082)
Desty Restia R. (1600023026)
Olyvia Wulan K. (1600023066)
Rr. Prawitasari K. (1600023044)
DEFINISI

• Ointment (Unguentum) adalah sediaan setengah padat yang mudah


dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obat harus larut atau
terdispersi homogeny dalam dasar salep yang cocok (Farmakope Indonesia
edisi III).

• Salep adalah sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topical


pada kulit atau selaput lender. Salep tidak boleh berbau tengik. Kecuali
dinyatakan lain kadar bahan obat dalam salep yang mengandung obat keras
atau narkotika adalah 10 %. (Farmakope Indonesia edisi IV).
PEMERIAN ZAT AKTIF

Nama Resmi Ichtammolum


Sinonim Ichtyol
Rumus Molekul C28H36S5O6(NH4)2
BM 588 g/mol
Dosis Topikal, untuk kulit 10 % atau 20 % sebagai salep atau kanal
eksternal telinga (RPS 18th ,765 )
Ichtyol ( generik ) : Salep 10 % (IONI, 408)
Pemerian Cairan kental, hampir hitam, bau khas
Kelarutan Dapat bercampur dengan air, gliserol P , minyak lemak , dan dengan
lemak , larut dalam etanol 95% P dan eter
PEMERIAN ZAT AKTIF

Penyimpanan Dalam wadah tertutup rapat

Kegunaan Zat aktif ( Anti Inflamasi,Anti Bakteri ,Anti Jamur ( Fungi)

Inkompatibilitas Menjadi Granul dengan kehadiran asam atau panas yang


mempengaruhinya. Dapat terjadi pemisahan apabila digilas
terlalu lama.

Stabilitas Rusak dengan pemanasan pada suhu tinggi.


PERMASALAHAN

• Ichtyol tidak dapat bercampur dengan bahan yang bersifat asam seperti ( Asam salisilat
dll), sehingga perlu disesuaikan dengan bahan tambahan/eksipien.
• Pengadukan yang terlalu lama dapat menyebabkan terjadinya pemisahan , sehingga sediaan
menjadi tidak homogen , maka penambahan harus dilakukan pada saat terakhir.
• Ichtyol menjadi granular pada pemanasan sehingga fusi tidak bisa digunakan untuk sediaan
salep yang mengandung ichtiol ( AmPhar, 339-340)
• Ichtammol sedikit mempunyai sifat bakteriostatik dan digunakan pada range yang luas
pada sediaan topical untuk berbagai penyakit, ichtamol mungkin sedikit mengiritasi kulit
dan hipersensitif yang jarang dilaporkan (MD 32th , 1083)
PEMILIHAN BAHAN EKSIPIEN DAN FUNGSINYA

Nama Resmi Propylis Parabenum


Sinomim Propil paraben
Rumus C10H12O3
Pemeriaan Serbuk putih atau hablur kecil, tidak berwarna
Kelarutan Sangat sukar larut dalam air, mudah larut dalam etanol dan dalam eter, sukar
larut dalam air mendidih
Penyimpanan Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan Bahan pengawet
Stabilitas Pada pH 3-6 stabil (kurang dari 10% terurai) selama 4 tahun pada suhu kamar
sedangkan pada pH 8 keatas cepat terhidrolisis (10% atau lebih setelah 60 hari
pada suhu kamar)
Incomp Kemampuannya sebagai antimikroba berkurang seperti adanya surfaktan
PEMILIHAN BAHAN EKSIPIEN DAN FUNGSINYA
Nama Resmi Adeps Lanae
Sinonim Lemak Bulu Domba
Pemerian Zat berupa lemak, liat, kuning muda atau kuning pucat, agak tembus
cahaya, bau lemah khas
Kelarutan Praktis tidak larut dalam air, agak sukar larut dalam etanol (95%) P,
mudah larut dalam kloroform P dan dalam eter P.
Penyimpanan Dalam Wadah tertutup rapat
Kegunaan Basis Salep
Titik lebur 36-42°
Kestabilan Stabil pada penyimpanan yang terlindung dari matahari langsung
Incomp Dengan logam logam berat seperti Hg
PEMILIHAN BAHAN EKSIPIEN DAN FUNGSINYA
Nama Resmi Vaselinum Flavum

Sinonim Vaselin Kuning


Pemerian Massa Lunak, lengket, laning, kuning muda sampai kuning, sifat ini tetap
setelah zat dileburkan dan dibiarkan hingga dingin tanpa diaduk,
berfluorosensi rendah, juga jika dicairkan tidak berbau, hampir tidak
berasa
Kelarutan Praktis tidak larut dalam air dan dalam etanol (95%) P, larut dalam
kloroform P, dan dalam eter P, dan dalam eter minyak tanah P
Incomp Karena mp bahan alam yang inert, petrolatum sedikit incomp

Penyimpanan Dalam wadah tertutup rapat

Stabilitas Petrolatum sangat stabil karena berasal dari bahan alam yang tidak
reaktif dari komponen hidrokarbon
PEMILIHAN BAHAN EKSIPIEN DAN FUNGSINYA
Nama Resmi Tocophesolum
Sinonim Alfa tokoferol
Rumus Molekul C29H53O3

Pemerian Tidak berbau atau sedikit berbau, tidak berasa/cairan seperti minyak kuning
jernih
Kelarutan Praktis tidak larut dalam air, larut dalam etanol (95%) P, dan dapat bercampur
dengan eter P, dan dengan aseton P, dengan minyak nabati, dengan kloroform P

Penyimpanan Dalam wadah tertutup rapat

Kegunaan Antioksidan
Incomp Dengan zat zat oksidator
stabilitas Tidak stabil dari udara dan cahaya, terutama dalam suasana alkali
Formulasi salep Ichtyol 10% yang diusulkan adalah ;

N Bahan Jumlah Fungsi


O
1. Ichtyol 10 % Zat Aktif
2. Adeps lanae 15 % Basis
3. Propil Paraben 0,4 % Pengawet
4. α-tokoferol 0,05 % Anti Oksidan
5. Vaselin ad 100 % Basis
PERHITUNGAN BAHAN :

• Apabila dibuat sediaan 100 gr , dilebihkan 10 % = 110 gr


• Ichtyol = 10 % x 110 gr = 11 gr
• Adeps Lanae = 15% x 110 gr = 16,5 gr
• Propil Paraben = 0,4 % x110 gr = 0,44 gr
• α-tokoferol = 0,05 % x 110 gr = 55 mg
• Vaselin = 110 gr – (11+16,5+0,44+0,055)gr = 82,005 gr
Perhitungan Pengenceran α-tokoferol

1 mg α-tokoferol = 1,49 UI
1 Kapsul = 100 UI
55 mg α-tokoferol = 55 x 1,49 UI = 81,95 UI
Pengenceran :
1 Kapsul ad 1 gr

0,82 gr ( mengandung 81,95 UI )


Hasil yang ditimbang = 81,95/100 x 1 gr = 0,82 gr
CARA PEMBUATAN :

• Disiapkan Alat dan Bahan yang akan digunakan dalam proses formulasi.
• Ditimbang bahan sesuai dengan hasil perhitungan bahan
• Dibuat pengeneran α-tokoferol dengan cara :
• 1 kapsul Natur E ditambahkan 1 gr Vaselin kemudian ditimbang sebanyak 0,82 gr
• Dimasukkan sedikit vaselin kedalam wadah penampungan kemudian diaduk dengan mesin
pengaduk (mixer) hingga bahan tercampur homogen
• Dimasukkan adeps lanae kedalam campuran no.4 dan di aduk dengan mesin pengaduk (mixer)
hingga homogen
• Dimasukkan propil paraben dan hasil pengenceran α-tokoferol kecampuran no. 5 dan diaduk
dengan mesin pengaduk (mixer) hingga homogen.
CARA PEMBUATAN :

• Ditambahkan Ichtyol kemudian diaduk dengan mesin pengaduk (mixer) hingga homogen.
• Ditambahkan sisa vaselin ke campuran No. 6 dan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer)
hingga homogen.
• Kemudian Bahan dipindahkan ke Alat pengemas, dan dimasukkan kedalam wadah yang
telah disiapkan dan disterilkan, kemudian diberi label ( meliputi komposisi , nama bahan
dll).
In Process Control
N Evaluasi Keterangan
o
1 Uniformity of Dicatat sebagai spesifikasi sediaan
weight

2. Globule Dikalkulasi dengan bantuan mikroskop. Dicatat sebagai spesifikasi bahan


Diameter

3. pH Diukur dengan pH meter. Dicatat sebagai spesifikasi bahan

4. Loss on Drying Ditentukan dengan memanaskan salep diatas waterbath pada suhu 105°C.
Dicatat sebgai spesifikasi bahan
In Process Control

5. Spreadability Dicatat sebagai spesifikasi sediaan

6. Viscosity Viskositas ditentukan dengan viskometer brookfield. Dicatat sebgai


spesifikasi sediaan
7 Diffusion Study Diuji dengan agar nutrien. waktu difusi dicatat sebagai spesifikasi
sediaan

8. Microbiological Dicatat Sebagai Spesifikasi Bahan


Studies

9. Stabilitas Dicatat sebagai spesifikasi sediaan