Anda di halaman 1dari 24

Perkembangan

arsitektur II

Aenul Fatwa
F221 17 096
2

Pokok pembahasan

 latar belakang kemunculan arsitektur modern


 tokoh arsitek modern awal
 konsep/metode desain tokoh arsitek yang dipilih
 karya desain tokoh arsitek
 implimentasi konsep pada karya desain tokoh arsitek
3

Latar belakang kemunculan arsitektur modern


Arsitektur modern itu timbul karena adanya kemajuan dalam
bidang teknologi yang membuat manusia cenderung untuk sesuatu yang
ekonomis, mudah dan bagus.
Arsitektur Modern sebelum Perang Dunia I dimulai dengan
adanya pengaruh Art Nouveau yang banyak menampilkan keindahan alam,
dilanjutkan dengan pengaruh Art Deco yang lebih mengekspresikan
kekaguman manusia terhadap kemajuan teknologi. Konsep tersebut
kemudian dimanifestasikan ke dalam media arsitektur dan seni, serta gaya
hidup.
Pada awalnya Arsitektur Modern muncul sekitar tahun 1750-an di
Eropa, dengan beberapa ciri khas yaitu munculnya arsitektur bergaya
Romantic Classicicm atau yang lebih dikenal dengan aliran Neoklasik,
adanya tata kota ideal dan rekayasa teknologi.
4

Latar belakang kemunculan arsitektu modern

Sebenarnya Arsitektur Modern baru muncul di Eropa sekitar tahun


1860-an setelah dibangunnya Crystal Palace, sebagai suatu reaksi akibat ketidak
puasan akan gaya arsitektur klasik dan kombinasinya pada abad 18. Sedangkan
di Amerika, gaya ini mulai muncul sekitar tahun 1880-an. Akibat adanya berbagai
gagasan baru, salah satunya adalah adanya peran teknologi dalam perancangan
bangunan yaitu penggunaan bahan-bahan baru seperti beton, besi, baja, kaca,
dan sebagainya, mulailah muncul berbagai macam struktur yang sekaligus
mempengaruhi bentuk-bentuk bangunan yang sebelumnya tidak ada.
5

Ciri khas arsitektur modern

1. Kesederhanaan sampai ke dalam inti desain


2. Elemen garis yang simetris dan bersih
3. Prinsip Less is More
4. Kejujuran dalam penggunaan material
5. Rancangan yang terbuka dengan banyak elemen kaca
6. Hubungan dengan lingkungan sekitar
6

Tokoh arsitek modern awal


Le Corbusier dilahirkan Charles-Edouard Jeanneret-Gris di
Swiss pada 6 Oktober 1887. Pada 1917, ia pindah ke Paris dan
mengambil nama samaran Le Corbusier. Dalam arsitekturnya,
ia terutama membangun dengan baja dan beton bertulang dan
bekerja dengan bentuk-bentuk geometris elemen. Lukisan Le
Corbusier menekankan bentuk dan struktur yang jelas, yang
sesuai dengan arsitekturnya.
sebagian besar karya beliau sampai 10 tahun setelahnya, di mana
kemudian beliau memulai mendesain karya-karyanya bersama
keponakannya, Pierre Jeanneret (1896-1967) sampai tahun
1940. Pada tahun 1918, Le Corbusier bertemu dengan Amédée
Ozenfant, seorang pelukis Cubist.
7

Tokoh arsitek modern awal

Pada tahun 1912, Le Corbusier kembali ke La Chaux-de-Fonds


untuk mengajar bersama L'Eplattenier dan membuka praktik
arsitekturnya sendiri. Dia merancang serangkaian villa dan
mulai berteori tentang penggunaan beton bertulang sebagai
kerangka struktural, teknik yang sepenuhnya modern.
Le Corbusier mulai membayangkan bangunan yang dirancang dari
konsep-konsep ini sebagai perumahan prefabrikasi yang
terjangkau yang akan membantu membangun kembali kota-
kota setelah Perang Dunia I berakhir.
8

Tokoh arsitek modern awal

Le Corbusier adalah salah satu arsitek yang memiliki banyak


karya yang berpengaruh pada perkembangan dunia
arsitektur modern, salah satunya Villa Savoye. Rumah
yang didominasi warna putih ini dirancang berdasarkan 5
prinsip Corbusier, yaitu kolom lantai dasar, denah yang
terbuka, jendela horizontal, fasad tanpa balok struktur,
dan juga atap yang fungsional. Kini rumah ini telah beralih
fungsi menjadi museum.
9

Konsep desain le corbusier


Le Corbusier menjadi tokoh utama dari aliran
cubisme, karena banyak karyanya yang di
perkenalkan kepada dunia menganut aliran cubism.
Berbagai bangunan dari mulai rumah sampai kepada
bangunan yang bersifat public diperkenalkan dengan
gaya cubisme. Salah satu karyanya adalah ‘Maison
Cook’
10

Konsep desain le corbusier


Cubisme adalah aliran arsitektur yang berkembang pada tahun 1907
sampai dengan tahun1920an. Aliran ini merupakan gerakan revolusioner yang
awal perkembangannya berasal dari Negara Prancis. Kata cubism sendiri
berasal dari kata cubic yang artinya bentuk ruang di batasi oleh enam bidang
masing-masing berupa bujur sangkar. Cubisme muncul pada masa revolusi
industry yang ditandai dengan suatu kejadian yang bersejarah,

Pada Aliran tradisional-klasik penggunaan material bahan menjadi


aspek utama dalam pembentukan struktur, yang kemudian di susul dengan
ruang, dan pencahayaan. Sedangkan pada aliran Cubisme, ruang adalah
sebagai aspek utama yang bersifat dominan, yang kemudian di susul dengan
pencahyaan dan bahan material
11

Konsep desain le corbusier


Aliran cubisme memiliki prinsip – prinsip dasar, yaitu menonjolkan aspek ruang
atau tiga dimensi dan waktu. Prinsip-prinsip dasar ini menjadi acuan dalam karya arsitektur
bagi kalangan arsitektur yang menganutnya. Adapun penerapan yang dipakai dalam karya
arsitektur adalah :
1. Ruang dalam dan Ruang luar terlihat menyatu
2. Ruang- ruang dapat saling berhubungan antara yang satu dengan yang lain
3. Keterbukaan ruangan di maksudkan untuk pemasukkan cahaya pada ruang tersebut
4. Kesatuan antara ruang-ruang menimbulkan kesamaan waktu yang menimbulkan
kesinambungan.
5. Terlihat memiliki kesamaan di semua sisi.
12

Desain Le Corbusier

Bangunan villa savoye ini merupakan


bangunan berjenis rumah dimana
pembangunannya pada tahun 1929 yang
berlokasi poissy, prancis

Villa Savoye
13

Desain Le Corbusier

Terletak di Poissy , sebuah desa kecil


di luar Paris, adalah yang merupakan salah satu
kontribusi paling signifikan terhadap arsitektur
modern di abad ke-20, Villa Savoye by Le
Corbusier. Selesai dibangun pada tahun 1929,
Villa Savoye adalah pandangan modern tentang
rumah pedesaan Prancis yang bereaksi terhadap
zaman mesin baru.

Villa Savoye
14

Desain Le Corbusier

Lantai bawah dan lantai atas didasarkan


pada gagasan rencana terbuka yang memprovokasi
penduduk untuk terus berkelok-kelok di antara
ruang. Sebagai tour de force arsitektural, Le
Corbusier menggabungkan serangkaian jalur landai
dari tingkat bawah hingga taman atap, yang
mengharuskan penghuninya melambat dan
mengalami pergerakan antar ruang.

Villa Savoye
15

Desain Le Corbusier

Convent of La Tourette adalah


bangunan terakhir Le Corbusier yang selesai
dibangun di Eropa, bangunan ini dibangun
pada tahun 1960 dan oleh banyak orang
dianggap sebagai programnya yang paling
unik. Itu dibangun untuk menjadi dunia yang
mandiri bagi komunitas bhikkhu bisu, dan untuk
mengakomodasi gaya hidup unik dan spesifik
para bhikkhu, biara ini terdiri dari seratus sel
individu, perpustakaan umum, ruang makan,
aula atap, sebuah gereja, dan ruang kelas.

Convent of La Tourette
16

Desain Le Corbusier

pekerjaan ini dipilih secara khusus


oleh Corbusier, karena ia tertarik ke tepi yang
curam dengan pemandangan yang kuat. Setiap
satu dari seratus sel memiliki balkon yang
menghadap ke luar, dengan area-area umum
di bawahnya dan beranda yang mengelilingi
atap. Bentuk struktural bangunan adalah beton
bertulang, dengan permukaan kaca
bergelombang terletak pada tiga dari empat
permukaan eksterior.

Convent of La Tourette
17

Desain Le Corbusier

Tujuan arsitek Le Corbusier adalah


"untuk memberikan para bhikkhu apa yang
paling dibutuhkan yaitu keheningan dan
kedamaian.
Dibangun sebagai biara, tempat
tinggal dan tempat belajar bagi para biarawan
Dominika dan kelompok-kelompok biara.

Convent of La Tourette
18

Desain Le Corbusier
Pada tahun 1931, Le Corbusier
ditugaskan merancang asrama yang akan
menampung mahasiswa Swiss di Cité Internationale
Universitaire di Paris . Pada awalnya arsitek dan
Pierre Jeanneret, rekannya saat itu, menolak untuk
mengambil proyek karena ketegangan dengan Swiss
setelah mereka menangani proposal arsitek untuk
kompetisi Liga Bangsa-Bangsa. Namun, akhirnya,
mereka setuju untuk melihatnya dan bekerja dengan
anggaran yang sangat terbatas, yang menyebabkan
gedung menjadi penjumlahan dari prinsip-prinsip
modern Le Corbusier, memaksanya untuk fokus pada
Swiss Pavilion hunian di atas segalanya.
19

Desain Le Corbusier
Le Corbusier dipaksa oleh klien untuk
mengakomodasi fungsi publik di lantai dasar, suatu
persyaratan yang ia pilih untuk menanggapi dengan
memisahkan rumah siswa yang ditinggikan dan
membuat bangunan yang terpasang di permukaan tanah
untuk kegiatan umum. Dalam kasus-kasus tertentu kami
juga menyaksikan jendela pita menjadi dinding gorden
vertikal, salah satu langkah transisi lima elemen dari
skala villa ke blok perumahan vertikal, yang lambangnya
adalah Unite d'Habitation, menyelesaikan dua beberapa
dekade kemudian.

Swiss Pavilion
20

Desain Le Corbusier
Le Corbusier berhasil menggunakan
batasan anggaran untuk mengembangkan prinsip-
prinsip dasarnya, tanpa pernah mengorbankan
keindahan ruang. Pavillon Suisse hadir sebagai
pengembangan Villa Savoye dalam arti tertentu,
membawa prinsip-prinsip arsitek ke struktur yang
lebih besar dan lebih hidup, yang lebih dekat
dengan kota dan orang-orang.

Swiss Pavilion
21

implimentasi konsep pada desain

Pada desain Rumah yang


didominasi warna putih ini dirancang
berdasarkan 5 prinsip Corbusier, yaitu kolom
lantai dasar, denah yang terbuka, jendela
horizontal, fasad tanpa balok struktur, dan juga
atap yang fungsional. Kini rumah ini telah
beralih fungsi menjadi museum. Serta bentuk
bangunan yang memiliki bentuk dasar kotak
yang mencirikan desain le corbusier yaitu
arsitektur kubisme
Villa Savoye
22

implimentasi konsep pada desain

Implementasi desain le corbusier


pada desainnya ini terlihat pada bentuk
bangunan yang memiliki bentuk dasar kotak
yang mencirikan desain le corbusier yaitu
arsitektur kubisme. Selain itu lantai bawah
bangunan dibuat terbuka untuk difungsikan
sebagai ruang tambahan serta terdapat kolom
atau pilar penopang pada lantai dasar bagunan
yang merupakan salah satu prinsip desain le
corbusier yaitu kolom lantai dasar

Convent of La Tourette
23

implimentasi konsep pada desain

Implementasi desain le corbusier


pada desainnya ini terlihat pada bentuk
bangunan yang memiliki bentuk dasar kotak
yang mencirikan desain le corbusier yaitu
arsitektur kubisme. Selain itu terdapat
penggunaan jendela yang cukup banyak serta
memiliki bentuk persegi dan berderet horizontal
pada bangunan hal ini merupakan prinsip
desain le corbusier dimana bangunannya itu
memiliki denah yang terbuka dengan banyak
bukaan serta bukaannya ini berderet secara Swiss Pavilion
horizontal
24

Daftar pustaka
http://sigitkusumawijaya.blogspot.com/2008/12/sejarah-lahirnya-arsitektur-
modern.html

https://www.biography.com/artist/le-corbusier

http://ruangkotahanun.blogspot.com/2011/02/mengenal-le-corbusier-sang-
pencetus.html

https://www.archdaily.com/84524/ad-classics-villa-savoye-le-corbusier

https://www.archdaily.com/96824/ad-classics-convent-of-la-tourette-le-
corbuiser

https://www.archdaily.com/358312/ad-classics-swiss-pavilion-le-corbusier