Anda di halaman 1dari 10

PENGERTIAN VIRUS

Virus adalah mikroorganisme terkecil


diantara mikroorganisme lain (bakteri,
parasit, klamedia, riketsia). Ukuran virus
sangat kecil (ukuran virus 20-30 nm)
sehingga tidak dapat dilihat dengan mata
telanjang, tidak dapat dilihat dengan
mikroskop cahaya.
IDENTIFIKASI VIRUS SECARA SEROLOGI

Tujuan melakukan uji serologi Uji


serologi dilakukan untuk mengidentifikasi
virus guna menentukan agen penyebab
penyakit. Diagnose demikian disebut
diagnose pasti. Caranya dengan
menggunakan serum standar yang sudah
diketahui.
INFLUENZA

Identifikasi Influenza
Virus flu adalah virus udara yang menyebar
ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Virus dapat terhirup atau dapat tertular
dengan menyentuh sebuah benda yang telah
terkontaminasi bersama virus dan kemudian
menyentuh mulut, hidung atau mata. Tiga
jenis virus influenza, yang disebut influenza A,
B dan C, menyebabkan wabah flu. Virus
influensa A dan B lebih sering terjadi daripada
influenza C dan strain virus biasanya
disertakan dalam vaksin flu, menurut
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
LANJUTAN….

Cara Penularan Penyakit Influenza


Virus influenza dapat menular antar manusia
dalam tiga cara: (1) melalui kontak langsung
dengan orang yang terinfeksi, (2) melalui
kontak dengan benda yang terkontaminasi
(disebut fomites, seperti mainan, pegangan
pintu), dan (3) jika menghirup virus (serat
aerosol). Kontribusi setiap cara penularan
keseluruhan influenza tidak diketahui. Namun,
untuk mengendalikan penularan virus influenza
dalam pengaturan perawatan kesehatan
mencakup langkah-langkah yang meminimalkan
penyebaran oleh aerosol dan mekanisme fomite.
POLIO

Identifikasi Polio
Dapat di diagnosis dengan 3 cara
yaitu:
1. Virall Solation
2. Uji serologi
3. Cerebrospinal Fluid (CSF)
LANJUTAN….

Cara Penularan Polio


Virus yang masuk ke tubuh melalui mulut
dan menginfeksi saluran usus.
Cara penularan polio juga bisa melalui
paparan kotoran pengidap polio.
Percikan ludah saat pengidapnya bersin
atau batuk.
Melalui makanan atau minuman yang
sudah terkontaminasi kotoran atau
percikan yang mengandung virus polio.
RUBELLA

Identifikasi Rubella

Kadar imonoglobulin M (IgM) serum dan


IgG serum akut serta konvalesen biasanya
mengkonfirmasi diagnosis virus rubella
dapat di kultur dari apusan nasofaring
atau faring, urin, darah dan cairan
serebrospinal
LANJUTAN….

Penularan Rubella
Penularan virus rubella dapat terjadi ketika orang
yang terinfeksi batuk atau bersin atau menular
melalui kontak langsung dengan sekret pernapasan
(seperti lendir) orang yang terinfeksi. Rubella juga
dapat di tularkan dari wanita hamil ke janinya
melalui aliran darah. Orang yang terinfeksi rubella
juga dapat menularkan penyakitnya bahkan
sebelum gejalanya muncul. Rubella di tularkan dari
orang ke orang.