Anda di halaman 1dari 2

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

7 Agustus 1945
Pembubaran BPUPKI
1. Sidang I
karena dianggap
(29 mei – 1 juni
telah menyelesaikan
BPUPKI 1945)
tugas dengan baik
(Badan Penyelidik Membuat rumusan
(menyusun dasar
Usaha Persiapan Dasar Negara.
Sidang II negara, rancangan
Kemerdekaan Yang mengajukan:
(14-16 Juni 1945) UUD, Persiapan
Indonesi) 1. Ahmad Yamin
Menyepakati Kemerdekaan,
Dokuritsu Junbi (29 Mei 1945)
menerima piagam menyusun
Cosakai 2. Mr. Soepomo 6 Agustus 1945
Pancasila untuk rancangan falsafah
Pendiri: Kumakichi (31 mei 2019) Bom di Hiroshima
dijadikan negara). Dan
Harada 3. Ir. Soekarno (1 jepang dilakukan
pembukaan UUD pembentukan PPKI
Berdiri tgl 1 maret juni 2019) oleh Amerika serikat
1945 (preambul (Panitia Persiapan
1945 muncul
UUD) sebagai Kemerdekaan
Ketua: K.R.T Pancasila (lima
hokum dasar Indonesia)
Radjman dasar) yang
tertulis. Dokuritsu Junbi
Wedyodoningrat akhirnya 1 juni
Inkai
Wakil: R.P Soeroso dijadikan hari
Pendiri: Hisaichi
lahirnya
Terauchi
Pancasila.
Ketua: Ir. Soekarno
Sekaligus ketua
panitia sembilan
Lanjutan…..

2. 9 Agustus 1945
Bom di Nagasaki.
Dan di Dalat 12 Agustus 1945
15 Agustus 1945
(Vietnam selatan) Terauchi kembali
10 Agustus 1945 Ir. Soekarno, Drs.
terjadi pertemuan mengutarakan 14 Agustus 1945
Sultan Syahrir Moh. Hatta, Dr.
antara Marsekal keputusan jepang Jepang menyerah
mendengar jepang Rajiman
Terauchi, Ir. untuk kepada sekutu
menyerah Wedyodiningrat
Soekarno, Dr. Moh. memerdekakan
kembali dari dalat.
Hatta, dan dr. Indonesia
Rajiman
Wedyodiningrat.
Sidang II
(19 Agustus 1945)
Keputusan:
Sidang I PPKI
1. Menetapkan Sidang III
(18 Agustus 1945)
wilayah Indonesia (22 Agustus 1945)
PPKI mengesahkan
3. 16 Agustus 1945 (8 prov & Dibentuknya:
17 Agustus 1945 & menetapkan UUD
Peristiwa gubernurnya) 1. Komite
Proklamasi sebagai Dasar
Rengasdengklok. 2. 12 departemen & nasional
Kemerdekaan Negara (UUD 45),
Rumusan teks menterinya 2. Partai nasional
Indonesia terpilihnya Presiden:
proklamasi 3. Mengusulkan Indonesia
Ir. Soekarno, Wk
tentara 3. Tentara
presiden Dr. Moh.
kebangsaan kebangsaan
Hatta
4. Komite nasional di
setiap provinsi