Anda di halaman 1dari 32

METODE

Harga Pokok Proses lanjutan

By:
Kelompok 4
Kelompok 4

1. ANGGUN CAHAYA PRATIWI 1715644030

2. GITA NURHAKIKI 170304129

3. ESTI PRATIWI 1715644138

4. HAJI PURNAMA 1715644168

5.MARISA 2
Pengertian Metode Harga Pokok Proses

Pengertian
metode harga pokok proses adalah metode
pengumpulan harga pokok produk dimana biaya
dikumpulkan melalui departemen produksi atau pusat
pertanggungjawaban biaya untuk setiap satuan waktu.

3
Karakteristik Metode Harga
Pokok Proses
1 Proses produksi bersifat terus-menerus dan produk yang dihasilkan bersifat
standar.

2 Biaya produksi dikumpulkan dan dicatat dalam setiap departemen produksi


yang dilalui untuk jangka waktu tertentu (umumnya satu bulan).
.
3 Kegiatan produksi didasarkan pada budget produksi atau schedule
produksi untuk satuan waktu tertentu.

4 Tujuan produksi untuk mengisi persediaan yang selanjutnya dijual.

5 Harga pokok per unit dihitung dari harga pokok produk selesai periode
dibagi dengan unit produk selesai dalam periode tersebut.

4
Karakteristik Harga Pokok
Proses

6 Produk yang belum selesai pada akhir periode dicatat dalam rekening persediaan produk dalam
proses. Dalam hal ini digunakan istilah unit ekuivalen yaitu ukuran untuk unit produk dalam proses
yang disetarakan dengan unit yang telah selesai. Tujuannya agar memudahkan perhitungan harga
pokok produk dalam proses akhir periode.

7 Pada akhir periode dibuat laporan harga pokok produksi untuk setiap departemen yang berisi
informasi tentang: skedul kuantitas (laporan produksi), skedul biaya (pembebanan biaya), skedul
alokasi biaya (penghitungan biaya) yang menyangkut pertanggungjawaban biaya yang telah
dikeluarkan dan dibebankan pada persediaan produk jadi dan persediaan produk dalam proses.

8 Pada umumnya produk jadi departemen satu menjadi bahan baku departemen berikutnya sampai
produk selesai.

5
Sistem Pembebanan Biaya Pada Metode
Harga Pokok Proses

Semua elemen biaya dibebankan


3
pada produk atas dasar harga
pokok ditentukan dimuka.

Biaya bahan dan biaya tenaga kerja dibebankan


2 berdasarkan biaya sesungguhnya yang terjadi,
akan tetapi untuk biaya overhead bibebankan
atas dasar tarif yang ditentukan dimuka

1 Semua elemen biaya dibebankan berdasarkan


biaya sesungguhnya terjadi.

6
Penggolongan Proses Produksi

1.Perushaan yang 2.Perusahaan yang


menghasilkan satu jenis menghasilkan beberapa jenis
produk. produk.
a) Pengolahan produk melalui satu a) Pengolahan produk melalui satu
tahap. tahap.
b) Pengolahan produk melalui b) Pengolahan produk melalui
beberapa tahap. beberapa tahap.

7
Karakteristik dan Prosedur Akuntansi
Biaya Pada Metode Harga Pokok Proses

1. Laporan harga pokok produksi 3. Produksi dikumpulkan dan dilaporkan


digunakan untuk mengumpulkan, untuk satuan waktu atau periode
meringkas, dan menghitung harga tertentu.
pokok total maupun satuan.

Biaya produksi periode tertentu Produksi Ekuivalen (equivalent production)


2. 4.
dibebankan pada produk melalui digunakan untuk menghitung harga pokok
rekening Barang Dalam Proses yang satuan. Produksi Ekuivalen adalah
diselenggarakan untuk setiap elemen tingkatan atau jumlah produksi dimana
biaya. pengolahan produk dinyatakan dalam
ukuran produk selesai.

8
Karakteristik dan Prosedur Akuntansi
Biaya Pada Metode Harga Pokok Proses

5. Harga Pokok Satuan setiap elemen biaya produksi dihitung dengan cara elemen
biaya produksi tertentu dibagi dengan produksi ekuivalen untuk elemen biaya yang
bersangkutan.
.
Harga Pokok Diperhitungkan digunakan untuk mengetahui berapa biaya dibebankan
6.
yang dinikmati oleh produk selesai dan berapa yang dinikmati oleh produk dalam
proses.

7. Apabila dalam proses pengolahan produk timbul produk hilang, produk rusak, produk
cacat, tambahan produk, maka akan diperhitungkan pengaruhnya dalam perhitungan
harga pokok produk.

9
Prosedur penentuan harga pokok produk
pada metode harga pokok proses
Mengumpulkan data produksi dalam periode tertentu
Menghitung herga pokok satuan setiap elemen biaya,
untuk menyusun laporan produksi dan menghitung
yaitu jumlah elemen biaya tertentu dibagi produksi
produksi ekuivalen dalam rangka menghitung harga
ekuivalen dari elemen biaya yang bersangkutan.
pokok satuan.

1 3

2 4

Mengumpulkan biaya bahan, biaya Menghitung harga pokok produksi selesai yang
tenaga kerja, biaya overhead pabrik dipindahkan ke gudang atau ke departemen
periode tertentu. berikutnya dan menghitung harga pokok produk
dalam proses akhir.
10
Media yang dipakai dalam menghitung harga pokok
produk adalah Laporan Harga Pokok Prodksi

Perhitungan harga

03
pokok

02
Biaya Dibebankan

01
Laporan produksi

11
Penggolongan Biaya pada Metode Harga
Pokok Proses

A. Biaya Bahan
Dalam metode harga pokok proses tidak diadakan pemisahan antara
biaya bahan baku dan bahan penolong, hal ini disebabkan umumnya
produk yang dihasilkan bersifat homogin dan bentuknya standar
sehingga setiap satuan produk sama akan menikmati bahan yang relatif
sama pula.
pemakaian bahan dibuat jurnal sebagai berikut :

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
12
Penggolongan Biaya pada Metode Harga
Pokok Proses

B. Biaya Tenaga Kerja

Dalam metode harga pokok proses tidak dipisahkan atau dibedakan


antara biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak
langsung.
Daftar Gaji dan Upah untuk produksi dibuat jurnal sebagai
berikut:

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
14
Penggolongan Biaya pada Metode Harga
Pokok Proses

C. Biaya Overhead Pabrik

Biaya Overhead Pabrik pada metode harga pokok proses yaitu meliputi
semua biaya produksi di departemen produksi selain biaya bahan baku
dan biaya tenaga kerja ditambah semua biaya pada departemen
pembantu yang ada di pabrik. Jurnal yang dibuat untuk mencatat biaya
overhead pabrik sebagai berikut:

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
16
Masalah-Masalah Khusus dalam Perhitungan Harga
Pokok Produk pada Metode Harga Pokok Proses

Pengolahan Produk melalui Satu Tahap, Semua Biaya Dibebankan Berdasar


1. Biaya Sesungguhnya

Pengolahan Produk melalui Satu Tahap, Biaya Overhead Pabrik Dibebankan


2. Berdasar Tarif yang Ditentukan Di muka

Pengolahan Produk melalui Beberapa Tahap atau Departemen, Produk Selesai


3. pada Departemen Tertentu Langsung Dipindah ke Departemen Berikutnya

Pengolahan Produk melalui Beberapa departemen, Produk Selesai dari


4. Departemen Permulaan Masuk ke Gudang Produk Selesai dimana Sebagian
akan Diolah pada Departemen Lanjutan dan Sebagaian Langsung Dijual

5. Produk Hilang Dalam Proses

20
1.Pengolahan Produk melalui Satu Tahap, Semua
Biaya Dibebankan Berdasar Biaya Sesungguhnya
Prosedur akuntansi untuk pengolahan produk melalui satu tahap dan semua biaya dibebankan berdasar biaya sesungguhnya adalah sebagai berikut :

 Harga pokok produk selesai pada akhir


 Rekening barang dalam proses periode dibuat jurnal dengan mendebit
diselenggarakan untuk setiap elemen
biaya dan di debit sebesar biaya
sesungguhnya yang dinikmati.
a b rekening persediaan produk selesai dan
mengkredit setiap rekening barang dalam
proses sesuai dengan biaya yang
dinikmati produk selesai.

 Terhadap harga pokok produk dalam


proses pada akhir periode, di debit

c
rekening persediaan produk dalam proses
dan di kredit setiap rekening barang dalam
proses sesuai dengan biaya yang dinikmati
oleh produk dalam proses akhir.

21
2. Pengolahan Produk melalui Satu Tahap, Biaya
Overhead Pabrik Dibebankan Berdasar Tarif yang
1 Ditentukan Di muka
Prosedur akuntansi pengolahan produk melalui satu tahap, biaya
Rekening barang dalam proses biaya bahan dan biaya tenaga overhead pabrik dibebankan berdasar tarif yang ditentukan di muka
adalah sebagai berikut :
kerja di debit sebesar biaya yang sesungguhnya, rekening
barang dalam proses biaya overhead pabrik di debit sebesar
biaya yang dibebankan yaitu tarif biaya overhead pabrik yang 2
ditentukan di muka dikalikan kapasitas sesungguhnya.
Biaya overhead pabrik sesungguhnya selama periode tersebut
dikumpulkan di dalam rekening biaya overhead pabrik
sesungguhnya, dengan mendebit rekening tersebut setiap terjadi
3 transaksi biaya overhead pabrik sesungguhnya.

Atas harga pokok produk selesai, pada akhir periode di


debit rekening persediaan produk selesai dan di kredit
setiap elemen rekening barang dlaam proses sesuai
dengan biaya yang dinikmati produk dalam proses. 4
Atas harga pokok produk dalam proses akhir periode, di
debit rekening persediaan produk dalam proses dan di
kredit setiap elemen rekening barang dalam proses
\ 5 sesuai dengan biaya yang dinikmati produk dalam
proses.
Pada akhir periode rekening biaya overhead pabrik dibebankan ditutup
(di debit) ke dalam rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya (di
kredit) dalam rangka menghitung selisih biaya overhead pabrik. 22
3. Pengolahan Produk melalui Beberapa Tahap atau Departemen, Produk Selesai pada
Departemen Tertentu Langsung Dipindah ke Departemen Berikutnya

Rekening barang dalam proses diselenggarakan menurut elemen biaya


1 produksi dan harus menunjukkan pada departemen mana biaya produksi
Prosedur akuntansi pada tersebut dibebankan.

perusahaan yang mengolah Rekening biaya overhead pabrik diselenggarakan untuk setiap
produk melalui beberapa 2 departemen.

tahap atau departemen dan Produk yang sudah selesai pada departemen tertentu dipindahkan ke departemen berikutnya, pada
akhir periode harga pokoknya dipindahkan pada departemen departemen berikutnya dengan di
produk selesai pada 3 debit rekening “Barang Dalam Proses - Harga Pokok dari Departemen Sebelumnya - Departemen
Berikutnya” dan di kredit setiap elemen barang dalam proses sesuai dengan biaya yang dinimati
departemen tertentu pada departemen dimana produk selesai tersebut berasal.

langsung dipindahkan ke 4
Terhadap produk yang belum selesai pada departemen tertentu, pada akhir periode harga
pokoknya dipindahkan dengan mendebit rekening persediaan produk dalam proses dan

departemen berikutnya mengkredit setiap elemen barang dalam proses sesuai dengan biaya yang telah dinikmati
oleh produk dalam proses akhir periode pada departemen yang bersangkutan.

adalah sebagai berikut : Terhadap produk selesai pada departemen terakhir dimana produk diproses, pada akhir
5 periode dihitung harga pokok yang dinikmatinya dan di debit rekening persediaan produk
selesai dan di kredit setiap elem barang dalam proses sesuai dengan elemen biaya yang
dinikmati pada departemen terakhir tersebut.

23
4. Pengolahan Produk melalui Beberapa departemen, Produk Selesai dari
Departemen Permulaan Masuk ke Gudang Produk Selesai dimana Sebagian akan
Diolah pada Departemen Lanjutan dan Sebagaian Langsung Dijual

Prosedur akuntansi untuk mencatat harga pokok produk selesai adalah sebagai berikut :

 Harga pokok produk selesai pada  Produk selesai dari departemen permulaan
departemen permulaan dipindahkan

a b
yang dijual akan dipindahkan ke rekening
dengan mendebit rekening persediaan
harga pokok penjualan dan yang diproses
produk selesai sesuai nama produk yang
pada departemen lanjutan, dan apabila alat
dihasilkan dan mengkredit setiap elemen
biaya yang dinimati pada departemen yang pengukur produk berbeda maka harga
bersangkutan. pokok satuan harus disesuaikan.

 Produk selesai dari departemen terakhir,

c
harga pokok yang dinikmati dipindahkan (di
debit) ke rekening persediaan produk
selesai sesuai dengan nama produk yang
dihasilkan dan di kredit setiap elemen
rekening barang dalam proses sesuai
dengan elemen biaya yang dinikmatinya.

24
5. Produk Hilang Dalam Proses
1. Produk Hilang Dianggap Terjadi pada Awal Proses

4. 1.
Produk hilang awal proses yang terjadi pada Produk hilang awal proses dianggap tidak
departemen lanjutan, mengakibatkan harus menikmati biaya produksipada departemen
dilakukan penyesuaian harga pokok satuan yang Apabila produk hilang atau tahap dimana produk hilang.
diterima dari departemen sebelumnya, oleh karena dianggap terjadi pada
pemikul biaya jumlahnya berkurang dan jumlah awal proses maka
total biaya sama, maka harga pokok satuan dari karakteristik pengaruhnya
departemen sebelumnya menjadi lebih besar(naik). terhadap perhitungan
3. harga pokok adalah 2.
sebagai berikut:
Produk hilang awal proses tidak dibebani Dalam perhitungan produksi ekuivalen,
harga pokok. produk hilang awal prosesti tidak dimasukkan
di dalam produksi ekuivalen.

25
5. Produk Hilang Dalam Proses
2. Produk Hilang Dianggap Terjadi pada Akhir Proses

4. 1.
Dengan pembebanan harga pokok produk hilang akhir Produk hilang pada akhir proses dianggap
proses kepada harga pokok produk selesai, telah menikmati biaya produksi pada
mengakibatkan jumlah total harga pokok produk selesai Apabila produk hilang departemen dimana produk hilang.
menjadi lebih besar, oleh karena pemikul harga pokok
dianggap terjadi pada
jumlahnya tidak bertambah yaitu sebesar produk selesai
akhir proses,maka
maka harga pokok satuan yang dipindahkan ke gudang
produk selesai atau ke departemen berikutnya ikut karakteristik pengaruhnya
bertambah. terhadap perhitungan
3. harga pokok produk adalah 2.
sebagai berikut:
Produk hilang akhir proses diperhitungkan Produk hilang pada akhir proses dimasukkan
harga pokok, harga pokok produk hilang ke dalam perhitungan produksi ekuivalen
tersebut dibebankan kepada produk selesai karena produk hilang akhir proses dianggap
yang dipindahkan ke departemen berikutnya telah menikmati biaya.
atau ke gudang produk selesai.

26
Thank You for
Watching!
Any Questions?