Anda di halaman 1dari 14

 Suatu kehamilan yang  Tanda-tanda yg

memiliki suatu tanda mengindikasikan


bahaya atau resiko adanya bahaya yg
lebih besar dari dapat terjadi selama
biasanya (bagi Ibu kehamilan dan
/bayinya), akan terjadi apabila tidak
penyakit atau dilaporkan atau
kematian sebelum terdeteksi bisa
maupun sesudah menyebabkan
persalinan (Tiran,2007) kematian ibu
(Anonim,2009)
1. Ibu hamil mengalami
perdarahan atau
bercak darah terus
menerus

2. Bengkak di tangan,
kaki dan wajah

3. Keluar air ketuban


sebelum waktunya
4. Gerakan bayi
berkurang atau tidak
bergerak sama sekali

5. Ibu muntah terus


menerus dan tidak
mau makan sama
sekali

6. Ibu demam atau


panas tinggi
Perdarahan pada kehamilan dibagi menjadi 2:
1). Trimester I ( UK 0-12 minggu)
a). Abortus
b). Molahidatidosa
c). KET
2). Trimester II (UK 12-28minggu) dan Trimester III ( UK 28-40
minggu)
a). PPV
B). Solutio Placenta
Sakit kepala yang menunjukan masalah
serius adalah sakit kepala yg menetap &
tidak Hilang dengan beristirahat
merupakan gejala dari PEREKLAMSI
(Kusmiyati.Etell,2008)
Penyebabnya aliran darah akan berusaha
menimbangi sirkulasi darah yang tiba-
tiba meningkat seiring dengan
pertumbugan janin
Perubahan visual yg mendadak,
pandangan kabur dan ada bayang-
bayang juga disertai sakit kepala yang
hebat merupakan tanda terjadinya
PreEklamsi (Kusmiyati.Etell, 2008)
Penyubabnya terjadinya peningkatan
resistensi otak yang mempengaruhi
sistem syaraf pusat
Merupakan penimbunan cairan secara
umumdan berlebihan dalam jaringan
tubuh boasanya dapat diketahui dari
kenaikan berat badan yang berlebih
serta pembengkakan kaki jari tangan
dan muka. Bila terjadi pada trimester II
dan III maka dapat mengarah ke
PreEklamsia
Gerakan janin mulai dirasakan ibu pada
kehamilan Trimester II sekitar minggu ke
20 atau ke 24(Salmah.Etell2006)
Keadaan berbahaya yg bisa mengancam
kematian janin dalam kandungan bila
gerakannya kurang dari 3 kali dalam
periode 3 jam. Biasanya gerakan janin
normal minimal 3kali dalam 1 jam atau
minimal 10 kali damam 12 jam
Jika ibu hamil mengeluh nyeri perut yang
hebat dan menetap maka hal ini
merupakan tanda terjadinya kehamilan
ektopik, aborsi dan solutio placenta
(Kusmiyati.Etell, 2008)
Pada aborsi nyeri perut tidak begitu hebat
dibanding penderita Kehamilan Ektopik (
Winkjosastro, 2005)
Hiperemesis Gravidarum merupakan keadaan dimana
mual muntah yang muncul secara berlebihan
selama masa kehamilan, mual muntah dapat terjadi
sepanjang hari dan beresiko menimbulkan dehidrasi,
memperburuk keadaan janin dan mengganggu
pertumbuhan janin
Penyebab Hiperemesis Gravidarum belum diketahui
secara pasti namun sering dikaitkan dengan
tingginya kadar hormon Human Chorionic
Gonadotropin(HCG) dalam darah. Hormon ini
dihasilkan oleh placentasejak awal kehamilan dan
meningkat selama masa kehamilan. Faktor Psikologi
ibu juga bisa mempengaruhi terjadinya Hiperemesis
Gravidarum
Ketuban yang pecah sebelum adanya
pembukaan pada mulut rahim untuk
primigravida < 3 cm dan pada
multigravida < 5 cm. Bila keadaan ini
terjadi dapat mengakibatkan terjadinya
infeksi yang membahayakan ibu dan
janin (Winkjosastro, 2005)
KPD disebabkan karena berkurangnya
kekuatan membran atau meningkatnya
tekanan intra uteri
Demam tinggi yang tidak segera
tertangani dengan tepat atau
disebabkan karena infeksi akan
membahayakan Ibu dan janinnya dan
bisa berakibat kematian untuk ibu
maupun janinnya
Terima Kasih