Anda di halaman 1dari 22

PERENCANAAN (Planning)

Konsep Perencanaan dalam Manajemen


Penetapan Robbins and Coulter (2002)
Tujuan

Mengintegrasikan
dan Menentukan
mengkoordinasikan
PLANNING Strategi
seluruh pekerjaan

Merumuskan
Sistem
Perencanaaan
GOAL
Perencanaan
 Adalah pemilihan sekumpulan kegiatan
dan pemutusan selanjutnya apa yang
harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan
oleh siapa.
 Salah satu aspek penting perencanaan
adalah pembuatan keputusan (decision
making), proses pengembangan dan
penyeleksian sekumpulan kegiatan untuk
memecahkan suatu masalah tertentu
Pengertian Perencanaan

PLANNING

Fungsi Pengambilan
Proses
Manajemen Keputusan

Memilih tujuan Penggunaan


Pengambilan
Menentukan wewenang untuk
keputusan
bagaimana menentukan/
(5W+1H)
mencapai tujuan merubah tujuan
EMPAT TAHAP DASAR PLANNING

T
Tahap I Tahap II Tahap III U
Menetap Merumus Mengindentifi Tahap IV J
kan kan kasikan Mengembang
U
Tujuan Keadaan Kemudahan & kan Kegiatan
Sekarang Hambatan A
N
Fungsi Perencanaan
• Fungsi pengarahan
Perencanaan sebagai
• Upaya untuk meraih tujun dengan cara yang
Pengarah terkoordinasi

Perencaanan sebagai
• Untuk mengantisipasi ketidakpastian
Minimalisasi
• Perencanaan alternatif
Ketidakpastian

Perencanaan sebagai • Mempersiapkan sumber daya yang dibutuhkan


Minimalisasi Pemborosan • Menghindari pemborosan dan meningkatan
Sumber Daya efisiensi

• Membandingkan antara tujuan yang ingin


Perencanaan sebagai
dicapai dengan relialisasi di lapangan
Penetapan Standar dalam
• Mengevaluasi penyimpangan yang mungkin
Pengawasan Kualitas terjadi dan mencari solusi
Keuntungan Perencanaan
Fokus

Pengembangan koordinasi

Pengembangan pengendalian

Manajemen waktu
Persyaratan Perencanaan
Faktual/Realistis

PERENCANAAN
Logis dan Rasional

Fleksibel

Komitmen

Komprehensif
Proses Perencanaan
Louis A. Allen (1963) Schermerhorn (1997)
1. Prakiraan (forecasting) 1. Menentukan tujuan
2. Penetapan tujuan 2. Menentukan tindakan
(establishing objective) untuk mencapai tujuan,
3. Pemrograman analisis kelemahan dan
(programming) kelebihan
4. Penjadwalan (scheduling) 3. Memunculkan beberapa
5. Penganggaran (budgeting) skenario alternatif
6. Pengembangan prosedur 4. Membut rencana untuk
(developing procedure)
mencapai tujuan
7. Penetapan dan interpretasi
kebijakan (establishing and 5. Megimplementasikan
interpreting poicies) rencana dan mengevaluasi
hasilnya
Perencanaan dan Tujuan
Tujuan (Goal) dan Rencana (Plan)

Goal ? Plan?

Hasil akhir yang Konsep yang


diharapakan oleh menggambarkan
organisasi bagaimana tujuan akan
dicapai
Jenis Tujuan
KEJELASAN KELUASAN

Tujuan yang
dinyatakan Tujuan Strategis
(stated goal)

Tujuan yang
Tujuan Taktis
nyata (real goal)

Tujuan
Operasional
Jenis Rencana
FREKUENSI
KELUASAN KEJELASAN
PENGGUNAAN

Rencana • Program
Rencana Rencana • Proyek
Jangka
Spesifik sekali pakai • Anggaran
Panjang

Rencana • Kebijakan
Rencana Rencana • Prosedur Standar
Jangka
Direktif tetap • Peraturan
Menengah

Rencana
Jangka
Pendek
Pendekatan dalam Penetapan Tujuan
Ada dua jenis pendekatan dalam penetapan
tujuan, yaitu:
• Pendekatan tradisonal
– Perumusan dan penetapan tujuan oleh top
mangement dan kemudian diturunkan lagi
menjadi tujuan lini dibawahnya sesuai dengan
hierarki organisasi
• MBO (Management by Objective)
– Penentuan tujuan dirumuskan bersama
antara pimpinan dan bawahan.
Management by Objective
• MBO diperkenalkan oleh Peter F. Drucker tahun 1950
• MBO adalah sasaran manajemen berdasarkan tujuan yang
dirumuskan bersama oleh pimpinan dan bawahan, dengan
asumsi sbb:
1. Adanya kesenjangan antara pimpinan dan bawahan
2. Karena adanya kesenjangan, maka kinerja tidak sesuai
dengan yang diharapkan oleh organisasi
Dalam MBO, ada 4 faktor yang perlu disepakati oleh pimpinan dan
bawahan, yaitu:
1. Tujuan yang akan dicapai oleh pimpinan dan bawahan
2. Perencanaan yang akan dilakukan
3. Standar pengukuraan keberhasilan
4. Prosedur untuk mengevaluasi keberhasilan
Proses MBO
Pimpinan
Pelaksanaan pada
Perencanaan setiap pihak: Evaluasi Bersama
bersama 1. Bawahan 1. Analisis hasil
1. Penentuan menunjukkan 2. Diskusi akibat
tujuan kinerja terbaik
dan dari hasil yang
2. Penentuan 2. Pimpinan dicapai
standar memberikan 3. Review siklus
3. Pemilihan pengarahan MBO
kegiatan terbaik

Bawahan
Kelebihan dan Kekurangan MBO

1. Integrasi fungsi perencanan dalm 1.Dianggap terlalu


sistem yang rasional menyederhanakan kegiatan
2. Mendorong organisasi untuk 2. Dapat ditolak oleh manajer yang
menentukan tujuan dari tingkat memiliki gaya otoriter, dan tidak
atasan dan bawahan cocok dengan karyawan bertipe X
3. Fokus pada hasil akhir dari pada 3. Memerlukan banyak waktu dan
niat baik dan faktor personal usaha untuk implementasi
4. Mendorong komitmen dan 4. Menjadi tantangan bagi manajer
partisipasi dalam setiap tingkatan yang kurang memiliki kualifikasi
manajemen yang baik
ALAT BANTU BAGI PERENCANAAN
Flow Chart
. model sistem yang
Model grafis yng menunjukkan
menggambarkan kejadian yang berkesinambungan

Landasan
Teori Pengolahan
Data

Perumusan Metode Analisis Kesimpulan


Hipotesis
Masalah Penelitian Data dan Saran

Studi Pengumpulan
Literatur data
Lanjutan Alat Bantu Perencanaan
Gantt Chart
Teknik penjadwalan secara grafis yang memuat berbagai rencana kegiatan,
yang berfungsi untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan
BAGAN RENCANA PEMBUATAN SKRIPSI
JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER JANUARI
KEGIATAN
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Pembutan Proposal
Ujian Proposal
Pengambilan data
Pengolahan data
Analisis Data
Revisi akhir
Ujian Skipsi
Revisi
Wisuda
Lanjutan Alat Bantu Perencanaan
Diagram PERT (Program Evaluation and Review Technique)
Alat bantu perencanaan melalui penjadwalan dan penggambaran rencana kerja secara
kronologis dan berkelanjutan, sifatnya tidak rutin dan kompleks

Peris- Aktivitas Penda- Diagram PERT


tiwa hulu
A Membangun komponen internal - 3 EF = 8
B Memodifikasi atap - EF = 0 LF = 8,5
B D EF = 14,5
C Membangun tumpukan A
LF = 0
A 5 6,5 LF = 15 EF = 19
D Menuang beton A-B 1 2 5 LF = 19
E Membangun pembakar C 3 G I
temperatur tinggi EF = 3 C E 4 7 8
F Memsang sitem pengendali polusi C LF = 3 6 0 4
EF = 23
G Membangun alat pencegah polusi D-E 4 H
EF = 9 4 LF = 23
H Pemeriksan dan pengujian F-G
F
LF = 9 6 6
Tugas Kelompok
Buatlah perencanaan sebuah kegiatan (kegiatan bisa berbentuk kegiatan
sosial atau bisnis)
1. Tentukan tujuan kegiatan
2. Tentukan tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan, dan
analisislah hambatan yang mungkin terjadi
3. Tentukan beberapa skenario alternatif
4. Buatlah rencana konkrit dari kegiatan tersebut yang meliputi
penjadwalan kegiatan dan juga anggaran
5. Buat flowchart untuk menggambarkn alur kegiatan yang sudah
direncanakan
6. Buatlah Gantt Chart untuk menggambarkan penjadwalan jalannya
kegiatan