Anda di halaman 1dari 13

MANIFESTASI KLINIS

MANIFESTASI KLINIS
• Gejala klasik pada asma bronchial adalah sesak napas, mengi
(whezzing), batuk, sebagian penderita nyeri dada. Pada serangan
asma yang lebih berat gejala- gejala yang timbul adalah sianosis,
gangguan kesadaran, hiperventilasi dada, tachicardi dan pernafasan
dangkal. (European Lung white book)
MANIFESTASI KLINIS
GEJALA DAN TANDA EKSASERBASI ASMA
SUBYEKTIF OBYEKTIF
• DYSPNEU • TAKIPNEA (BERAT, > 30x/menit)
• BATUK • TAKIKARDI (BERAT, > 120x/menit)
• WHEEZING • UPRIGHT POSITIONING
• RASA BERAT DI DADA (CHEST • PULSUS PARADOKSUS (BERAT, >
TIGHTNESS) 12mmHg)
• DIAPHORESIS • RETRAKSI STERNOKLEIDOMASTOID
• PRODUKSI SPUTUM • PERUBAHAN DERAJAT KESADARAN
• PAYAH (EXHAUSTION) • TELEGRAPHIC SPEECH

Dikutip dari : Hospital physician, 2006


MANIFESTASI KLINIS
1
Suatu penelitian pernah menyebutkan bahwa 10% penderita
asma akut tidak merasakan sesak napas, tetapi hanya merasakan
batuk dan didapatkan wheezing.
Penderita biasanya menyadari timbulnya serangan asma apabila 1
FEV1 sudah mencapai 50% atau lebih dari nilai normal atau saat
residual volume mencapai hingga 200% normal
Suatu fakta dalam penelitian, didapatkan hasil, 90% penderita 1
yang merasakan dirinya asimtomatik, ternyata 40% dari mereka
didapatkan wheezing

OBSTRUKSI BERAT WHEEZING


1. Young DJ, Salzman GA. Status Asmaticus in adult Patients. Clinical Review Article in Hospital Physician. 2006
2. Kotaru C, McFadden ER. Acute exacerbations of Asthma. In asthma and Chronic Obstructive Pulmonary Disease.
Basic Mechanism and Clinical Management. Edited by Peter Barnes, Jeffrey Dazen. 2008
PENILAIAN DAN EVALUASI
TATALAKSANA EKSASERBASI ASMA DIMULAI DENGAN PENILAIAN
DERAJAT BERAT SERANGAN DAN EVALUASI YANG MELIPUTI RISK
FACTOR FATAL ASTMA*
OKSIGENASI & BRONKODILATOR
KECUALI SERANGAN BERATA DAHULUKAN*
DIAGNOSIS BANDING EKSASERBASI ASMA**
1. OBSTRUKSI JALAN NAPAS ATAS
2. ASPIRASI BENDA ASING
3. SINDROMA DISFUNGSI KORDA VOKALIS
4. EDEMA PARU
5. PPOK EKSASERBASI AKUT
6. REAKSI KONVERSI HYSTERIK
*Jain DG, Singal SK, Clark RK. Understanding and managing Acute Severe and Difficult asthma. In Clinical Medicine. Journal
Indian Academy of Clinical Medicine. Vol. 7. 2006
**Hodder R., Lougheed D. Management of Acute Asthma in Adults in the Emergency Department : Nonventilatory Medicine
. In Canadian Medical Association Journal, 2010.
EVALUASI SAAT EKSASERBASI
• Onset, penyebab potensial, keparahan gejala, respon terhadap
anamnesis pengobatan sebelum masuk IGD, riwayat penyakit dan
hospitalisasi asma, serta penyakit penyerta.
• Menilai tingkat keparahan eksaserbasi dan status pasien secara keseluruhan,
termasuk kesadaran, status cairan, sianosis, distress nafas dan mengi.
Pem. fisik • Identifikasi kemungkinan komplikasi yang timbul, seperti pneumonia,
pneumotoraks, dan pneumomediastinum

• Pengukuran serial fungsi paru yang dilakukan saat dating, dan diulangi 30 dan 60 menit
setelah terapi awal, sangat penting dalam penilaian tingkat keparahan eksaserbasi
Fx paru • Pada asma eksaserbasi berat dan mengancam jiwa, tes fungsi paru di triase (triage)
tidak dianjurkan

• Umumnya pasien dengan eksaserbasi asma tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium


Lab • Diindikasikan untuk mendeteksi gagal napas, toksisitas teofilin, atau kondisi yang
mempersulit pengobatan asma (penyakit kardiovaskuler, pneumonia, atau diabetes)

Camargo CA, Rachelefsky G. Managing Asthma Excacerbations in the Emergency Department. Summary of National
Asthma Education and Prevention Program Expert Panel. Proc Am Thorac Soc. Vol. 6 pg 357-366. 2009
PEMBAGIAN DERAJAT BERAT SERANGAN ASMA

PDPI, 2003
KLASIFIKASI ASMA
NOOR ANNISA MONES
051611133031
Kemenkes No 1023/MENKES/SK/XI/2008 tentang
Pedoman Pengendalian Penyakit Asma
Ditentukan berbagai faktor, antara lain:
• Gambaran Klinik sebelum pengobatan
• Obat yang digunakan untuk mengontrol asma

Klasifikasi Asma:
1. Asma saat tanpa serangan
2. Asma saat serangan (akut)
1. Asma saat tanpa serangan
Pada orang dewasa terdiri dari:
• Intermitten
• Persisten ringan
• Persisten sedang
• Persisten berat
Klasifikasi Derajat Asma berdasarkan Gambaran Klinis secara Umum pada Orang Dewasa
2. Asma saat serangan
Klasifikasi derajat asma berdasarkan:
• Frekuensi serangan
• Obat yang digunakan sehari-hari
• Berat-ringannya serangan
Klasifikasi asma menurut derajat serangan